naruto melihat sekelilingnya dengan mimik bingung. di sekitar naruto tiba-tiba semua menghitam dan mulai muncul angka-angka 'sepertinya tahun'. pikir naruto.
angka yang di lihat oleh naruto semakin lama semakin mengurang dengan seiringan arah jarum jam yang juga ikut muncul di sekeliling naruto berputar ke arah kiri.
naruto celingukan kesana kemari dengan muka heran hingga kereta berada 1 meter akan menabrak naruto.
TUUUUUUUTTTTTTT
Disclaimer :
masashi kishimoto x naruto
Mikage kasuga x oda nobuna no yabou
Ayumi iishi x nobunaga concerto
Warning :
Ooc, typo, EYD, Dll.
Pairing :
Naruto x hinata x kichou
Yoshiharu s. x ?
Sengoku no game
Chapter II ( Oda Clan I )
BRUUSSHH
seiringan dengan tubuh naruto yang tertabrak kereta dengan kecepatan tinggi yang anehnya tubuh naruto langsung berubah menjadi serpihan cahaya dan beterbangan ke udara.
Owari
serpihan tubuh naruto yang tadi terpecah kembali menjadi satu kesatuan hingga membuatnya menjadi seonggok? mahkluk berambut kuning dengan kulit tan dan mata berwarna biru samudra, memakai baju dalaman berwarna merah darah dan seragam putih lengan panjang, juga terikat sebuah blazzer berwarna hitam untuk perempuan yang dia bawa sebelum pulang dari rumah hinata.
naruto tengah terduduk di sebuah jalan tanpa aspal atau beton jalan yang hanya terdapat alas tanah. dari arah belakangnya naruto mendengar sesuatu berjalan dengan cepat. tak kuasa menahan rasa keingintahuannya naruto pun menengokkan kepalanya kebelakang.
KAGET
satu hal yang naruto lakukan saat ini, bagaimana tidak? naruto saat ini sedang melihat seekor kuda yang tengah mengangkat kedua kaki depannya ke arah naruto.
"AAAAAAAAAA!". teriak naruto seraya mundur dengan menggeserkan pantatnya ke arah belakang. kuda itu mulai menurunkan kedua kakinya kembali karena tidak mampu menahan beban gravitasi.
TERDIAM
setelah kaget sekarang naruto hanya mampu terdiam.
~hening~
"siapa kau?". tanya naruto setelah bangkit dari ke terdiamannya, saat ini naruto tengah memicingkan matanya karena melihat seseorang yang sangat mirip dengannya bahkan bisa di bilang sebuah duplikat. rambut berwarna kuning hanya saja dia mengikat rambutnya dan jangan lupa kulit tan yang sama dengan naruto dan mata berwarna biru langit. samudra dan langit yang berjauhan langit dan bumi itulah jaraknya, tapi terasa dekat karena warnanya.
"seharusnya aku yang mengatakan itu! wajahmu terasa familiar!". tegas orang itu.
"tentu saja baka! kau mirip denganku tentu saja familiar!". balas naruto dengan nada meremehkan. orang itu terlihat kaget. untuk pertama kalinya ada orang yang mengatakan ia bodoh secara frontal a.k.a blak-blakan.
"aku tanya, kau siapa?". ucap orang yang mirip dengan naruto itu.
"aku uzumaki naruto, siapa kau?". balas naruto dan tiba-tiba dari arah orang yang mirip naruto itu datanglah dua ekor kuda berserta penunggangnya.
"nobunaga, oda nobunaga!". balas orang itu terlihat gelisah.
'oda nobunaga?'. tanya naruto dalam batin.
