Disclaimer : Guess who?
Pairing : kakasaku, sasusaku
OOC, Typo(s), oc, gaje , alur semau gue, a bit Canon, AU
DLDR
Chapter 1 : pertemuan kembali
Seingat sakura tadi pagi yang mengajar kelasnya pengganti wali kelasnya pak takayanagi, dia bukan guru yang galak sebenarnya tetapi cara mengajarnya yang bisa di bilang membosankan membuat muridnya malas setiap pengganti wali kelasnya mengajar, memikirkan hal itu saja meski baru saja makan - kegiatan favorit sakura- tetap membuat sakura menghela nafas capek untuk beberapa kali
5 menit berlalu
10 menit berlalu
15 menit berlalu
"AARGH! Apakah kelas kosong? sudah 15 menit lebih tapi tidak ada yang masuk!" teriak Sakura
Sakura senang juga sebenarnya karena pelajaran taka-sensei berkurang tapi Sakura bukanlah gadis yang suka membuang waktu belajarnya , daripada kelas kosong lebih baik pak taka mengajar kelas dengan ekstra waktu berjam-jam
"tidak mungkin kelas kosong sakura.. mungkin sensei ada urusan sehingga terlambat? ya siapa tau... kita kan kelas spesial.. tidak mungkin juga kelas akan kosong , jika sensei berhalangan hadir pasti ada tugas yang bertumpuk bukan?" terang rikka panjang lebar
"Aah... tapi tidakkah kau pikir ini menyebalkan? kelas kosong sudah 15 menit lebih ah tidak bahkan 20 menit... itu berarti ilmu yang kudapat hari ini berkurang 20 menit! menyebalkan bukan!" gerutu sakura
"bagi kami sih tidak sakura.. kamu saja yang berlebihan.. sekali-kali santailah sedikit.. kalau kamu terlalu banyak menyerap ilmu jidatmu nanti akan semakin lebar loh" sahut yuka menanggapi sambil cekikikan
"URUSAI! aah jangan singgung-singgung jidatku ya!" Sakura memalingkan mukanya ke kanan, tempat duduk sakura tepat disamping jendela yang berhadapan dengan gerbang sekolah
seseorang dengan rambut perak berjalan dengan santainya memasuki halaman sekolah
"rambut perak...? mirip dengan... umm siapa ya?" batin saku saat melihat kakashi -orang yang dilihat sakura- memasuki halaman sekolah , tanpa disadarinya sakura terlalu lama memandangi orang itu, sakura merasa pernah menemuinya dulu...dulu sekali entah kapan... Sakura memalingkan wajahnya yang sudah memerah , dia ketahuan sedang memperhatikan pria tersebut... pria itu menatapnya balik, entah perasaanya atau memang benar pria itu menatapnya yah.. sakura tidak memikirkannya terlalu dalam ketahuan memandanginya terlalu lama membuatnya malu sekali
"Sakura? kau kenapa? wajahmu memerah kau sakit?" tanya rikka dengan wajah yang khawatir
Sakura menggelengkan kepala dan tersenyum "da-daijoubu yo..." jawabnya masih dengan wajah yang memerah
Merasa diperhatikan kakashi melihat kearah kelas sakura "Rambut pink... Sakura.. akhirnya aku menemukanmu" bisik kakashi sambil tersenyum penuh arti di balik maskernya. Kakashi kembali berjalan ke arah gedung sekolah
"Tidak baik aku menunda lagi.. sudah terlambat beberapa menit" gumam kakashi sambil melangkahkan kakinya ke ruang kepala sekolah, sambil membaca sebuah buku yang aneh
sesampai di ruang kepala sekolah Kakashi memasukkan bukunya ke saku bajunya
"Yo.. maaf terlambat" serunya dengan santai
didalam ruangan sudah ada 5 orang murid pindahan dan seorang guru yang kelihatannya akan memberikan arah ke kelas mereka yang baru
