" Mamoru ? ! Daijoubu ka ? ! "

" I – Ichi – UWAAAAGHH ! "

" MAMORU ! Biar kupanggil Shuuya ."

" JANGANNN ! "

" Ta – tapi , kau- "

" Ti – tinggalkan aku ! aku baik – baik saja ! " Mamoru menggigit bibir bawahnya ntuk menahan rasa sakit .

" Ba – baiklah . "

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-

Chapter 2 :

First Class , First Trouble

Warn tambahan :

Siapin kantong Kintaro (kantung muntah ) ato ember . Karena akan ada adegan mencrot sana mencrot sini . Darah ? Fufufu . Secret dong .

Mamoru mungkin tak akan menyangka , di first day schoolnya , adegan yang ( menurutnya ) gore terjadi pada dirinya .

Oke , Mamoru . Ini hari pertamamu . Kau harus tampil sebaik mungkin .

" Mamoru , sarapannya sudah siap ! " teriak Ichirouta dari dapur .

" Baik ! "

Mamoru membetulkan letak dasinya yang sedikit miring . Awalnya , Mamoru sedikit bingung dengan sistem seragamnya . Bukan memakai gakuran , tapi memakai jas hitam resmi . Seperti yang Ichirouta bilang .

Mamoru pergi ke ruang makan dan mendapati Shuuya hanya mengenakan dalaman jas / kemeja putih , sedang menikmati kopi hitamnya .

" Ohayou , Mamo – chan . . . " katanya , menyeringai jahil . Mamoru sebal melihatnya .

" Bisakah kau berhenti dengan ' Mamo – chan ' ? Aku punya nama yaitu Endou Mamoru . "

" Nama imut seperti itu lebih cocok dengan embel – embel ' Chan ' "

" CUKUP ! "

Pagi yang damai telah hancur akibat fight antara si tanduk dengan si bawang putih . ZING !ZAP ! ZAP! TAK ! TAK ! Semua barang sudah menjadi UFO sekarang . Lha wong , dilempar sana sini .

" Tsuno ! "

" Ninniku ! "

" TSUNO ! "

" NINNIKU !

" TSUNOO ! "

" NINNIKUU ! "

" TOMERUUUUU ! "

SIIINGG . . .

"BISAKAH KALIAN TIDAK BERKELAHI 1 MENIIT SAJA ! " Teriak Ichirouta , frustasi . "KITA HAMPIR TERLAMBAT ! DAN KALIAN MASIH SEMPAT BERKELAHI ? ! "

" Gomen nee , Ichi – kun . " kata Mamoru dan Shuuya , melakukan zareia begitu melihat Aku no Tsuno milik Ichirouta .

Ichirouta benar – benar depresi melihat tingkah kedua pemuda itu . Pasalnya , fight mereka telah terjadi sejak semalam . Saat itu , dia sedang mandi , dan ketika keluar , Mamoru dan Shuuya sudah cakar – cakaran . SAMPAI MALAM TIBA DAN SAMPAI DIA BERKATA ' OYASUMI ' PUN , MEREKA TETAP BERKELAHI SAMBIL ADU MULUT .

" Gochisousa madeshita ! Ittekimasu ! "

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0

Class 2A - S

" Kita kedatangan murid baru . . Nah , Endou perkenalkan dirimu kepada kami . " kata Sensei Hitomiko .

" Ohayou gozaimasu , hajimemashite , Watashi wa Endou Mamoru desu , douzo yoroshiku ,minna . "

" Kau boleh duduk dimanapun yang kau suka . "

Yang kusuka ya , hm.. asal jangan di dekat si setan bawang putih itu ( ternyata mereka sekelas ). Dekat Kazemaru ? jangan . . . nanti jadinya non – conversationalist . Ya sudah , dekat anak si kacamata google itu saja .

" Di sana saja , sensei . " kata Mamoru menunjuk ke arah anak yang berambut dread .

" Oh . "

Mamoru duduk di bangku pilihannya .

