'MY CUTE LITTLE JEON'
Cr. Pledis Ent, SM ent, Plan A Ent.
Kim Mingyu
Jeon Wonwoo
Kim Namjoo (Mingyu's nuna)
Kang Seulgi (Wonwoo's nuna)
others.
Meanie
"Terima kasih ahjusshi,,,". Ucap Wonwoo sambil membungkuk setelah ahjusshi tampan yang baru saja dikenalnya itu menurunkannya di depan gerbang kindergarten.
Mingyu kikuk dan hanya membalasnya dengan bungkukan sembarangan.
"Sudah kubilang hentikan panggilan itu…".
"Tak apa ahjusshi…".
Batin Mingyu menangis darah.
'Kau jelas tak apa,,, yg apa-apa itu kan aku…T_T'
Tubuh mungil Wonwoo sudah akan membalik saat suara berat Mingyu menginterupsinya.
"Mengantarnya cukup sampai sini? Aku pulang?". Tanya Mingyu.
Bocah yg ditanya Mingyu itu hanya mengangguk. Tak sesuai dengan ekspektasi Mingyu yg harusnya mengantarnya sampai depan kelas. Mingyu menghela lega tapi sesuatu mengganjal di hatinya.
Mata Mingyu menangkap para orang tua yg mengantar anak-anak mereka hingga depan kelas. Mata rubah Wonwoo mengikuti arah pandang Mingyu, faham apa yg dipandangi Mingyu, Wonwoo buru-buru mengalihkan pandangannya.
"Wonu!".
Dua orang beda umur itu menoleh bersamaan dan melihat seseorang dengan pipi chubby berlari-lari mendekati mereka.
"Selamat pagi Soonyoung…". Sapa Wonwoo setelah si pipi chubby tiba dihadapannya.
"Pagi!".
Mata sipit Soonyoung lalu melihat ke arah ahjusshi asing yg tadi bersama dengan teman sekelas pendiamnya itu.
Tatapan menyelidiknya membuat mata sipit segarisnya semakin hilang tenggelam kedalam kedua pipi gembilnya.
"Sopir barumu ya?" tanyanya santai kepada Wonwoo.
Mingyu melotot kaget sedangkan Wonwoo hanya menatap temannya itu dan Mingyu bergantian. Ngomong-ngomong Wonwoo sebenarnya juga tidak tahu Mingyu itu siapa karena kemarin Mamanya hanya bilang jika dia akan dititipkan selama Mama sibuknya itu keluar negeri.
"Apa katamu bocah?". Sewot Mingyu dengan kedua tangan dipinggang.
Namun rupanya Soonyoung tidak memperhatikan Mingyu dan masih menanti jawaban dari Wonwoo yg terdiam.
Bukannya menjawab Wonwoo malah menatap kearah Mingyu.
"Ahjusshi siapa?".
Bukan hanya Mingyu, sekarang Soonyoung juga ikut-ikutan melotot.
"Kau pasti bercanda Jeon…". Ucap Soonyoung tak percaya.
Apa-apaan teman sekelasnya ini heh.
Didalam hati Mingyu mengulangi kata-kata Soonyoung.
'bocah ini pasti bercanda…'
Tidak menyangkal Soonyoung yg mengatainya bercanda, Wonwoo memberikan pandangan menuntut pada Mingyu. Meminta jawaban atas pertanyaannya.
Pemuda tinggi bertaring itu menghela nafas lelah. Dia lalu jongkok dan menyamakan tingginya dengan Wonwoo.
"Menurutmu aku siapa?".
Bocah imut itu mengedipkan mata rubahnya berkali-kali.
Dia sedang bertanya, tapi kenapa malah pertanyaan lain yg muncul?
Memangnya, ahjusshi tampan dihadapannya ini siapa?
Wonwoo sudah hamper menyampaikan kebingungannya hingga si chubby tau-tau sudah menarik tangannya.
"sudah bel! Ayo masuk! Sampai nanti ahjusshi!".
Soonyoung melambaikan tangannya, dan satu tangan lainnya digunakan untuk menarik Wonwoo yg masih sempat membungkuk sebelum mengikuti Soonyoung. Wali kelas mereka yg cantik dan baik hati sudah menunggu didepan kelas.
Mingyu menatap kepergian dua bocah kindergarten itu sesaat lalu melirik penunjuk waktu yg melingkar di pergelangan tangannya.
"Hhh, aku sudah ditunggu…". Ucapnya sambil meninggalkan tempat berdirinya.
Wonwoo duduk disamping Soonyoung saat jam makan siang tiba. Soonyoung menatap teman sekelasnya itu bingung.
"Kau tidak makan siang?". Tanyanya sambil membuka kotak bekalnya.
Tidak menjawab, Wonwoo lalu mengeluarkan kotak bekalnya dari dalam tas.
"Woahh~ kau bawa bekal hari ini?".
Mata sipit Soonyoung mengintip-intip isi kotak bekal Wonwoo.
Bocah pendiam itu mengangguk.
Sayuran, daging cincang, dan bau kuah takoyaki menguar.
"Ambil jika kau mau, ahjusshi tadi membawakanku lebih…".
Mulut Soonyoung sudah penuh dengan daging cincang dari dalam kotak bekal Wonwoo saat Wonwoo baru mengatakannya.
"ihi hia ang emhuat? (ini dia yg membuat?)".
Wonwoo mengangguk lagi. Karena saat ahjusshi tampan tadi membuatnya, dia duduk dikursi meja makan yg tempatnya tak jauh dari tempat Mingyu memasak.
"Wahh… hebat… ". Sonyoung menyuap lagi.
Wonwoo makan dalam tenang dengan Soonyoung yg terus mengoceh disampingnya. Sesekali menepuk pelan punggung Soonyoung karena berulangkali dia tersedak saat bicara sambil makan.
"Seriusan woo,,,". Ucap Soonyoung setelah acara makan siang mereka.
"hmm?." Gumam Wonwoo, matanya sibuk memperhatikan ibu guru Yoon yg sedang sibuk mengajari mereka menyanyikan lagu perpisahan.
Beberapa hari lagi kelulusan mereka ngomong-ngomong.
"Ahjusshi tadi siapa?".
Bocah minim ekspresi itu menggeleng. Tanpa mengalihkan pandangan matanya dari wali kelas cantik mereka itu.
"Tidak mungkin Jeon Wonwoo!"
Soonyoung ini benar-benar tidak bisa diam ya?
Wonwoo memang jarang marah atau berekspresi, tapi jika bertemu dengan bocah hyperaktif seperti Soonyoung siapa yg tahan sih?
Buku berisi catatan lirik lagu perpisahan yg awalnya ada dia tangan Wonwoo lalu berpindah dengan cepat ke depan mulut Soonyoung.
"Aku benar-benar tidak tahu, kemarin mama bilang ahjusshi itu yg akan menjagaku sampai mama pulang. Mama nggak bilang apa-apa."
Setelah itu Soonyoung benar-benar diam. Kasihan melihat wajah serius Wonwoo.
"Tapi dia ganteng ya?" ceplos Soonyoung kemudian tanpa melihat Wonwoo.
Bersikap tidak mendengarkan, tapi diam-diam Wonwoo mengingat-ingat gantengnya Mingyu saat membuatkan makanan untuknya tadi.
Oh, Wonwoo mengipasi wajahnya tanpa sadar.
Very thanks to the everyone reviews.
There is something gift for you,,,,
Mikhaela