"tidak ada waktu lagi, kumohon! gantikan aku sebagai nobunaga! sebagai imbalannya aku akan memberimu wakizashi ini!". lanjut orang yang wajahnya mirip dengan naruto a.k.a oda nobunaga, setelah itu ia memberikan sebuah wakizashi bergagang hitam dengan sarung berwarna merah dan terdapat garis di masing-masing ujung dan tengahnya berwarna emas kepada naruto. naruto hanya menerimanya begitu saja tanpa ada rasa penolakan. dan orang yang mengaku sebagai oda nobunaga atau memang mungkin oda nobunaga? entahlah.
orang itu langsung pergi tanpa pamit ataupun pemberitahuan dan setelah orang itu pergi datang dua orang penunggang kuda bersama kudanya yang tadi berlari ke arah naruto.
"tuan mudaaaaa!". teriak salah satu penunggang kuda tadi seraya menghentikan laju kudanya dan mulai turun dari kuda itu.
"tuan muda kau kemana saja?!". tanya salah satu orang lagi yang sudah turun dari kudanya.
GRREEB
naruto tidak banyak bicara, karena dia tidak tau harus bicara apa. naruto hanya memasang wajah berpikir tapi laki-laki yang datang terlebih dahulu dan pastinya masih seumuran dengannya tiba-tiba memeluknya(bukan yaoi!).
"kami mencarimu tuan muda!". ucap seseorang yang tadi memeluk naruto seraya melepaskan pelukannya.
"semua mengkhawatirkanmu tuan muda! seharusnya anda tidak lari ketika semua penjaga sedang sibuk! setidaknya bawalah penjaga saat keluar rumah! anda akan menyusahkan semuanya jika terjadi sesuatu yang tidak mengenekan pada anda!". ucap salah satunya panjang lebar karena memang cocok dengan penampilannya yang berambut putih samurai style sangat kentara pada rambutnya-tipikal penceramah-.
sementara naruto tengah berpikir dan tidak mendengarkan apa yang orang tua tadi katakan meskipun saat ini masih terus bercerocos tentang bahaya keluar rumah.
'oda nobunaga? apa yang terjadi saat ini! kenapa aku bisa berada di sini!'. naruto melirik jam yang terpasang di tangan kirinya sejenak dan kembali berpikir. menghiraukan orang tua yang masih bercerocos panjang lebar.
'jam tiga siang tapi waktu di sini terlihat sudah hampir jam 6! tunggu dulu! oda nobunaga? perbedaan waktu? tempat yang berbeda? apa ini juga terhubung dengan kasus hinata dan si saru yang hilang! tapi bagaimana ini bisa terjadi? ap-'. naruto menghentikan pemikirannya saat seseorang atau lebih tepatnya orang yang tadi memeluknya menepuk pundaknya.
"ayo kita pulang, tuan muda". ucap orang pertama yang lebih muda berambut hitam ponytail.
"kau yang mengendarainya!". perintah naruto karena bagaimanapun naruto tidak tau arah rumahnya jika dia di tempat yang berbeda dan sedang mengganti posisi orang yang bernama nobunaga itu.
~SKIP~
hirate masahide orang tua berambut putih dengan style samurai yang khas kepala pembantu dan pendidik nobunaga.
ikeda tsuneoki pemuda seumuran denganku berambut hitam ponytail keluarga jauh yang berpihak pada nobunaga.
aku naruto saat ini entah bagaimana menjelaskannya tiba-tiba di hadapkan dengan acara pernikahan!, calon? kalian bertanya tentang calon! sayang sekali aku menikah bukan dengan hinata-hime! kau tau siapa? dia adalah putri pertama dan anak kedua dari dua bersaudara. yah calonku saat ini adalah kichou putri dari saitou dosan.
saitou dosan dari sejarah yang kubaca dia adalah pemegang daerah kekuasaan di mino mempunyai julukan mamushi(bener gak tulisannya?) atau yang berarti ular berbisa. di mino terdapat kota inokuchi atau nanti di masa depan akan menjadi prefektur gifu.
back to narasi
tsune-chan a.k.a tsuneoki bilang ini adalah pernikahan politik! artinya ini adalah pernikahan untuk mencegah perang antara daerah yang bersebelahan. di sebelah owari ada mino yang di kuasai oleh saitou dosan sang ular berbisa. pernikahan ini kata tsune-chan adalah permintaan dari ayah nobunaga karena tidak ingin adanya peperangan antara owari dan mino. saitou dosan pun sepertinya setuju mungkin karena tidak ingin adanya perang yang mengorbankan banyak nyawa.