" Kidou Yuuto " anak itu lebih dulu mengenalkan dirinya . Mamoru tersenyum menyambut uluran tangannya . " Endou Mamoru "

" Nah , hari ini kita akan mempelajari tentang motif arwah yang tidak ingin meyeberang ke ' jembatan ' . Untuk anak guider soul , ini penting bagi kalian " kata Hitomiko sensei .

" Eh ? jembatan apa ? " bisik Mamoru pada Yuuto .

" Penghubung antara dimensi roh dengan dimensi nyata . "

" Maksudmu dia jadi arwah penasaran ? "

" Bahasa kasarnya . "

" Motif pertama adalah mencari tahu siapa dan apa yang menyebabkan dia mati . Kedua , tidak ingin meninggalkan dimensi nyata karena ada orang yang dia sayangi atau yang ingin ditemui . Motif ketiga , sekedar iseng atau ingin eksis . "

" Apa ada yang seperti itu ? " gumam Mamoru " Arwah yang aneh . "

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-

: Skip Time :

Breaktime

Mamoru adalah orang yang supel . Tidak sulit baginya untuk bergaul dengan teman sekelasnya . Ichirouta dan Shuuya memperhatikan Mamoru dari kejauhan .

" Lihat , dia lebih conversationalist ketimbang ' anak itu ' . " kata Ichirouta .

" Entahlah . " Shuuya tak begitu memperhatikan karena asyik dengan susunya .

" Kau masih memikirkan ' dia ' ? makanya, kau iseng dengan Mamoru . "

" Tidak juga . "

" Uso no Shinigami . Padahal , kau orangnya , menurut kebanyakan orang , kerenlah , gantenglah , cool de es te . Kenapa di depan Mamoru – "

" Bukannya kau sama saja ? "

" Apanya ? "

" Kerenlah , gantenglah , cool de es te . "

" Ya , err . . . "

" Gak bisa jawab ? " Shuuya tetap dengan muka dinginnya .

" Bodo ah . " Ichirouta garuk pipi .

" Pergilah , FC mu akan menyerang kelas ini . "

" Hei , memangnya kau tidak pu – "

" KYAAAA ! KAZEMARU – KUNN ! " Para fangirls sudah memburunya . Oh , tamatlah sudah .

" Kau benar " kata Kazemaru , horror , melihat FC yang berkerumun di depan pintu kelas . " Aku harus pergi . Tolong beritahu Mamoru tentang SSC nya , ya ! "

" Hn . "

" Mata nee ! " DZING !

" Dadah , semoga selamat ya . " kata Shuuya sambil melambaikan sapu tangan pada pemuda turquoise itu .

-0-0-0-0-

" Mamoru , aku membuatkanmu sesuatu . " kata Kogure . Kalau Kogure nih , pasti ada apa apanya !

" Apa itu ? "

" Ini . " Kogure menyodorkan sepotong cake coklat .

" Kue ? "

" Ini terbuat dari biji bunga asagao . " kata Kogure " Silakan dimakan "

" Uwaa , arigatou ! "

Mamoru membuka mulut . Kogure berbinar – binar .

1 senti menuju kematian Mamoru .

PLAK !

Shuuya menampar tangan Mamoru yang sedang memegang kue jahanam itu .

" Jangan dimakan ! " kata Shuuya tegas .

" Ke – kenapa ? "

" Pokoknya jangan dimakan ! "

" IYA MEMANGNYA KENAPA ? ! " suara Mamoru mengeras .

" Pasti akan ada hal yang tidak akan kau inginkan ! "

" Tapi , Kogure sudah membuatnya ! " Mamoru bersikeras . Shuuya menyerah . Wajah Mamoru terlalu kawaii untuk dilawan #BAM !

" Ya sudah , aku hanya ingin memberitahu kalau SSC mu ada di tipe Guider Soul . " Shuuya melunak , tapi tetap was – was jika Mamoru memakan kue terlaknat itu . Mamoru tak tahu kalau kue dari biji bunga asagao itu telah memakan lebih dari 10 korban , termasuk anak kelas 3 juga guru .

