STORY ABOUT YOUR MOM

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin aka Cho Sungmin, Cho Sunghyun, dan chara lainya...

Genre : family, romance, humor

Rate : K

Warning : BL / BOY LOVES.

TYPOOOOO...!

DON'T LIKE, DON'T READ..! ARASEO ?

" AUTHOR HANYA MEMINJAM NAMA KYUHYUN DAN SUNGMIN SEBAGAI CAST, TANPA ADA MAKSUD APAPUN "

WELL,

happy readiiiiiiig...

.

.

.

.

.

PRIVOUS_

"aku.. aku mendapat bagian dalam acara itu, diacara nanti aku disuruh guruku menceritakan tentang ibuku.." jawab sunghyun, kali ini wajahnya sungguh sedih.

" oh.. jadi itu masalahnya, apa susahnya sih, kau kan tinggal menceritakan tentang eommamu saja, tidak sulitkan ?" kata kyuhyun yang masih bicara dengan tenang.

" tapi appa, eommakan..nam..ja " jawab sunghyun lagi.

UHUK,,,

sungmin langsung tesedak mendengar kata anaknya.

" chagi, geumchana ?" tanya heechul sambil mengusap punggung sungmin.

" it-itu.." kyuhyun tak bisa berkata-kata mendengar anaknya.

Sungmin hanya diam, ruang makanpun hening.

" chagi..." ucap sungmin memecah keheningan. Matanya berkaca-kaca .

Melihat eommanya yang sedih, sunghyunpun langsung turun dari kursi dan berlari kekamar ayahnya meninggalkan meja dia menangis.

" kyu.. eotokhe ? " tanya sungmin yang sudah berderai air mata.

.

.

.

CHAPTER 2_

Setelah makan siang dan terlarut dalam keheningan. Kyuhyun ,sungmin, dan sunghyun pun berpamitan pulang kepada orang tuanya.

Awalnya sunghyun memang tidak mau pulang, tapi berkat bujukkan kyuhyun dan neneknya akhirnya dia mau. Sementara sungmin, sedari tadi dia hanya diam. Perasaan sedih bergelut dihatinya.

Dia membiarkan kyuhyunlah yang bersama anak mereka saat ini. Sedih memang, hal yang ditakutinya sudah benar-benar terjadi sunghyun sang anak mulai mempertanyakan kejanggalan yang terjadi pada kedua orang tuanya.

"sudah, tenang saja ne... semua akan baik-baik saja tak usah khawatir" ucap kyuhyun sambil fokus menyetir mobil pada sang istri yang sedari hanya kegundahan yang menghiasi wajah sungmin.

"ehmm..." gumam sungmin diiringi anggukkan kepala lemah lalu menoleh kebelakang melihat sunghyun yang tidur nyenyak di belakang sekilas dia tersenyum tipis.

"kau tetap eomma dan istri terbaik untukku dan sunghyun" ucap kyuhyun lagi.

Mendengar kyuhyun berbicara seperti itu membuat sungmin bahagia dan tersenyum ,ia lalu memeluk lengan kyuhyun dan menyandarkan kepalanya dibahu kyuhyun.

" saranghae.." lirih sungmin

" ne, nado... chup " diciumnya puncak kepala sungmin sambil fokus menyetir.

Ya, kata cinta memang bisa menenangkan jiwa apalagi di ucapkan oleh orang yang tulus mencintai kita. #suit-suitt..

.

.

Setelah sampai di halaman rumah mereka, kyuhyunpun langsung menggendong sunghyun yang masih tertidur di dalam mobil.

"ternyata badan anak kita memang berat sekali yah, lihat saja tidurnya saja nyenyak seperti ini" ucap kyuhyun pada sungmin sambil membawa anak mereka kedalam kamar sunghyun.

"ne, dia tumbuh sangat cepat rasanya baru kemarin dia baru merangkak sekarang badannya sudah sangat besar" jawab sungmin dari belakang lalu meletakkan rancel sunghyun diatas meja belajarnya sunghyun.

