" kenapa juga aku yang harus pindah, aku yang duluan disini jadi dia yang harusnya pindah dari sini bukan aku" ucap kibum yakin

Author pov*

Keesokan paginya.

siwon berjalan dengan menuju kamar mandinya, dilihatnya mukanya di cermin yang masih penuh dengan memar akibat ulah changmin rivalnya kemarin malam.

" aishh awas kau shim changmin,kau harus membayar semua ini " ucap siwon penuh amarah

Siwon berjalan menuju pintu apartementnya berniat untuk berolahraga sebentar disekitar apartementnya karena hari ini kuliahnya libur, dilihatnya pintu apartemen kibum masih tertutup rapat " mungkin dia masih tertidur " pikir siwon lalu meneruskan langkahnya, tetapi langkahnya terhenti saat ia melihat setangkai mawar merah berada di depan pintu kibum. Ada sepucuk surat yang tergantung manis di atas bunga mawar itu. siwon segera mengambil bunga mawar itu dan perlahan membaca surat kecil yang ada di atasnya

" selamat pagi bummie ku sayang, semoga harimu menyenangkan. "

Saranghae bummie

# C #

Memabaca surat yang ada ditangannya membuat muka siwon berubah menjadi merah, bukan merah karena malu tetapi merah karena menahan amarahnya yang mungkin saat ini akan segera memuncak. Siwon meremas hingga hancur surat kecil tersebut beserta bunga mawar yang ada di tangannya tersebut dan membuangnya di tempat sampah tepat saat kibum membuka pintu apartementnya. Kibum terkejut melihat siwon ada di depan pintu apartementnya

"ya! Apa yang kau lakukan disini eoh? Kau mau memata-mataiku" ucap kibum ketus pada siwon

" ya! Kenapa kau selalu negativ padaku eoh?" siwon berusaha membela dirinya sendiri

" karena kau manusia pervert, wekkkk :P " ejek kibum pada siwon kemudian berlari menuju lift

" ya! Ya! Ya! Kau ini, aku bukan manusia seperti itu" teriak siwon sambil berlari mengejar kibum yang sedang menuju lift. Sebelum kibum sempat menutup pintu lift dengan cepat siwon berhasil masuk ke dalam lift yang hampir menutup tersebut.

" ya! Kenapa kau mengikutiku, cepat cari lift yang lain saja" bentak kibum pada siwon dan hanya ditanggapi siwon dengan senyuman yang sangat manis dari dirinya hingga membuat kibum salah tingkah. kini di dalam lift hanya tinggal mereka berdua sehingga suasana menjadi sangat canggung bagi keduanya. Kibum tak sedikitpun berani menoleh pada siwon begitu juga dengan siwon. Siwon berusaha tenang namun detak jantungnya yang begitu cepat tak bisa dibohongi bahwa dia kini tengah gugup dihadapan kibum. Perlahan ia menolehkan wajahnya pada kibum, ia mengamati setiap lekuk wajahnya " sangat cantik" gumam siwon pelan tapi cukup terdengar di telinga kibum.

" jangan menatapku penuh nafsu seperti itu siwon" kibum memberi isyarat pada siwon agar berhenti menatapnya

" ya! Siapa yang sedang menatapmu, aku hanya mau memberitahumu bahwa ada belek dimatamu" siwon berusaha mencari-cari alasan agar dia tidak malu karana kepergok memandangi mantan istrinya tersebut. Kibum mencoba membersihkan matanya tetapi kibum tidak menemukan belek yang dimaksud siwon

" hahahaha kau ini lucu sekali ,mudah sekali kau ditipu kibum" siwon terbawa terbahak-bahak melihat kibum mencari-cari belek dimatanya

" ya!choi siwon awas kau " kibum memberi deathglare pada siwon dan berhasil membuat namja tersebut diam dari tawanya.

Akhirnya pintu lift terbuka dan kibum segera keluar dari lift tersebut dan berlari meninggalkan siwon. Kibum berlari menuju taman apartemennya menghampiri seorang yeoja cantik yang sedang duduk di bangku taman.