" Ya , tengkyu . " Mamoru emang gak niat mengatakan trims pada Shuuya . Kenapa dia sok keren saat ini ? pikir Mamoru .

HAUP !

Oh , tidak . Shuuya nyesel , mampuslah kau Mamoru .

" JANGAN ! "

" WAH ,Terlanjur dimakan. " kata Mamoru .

" . . . Mamoru , kau tak tau biji bunga asagao ? " kata Shinichi , sedikit berkeringat dingin.

" Tidak . "

" ITU SALAH SATU OBAT PENCAHAR "

Shuuya meninggalkan TKP dengan penjelasan padat singkat serta jelas .

UWHAAAT ?

" KOGUREEEE ! "

" Ushihishi ." Kogure segera kabur .

Efek pencahar mulai terasa .

" UUUGHH . . . . "

" Ma – Mamoru ? "

" GYAAAA ! " Mamoru kocar – kacir ke toilet .

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-

Ichirouta berhasil kabur dari FC nya yang sangat horrible . Di tengah jalan , dia bertemu dengan Shuuya yang berjalan santai .

" Kau sudah – "

" Iya , sudah . " Shuuya sedikit pucat .

" Ada apa Shuuya ? "

" Ma – Mamoru dalam bahaya . "

" Bahaya ? bahaya apa ? "

" Biji bunga asagao ! "

" NANII ? ! " Ichirouta langsung tau apa yang terjadi . Ini pasti ulah Kogure . Sebab , satu kelas sudah pernah merasakan yang namanya pencahar . Ih , pingin mati !

" Kenapa kau malah meninggalkannya , BAKA ! "

" Aku sudah berusaha memberitahunya ! tapi dia tak mau dengar ! "

" Ya ampun ! gimana nih ! " Baik Ichi maupun Shuuya , mereka sama – sama panik .

" Oh iya ! Haruna tau penawarnya ! "

" Ya udah , minta cepetan sana ! kok ga daritadi ? ! kowe gimana sih ? !" Kazemaru ngebentak Shuuya . Bagai sapi dicucuk pake linggis , Shuuya cabut ke kelas 1B – S

" Semoga anak itu baik – baik saja ! "

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-

Mamoru beneran mules . Mules banget .

" UUUGHH ! "

Suara BROBOTBOT pun terdengar.

Kazemaru berteriak dari luar

" Mamoru ? ! Daijoubu ka ? ! "

" I – Ichi – UWAAAAGHH ! "

" MAMORU ! Biar kupanggil Shuuya ."

" JANGANNN ! "

" Ta – tapi , kau- "

" Ti – tinggalkan aku ! aku baik – baik saja ! " Mamoru menggigit bibir bawahnya untuk menahan rasa sakit . Uanjriiitt , perut gwww ,sakit bangeet

" Ba – baiklah . "

Shuuya menabrak pintu toilet pria .

" Mamo – chan ? ! kau baik – baik saja ?"

" KAU INI BAGAIMANA ? ! MASIH SEMPAT BERKATA MAMO – CHAN ? "

" BUKA DULU PINTUNYA ! "

" SINTING ! MANA BISA KUBUKA ! ADUDUH , SUAKIIIT ! "

" KAU HARUS MINUM PENAWARNYA DULU ! "

" PERUTKU MASIH SAKIT ! "

Ichi hanya melihat kedua orang itu saling shouting satu sama lain dengan dibatasi 1 pintu toilet . Shuuya , bahkan tak peduli jasnya yang tak berbentuk lagi , begitupun dengan Ichirouta . Menurut pandangan mereka , Mamoru adalah anak dengan fisik kuat . Itu menurut pengakuannya yang mengatakan bahwa dia seorang pemain bola . Tapi kalau pencahar yang beraksi , itu lain ceritanya .