"Sensei selalu saja telat!" teriak salah satu murid berambut pirang dengan cengirannya yang khas , gadis berambut panjang yang ada disebelahnya hanya berblushing ria mendengar celotehan pria disampingnya
gadi berambut pirang hanya menanggapi dengan menggelengkan kepala sambil berpikir bagaimana bisa orang ini selalu saja telat dimanapun dia berada
kedua pria yang hampir mirip hanya bisa diam saja yang satu hanya memandang senseinya itu, satunya lagi hanya tersenyum tanpa arti yang jelas
"Oh.. jadi kalian sudah saling kenal?" tanya Kepala sekolah yang sedari tadi hanya berdiam diri saja
"Eh-ehehehe yah begitulah.." sahut cowok pirang itu
"Baiklah.. ini sudah terlalu telat daripada menghabiskan waktu bercakap-cakap disini sebaiknya kalian segera ke kelas kalian..." seru kepala sekolah "Dan taka-sensei.. pandu mereka ke kelas mereka.. murid-murid pasti sudah bosan menunggu" tambahnya sambil memandang pria yang sedari tadi berada di sampingnya
"H-Hai" jawabnya "Mari ikuti saya ke kelas 2-S" kata taka-sensei pada mereka berenam sambil berjalan keluar ruang kepala sekolah
sesampai di depan kelas 2-S , kelas yang berisi murid-murid terpintar dalam berbagai bidang
"Kalian tunggu disini.. saya akan memeperkenalkan Kakashi-sensei terlebih dahulu baru kakashi-sensei akan menyuruh kalian masuk dan memperkenalkan kalian" kata taka-sensei pada ke lima murid baru
sreg
"Maaf anak-anak saya terlambat karena menunggu homeroom teacher kalian yang baru.." Jelasnya Taka-sensei menunjuk pria bermasker disebelahnya "Dia adalah homeroom teacher kalian yang baru mennggantika reika-sensei yang telat mengundurkan diri, kakashi-sensei silahkan memperkenalkan diri , saya permisi harus mengisi kelas yang lain" Setelah memperkenalkan secara singkat Sensei baru mereka taka-sensei keluar kelas untuk mengajar kelas yang lain
"kakashi?" batin sakura... "sepertinya aku pernah mendengar nama itu?" Sakura memijat dahinya yang lebar (SHANNARO! Author's Hp :0 -is dead-) untuk mengingat-ingat nama yang terasa familiar di pendengarannya
"Ehem... maaf saya terlambat.. perkenalkan saya Hatake Kakashi yang seperti sudah kalian ketahui akan menjadi homeroom teacher kalian yang baru, baiklah sekian perkenalan saya... dan meski kalian bertanya lebih jauh mengenai saya, saya tidak akan pernah menjawabnya" Kata kakashi panjang lebar dan memberikan isyarat kelima murid baru untuk masuk
Para murid perempuan sudah terkesima dengan ketampanan kakashi sensei yang ditunjukkan dengan mata mereka yang berubah menjadi hati sekarang banyak yang berteriak , mengeluarkan darah bahkan pingsan saat melihat kelima murid baru yang masuk.. lebih tepatnya reaksi mereka disebabkan ke tiga pria yang akan menjadi teman sekelas mereka
"Kalian perkenalkan diri masing-masing " perintah kakashi sensei, sambil membuka buku yang tadi ia baca
"Uchiha sasuke" katanya singkat dengan wajah stoicnya
"Hyu-hyuga Hinata" kata gadis berambut panjang sambil menundukkan kepalanya menyembunyikan wajahnya yang memerah
"Hinata-chan cobalah bersemangat sedikit!" seru Pria dengan cengiran di sampingnya sambil menepuk bahu hinata
"Yo! aku Uzumaki Naruto yang akan menjadi Ho- ah tidak maksudku akan menjadi.. err.. ahaha sudah lupakan saja" Kata naruto dengan bersemangat yang hanya ditanggapi tatapan aneh dari cowok dan teriakan tidak jelas dari perempuan, dan gumaman "dasar bodoh,," dari sasuke pada naruto