" kau sudah lama joongie-ah?" tanya kibum pada sahabat baiknya itu

" aniyo, aku baru saja sampai bummie" ucap jaejoong lembut

" kajja kita pergi menemui namja chingumu itu" ucap kibum sembari menarik tangan jaejoong

" nanti aku pasti jadi kambing congek lagi deh" ucap kibum berpura-pura kesal pada sahabatnya ini

" bummie jangan bicara seperti itu, apa kau tidak kangen juga pada yunho oppa eoh?"ucap jaejoong sedikit kecewa

" aigoo ,, aku hanya bercanda joongie jangan marah eoh" kibum mencoba merayu sahabatnya itu. tidak perlu waktu lama untuk sampai di taman kota karena jarak apartemen kibum dengan taman kota ini cukup dekat.

" yunho oppa" jaejoong berhamburan di pelukan namja chingunya itu membuat kibum sedikit iri.

" aishh kalian berdau selalu melupakanku jika sudah ketemu berdua" kibum berpura-pura marah pada kedua sahabatnya itu.

" kibummie apa kabar? Sudah lama sekali kita tidak pernah bertemu" ucap yunho oppa ramah padaku.

" baik oppa, apa oppa masih ingat denganku eoh? Bukannya yang ada di kepalamu Cuma joongie " ucap kibum berpura-pura marah.

" ya! Bummie jangan membuatku malu" ucap jae joong dengan muka memerah.

" yasudah kalian berduaan saja aku ingin jalan-jalan sebentar daripada disini aku jadi kambing congek hehhe" ucap kibum lalu berjalan menyusuri taman kota.

" ah indah sekali, sudah lama aku tidak pernah kemari, ternyata tidak banyak perubahan di taman ini" kata kibum pelan dan mencari bangku kosong untuk ia duduki.

Sementara itu di tempat yang sama tampak namja tinggi dan putih memakai baju hitam,topi serta kacamata hitam tengah memperhatikan yeoja cantik yang sedang terduduk di kursi taman menikmati keindahan taman tersebut. Namja tampan itu duduk disebelah kursi sang yeoja cantik tersebut. Matanya tak pernah lepas memandangi wajah cantik dan putih tersebut. Dia mengambil kamera dari dalam mantelnya lalu dengan sigap memotret setiap tingkah laku yeoja itu yang tak lain adalah kim kibum. Namja tersebut puas dengan hasil fotonya yang menggambarkan kibum tengah tersenyum dan sungguh terlihat sangat cantik.

"drrrrt...drtttttt" telfon kibum bergetar menandakan ada panggilan masuk

" yeobseo?" sapa kibum pada orang diseberang telfon

" bummie kau dimana ?" tanya namja tersebut yang ternyata adalah minho.

" aku sedang di taman kota minho-ah, wae?" tanya kibum pada minho

" aniyo yasudah aku kesana sekarang, tunggu aku ne "

" ne minho-ah"jawab kibum mengakhiri perbincangan mereka di telefon

Kibum berdiri dari kursinya dan kembali menyusuri taman tersebut, karena tidak berhati-hati kibum menabrak seseorang hingga kamera orang itu terjatuh ke tanah.

" mianhae "ucap kibum merasa menyesal pada namja yang memakai baju hitam,topi serta kacamata hitam tersebut

" ne gwaenchana nona" kata namja tersebut kemudian dengan cepat mengambil kamera yang terjatuh di tanah tersebut kemudian pergi meninggalkan kibum

" wajahnya sangat familiar " kata kibum lirih. Kibum masih memperhatikan kepergian namja yang baru ditabraknya itu. " orang itu aneh sekali, kenapa memakai pakaian serba hitam begitu seperti mata-mata saja" ucap kibum dalam hatinya.

" bummie kau kemana saja, aku mencarimu dari tadi" ucap minho yang sudah berada di hadapan kibum.

" kau sudah sampai minho-ah, mianhae aku tadi sedang jalan-jalan menyusuri taman ini saja. Kau kenapa ingin bertemu denganku?" tanya kibum pada minho, sedangkan minho masih terlihat ngos-ngosan karena berlari dari apartemen kibum ke taman kota tersebut.

" aku ingin kau membantuku mencarikan hadiah untuk eommaku karena lusa eommaku ulang tahun. otteokhae?" minho memohon pada kibum agar mau menemaninya.