"tuan muda, kumohon jangan kabur lagi! ini demi keselamatan rakyat owari!". ucap orang tua a.k.a hirate masahide sementara tsuneoki hanya mengangguk sembari memakaikan baju kimono untuk acara pernikahan.
'hinata maafkan aku!'. ucapku dalam hati. aku bisa saja menolak, tapi aku tidak ingin mati karena perang melawan mino! aku masih ingin mencari hinata dan aku yakin dia juga terdampar di sini. aku mempunyai misi untuk menjadi kepala clan oda terus memanfaatkan posisiku untuk mencari hinata!.
"yah aku minta maaf karena telah melarikan diri". sebenernya sih pengen kabur lagi cuma mau bagaimana lagi haaah lanjut batinku.
~SKIP~ (author gak tau harus buat pernikahannya kaya gimana dan untuk lemon kayanya side story atau nggak sama sekali tergantung dari keberanian saya sendiri. karena fic ini agak berat klo di kasih lemon, sayanya penakut)
di pagi hari burung berkicau membangunkan setiap orang yang masih tertidur di bantu matahari yang mulai menaiki tahta miliknya. dua orang yang masih tertidur di atas futon dan di alasi kimono bangsawan dan harganya pasti mahal. dua orang itu terus tertidur dengan lelapnya tanpa mengenakan busana apapun hanya di balut oleh selimut yang menyelubungi tubuh mereka berdua.
"nghhhh". satu orang di antara mereka yang berjenis kelamin laki-laki a.k.a naruto terbangun dari tidurnya.
naruto duduk di atas futon hingga selimut hanya menutup pinggangnya sampai mata kaki.
"hah aku baru ingat jika kemarin aku menikah". ucap naruto seraya melirik kesamping ke arah sang wanita a.k.a kichou yang masih tertidur dengan lelapnya dan mulai mengelus kepalanya pelan dan mulai menatap langit-langit atap yang terbuat dari kayu.
"bagaimana aku menjelaskannya pada hinata! aku bisa di bunuh oleh hinata jika melakukan ini dengan seseorang! apalagi sampai memasuki tahap menikah! hah". monolog naruto seraya menghela nafas.
"hinata? siapa itu touno?". tanya kichou yang sudah bangun karena elusan naruto.
"ahk kau sudah bangun kichou! apa bisa berjalan?". naruto mengalihkan pertanyaan dan memulai percakapan privasi agar pertanyaan yang di tanyakan terlupakan(?) dan membuat kichou merona pada pipi tembemnya
"touno! jangan menglihkan pertanyaan kichou! kichou tidak bisa jalan". kichou memprotes pertanyaan naruto tapi tetap masih di jawabnya.
"hmmm, apa tidak apa aku menjawabnya?". tanya naruto ragu.
"apa hinata itu kekasih touno?". tanya lagi kichou dengan nada sama ragunya.
"ya!". jawab naruto singkat dan terlihat kichou yang menundukan kepalanya.
"apa kichou hanya penghalang? gomenasai! tapi kichou mencintaimu touno! maka dari itu kichiu takkan melepaskan touno!". tegas kichou dengan nada lembut karena memang pembawaannya seperti itu.
"sekarang hinata berada di mana?". tanya kichou.
"aku tidak tau! dia menghilang beberapa hari yang lalu!". tegas naruto dengan mata yang agak menyendu.
"apa kichou tidak bisa menggantikan hinata, touno?". tanya kichou serius.