"Sai" jawab pria yang mirip dengan sasuke sambil tersenyum , senyum yang cukup menyebalkan kalau boleh jujur
"Yamanaka ino. aku harap bisa berteman dengan kalian semua" seru gadis model ekor kuda berwarna pirang
Sakura sama sekali tidak memperhatikan kelima murid yang tengah memperkenalkan diri matanya berfokus pada sensei yang baru saja memperkenalkan diri masih mencoba mengingat namanya.. ditambah lagi suaranya yang familiar , namun tidak dapat diingat olehnya
"sungguh aneh" pikir sakura, selama ini ingatan sakura sangatlah kuat, tidak pernah sekalipun sakura melupakan sesuatu bahkan teman sejak kecilnya saja meski tidak pernah bertemu asal tidak berubah banyak atau mendengar suaranya saja sakura bisa mengingatnya
"tapi.. apoakah benar itu ingatanmu saku?" sebuah suara berdengung di kepalanya
Sakura menoleh ke kana kiri mencoba mencari sumber suara
"Kau kenapa saku? kau aneh.. "tanya yuka "ah coba lihat kelima murid baru itu... tiga di antara mereka sungguh tampan... aah sepertinya aku menjadi fansnya sasuke-sama" serunya panjang lebar
"he? ehehe ya ya.. apalah katamu" jawa sakura sekenanya masih sambil celingukan.. penasaran siapa yang berkata demikian tadi "mungkin hanya perasaanku saja" gumamnya, sesaaat sakura merasa diawasi oleh seseorangd ari depan saat melihat kedepan mata sakura dan sasuke bertemu
mata sasuke yang penuh kerinduan dan penyesalan bertemu dengan mata sakura yang heran, mengapa orang ini melihatku seperti itu , itulah yang ada di pikiran sakura, entah ini suatu kebetulan atau apa... lagi-lagi sakura merasa pernah mengenal mereka...
"hari ini ada yang aneh dengan diriku... ada apa ya? aku sama sekali tidak pernah bertemu dengan mereka.. tapi.. perasaan apa ini?" pikir sakura sambil menunduk, memutuskan kontak matanya dengan mereka "sebaiknya aku tanya saso-nii saja"
"Baiklah sekian.. kalian duduk di... oh kursi barisan belakang saku- maksudku gadis berambut pink seperti sakura itu kosong duduk disana saja" perintah kakashi
"Hai." tanggap mereka bersamaan
"Kyaa...Kyaa,,," teriak murid perempuan saat ketiga pemuda melewati mereka
ke lima murid tersebut duduk di belakang sakura dengan susunan , orang yang tepat di belakang sakura ino, sasuke, hinata, naruto dan sai karena peraturan murid wanita harus duduk disamping murid perempuan sasuke lebih memilih duduk dengan ino karena ino sudah menempati meja yang ada di belakang sakura , sasuke hanya ingin berdekatan dengan sakura tidak peduli siapa yang akan duduk di sampingnya
Punggung sakura terasa dingin membuat sakura enggan menatap kebelakang , entah kenapa Sasuke si anak baru itu terus menatap sakura sebenarnya sih -membuat risih.. akan tetapi ingin memperingatkan pun malu rasanya karena jika salah sangka hanya akan mempermalukan dirinya di depan teman-temannya bukan? di tambah lagi.. entah kenapa sepertinya murid perempuan di kelasnya menatap iri ke arah sakura
"Haah,,," sakura hanya bisa menghela nafas bingung harus bagaimana , "sungguh sial hari ini" gerutu sakura di dalam hati
"Saki..." panggil ino " Kau tak apa-apa?" tambahnya sambil menyentuh pundakku
