Aku datang aku datang
Makasih ya yang udah repiu .
Nanti aku jawab sehabis cerita ya .
Makasih uda repiu !
Len POV
Sekarang sudah jam istirahat, lebih baik aku segera keluar dari kelas ini sebelum di kerubuni oleh gadis-gadis menyeramkan itu. Lalu aku melihat ada seorang gadis sedang berjalan dan tiba-tiba dia berteriak "Kyaaaaaaaaaaaaaa Len kun sudah keluar kelas, ayo pasukan Len Holic kita kita kejar dia !" Ucap gadis itu, lalu dengan cepat berkumpulah pasukan Len Holic itu. Aku memandang ngeri, langsung saja dengan kecepatan in humanku aku berlari secepatnya menuju kantin, karna mungkin saja Ted, Mikuo, dan Kaito ada disana.
Saat sedang berlari aku melihat seorang gadis yang sedang berjalan bersama 2 orang teman nya. Aku berteriak "AWAAAAAAAAS" gadis itu menengok kebelakang dan "Buak" aku dan gadis itu bertabrakan. "itai..." ucap gadis itu meringis kesakitan. Aku mencoba melihat wajahnya. Aku sedikit terkejut melihat wajah cantik dan imut orang ini. "Kau?" ucapku dan gadis itu bersamaan. Aku langsung menyebutkan namanya "Rin?" sedangkan dia menyebut namaku "Len?". Dengan cepat aku berdiri dan membantu Rin untuk berdiri. "Arigatou" ucap Rin sambil tersenyum. Tiba tiba seorang gadis yang berambut hijau teal dan dikuncir twintails menarik tangan Rin. "Rin ayo kita ke kantin keburu sup neginya habis" ucap gadis itu sambil memasang muka memelas. Rin hanya memasang muka - 3 -. "ya sudah Len sampai jumpa lagi" ucap Rin tersenyum lalu menyusul kedua teman nya itu sambil berlari. Aku juga menuju kantin lalu menghampiri tiga orang sahabatku.
"oy Len" kata mikuo yang sepertinya sedang memakan negi. Tapi itu sangat menjijikan, aku melihatnya dengan tatapan jijik.
"lu kenapa len ngeliat negi gue gitu banget?" ucap mikuo dengan nada serius
"lu mau ya?" ucap mikuo menggoda
"enak aja ! ogah banget gue makan negi tar gue jadi kasmseupay lagi iewh iewh" ucapku dengan nada super jijik dicampur nada 4L4Y. Lalu aku duduk disamping Kaito yang sedang memakan es krim. Lalu aku memesan yogurt rasa pisang.
"ekh len, lu liat deh cewe itu" ucap Kaito menunjuk seorang gadis yang sepertinya pernah kulihat... Oh iya, diakan teman nya Rin yang tadi.
"emangnya kenapa kai?" jawabku penuh tanda tanya
"gadis itu sangat cantik dan juga manis, sepertinya aku jatuh cinta pada pandangan pertama ." Ucap Kaito dengan wajah memerah
"dasar -_-" ucapku pada kaito
"kalian berdua lagi liatin apaan sih? serius banget !" ucap mikuo tiba tiba
"itu itu, gadis yang rambutnya di ikat twintail disana" ucap kaito menunjuk teman Rin dengan mata yang berbentuk love.
"oh itu kakak gw !" ucap mikuo memamerkan gigi putihnya.
"mikuo bantuin gw ya dapetin kakak lu" ucap Kaito dengan nada memohon
"baiklah" ucap mikuo dengan mantab.
Aku langsung saja meninggalkan mereka dan mencari Ted. Karena dari tadi aku tidak melihat Ted. Akhirnya aku menemukan Ted sedang berduaan dengan seorang gadis yang berambut ikal berwarna magenta.
"Hoy Ted, cieee yang lagi berduaan, kalian pacaran nih?" Ucapku panjang lebar
"Ssstttt...Aku mohon Len jangan beritahu siapa siapa kalau aku jadian dengan Teto, saudari kembarku sendiri" Ucap Ted berbisik dengan nada memohon.
"Baiklah Ted akan kujaga rahasiamu ini" Ucapku dengan sangat mantab.
"Ted siapa dia?" Ucap Teto.
"Dia sahabatku, yang sering aku ceritakan kepadamu"
"Oohhhh" Ucap Teto tersenyum.
"Perkenalkan namaku Kasane Teto" Ucap Teto dengan tersenyum.