"jangan bercanda! meskipun aku mencintaimu, tapi hinata takkan pernah bisa aku lepaskan! begitupun sebaliknya!". balas naruto sembari terkekeh. kichou tertunduk mendengar jawaban naruto. entah kenapa hidupnya miris sekali, pernikahan politik yang tidak bisa di tolak, cinta pertama pada calonnya, tapi malah begini jadinya! sang calon malah menolaknya terang-terangan! miris. tak terasa di ujung matanya mulai mengalir air mata yang tak bisa lagi ia tahan dan sakit juga mendengarnya, sangat sakit.
"aku takkan melepaskan hinata!".
naruto melihat kichou yang menangis di hadapannya ada perasaan tak enak saat naruto membuat seorang wanita menangis apalagi istrinya. naruto menepuk kepala istrinya dan mulai mengelusnya seraya merapatkan kepala sang istri ke dadanya meskipun mendapatkan penolakan keras.
"dan aku juga takkan melepaskanmu!"tegas naruto dan kichou mulai menghentikan berontakkannya. melihat ke arah wajah naruto masih dengan tangisan yang menurun dari matanya membasahi dada naruto yang tanpa busana itu.
"dengarkan aku!".
"pernikahan bukanlah acara yang bisa kau lakukan lalu kau sudahi dalam sehari! aku sudah memilih jalan ini! aku tidak mencintaimu bukan berarti aku membencimu! dengarlah! aku akan ada di sampingmu saat kau dalam keadaan senang ataupun sedih! karena aku suami sekaligus tuanmu!". tegas naruto dan kichou? tangisannya tambah keras dan malah membuat naruto gelagapan.
"ahk gomenasai a-apa perkataanku salah! gomen!".
"hihihi". naruto menatap heran kichou yang malah terkikik.
"touno sangat berbeda dengan saat kita pertama bertemu! dulu touno sangat kaku! tapi sekarang touno sangat lucu! hihihi". jelas kichou pada naruto dan naruto hanya menatap aneh pada istrinya itu 'tadi lembut terus menangis sekarang malah tertawa! tapi baguslah'. pikir naruto seraya tersenyum dalam hati.
"baiklah, lebih baik kau mandi terlebih dahulu!".
"apa tidak apa-apa, touno?".
"tenang saja! cepat sana mandi!". perintah naruto.
"ha'i touno, apa touno tidak ingin mandi bersama?". tanya kichou polos.
BRRUUSSHH
keluar darah dari hidung naruto dengan deras.
"tidak, tidak! kau duluan saja kichou!". balas naruto cepat, sementara kichou sang istri hanya menatap naruto heran bercampur khawatir karena darah yang mengalir dari hidung suaminya.
"tidak usah khawatir! cepat sana mandi!". perintah naruto mutlak.
"~buuu~ touno mengusirku baiklah kichou pergi!". kichou memanyunkan bibirnya sehingga menambah nilai plusnya.
"touno?". tanya kichou.
"apa lagi?". tanya naruto agak kesal.
"kenapa marah! kichou tidak bisa berjalan!". kichou malah balik emosi.
" ahk aku lupa, hehehe ". balas naruto kikuk karena kesalahannya sendiri.
naruto segera mengangkat kichou menuju kamar mandi khusus untuk mereka dan pada akhirnya naruto juga mandi bersama kichou -_- (day-kun : tadi nolak! buuu. waifu ane tuh!).
~SKIP~
kichou istri nobunaga rambut hitam panjang sepunggung mata dark blue dengan bulu mata lentik sangat cocok di panggil yamato nadeshiko.
"kichou mau ikut denganku?". tanya naruto pada kichou yang sekarang ini telah menjadi istrinya.
"kemana, touno?". tanya balik kichou.
"kencan, mungkin". jawab naruto asal.
"kencan? apa itu?". tanya kichou polos.