"baiklah ,tapi aku harus ganti baju dulu " ucap kibum memberi persetujuan pada minho. Kibum pun berpamitan pada jae joong dan yunho oppa untuk kembali ke apartemennya. Setelah itu minho dan kibum berjalan berdua untuk ke apartemen kibum. Sesampainya di apartemen kibum , kibum menyuruh minho untuk masuk.

"ternyata kau suka membaca bummie-ah?" tanya minho pada kibum saat ia melihat ada banyak buku di rak yang ukurannya lumayan besar.

" ne.. membaca itu sangat mengasyikkan" jawab kibum sambil masuk ke dalam kamarnya untuk berganti baju. Minho melihat-lihat apertemen kibum yang begitu tertata rapi dan juga terkesan simple. Saat melihat-lihat foto yang ada di meja ruang tamu, mata minho terhenti pada foto kibum semasa saat masih remaja.

" kau dari dulu memang sangat cantik bummie" ucap minho sambil tersenyum melihat foto kibum saat masih sma.

"minho ayo kita berangkat" ucap kibum kepada minho dan keluar dari dalam kamarnya. Minho benar-benar terpesona dengan kibum, kibum memakai rok selutut berwarna biru dan atasan sebatas lengan membuat kulit putih kibum terekspos dengan jelas.

" minho-ah kenapa kau malah bengong ? jadi tidak beli hadiah untuk eommamu?" tanya kibum berusaha menyadarkan minho dari lamunannya.

"n-ne,, kau cantik sekali bummie-ah" ucap minho masih dengan cengo-nya

" aishh kau ini selalu menggodaku minho" ucap kibum sambi mendekati minho.

" kajja kita berangkat bummie" ucap minho sambil menarik tangan kibum lembut. Sementara kibum hanya bisa pasrah diseret oleh minho.

Author pov end*

Siwon pov*

Aku dan kyuhyun berjalan menuju apartemenku setelah puas berolahraga. Tetapi langkahku terhenti saat aku melihat minho tengah berjalan bersama kibum lebih tepatnya menyeret kibum karena tangan minho yang sedang memegang tangan kibum. Kibum terlihat sangat cantik memakai rok selutut berwarna biru tersebut dan baju sebatas lengan, dia terlihat sangat manis.

" bukannya itu kibum won?" ucap kyu padaku

" ne,, aishh dasar yeoja genit" umpat siwon pada kibum

" kibummie itu bukan yeoja genit siwon, tapi para namja aja yang kegatelan sama kibummie" bela kyuhyun pada kibum.

" ya! Kau ini sebenarnya teman siapa eoh ? kenapa kau selalu membelanya" ucap siwon kesal pada sahabatnya itu

" bukannya aku membela kibum siwon tapi memang itu kenyataannya " kyu membela dirinya sendiri

" aishh kau ini , yasudah aku malas mentraktirmu lagi" ucap berjalan meninggalkan kyu

" ya! Tapi kau sudah janji, aku benar-benar lapar siwon. Ya! Jangan tinggalkan aku siwon" teriak kyu padaku yang sudah meninggalkan dirinya lalu berlari mengejarku.

Siwon pov end*

Author pov *

Kibum dan minho akhirnya sampai disebuah toko baju dan sepatu karena kibum menyarankan sebaiknya memberi kado sepatu pada eommanya. Mereka berdua tengah sibuk memilih sepatu yang cocok untuk eommanya minho. karena kibum sama sekali tidak pernah bertemu dengan eommanya , jadi kibum agak kesulitan untuk memilih sepatu sesuai dengan karakter eommanya minho.

" bummie sepatu ini cocok denganmu" minho menyodorkan sepatu berwarna merah marun pada kibum.

" ya! Minho jangan main-main lagi. Kita kan kesini untuk membeli sepatu untuk eommamu eoh tapi kenapa dari tadi kau menyodorkan sepatu-sepatu itu padaku untuk ku pakai" ucap kibum agak kesal karena sedari tadi minho selalu memintanya untuk mencoba setiap sepatu yang ia pilih untuk eommanya tersebut.

" ya bummie jangan marah , sepatu-sepatu ini cantik jika kamu yang pakai bummie makanya aku menyuruhmu untuk mencobanya" ucap minho apa adanya.

" ne.. ne jangan menggodaku lagi minho-ah . arra?" ucap kibum sambil meninggalkan minho menuju sepatu yang menarik perhatiannya. Sepatu berwarna merah muda dengan hak yang tidak terlalu tinggi dan sepertinya sangat elegan untuk dipakai wanita paruh baya.