"sa-sakii?" sekilas gambaran dirinya tengah menangis karena dibully oleh sekumpulan anak kecil terlintas di benaknya, saat itu sakura menangis karena di ejek dan muncul seorang gadis cilik berambut pirang yang membelanya , serpihan-serpihan memori bersliweran di kepala sakura membuat sakura pusing sesaat
"a-apa itu tadi? video? ma-mana mungkin kan? apa barusan? apa yang terjadi padaku?" sakura memegang kepalanya yang terasa amat sangat pusing
"Kau tidak apa-apa saku? kau sakit? ke ruang kesehatan saja ya?" tanya yuka yang panik karena sedari tadi sakura berkelakuan aneh.. lebih baik kubawa saja dia ke uks pikirnya "Sensei! sakura sepertinya sakit.. aku akan membawanya ke ruang kesehatan dulu" kata yuka menginterupsi kegiatan mengajar kakashi-sensei lalu memapah sakura ke uks tanpa menunggu jawaban dari kakashi-sensei lagi, yuka terlalu khawatir pada sakura
sesampainya di ruang kesehatan sakura di baringkan ke tempat tidur yang ada di ruang kesehatan "Kau sebaiknya tidur saja saku.. aku kembali ke kelas dulu ya" katanya sambil ke luar dari ruang kesehatan
Sakura hanya tersenyum tipis, meski hari ini sial.. paling tidak sakura mempunyai teman yang khawatir padanya
"Apakah itu benar saku? apakah mereka benar-benar memperhatikan dirimu?" sekali lagi suara itu berdengung di kepalanya membuat sakura terbangun dari posisinya yang semula berbaring
"Siapa? kau siapa?" tanya sakura entah pada siapa namun tidak ada lagi suara itu "Mu-mungkin hanya perasaanku.." kata saku meyakinkan diri lalu kembali berbaring
ke lima murid baru itu menatapnya dengan rasa cemas terlihat dari gerak-gerik mereka yang tidak bisa diam
"Ne, sasuke-kun menurutmu saki kenapa ya?" tanya ino pada sasuke yang diam disampingnya dengan wajah yang stoic seperti biasanya meski terlihat wajar-wajar saja seolah-olah tidak peduli dengan sekitarnya namun ino tau sasuke sangat kuatir pada sakura lihat saja tangannya yang sudah berubah jadi putih karena mengepalkan tangannya sedari tadi sedang menahan keinginan untuk berlari ke arah ruang kesehatan di mana sakura berada
"hn!" jawab sasuke asal
"-hn- bukan suatu jawaban sasuke-kun! menyebalkan" gerutu ino sambil memalingkan mukanya
tuk
"Jangan berbicara saat kelas tengah berlangsung yamanaka-san, uchiha-san" tegur kakashi sensei sambil memukul kepala mereka berdua
"Hai sensei" jawab ino sambil menunduk sedangkan sasuke hanya menjawab dengan kata-kata favoritnya -hn-
seusai mata pelajaran selesai sakura masih terlelap di ruang kesehatan, sedangkan kelima- ah tidak keenam orang yang baru saja pindah tengah di kerubuti murid-murid bukan hanya dari kelasnya saja tetapi dari kelas lain juga
nee sensei apa sudah punya pacar? mengapa sensei menggunakan masker? bagaimana wajah sensei di balik masker? apa buku yang sensei bawa itu? itulah berbagai pertanyaan yang muncul dari murid perempuan yang berada di sekitar kakashi, sedangkan kakashi sendiri dengan cueknya membaca buku icha-icha paradise yang selalu setia menemaninya kemanapun
"Mou... sensei payah" celetuk salah seorang murid perempuan yang kesal karena tidak di tanggapi dari tadi yang akhirnya satu persatu murid yang mengelilinginya pergi
Kelima murid pindahan pun kondisinya tidak jauh beda dengan kakashi, banyak murid yang mengerubunginya menanyakan pertanyaan macam-macam padanya.