"Namaku Kagamine Len, Salam kenal" Ucapku ikut tersenyum.
Rin POV
Setelah perjumpaanku dengan Len tadi. Aku segera pergi ke kantin. Entah mengapa setelah melihat Len moodku sudah kembali. Tapi daritadi aku memperhatikan seorang laki-laki yang sedang memperhatikan Miku. Dan tiba-tiba ada Len yang duduk di samping laki laki tersebut. Wajahku memerah, akhirnya aku sudah tidak berani memperhatikan laki-laki yang sedang bersama Len itu. Lalu aku melihat ke arah Miku, dan ternyata dari tadi dia memperhatikanku. Lalu dia bertanya padaku.
"Rin kau kenapa? kau sakit? kok wajahmu merah?" ucap Miku bertubi tubi.
"Ngak apa apa kok Miku, aku hanya kepanasan" Ucapku berbohong.
"Ohhhhh, ya udah" Ucap Miku lalu memakan negi lagi.
"Miku aku pergi dulu ya !"
"Baiklah"
Lalu aku pergi ke atap sekolah. Aku menikmati udara sejuk disini. "Haaaah sangat sejuk disini" ucapku dengan riang. Tiba tiba saja aku batuk.., dan batuknya tidak berhenti. Lalu aku melihat ketanganku.. Ternyata bukan hanya dahak yang telah ku keluarkan, ada darah juga disana. Aku hanya tertawa kecil... sambil bergumam "Jadi umurku sudah tidak panjang lagi ya?" Aku tersenyum kecut..
"Aku harus menikmati sisa hidupku" gumamku lalu tersenyum penuh arti.
Lalu badanku melemas dan "bruk" Aku terjatuh dan semua menjadi hitam. Tapi aku masih bisa mendengar sebuah suara yang memanggil namaku. "Riiin Rin".
Len POV
Setelah berkenalan dengan Teto, entah mengapa aku rasanya ingin sekali pergi ke atap sekolah. Lalu aku berjalan menuju atap sekolah. Saat aku berjalan di koridor SMP, aku bertemu dengan Lenka. Lenka adalah adikku. Lalu Lenka menyapaku.
"Nii-san !" Ucap lenka yang melambai lambaikan tangan nya.
"ada apa Lenka?" jawabku.
"Kakak tumben banget lewatin koridor SMP, emangnya kakak mau kemana?"
"Kakak cuman mau ke atap sekolah, emangnya kenapa?"
"gak apa apa, ya sudah kak aku masuk ke kelas dulu ya !"
"Iya Lenka"
Aku berjalan terus dan akhirnya aku sampai di gerbang atap sekolah. Samar samar aku mendengar suara "Aku harus menikmati sisa hidupku". "hah? apa maksudnya?"
Lalu aku membuka gerbang atap sekolah, aku terkejut melihat Rin dalam keadaan pingsan. Dengan cepat aku berlari menuju gadis itu. Aku sangat panik sambil menggoyang goyangkan tubuhnya aku berteriak "Riiin Rin !". Lalu tanpa basa basi kugendong dia dengan gaya bridal style menuju UKS. Setelah sampai didepan pintu UKS dengan segera aku menendang pintu yang tak berdosa itu. Lalu aku menempatkan Rin di sebuah kasur. Dengan cepat kupanggil dokter SeeU. "Dokter cepat tolong dia !" Ucapku panik. Lalu dokter SeeU menyuruhku menunggu diluar. Awalnya aku menolak, tapi demi Rin aku segera keluar UKS. Lalu dokter SeeU memeriksa Rin. Setelah beberapa menit kemudian dokter SeeU keluar dari ruangan UKS. Tanpa basa basi segera kutanya dokter SeeU.
"apa yang terjadi dengan Rin?" ucapku panik.
"dia memiliki penyakit..." ucap dokter SeeU sambil memasang muka masam.
"penyakit apa?" ucapku tambah panik.
"penyakit..."
To Be Continued
Ok disini kita akan balas ripiu .
Christi Mashiro
Oh gitu ya?
Maap deh kalo begitu .
nih aku perbaiki kesalahan aku...
Kalau emang masih kurang bagus review lagi ya xD
Kasih kritik dan saran nya lagi ya :D
Makasih Reviewnya...
Noella Marsha
Maaf deh...
kan aku author baru :D
aku juga soalnya kurang tahu ciri ciri anggota vocaloid T.T
Makasih udah Review :33