" minho-ah cepat kesini" kibum memanggil minho untuk menghampirinya dan tanpa waktu lama minho sudah berada di samping kibum.

" wae bummie?" tanya minho pada kibum

" bagaimana kalau sepatu yang ini" kibum menyodorkan sepatu merah muda tadi ke hadapan minho

" wah seleramu sangat bagus bummie, eomma pasti sangat senang mendapat kado ini" ucap minho senang. Minho dan kibum akhirnya memutuskan membeli sepatu itu dan membayarnya di kasir.

" gomawo bummie sudah membantuku " minho berterimakasih pada kibum.

" ne,,sama-sama minho-ah"

" ayo aku traktir makan" ucap minho sambil lagi-lagi menarik tangan kibum tanpa menunggu persetujuan dari yeoja cantik tersebut minho telah menarik tangannya pada sebuah restoran ramen.

Mereka berdua makan dengan sesekali bercanda. "gomawo minho-ah sudah mentraktirku makan" ucap kibum pada minho

"ne kajja kita pulang" ucap minho sambil menyetop taksi untuk dirinya dan kibum.

Sepanjang perjalanan minho asyik menceritakan tentang keluarganya dan dengan seksama kibum selalu mendengarkannya hingga tanpa sadar kibum telah jatuh tertidur yang mungkin diakibatkan karean dirinya kelelahan menemani minho tadi. sesampainya di apartemen kibum minho tidak tega membangunkan yeoja cantik yang sedang asyik tertidur tersebut dan dia memutuskan untuk menggendong kibum ke apartemen kibum setelah ia membayar uang taksi.

Sementara di aparetemen siwon. Siwon tampak mondar-mandir di depan pintu apartemennya tampak sedang menuggu seseorang.

"aissh kenapa jam segini dia belum pulang juga" ucap siwon dengan nada kesal karena jam sudah menunjukkan pukul 11 malam namun yeoja disamping apartemennya itu belum pulang juga hingga jam segitu.

" apa terjadi sesuatu padanya?" lagi-lagi ucap siwon namun kali ini dengan nada khawatir. Siwon memencet beberapa nomor d handphonenya berusaha menghubungi mantan istrinya tersebut namun tak ada jawaban sama sekali.

Katika siwon berusaha menghubunginya kembali , pintu lift dekat apartemennya terbuka dan menampakkan seorang namja tinggi tengah menggendong yeoja cantik yang ternyata adalah mantan istrinya. Melihat itu siwon langsung berusaha bersembunyi di balik pintu apartemennya. Namja itu yang ternyata adalah minho mencoba membuka pintu apartemen kibum lalu masuk ke dalam apartemennya.

" aisshh dasar namja pervert, jangan-jangan dia mau memperkosa bummieku" siwon beragumentasi sendiri lalu perlahan keluar dari persembunyiannya dan berjalan ke pintu apartemen kibum. Sesampainya di pintu apartemen kibum ,siwon berusaha mencaritahu apa yang dilakukan minho pada kibum. Namun tak mendengar satu suara pun membuat siwon semakin khawatir dan membuka pintu apartemen kibum perlahan. Siwon mencari-cari keberadaan kibum dan minho di ruang tamu namun hasilnya nihil.

" aishh jangan-jangan mereka berdua sekarang ada di kamar?" tanya siwon pada dirinya sendiri. Dengan cepat ia menuju kamar kibum dan benar saja disana ada minho yang sedang membaringkan tubuh mantan istrinya itu ke kasur dengan lembut. Setelah itu minho memakaikan selimut pada kibum. Minho menatap wajah kibum dengan penuh cinta. Perlahan tangannya menjelajah wajah kibum yang semakin cantik saat tertidur pulas. Seuntai senyum terukir di wajah minho. Kini tangannya terhenti dibibir merah kibum yang memang benar-benar menggoda iman setiap namja tersebut. Tanpa minho sadari ia mencoba mendekatkan wajahnya pada wajah kibum hendak mencium bibir merah kibum namun aksinya tersebut terhenti karena sebuah suara

" kau mau berbuat apa lagi padanya minho-ssi?" tanya siwon yang mulai geram dengan tindakan minho pada mantan istrinya itu. minho tersentak kaget melihat siwon yang sudah ada di depan pintu kamar kibum.