"kau akan kekantor lagi ?" tanya sungmin pada kyuhyun yang sedang menyelimuti anaknya.

" ne, sebenarnya aku tak mau lagi kembali kekantor tapi karena ada rapat penting dengan client dan aku harus menghadirinya" jawabnya

"kau tak boleh seperti itu, apa nanti kata karyawan-karyawanmu kalau mereka tau bos mereka malas sekali" ujar sungmin menasehati sang suami.

"ne, araseo yeoboku yang cerewet... auww" jawab kyuhyun dan lagi, dia dihadiahi cubitan sayang dari sungmin.

"aku berangkat dulu ne, tenang saja aku tidak lembur malam ini. Dan ucapan sunghyun tadi jangan dipikirkan lagi karna itu akan membuat wajahmu jelek kalau kau sedih" ucap kyuhyun pada sang istri lagi

"ne" jawab sungmin tersenyum.

Chup...Chup...

Dua ciuman, di dahi dan dibibir dari kyuhyun sebelum berangkat, rutinitas ...hehe

Lalu kyuhyun keluar pergi menuju kantornya 'Cho Corporations'.

.

.

.

At Cho Corporation_

CEO perusahaan itu tergesa-gesa karna sedikit terlambat menghadiri rapat.

"maaf saya terlambat" ucapnya kepada patnernya.

"oh, guemchana Cho-ssi kita masih punya waktu banyak" jawab patner.

" Choi Siwon ? " ucapnya terkejut melihat dengan siapa dia berhadapan sekarang. Ya, dia sedang bersama Choi Siwon CEO dari Choi Corporation sekaligus teman SMA nya dulu.

" wae ? kukira kau tak mengenaliku lagi karena hampir 10 tahun kita tidak bertemu" jawab siwon,

" YA, mana mungkin aku melupakanku kau orang yang paling berjasa untukku pada saat kita SMA dulu.

" berjasa untuk hubunganmu dan lee sungmin ?" tanya siwon sambil tersenyum.

" Cho Sungmin, namanya sekarang Cho sungmin aku sudang merubahnya sejak 7 tahun yang lalu" jawab kyuhyun santai sambil menganggukan kepalanya mantap.

" mwo ? kau hebat ternyata... sepertinya banyak cerita yang telah aku lewatkan" ucap choi siwon

"sudahlah, bukankah kau kemari ingin bekerjasama dengan perusahaanku, jadi kita mulai sekarang" kata kyuhyun yang tak ingin melanjutkan nostalgianya dulu.

"ok, tapi kau tetap berhutang cerita kepadaku" jawab siwon. Lalu mereka berduapun memulai rapat kerja sama antara perusahaan keduannya

.

.

.

.

SUNGMIN POV_

" tapi..eommakan nam..ja " kalimat yang keluar dari bibir mungil anakku masih saja terngiang ditelingaku. Sedih memang, tapi yang membuatku sedih bukan perkataannya karena pertanyaan seperti itu sudah pasti siap kuterima jauh sebelum dia menanyakannya. Tapi yang membuatku sedih adalah sikapnya. Kalian tau ? sedari tadi dia belum bicara padaku kutegur sunghyunku tapi dia hanya diam. Seperti sore tadi, seperti biasa aku akan memandikannya jika sudah sore karna sunghyun kami belum terbiasa mandi sendiri. Tapi hari ini saat aku masuk kekamarnya kulihat dia sedang memasang baju piyamanya dan dia sudah mandi, mandi sendiri.

Bahagia memang melihat anak kita sudah bisa mandiri, tapi aku tetap saja sedih.

Saat kutanya "chagi... kau sudah mandi ?"

dia hanya menganggukan kepalanya lalu memainkan psp yang dibelikan ayahnya tanpa bicara padaku.

Ya tuhan, apa yang harus kulakukan pada sunghyun tau dia masih terlalu kecil untuk menerima kenyataan ini. Kenyataan bahwa orang tuanya tidak seperti orang tua pada umumnya.