"hmmm. sudahlah ikut denganku!". ajak naruto dan langsung menarik kichou keluar rumah atau lebih tepatnya istana.
naruto saat ini memakai kimono khusus untuk acara pemakaman atasan berwarna hitam dengan motif tangkai sakura tanpa bunga, ikat berwarna hitam dan bawahnya hanya berwarna hitam legam, tidak lupa dengan wakizashi pemberian dari nobunaga tersematkan di pinggang kiri.
berbeda dengan naruto, kichou memakai kimono uchikake, kimono dengan harga dan kualitas yang tinggi. furisode untuk orang yang sudah menikah melekat di badan kichou dengan warna putih dan obi yang berwarna merah kemudian di balut dengan mantel berwarna merah dan motif bunga sakura berwarna putih yang jika di telak-telak sedang berguguran dari tangkainya menandakan musimnya bunga sakura saat bermekaran. di belakang mantelnya terdapat lambang clan oda berwarna putih.
naruto saat ini sedang berada di atas kuda dengan kichou yang berada di depannya atau pangkuannya. banyak orang melihat ke arah kichou dan juga naruto, naruto dengan rambut yang di ikat ponytail dan kichou dengan rambut yang di gerai. mereka melihat keduanya bagaikan kehidupan dan kematian.
warna gelap dan cerah, dari pakaian mereka menebak kalau pasangan itu adalah calon pemilik tanah owari oda nobunaga bersama istrinya kichou. nobunaga yang warga sekitar tau jarang keluar dari istana karena sering sakit-sakitan, maka dari itu mereka hanya melihat tanpa memberi hormat karena mereka hanya menebak bukan menyatakan.
"touno kita mau ke mana?". tanya kichou pada naruto sembari terus memaparkan senyumnya.
"kita kencan! sepertinya kau bahagia kichou? ada apa?". tanya balik naruto.
"touno, kichou sangat bahagia ketika touno mengajak kichou keluar dari istana! sejak kedatangan kichou kemari satu bulan yang lalu touno tidak pernah mengajak kichou keluar!". rengekan kichou sangat terdengar imut ditelinga naruto. itu seperti saat hinata merengek untuk mengajaknya keluar sebelum sifat liciknya keluar.
"maaf sebulan ini aku sering sakit-sakitan". bohong naruto. karena naruto tidak tau nobunaga melakukan apa saja sebulan ini makanya dia menjawab asal. kichou hanya tersenyum maklum karena memang sebulan ini ia melihat nobunaga asli sering sekali terbatuk jadi ia hanya di dampingi maid di dalam istana, sebenarnya ia bisa saja keluar dari istana, tapi ia terlalu takut bila hanya di dampingi oleh pengawal.
direksi kichou yang sedari tadi melihat ke arah naruto ia alihkan ke arah depan karena memang obrolan terhenti tanpa ada yang ingin melanjutkan karena buaian suasana yang tenang. kichou melirik ke samping kanan hingga direksinya melihat orang-orang tengah mengerubungi sesuatu atau mungkin seseorang, kemudian ia menarik baju kimono tepatnya di lengan kiri naruto seraya memekik.
"touno!berhenti!". pekik kichou yang membuat naruto heran dan melihat direksi kichou.
"souka". naruto mengganti arah kudanya menuju keramaian.
~Change scene~
terlihat dua orang memakai baju kimono merah dan biru khas samurai sedang di usir oleh pemilik suatu kedai.
"jika kalian ingin berbuat keributan lakukanlah di luar kedaiku!". ucap sang pemilik dengan lantang.
keluarlah dari dalam kedai seseorang yang memakai baju merah dan di susul oleh yang memakai baju biru.
"hey kau harus mengganti makanan milikku!". ucap seseorang yang memakai baju biru, sementara orang yang memakai baju merah hanya menghentikan langkahnya.
"hah! nani! itu kau sendiri yang tidak memakai matamu!". ucap si baju merah dengan nada mengejek tanpa mengalihkan badannya. mendengar keributan itu para rakyat yang berlalu lalang pun menghentikan langkahnya untuk melihat pertikaian ini.
"kau mengajakku bertarung hah!". ucap si biru dengan menarik katana yang bertengger di pinggang kirinya dan mengarahkannya pada si merah.
