Innocent Love

~KimJi17CARAT Present~

SoonHoon and Others

'Kwon Soonyoung dan Lee Jihoon, orang-orang tahu betapa dekatnya mereka. Bahkan mereka selalu membuat orang-orang salah paham. Sayangnya mereka berdua terlalu polos atau mungkin bodoh untuk mengetahui hal itu.'

.

.

.

Happy Reading

Wonwoo itu cuek, banget malahan sampai ga begitu mikirin apa yang terjadi diluar sana, bahkan pacarnya aja kayanya ga pernah begitu dia pikirin (karna selalu tiba-tiba masuk ke dalam pikirannya). Wonwoo itu orang nya ga begitu pedulian ga suka ngurusin orang lain, tapi kalau temanya minta tolong yah dia harus mau nolongin kan temen kalo orang lain sih dia ga mau. Tapi, kalau begini kayanya bukan hanya si-cuek Wonwoo doing yang kesal, kayanya orang lain pun juga.

"OYY JEON WONWOO! BAWAIN PERBAN DI KOTAK P3K DI RUANG TENGAH!"

"JEON, BIKIN TEH PANAS YAH TENGGOROKAN KERING NIH!"

"WONWOO SEKALIAN BUAH YANG DIKASIH JUNGHAN JUGA!"

"JEON! WOY WON! WONWOO! KAMU MASIH BERNAPAS KAH?"

Lama-lama Wonwoo kesal juga lah, dia kan kesini disuruh buat jagain orang yang lagi sakit bukan malah jadi pembantu dadakan.

"KWON SOONYOUNG! JANGAN NYURUH AKU INI-ITU TERUS. AKU TAHU KAKI MU ITU HARUS SEGERA SEMBUH SEBELUM MINGGU DEPAN, KARENA ACARA KOMPETISIMU ITU. TAPI, BUKAN BERARTI AKU HARUS MENJADI PENGGANTI KAKI MU JUGA KWON!", sepertinya urat sabar Wonwoo terputus, dia mengeluarkan unek-uneknya semuanya, sampai burung tetangganya Soonyoung terbang(?).

"Oh, maafkan aku Wonwooie. Jihoonie kan sedang sibuk dengan kegiatannya, jadi hanya kau yang bisa ku mintai tolong, aku minta maaf", Soonyoung menatapnya dengan tatapan bersalah, kan Wonwoo jadi ga tega.

Wonwoo menghembuskan napas kasar, dia tahu hari ini dia tak memiliki kegiatan apapun lagi, dan tak ada salahnya kan membantu orang yang kaki nya sedang mengalami cedera itu seperti Soonyoung ini.

"Ck, seharusnya kau tak perlu kejar-kejaran dengan Jihoon kemarin sore dilapangan Kwon, padahal kakimu itu belum sembuh total", Wonwoo akhirnya membantu Soonyoung kembali dan membawakan pesanan teh hangat tadi.

"Nah gitu dong, kau kan sahabat terbaikku Won. Jadi, bisakah kau kembali ke ruang tengah untuk membawakanku obat pereda nyeri?", tanya Soonyoung dengan tatapan innocent-nya itu, berharap Wonwoo luluh lagi.

…(Hening)

"YAKK KWON SOONYOUNG AKU BUKAN PEMBANTUMU!"

BRAKK

BRUSH

"HUWAAA PANAS! PANAS! BIASA AJA KALI WON! GA USAH NGENA KAKI!".

.

.

.

Jihoon menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar kebodohan yang dilakukan sahabatnya itu. Dia mengoleskan obat pereda nyeri pada kaki Soonyoung yang sedikit melepuh itu dan meniupnya dengan perlahan.

"Sudah kukatakan jangan banyak menyuruh Wonwoo jika kau ingin kaki mu ini segera sembuh Soonyoungie, bahkan sekarang mungkin kakimu malah lebih parah".

Soonyoung meringis kecil ketika dia merasakan tangan mungil itu menepuk pelan kakinya yang sedang sangat kesakitan.

"Mau bagaimana lagi Jihoonie, orang yang tidak memiliki kegiatan lain setelah sepulang sekolah hanya Wonwoo saja, yang lainnya sibuk klub dan eskul ini-itu. Ya sudah aku memintanya datang saj-AWW", Soonyoung kembali meringis ketika lenganya mendapatkan cubitan sedikit keras dari Jihoon yang sedang menatapnya kesal dan tajam (kejam).

"Bukan berarti kau menjadikan dia pembantumu kan?".

Soonyoung hanya merengut kesal mendengar sahabatnya menggerutu, dia tak menjadikan Wonwoo sebagai seorang pembantu, dia hanya meminta Wonwoo untuk menjadi pesuruhnya sebentar, bukan pembantu kan?

Jihoon membereskan kotak P3K yang telah dia gunakan untuk mengobati Soonyoung, dan dengan segera pergi untuk menyimpanya ke tempat asal.

"Apa kakimu sudah mulai baikan?", tanya Jihoon lagi ketika dirinya telah kembali ke kamar Soonyoung.

"Lebih lumayan dari pada tadi sepertinya", jawab Soonyoung dan dirinya mulai berbaring, meluruskan kaki nya.

Jihoon tiba-tiba menaiki kasur Soonyoung dan ikut berbaring di sampingnya.

"Jihoonie!", panggil Soonyoung dan membuat Jihoon menoleh padanya.

"Hmm".

Tiba-tiba tangan Soonyoung memeluk Jihoon seperti menganggap bahwa Jihoon itu guling keasayangannya. Dan Jihoon hanya diam saja, membiarkan sahabatnya itu memeluknya, dia mulai mengusap lengan sahabatnya dengan sangat lembut.

"Segeralah sembuh Soonyoungie, kau tahu kan kompetisi itu tak akan berjalan jika kaki mu masih sakit", ucap Jihoon.

"Aku tahu, jadi untuk itu kau harus membantuku agar kaki ini cepat sembuh".

"Semoga kaki mu segera baikan Sooonyoung-ah"

.

.

.

TBC

Note :

Ji mau update dulu sebelum hiatus selama 2 minggu (soalnya mau UTS *malah curhat). Buat yang nungguin ff 'Why Child?' (emang ada/?) kayanya setelah UTS baru dilanjutin maaf *bow. Makasih buat review, fav and follow nya.

Balasan review:

reiya zuanfu: Ji juga setuju kalo muka mereka emang innocent, hehe

hyejin96: kan Jihoon tsundere itu biar greget, makanya Soonyoung suka jailin dia, kk

GameSMl: mereka emang kiyut

yayaerma1: karena kebanyakan moment merekanya kaya friendzone kak(boleh?), haha emang Soonyoung itu muka nya ada unsur tidak polosnya(?) ff Why Child pasti dilanjut ko, tapi bukan sekarang, haha ditunggu aja (terus aja nunggu)

Firda473: ini udah di lanjut, kkk mereka emang polos

junghoney17: ini udah dilanjut

Miku Onekawa: yah mereka masih sahabatan di chapter ini juga/? pastilah bakalan berubah ga enak kalo trus dalam friendzone doang *JiBAVER/?

taufikunn9: mungkin temenya situ itu reinkarnasi dari ff nya Ji ini/?

elfishynurul: kalo langsung end itu rasanya takut ngegantung(?) lucu? semoga aja lah. Pengen meanie, kaynya bakalan dimasukin tapi ga bakalan banyak gapapa? Makasih udah mau baca juga nge review ff yang itu, Ji jadi terharu, hihihi.

Sekali lagi, TERIMA KASIH BUAT PARA READERS.