SUNGMIN POV END_

.

.

Hari mulai malam, sungmin pun sedang sibuk memasak makanan untuk makan malam. Ia memasak banyak terutama masakan kesukaan anaknya.

CEKLEK..

"appa pulang...!" seru seseorang yang baru masuk rumah yang tak lain adalah cho kyuhyun.

Dia sedikit heran, tidak seperti biasanya kedatangannya kini tidak disambut oleh anak maupun istrinya.

" mana mereka, apakah sudah tidur ? kurasa tidak " ucapnya lalu melangkah kedalam rumah lagi.

Dilihatnya sang istri masih bergelut didapurnya. Saking sibuknya sampai-sampai tak menyadari kedatangan suaminya. Kyuhyun pun melangkah mendekati sang istri lalu memeluk sungmin dari belakang, sedikit membuat sungmin terperanjat terkejut.

" omo" ucap sungmin hampir saja spatula ditangannya memukul kepala kyuhyun.

" kau baru pulang ?" tanya sungmin lalu membalikkan tubuhnya menghadap kyuhyun dan melepaskan dasi yang melingkar dileher suaminya.

" hmm, sesuai janjiku tadi aku tidak lembur malam ini " jawab kyuhyun yang tangannya masih setia dipinggang sungmin.

" sekarang kau cepat mandi sana, air panasnya sudah ku sediakan dari tadi" titah sungmin lalu berusaha melepas tangan kyuhyun pemilik tangan itu malah semakin mempererat pelukannya.

"aku masih kangen padamu chagiya..." ucapnya sedikit manja.

"YA, tanganmu menggangguku memasak cho kyuhyun, dan tubuhmu itu bau keringat..aisss.. cepat sana mandi!" ucap sungmin sedikit membentak dia kesal akan kelakuan suaminya itu.

" ne, ne araseo " jawab kyuhyun dengan muka yang cemberut lalu meninggalkan sungmin di dapur menuju kamar mandi.

.

.

15 menit kemudian_

Selesai mandi kyuhyunpun langsung keluar kamar menuju meja makan untuk makan malam.

" waah.. kau masak banyak hari ini sepertinya enak semua " ucap kyuhyun.

"ne, masakan kesukaan kalian" jawab sungmin di iringi seyum manisnya lalu meletakkan panci sup panas diatas meja.

"sunghyun mana ? dari tadi aku tak melihatnya" tanya kyuhyun yang sedari tadi sudah menyadari bahwa sang anak belum ada di meja makan.

"dia ada didalam kamarnya.."ucap sungmin lirih tertunduk.

"chagi, kau kenapa ? dan apa sebenarnya terjadi ? kau tak pernah seperti ini sebelumnya" tanya kyuhyun lagi yang heran melihat raut sedih istrinya.

"guemchana.. hanya saja, sunghyun sedari tadi tidak mau bicara kepadaku " jawab sungmin lalu duduk di kursi meja makan.

"apa masih gara-gara masalah tadi siang ?" tanya kyuhyun lagi penuh selidik.

"hmm, ne " jawab sungmin.

Kyuhyun pun beranjak dari kursinya lalu menuju kamar putra mereka. Sepertinya dia sudah sangat kesal dengan kelakuan putranya yang sudah membuat sedih eommanya sendiri.

" KYU !, jangan memarahinya" teriak sungmin dari belakang, kyuhyunpun berbalik lalu tersenyum tipis.

" ani, aku hanya mengajaknya makan malam. Kau tunggu sebentar ne" ucap kyuhyun pada sungmin.

Lalu masuk kedalam kamar anaknya yang pintunya memang tidak dikunci.

"Sunghyunie, kajja kita makan malam eommamu sudah memasak banyak untukmu, dia juga memasak Sup ayam kesukaanmu, ayo kasian eomma menunggu sendirian di meja makan" bujuk kyuhyun pada anaknya dia tau bahwa anaknya sedang sedih, jadi dia bicara dengan lemah lembut untuk membujuk sunghyun.