"jika kau bisa mengenaiku!". balas si merah dengan ejekan seraya berbalik dan mengarahkan tombak yang ia bawa.
HYYAA
mereka berdua berlari bersamaan hingga hampir beradu senjata.
TRUK TRUK TRUK TRUK (suara sepatu kuda)
saat mereka akan beradu senjata tiba-tiba datang kuda yang melintas di tengah-tengah mereka dan berhenti di dekat mereka dengan jarak 3 meter. si penunggang kuda yang di ketahui naruto dan juga sang istri kichou turun dari kuda.
"siapa kau hah!". ucap si biru sinis.
"to-tou-touno-sama!". ucap si merah tergagap sembari melakukan sujud.
"ada apa ini?". ucap naruto tenang.
"kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku hah!". ucap si biru masih dengan nada sinis.
"hei! sopanlah terhadap touno!". ucap si merah seraya berdiri dan men-deathglare si biru.
"ah maaf... namaku oda nobunaga, siapa kalian?". ucap naruto cengengesan. sementara reaksi rakyat? mereka biasa saja karena mereka tahu dari kimono kichou sang istri memiliki corak clan oda di punggungnya.
"aku-". ucapan si biru di hentikan.
"aku maeda toshiie". oleh pemuda merah yang terlihat sangat semangat membuat si biru geram.
"aku sassa narimasa, kenapa kau menghalangiku?". tanya narimasa tanpa menghormati naruto sehingga membuat si merah a.k.a toshiie geram.
"hmmm...kenapa ya? mungkin hanya ingin, ya hanya ingin". ucap naruto santai tanpa menghiraukan narimasa.
"kichou bersembunyi di belakangku". ucap naruto pada kichou pelan sehingga hanya kichou yang bisa mendengarnya dan tanpa banyak bertanya kichou melakukan apa yang di perintahkan naruto.
"hey apa kalian ingin memainkan permainan raja denganku?". tanya naruto.
"apa itu permainan raja?". tanya narimasa balik.
"permainan merebutkan tahta!". balas naruto seraya menyeringai kecil.
"apa maksud anda touno?". ucap toshiie yang dari tadi hanya mendengar.
"hmmm... kalian bertarung denganku! jika aku kalah aku akan menyerahkan owari pada kalian!". tegas naruto membuat yang mendengarnya tercengang, termasuk kichou.
"apa maksud touno berbicara seperti itu!". kichou meminta penjelasan pada naruto.
"tunggu saja dan lihat kichou". kata naruto seraya mengelus kepala kichou untuk menenangkannya.
"dan jika kita kalah?". tanya narimasa.
"kalian hanya harus bekerja padaku dan aku yang menentukan kapan kalian berhenti!". tegas naruto. sementara di pikiran narimasa dan toshiie ini adalah keuntungan! jika kalah mereka mendapat pekerjaan dan tidak perlu mengembara dan jika menang tentunya tahta.
"apa anda tidak menyesal, touno?". tanya toshiie dengan seringaiannya.
"cobalah serang aku dengan bersamaan!". tegas naruto dan mulai menarik wakizashinya.
"kichou tunggu di atas kuda!". perintah naruto. kichou hanya menuruti apa yang naruto perintahkan karena tidak mungkin dirinya membantu naruto, yang ada dirinya hanya menjadi beban.
"kenapa kalian masih diam di situ?". tanya naruto pada toshiie dan narimassa.
HYYYAAA
tanpa menunggu lama toshiie dan narimassa berlari menuju naruto. toshii berada di depan narimassa dengan mengacungkan tombaknya ke arah perut naruto.
SRREKK
naruto hanya memutar wakizashinya searah jarum jam karena naruto berniat mengubah arahnya sehingga hanya mengenai angin di sebelah perut kiri naruto.
DUUAAGH
toshiie yang arah tombaknya di rubah oleh naruto terjerembab ke depan sehingga jaraknya dengan naruto hanya sekitar dua puluh centimeter, tanpa menunggu lama naruto menendang perut toshii dengan lututnya sehingga membuatnya menunduk.