" a-aniyo..aku hanya mengantarnya pulang" ucap minho gugup.

"benarkah begitu minho-ssi? Aku lihat kau sedang mencoba mencium kibum"tanya siwon membuat minho semakin terpojok.

"itu bukan urusanmu siwon-ssi. kau sendiri sedang apa disini ?" minho balik bertanya pada siwon

" aku memang tinggal disini" ucap siwon enteng.

" mwo? " minho sangat kaget mendengar ucapan siwon barusan.

"lebih baik kau pulang, tidak baik seorang namja jam segini datang berkunjung ke apartemen seorang yeoja" siwon menyuruh minho untuk pulang atau lebih tepatnya mengusir namja itu pulang.

Setelah minho pergi dari apartemen kibum, kini tinggal mereka berdua di apartemen kibum. Siwon mendekati ranjang kibum dan duduk di samping tubuh kibum membelai lembut rambut kibum. Siwon dengan seksama mengamati wajah kibum yang semakin terlihat cantik saat sedang tertidur. Tangannya kini mengusap-usap pipi chubby kibum yang benar-benar menggemaskan itu. sesekali siwon mencium kening kibum " kau memang cantik dan baik hati bummie, sehinngga banyak namja yang mengejar-ngejarmu" ucap siwon lirih.

"andai saja waktu itu aku tidak terlalu cemburu padamu dan membuatmu kecewa, kita tidak akan mungkin berpisah seperti ini bummie" ucap siwon menyesal.

"dan semua itu gara-gara namja sialan itu" ucap siwon dengan menggepalkan tangannya kuat.

Siwon pov end*

Author pov*

Flashback

Seorang namja tampan dan yeoja cantik tengah berjalan berdua pulang ke rumahnya. Tampak aura kebahagiaan dari sepasang suami istri tersebut. Akan tetapi dibalik kebahagiaan mereka ada seseorang yang sangat tersakiti dengan kebahagiaan mereka tersebut. Tampak seorang namja tengah memperhatikan pasangan suami istri tersebut dengan tatapan penuh kebencian dan amarah.

" aku tidak akan membiarkan kalian hidup berbahagia sedangkan aku sengsara" ucap namja tersebut penuh amarah.

" tuan muda orang yang anda cari sudah datang" ucap seseorang berpakaian hitam tersebut yang tampak seperti bodyguard.

" baiklah ayo kita pulang sekarang" ucap naja tampan dan tinggi tersebut.

" ne tuan muda" ucap bodyguard itu.

Di rumah yang besar dan mewah namja tampan dan tinggi yang tak lain adalah shim changmin telah berada di taman belakang rumah mewahnya bersama seorang yeoja yang cantik tapi tak secantik yeoja yang kini telah merebut hatinya tersebut, yeoja tersebut bernama park hyoori. Park hyoori masih sma dan dia adalah cinta masa kecil siwon.

" kau sudah siap dengan rencana kita kan nona hyoori?" tanya changmin pada wanita dihadapannya tersebut dan mendapat anggukan dari yeoja cantik itu.

"baiklah aku sudah mempersiapkan semuanya jadi kau hanya tinggal menunggu instruksi dariku" ucap changmin lagi memberi penjelasan pada yeoja tersebut.

" baiklah tak masalah asalkan siwon bisa menjadi milikku" ucap yeoja tersebut dengan mengembangkan senyum lebar di wajahnya.

" kau pasti akan mendapatkan yang kau mau, dan aku juga akan mendapatkan yeoja yang aku inginkan hahaha" ucap changmin sambil tersenyum puas.

Keesokan harinya

" wonnie jangan lupa nanti sepulang sekolah belikan aku es krim eoh" ucap kibum manja pada suaminya tersebut.

"ne chagi-ah,, aku pasti akan membelikannya untukmu bummie" ucap siwon mesra kepada istrinya lalu memberikan ciuman lembut sekilas dibibirnya. Lalu mereka berpisah di depan kelas kibum dan siwon berjalan menuju kelasnya.

Melihat kemesraan kibum dan siwon ada seseorang yang merasa sangat muak melihat tingkah laku mereka berdua " cih, kau tidak akan bisa tersenyum seperti itu lagi pada bummieku choi siwon" ucap namja itu dengan menggepalkan tangannya .