"ani, sunghyun tidak lapar" jawab sang anak lemah masih fokus pada buku pelajaran yang dibacanya dimeja belajar.

" chagi, nanti kau sakit jika terlambat makan, ayo eommamu sudah menunggu" bujuk kyuhyun lagi

"sunghyun tidak lapar appa" jawab anaknya lagi.

" SUNGHYUN ! Turuti perintah appa, apa kau tidak kasian meliahat eommamu yang sudah capek-capek memasak banyak untukmu ?!" bentak kyuhyun yang sudah habis kesabarannya.

Anaknya sedikit terkejut karena suara keras appanya, lalu dia menutup bukunya menuruti perintah appanya untuk makan malam.

Melihat anaknya sudah keluar kamar, senyumpun langsung mengembang di wajah sungmin.

" chagi ayo makan, sini duduk dekat eomma " seru sungmin pada anaknya sambil menepuk kursi disebelahnya agar sunghyun duduk di pun menuruti eommanya dan duduk dekat eommanya.

" nah liat, eomma sudah memasak makanan kesukaanmu, sunghyunie makan yang banyak ne," ucap sungmin pada anaknya, namun respon anaknya masih sama hanya menggangguk diam hal ini membuat sungmin semakin sedih.

Kini keheningan terjadi lagi diruang makan seperti tadi siang.

Setelah selesai makanpun sunghyun langsung masuk kamarnya lagi meninggalkan eomma dan appanya.

" kyu, sepertinya dia benar-benar marah padaku...hiks..hiks.." tangisan sungmin keluar dia sudah tidak bisa menahannya dari tadi.

Kyuhyunpun langsung memeluk sang istri yang menangis sedih, dia pasti tau dan merasakan apa yang sedang sungmin alami.

"sudah..sudah..uljima ne" kata kyuhyun memenangkan sang istri yang tangisannya sudah pecah dalam pelukannya.

"seharian ini dia tidak bicara apa-apa padaku kyu..hisk..bahkan tadi sore saja ..hiks.. dia tidak mau aku mandikan..hiks.. aku takut dia marah dan membenciku kyuu..hiiikkkss" racau sungmin dalam pelukan suaminya, piyama kyuhyunpun sudah basah oleh air matanya.

"nanti biar aku yang bicara padanya, kau tenang saja dia juga tidak bisa lama-lama marah padamu... uljima..uljima..kau istri terjelek jika terus menangis seperti ini" ucap kyuhyun sambil menghapus jejak air mata diwajah sungmin.

"ne" jawab sungmin dengan anggukan kepalanya lalu memeluk suaminya erat dan kyuhyun hanya mengusap punggung istrinya guna menenangkan perasaan sungmin.

"sekarang kau kekamar saja duluan, aku ingin bicara pada anak kita dulu" ucap kyuhyun lagi lalu melepaskan pelukan sungmin.

.

.

.

" kau belum tidur ?" tanya kyuhyun pada anaknya yang sedang memainkan PSP didalam kamarnya.

Lalu dia berjalan mendekati anaknya mengusap rambut hitam sang anak.

"appa, apa eomma sedih dan marah padaku ?" tanya anaknya lalu mem-pause kan PSPnya

"sepertinya" jawab kyuhyun yang langsung membuat sunghyun sedikit terkejut atas jawaban sang appa.

" kalau eommamu marah apa yang akan kau lakukan ?" pancing kyuhyun pada anaknya

"appa...eothokeee... sunghyun tidak mau eomma sedih, sunghyun takut eomma marah sama sunghyun..hiks,..sunghyun sayang eomma appa..." ucap sang anak yang sudah terisak. Kyuhyun langsung memeluk anaknya

"ibu dan anak sama saja" benaknya.

" cup..cup..cup..anak appa tidak boleh nangis.." kata kyuhyun pada anaknya.