DUUK
saat toshiie masih menunduk naruto memukulkan gagang wakizashinya pada kening toshii sehingga membuatnya limbung ke belakang.
narimassa yang masih berlari melihat toshiie limbung segera menambah kecepatannya, kemudian melompat dan menginjak pundak toshiie sehingga membuat lompatannya lebih tinggi. toshii yang di injak pundaknya akan terjatuh sebelum dengan cekatannya menahan dengan sisi tumpul tombaknya menjadikannya sanggaan.
TRAANNKK
naruto menahan ayunan vertical narimassa yang tadi melompat dengan memposisikan wakizashinya secara horizontal.
DUUUAAGH
narimassa yang akan menginjak tanah harus berhenti karena naruto menendangnya dengan kaki kanannya menuju perut sehingga membuatnya melayang di udara ke arah toshiie di belakangnya.
SWWUUSH
toshiie yang melihat narimassa terpental ke arah nya langsung melakukan sliding ke arah naruto dan mengayunkan tombaknya horizontal dari kiri ke kanan saat posisinya masih sliding.
CLEEB
TRRAANK
naruto menancapkan wakizashinya secara cepat di kanannya sehingga menyebabkan benturan antara wakizashi milik naruto dan tombak milik toshiie.
SWWUUUSH
toshiie yang melihat itu segera melompat menjauh dari naruto agar tidak terkena sabetan wakizashinya. tapi itu tidak mungkin karena naruto tidak akan menggunakan bilah tajamnya padanya, mungkin toshiie hanya takut dan lompatannya membawanya ke posisi narimassa berada di depan toshiie.
"jhahahaha... kalian hebat! apa kalian sudah menyerah?". tanya naruto mengakui kehebatan mereka, tapi ini belum seberapa di banding saat ia berlatih di dojo bersama hiashi-sama sang ayahanda nya(cieee).
"kau memang hebat touno!". balas toshii santai.
"tapi, KAMI MASIH BELUM MENYERAH!". teriak toshiie dan narimassa semangat.
"touno semangat!". teriak kichou menyemangati naruto.
SWWUUSH
toshiie berlari di belakang narimassa seraya melempar tombaknya ke arah atas.
SWWUUSH
narimassa berlari ke arah naruto di ikuti toshiie di belakang. saat jarak kira-kira setengah meter narimassa mengerem mendadak toshiie yang berada di belakangnya melompat dan menginjak pundak narimassa kemudian mengarahkan kaki kanannya ke arah naruto bersamaan dengan tusukan yang di arahkan narimassa pada dada naruto dan luncuran tombak toshiie dari atas yang tadi di lempar olehnya.
naruto melebarkan matanya melihat kombinasi ini di arah atas terdapat tombak di depan terdapat katana narimassa dan juga tendangan toshiie yang di arahkan padanya. jika mundur tombak yang berada di atas akan menghantam naruto jika maju dan menghindari katana narimassa ia akan terkena hantaman toshiie dan jika tidak menghindar katana narimassa menunggu mangsa.
naruto teringat akan aksi hiashi saat ia hampir mengalahkan nya. saat itu naruto tengah bertarung dengan hiashi, naruto menginjak kaki kanan hiashi dan menghantamkan pedang kayu dari kanan ke kiri, tapi hiashi berhasil menghindarinya dengan cara menjatuhkan diri.
CLEEBB
SWWUUUSH
DUUAAGH
naruto segera menjatuhkan dirinya. saat naruto jatuh tepat di atas kepalanya terdapat tombak yang menancap pada tanah dan tusukan dari katana narimassa saat toshiie berada di atasnya naruto segera mengankat kedua kakinya ke arah toshiie menggunakan otot pinggangnya. toshiie terkena tendangan naruto di kepalanya sehingga membuatnya limbung dan terkena ujung tumpul tombaknya sendiri pada perutnya.