"Ehem! uchiha-san, yamanaka-san hyuuga-san uzumaki-san sai-san, kalian ikut saya ke ruang guru kalian harus mengurus sesuatu" kata kakashi sensei mencoba menyelamatkan mereka berlima dari incaran para pemangsa ,
"Huu.."
"payah.."
"nggak seru.."
respon murid-murid pada saat kelima murid itu di bawa pergi oleh kakashi-sensei
Mereka mengikuti kakashi-sensei keruang guru yang sebelumnya sudah di tunjukkan letaknya oleh taka-sensei
sreg brak
Kakashi memasuki katornya yang hanya terdapat satu meja.. kantor kakashi sangatlah pribadi yah... hanya kakashi yang menempati kantor itu beda dengan guru-guru lain yang berada di satu ruangan yang besar yang berisikan beberapa guru
"Hinata check apakah ada orang di sekitar sini?" perintah kakashi sensei sambil mendudukan dirinya ke kursi
"Hai! BYAKUGAN!" Hinata mengedarkan pandangannya melihat apakah ada orang yang berada di sekitar mereka
"Aman sensei.." jawabnya sambil menon-aktifkan byakugan miliknya
"Baiklah,,, sekarang dengarkan.. kalian harus ingat misi kita disini.. jangan sampai salah seorang dari 'mereka' mengetahui tentang kita... usahakan senatural mungkin kelakuan kalian..." Kakashi mengedarkan pandangan pada ke lima orang itu pandangannya berhenti pada ino "Dan ino! perhatikan kelakuanmu... aku tahu kaumerindukannya tapi jangan lupa fakta bahwa sakura tidak mengenalmu jadi untuk sementara jangan panggi sakura dengan nama panggilan kesukaanmu... dan untuk yang lain... jangan mendekati sakura dahulu untuk beberapa saat... tunggu hingga 'saatnya' tiba"
"Hai!" jawab kelima orang itu dengan bersamaan
"Baiklah kalian boleh keluar" Lanjut kakashi sambil membereskan barang-barangnya yang masih berantakan
mereka satu persatu keluar ruangan kecuali satu orang uchiha sasuke masih berada di dalam,
"Sasuke... jangan kau dekati sakura untuk saat ini..." kata kakashi tanpa melihat ke arah sasuke,
"hn.." jawabnya sekenanya sedetik kemudian sasuke telah hilang
"nggh,,,'' sakura membuka matanya yang didapatinya keadaan gelap sekitarnya
"eh? aku dimana?" katanya entah pada siapa.. sakura mengedarkan pandangannya dan berdiri untuk mencari jalan karena seingatnya dia berada di ruangan keseharan sakura berjalan tak tentu arah namun tidak di temukan pintu ataupun jalan keluar lainnya
"sebaiknya aku diam saja bergerak tidak tentu arah hanya membuang tenaga" batinnya
"Ne.. sakku... ingatlah aku.. kumohon.." suara yang selalu berdengung di kepalanya muncul lagi
"Siapa? kau siapa?" tanya sakura pada suara itu.., tidak ada tanggapan "Ne! katakan kau siapa?!" tanyanya lagi namun percuma tidak ada tanggapan lagi
TBC
ini udah updaateeee X3
maaf kalau jelek atau mengecewakan...
pemotongan (?) chap ini ke chap slanjutnya maaf ya kalau gaje atau aneh.. udh stuck sih TT_TT
ini udah panjangkan?
thanks bagi yang mau baca...
umm review yaa X3
dan menurut kalian sasusaku atau kakasaku?
ada pertanyaan tanya aja saya coba jawab.. bagi yang ngereview kalau login liat PM ya :* -cium-cium yang review-
saya masih author baru jadi mohon bimbingannya saya menerima dengan lapang dada kalau ada flame yang membangun... :3
hounto nii arigatouuu
Mika kawamura