"huweee...appaa.. sunghyun takut sekali kalau eomma marah sama sunghyun, sunghyun sangat sayang sama eomma ..appa...huweee..." ucap anaknya lagi dan menangis keras.

Mendengar ada suara tangisan, sungmin pun langsung keluar dari kamarnya menuju kamar sunghyun. Akan tetapi saat dia membuka kamar sunghyun, kyuhyun mengisyaratkan agar dia berhenti dan tidak masuk kedalam. Diapun menurut ucapan suaminya lalu kembali kekamar ada kekhawatiran di dalam hatinya melihat anaknya menangis di pelukan kyuhyun yang semakin membuat rasa bersalah itu muncul.

Sementara dikamar sunghyun,

" sudah berhenti menangisnya ?" tanya kyuhyun lembut sambil mengusap sisa air mata diwajah anaknya.

"ne" jawab sunghyun lalu merebahkan diri dikasurnya.

" mau appa ceritakan sebuah kisah ?" tanyanya dengan senyuman diwajahnya.

"ne, sunghyun mau" jawab sang anak lagi.

.

.

.

Setelah selesai bercerita untuk anaknya dan sunghyun sudah terlelap dialam mimpinya kyuhyunpun meninggalkan kamar anaknya.

" kau belum tidur ? kenapa diluar, udara diluar dingin tidak baik untuk kesehatanmu" tanya kyuhyun yang melihat sungmin berdiri dibalkon kamar rumah mereka.

" kajja masuk dan cepat tidur " perintah kyuhyun sungminpun hanya menuruti suaminya.

" sunghyun tadi kenapa ? kenapa dia menangis ? kau memarahinya ?" tanya sungmin beruntun pada kyuhyun yang sudah berbaring diranjang mereka.

" ani, dia tidak apa-apa..percayalah" jawab kyuhyun berbicara dengan mata terpejam lalu memeluk pinggang sang istri.

"apa dia sangat marah padaku ?" tanya sungmin lagi,

"tidak" jawab kyuhyun singkat.

"eh, aku lupa memberitahukannya padamu" ucap kyuhyun lagi dan matanya yang tadi terpejam langsung terbuka.

"mwoya ?" tanya sungmin yang heran melihat tingkah suaminya.

" tadi siang, waktu aku rapat dengan seorang client dari Amerika, kau tau siapa orangnya ?" ucap kyuhyun dengan pertanyaan yang membuat sungmin semakin bingung.

"molla, nugu ?" tanya sungmin lagi

" Siwon, Choi Siwon dia patner ku tadi siang " jawab kyuhyun yang membuat sungmin terkejut mendengarnya.

" MWOO? CHOI SIWON !" seru sungmin dengan suara yang cukup keras.

"aisss, bisakah reaksimu biasa saja mendengar nama manusia kuda itu hah ?" ucap kyuhyun sebal pada sungmin.

"tapi..bagaimana bisa..dia bekerja sama denganmu ? tanya sungmin lagi.

"tentu saja bisa secara perusaan kami dalam bidang yang sama, sudah lah ayo tidur ini sudah malam aku tidak mau nanti kesiangan bangunnya" jawab kyuhyun lalu memejamkan matanya dan kembali memeluk erat tubuh sang istri.

"ne, jaljayo... chup.." ucap sungmin lalu mencium bibir kyuhyun sekilas, biasa..ciuman selamat malam hehe..

Yang dicium hanya senyum-senyum dalam keterpejaman(?) matanya.

_TBC_

Abiss deh chapter 2 nya hehehe

Miane chapter ini galau-galauan...

chaper 1 TYPOOOONYA SUKSES SEKALI YA...HEHE..#misstypo

Makasih yah buat reviewnya kemaren..

Tenang saja saya orang yang menerima kritikan dan saran kok,,, jadi komen ajah...ya.. buat koreksi di chapter selanjutnya.

Review,,review...

gomawoooo...

CU in the next chap... anyeooong (*0*)/