Saat bel Pulang sekolah,

Kibum sudah mau beranjak dari kursinya tapi changmin meminta bantuannya untuk mengajarinya beberpa materi pelajaran yang tidak ia mengerti.

" kibummie apakah kau sudah mau pulang?" tanya changmin pada kibum

" c-changmin apa kau sudah tidak marah lagi padaku?" tanya kibum gugup pada changmin

" ne,,mianhae kemarin-kemarin aku terlalu emosional" ucap changmin berusaha mencari alasan.

" aku yang harusnya minta maaf changmin-ah. Mianhae" ucap kibum dengan penuh penyesalan

" baiklah,sebagai permintaan maafmu ajari aku dulu eoh sebelum pulang" ucap changmin berusaha menahan kibum agar tidak pulang

"tapi a—" sebelum kibum menyelesaikan kata-katanya changmin sudah menyeret kibum ke taman sekolahnya agar ia bisa leluasa melaksanakan rencana busuknya.

Akhirnya mau tak mau kibum menuruti kemauan changmin.

Sementara di tempat lain, siwon tengah sibuk mencari kibum dengan membawa es krim pesanan kibum tapi ia tidak bisa menemukan kibum di kelasnya membuatnya sangat khawatir.

Sementara kibum tengah mencoba menjelaskan pelajaran pada changmin, changmin diam-diam mengambil handphone kibum dari dalam tasnya dan mencoba mengirim sms pada siwon

"Wonnie cepatlah kesini aku sedang berada di taman sekolah. Cepatlah datang kesini aku punya kejutan untukmu. I love you."

Changmin berhasil mengirim sms pada siwon lalu mematikan handphone kibum. Mendapat sms dari kibum. Siwon segera bergegas ke taman sekolah untuk menemui istri tercintanya tersebut. Changmin yang melihat siwon tengah berjalan menuju taman langsung melancarkan aksinya pada kibum.

" bummie dipipimu itu ada apa?" ucap changmin sehingga membuat kibum menoleh padanya. Changmin menyentuh pipi kibum lembut berusaha membuat dirinya dekat dengan wajah kibum sehingga kini mereka berdua tampak sedang berciuman jika dilihat dari belakang tepat ketika siwon sampai di taman sekolah membuat namja itu sangat terkejut melihat istrinya sedang berciuman dengan changmin.

"b-bummie apa yang kau lakukan?" tanya siwon pada kibum penuh amarah lalu berjalan mendekati kibum dan changmin

"apa yang kau lakukan pada istriku brengsek?" tanya siwon pada changmin lalu memberinya pukulan di perut dan mukanya. Melihat itu kibum tak bisa tinggal diam lalu berusaha melerai siwon dan changmin.

" wonnie jangan seperti ini, kau hanya salah faham chagi" ucap kibum pada siwon tapi sama sekali tak digubris oleh suaminya tersebut.

" ya! Kau itu suaminya seharusnya kau percaya pada istrimu siwon" ucap changmin berpura-pura membela kibum tetapi lagi-lagi siwon tak menggubris kata-kata changmin dan tetap memberikan pukulan-pukulan pada changmin dan kali ini semakin keras hingga ia jatuh ke tanah.

" wonnie hentikan , kumohon jangan seperti ini "teriak kibum pada suaminya tersebut

"kau sudah membuatku sangat kecewa bummie" siwon menatap tajam istrinya lalu pergi meninggalkan kibum dan changmin. Ada sebuah senyum tersembunyi di wajah changmin melihat kemarahan siwon pada istrinya itu. kibum menghampiri changmin dan memapahnya ke tempat teduh dan mengobati lukanya akibat ulah suaminya siwon.

"mianhae changmin-ah atas perbuatan siwon barusan" ucap kibum menyesal

"gwaenchana bummie"

"sebentar lagi aku akan memilikimu seutuhnya bummieku" ucap changmin dalam hati.

Sementara di tempat lain siwon tengah mengendarai mobil sportnya dengan sangat kencang menuju sebuah klub. Tak dihiraukan pandangan orang-orang kepadanya. Siwon duduk di kursi klub dan meminta minuman pada pelayan klub tersebut. Dan sesekali Siwon menggoda setiap yeoja yang datang melewatinya. Siwon menghabiskan lima gelas bir dihadapannya membuat siwon sudah agak mabuk berat. Tanpa siwon sadari ada seorang yeoja yang tengah duduk disampingnya.