SWUUUSH
DUUAAGH
katana narimasa berada di antara lutut naruto yang sedang mengangkat ke atas. tanpa menunggu lama narimassa mengayunkan vertical ke arah selangkangan naruto.
naruto segera memutar tubuhnya ke kanan di atas tanah dan melakukan posisi duduk sehingga membuat katana beserta pemegangnya jatuh di dekat naruto. tanpa basa-basi naruto menghantamkan siku tangan kanannya pada pelipisnya.
kichou yang melihat pertarungan telah selesai segera turun dari kuda dan mulai berlari kecil menuju naruto dan membantunya berdiri.
"arigatou". ucap naruto.
"apa kalian sudah menyerah?". tanya naruto pada toshiie dan narimassa yang sudah berdiri.
"ha'i". ucap mereka berdua bersamaan.
"touno hebat! bahkan belum bergeser dari tempat awal berdiri!". puji kichou pada naruto, sedangkan toshiie dan narimassa kaget mendengarnya. toshiie dan narimassa melihat daerah pijakan naruto, ternyata benar di sana hanya ada pijakan pendek yang naruto buat saat menghindar dan menyerang yang artinya naruto tidak berpindah tempat dari awal.
"haah... kami kalah telak". pasrah mereka berdua.
"baiklah besok datanglah ke kastil pagi-pagi! kerja kalian hanya menjadi pengawalku! baiklah... jaa!". perintah naruto dan mulai menaiki kudanya bersama kichou, seraya pergi dari situ dan melambaikan satu tangannya pada mereka berdua yang menandakan naruto pergi.
~SKIP~
pagi-pagi terlihat di kastil nagoya banyak sekali seorang samurai berkisar seratus sampai seratus lima puluh yang berada di halaman depan layaknya anjing penjaga ada yang memegang gagang katana, bersidekap dada, menampilkan wajah sangar.
dan keluarlah seorang pria berambut kuning tidak rapih hanya mengenakan mantel kimono uchikake untuk wanita berwarna merah a.k.a kimono yang di pakai oleh kichou kemarin sehingga sangat tidak menampilkan seorang figur pemimpin. orang itu adalah naruto calon pemimpin clan oda. naruto menuju ke arah gerombolan itu. saat ia berada di depan semua gerombolan itu.
"OHAYOU GOZAIMASU, TOUNO-SAMA!". ucap mereka serempak seraya bersujud. sedangkan naruto yang masih ling-lung tidak mengerti sama sekali apa maksudnya ini dan hanya menampilkan wajah cengonya.
TBC...
Q and A
Q : Ceritanya terkesan agak dipaksakan, dan juga wordnya kurang panjang.
Kuharap kedepannya tdak bgini lagi.
A : mungkin saya author yang baru buat dua fic jadi agak sulit! Soalnya tergantung nyali author juga. Meski nih author juga mesum tingkat akut, tapi kalo buat kaya gitu agak greget.
Q : Gw penasaran cerita ini terkesan karena gaya bahasa saya yang masih dalam pencarian.
Q : lanjut, senpai! Apa ada lemon nya? Hehehe.
A : huaaa
dengan lanjutannya, tapi penulisannya perlu banyak perbaikan lagi. Dari kapital dan lainnya.
A : maaf untuk capital nama dan lainnya saya nggak bias. Bukan berarti saya kesulitan dalam bahasa, tapi karena saya pake aplikasi quicko**ice. Jadi penulisannya semua kecil kecuali klo yang udah di capslock dan penulisannya bakalan lama kalo harus di buat bentar" capslock. Ini aja ngaret yang harusnya 2 minggu malah 1 bulan.
Maaf wordnya masih sedikit saya pegel ngetik lama" kalo di hp. Dan chap depan masih tentang oda clan arc tentang bagaimana naruto mendapatkan posisi pemimpin atau lebih tepatnya di pilih.
Kritik, saran, dan flame nya, please?