"siwon-ah kenapa kau ada disini?" tanya yeoja itu pada siwon. Siwon yang merasa namanya dipanggil menoleh pada yeoja yang ada disampingnya tersebut dan sedikit mengerjap-ngerjapkan matanya berusaha mengenali wajah yeoja yang ada disampingnya itu.

" hyoori ?" tanya siwon sambil berusaha membuka matanya

"ne chagi-ah" ucap yeoja itu lalu memeluk siwon erat. Yeoja itu berusaha mengambil handphone yang ada disaku celana siwon lalu dengan cepat ia mengirimi kibum sms yang isinya dia menyuruh kibum datang ke klub tersebut. Setelah itu yeojaitu mengembalikan handphone siwon ke dalam saku celananya lagi.

Sementara dirumah, kibum yang tengah mencari-cari siwon tak berhasil menemukan suaminya itu di dalam rumah dan tiba-tiba handphonenya berbunyi menandakan pesan masuk dari suaminya yang menyuruhnya untuk datang ke klub. Mendapat sms dari suaminya, kibum langsung pergi menuju klub tersebut menggunakan taksi. Sesampainya disana kibum sibuk mencari-cari siwon tapi sulit sekali menemukan suaminya itu dikerumunan banyak orang. Saat kibum hampir kelelahan mencari suaminya tersebut ,ia melihat seorang namja yang sangat dicintainya itu tengah berpelukan dengan mesra bersama yeoja cantik yang ada disampingnya dan sesekali yeoja itu tampak membisikkan sesuatu di telinga siwon dengan sangat mesra dan siwon sesekali siwon membalasnya dengan mencium yeoja tersebut. Melihat hal itu membuat kibum benar-benar sakit hati atas perbuatan suaminya tersebut.

Kibum menghampiri siwon dan menamparnya dengan sangat keras membuat semua orang yanga ada di klub itu menoleh pada mereka berdua.

" wonnie kau tega sekali denganku, kau hanya menyuruhku kesini untuk melihat ini semua hah?" teriak kibum pada siwon dan berlari meninggalkan siwon, bulir-bulir bening keluar dari mata indahnya sepanjang perjalanan pulang kerumahnya. Sementara siwon yang tadinya berusaha tidak menghiraukan akhirnya pulang ke ruamahnya juga.

Sesampainya di rumah, siwon kaget melihat kibum memasukkan semua baju-bajunya ke dalam koper. Siwon sangat sakit melihat istrinya yang sedang terisak menahan tangis tapi sekarang emosilah yang berhasil menguasai siwon hingga tak menghiraukan isakan kibum.

"kanapa kau pulanh eoh? Lebih baik kau temani saja selingkuhanmu itu" teriak kibum pada suaminya

"cih, bukan aku yang selingkuh tapi kau kim kibum" mendengar siwon memanggil namaya dengan 'kibum' hatinya bertambah sakit, baru pertama kali ini suaminya itu tak memanggilnya dengan sebutan 'bummie'.

" baiklah choi siwon , kini terserah apa maumu berbuatlah sesuka hatimu" kibum mencoba menahan amarahnya

"tapi ceraikan aku dulu" satu kata yang keluar dari mulut kibum sukses membuat namja dihadapannya itu sangat terkejut. Tak pernah terfikirkan oleh siwon istrinya ini akan mengucapkan kata 'cerai' padanya

"semudah itukah kau mengucapkan kata cerai kim kibum?" tanya siwon lemah

"..."

"baiklah kita cerai sekarang juga" ucap siwon pergi meninggalkan kibum dan kembali pergi entah kemana dengan mobil sportnya tersebut.

Kibum menangis sejadi-jadinya ketika siwon telah pergi dari rumah. Semalaman ia tidak tidur dan hanya menangis di kamarnya.

Sementara siwon tengah mengendarai mobilnya dengan sangat kencang menuju pantai tempat kenangan mereka berdua.

" arrggggggggggghhhhhhhhh"teriak siwon di bibir pantai itu. tak terasa bulir-bulir mata yang telah berusaha di tahannya itu kini keluar dari matanya. ia terduduk lemas di pinggir pantai

" kenapa harus seperti ini?" tanya siwon pada dirinya sendiri

Dua bulan telah berlalu sejak hari menyedihkan itu. kini siwon dan kibum telah resmi bercerai meskipun keluarga mereka tidak pernah menyetujui perceraian mereka. Mereka berdua kini telah lulus dari sma, kibum melanjutkan kuliahnya ke amerika dan siwon tetap berada di korea.

Flashback end*

Siwon tersadar dari lamunannya yang sangat menyakitkan tersebut. Dan kembali memperhatikan wajah cantik kibum. Melihat bibir merah kibum yang sangat lembut tersebut membuat siwon mendekatkan bibirnya ke bibir merah kibum hingga akhirnya bibir keduanya kini telah menyatu. Dengan lembut siwon melumat bibir kibum dan sesekali menggigit bibir bawah kibum agar bibirnya sedikit terbuka dan dengan cepat lidah siwon masuk ke dalam mulut kibum berusaha bermain dengan lidah mantan istrinya itu dan menyapa setiap bagian dari mulut itu. karena kurangnya pasokan oksigen membuat siwon mengakhiri ciuman panasnya dengan kibum yang dilakukan secara sepihak tersebut.

Siwon memandangi wajah istrinya lagi " sangat cantik , kau tak pernah berubah bummieku" ucap siwon berbisik mesra di telinga kibum.

Siwon tetap berada di samping ranjang kibum dan mengamati wajah istrinya yang tidak pernah bosan untuk ia pandang tersebut. Hingga tanpa sadar kini ia mulai jatuh tertidur. Dan entah bagaimana ceritanya kini mereka berdua tengah berada dalam satu ranjang yang sama dan tangan siwon melingkar di pinggang ramping kibum.

Keesokan paginya. Kibum yang merasakan sinar matahari yang menembus jendela apartemennya mulai mengerjap-ngerjapkan matanya berusaha untuk bangun dari tidurnya. Dilihatnya sepintas ada namja yang sangat ia cintai itu tengah tertidur di sampingnya, kibum berpikiran bahwa itu hanya mimpi lalu ia mulai mengerjap-ngerjapkan matanya lagi agar lebih sadar. Namun ia melihat namja itu tengah menggeliat kecil dan kibum tersadar bahwa itu bukanlah mimpi dan kini ia tengah berada di ranjang yang sama dengan mantan suaminya itu dan dengan apik tangan suaminya juga tengah melingkar di pinggang rampingnya dan

" arrrrrrrrrggggggggtttttttttt" teriakan kibum menggema di seluruh sudut apartemennya membuat namja yang sedang tertidur di sampingnya langsung terbangun dari tidurnya dan lagi-lagi

"aarrrrrrrgggggggggggtttt" teriak siwon lebih keras daripada teriakan kibum.

To be continued ...

Gomawo bagi uda yang pada review ^^ hehe soalnya ini emang ff pertama saya. Jadi mohon review yang banyak ya hehehheehe gomawo ^^

Lee hyun mi: iya memang saya masih baru di dunia perfanfickan dan ini adalah ff pertamaku jadi maaf kalau banyak typos disana-sini.. hehe moga-moga suka yak dan jangan lupa review terus .. gomawo chingu atas supportnya ^^

eL-ch4n : iya chingu , emang ff ini belum selesai soalnya mau dibikin chapter . iya nggakpapa chingu itu masukan bagi saya n aku malah seneng kok ada yang ngingetin hehe dan sebisa mungkin typosnya akan diperbaiki ^^... jangan bosen-bosen buat review ya chingu ^^ gomawo.

Fireworks : penasaran yak chingu,, ini udah diusahain apdet kilat lho ^^ jangan bosen-bosen buat baca dan review yak gomawo^^

Youngsu0307: iya emang baru segitu yang aku post chingu soalnya mau dibikin chapter ^^ . gomawo ya udah bacadan jangan lupa review terus hehe^^

Rikha-chan: penasaran yak chingu,, ini udah diusahain apdet kilat lho ^^ jangan bosen-bosen buat baca dan review yak gomawo^^

CloudsomniaElf: iya ini tbc .. penasaran yak chingu,, ini udah diusahain apdet kilat lho ^^ jangan bosen-bosen buat baca dan review yak gomawo^^