"ASTAGA , MAMO ! BUKA PINTUNYA ! DAN JANGAN DI FLUSH DULU ! "

" NANI MITERU ? ! KAU KIRA AKU KUCING ? ! KUCING SAJA MENGUBUR KOTORANNYA DENGAN PASIR !"

" POKOKNYA JANGAN BERBALIK KE BELAKANG ATAU NGEFLUSH WCNYA ! "

Terlambat , Mamoru berbalik .

" BAKA MAMORU ! INI TOILET KE 3 ! "

Mamoru sudah tak bisa berkata apa – apa lagi . Karena yang dilihatnya ,hantu Hanako bertengger disitu .

" Halo , Mamoru . Mules yah ? " si Hanako ngajak bicara .

" UGYAAAAAA ! "

" MAMORU ! BUKA KUNCINYA ! " DAK ! DAK ! DAK ! Shuuya menggebuk pintu toilet itu .

Mamoru buru buru memakai celananya dan membuka kunci dengan cepat .

Bruk ! GYAAAA ! HANAKOOO !

Setelah berteriak sebegitu kencangnya , Mamoru pingsan di tempat

" Ya ampun . " respon Kazemaru , berjongkok di samping Mamoru .

" Penawarnya bagaimana ? "

" Kita harus memberikannya sesegera mungkin . Jika tidak , ketika dia siuman , tubuhnya langsung lemas semua . "

" Kau ' Soother soul ' kan , Ichirouta ? "

" Ya. "

" Hari ini kau harus memenuhi panggilan Futa , jadi biar aku yang menjaga Mamo – chan "

" Uhm , baiklah . Tapi , jangan macam – macam padanya ! "

" Iya , iya . "

" Hei , Hanako . Ini semua salahmu ! " tuding Kazemaru , sebelum meninggalkan toilet terkutuk itu .

" Apa ? Aku hanya menjalankan tugasku , kok . " Hanako menjelaskan dengan santai

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-

Skip time !

Clinic

Mamoru membuka matanya pelan . Kepalanya sedikit pusing . Dia mencoba mengingat – ingat apa yang telah terjadi .

Kue , biji bunga asagao , toilet ,Hanako . . .

" Kau sudah sadar ? "

Mamoru menoleh ke kanan . Shuuya menatapnya dengan tampang datar .

" Shu – Argh . . . " rasa mulas di perutnya terasa lagi . Shuuya buru – buru memberikan penawarnya pada Mamoru .

" Kalau kau benar – benar tidak bisa bangun , aku akan menuliskan surat permisi untuk Admin Guider Soul . Mereka akan mengerti . "

" Tidak usah . Aku menghargai kebaikanmu , tapi kumohon , jangan . Ini hari pertamaku , di sini . " tolak Mamoru

" Baiklah . Aku akan mengantarmu ke ruang Guider Soul "

Mamoru terhuyung ketika dia turun dari tempat tidur. Kalau tidak ditahan oleh Shuuya , dirinya mungkin sudah berdebum dengan lantai . Efek pencahar itu sungguh menghabiskan tenaganya .

" Hhh , apa boleh buat . " kata Shuuya ,mengeluarkan sesuatu dari sakunya .

" Apa ini ? " Tanya mamoru menimang – nimang botol kecil pemberian Shuuya .

" Chiyu no Mizu . Untuk pemulihan kekuatanmu . Kau memang bisa sampai dengan selamat di ruang Guider Soul , tapi jika mereka langsung memberimu misi , bagaimana jadinya ? " Mamoru terdiam .

" Terima kasih . " Kali ini Mamoru mengucapkannya dengan sungguh – sungguh , lalu dia meminum Chiyu no Mizu itu .

" Sebelum itu , kita pergi ke ruang Shinigami Soul dulu ,ya . "

" Kenapa ? "

" Ini ada hubungannya dengan SSC mu . . . "

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-

Ruang ShinSoul kelihatan tidak bersahabat , seperti dipenuhi oleh aura – aura hitam . Mamoru bergidik .

" Oh , Gouenji – san ? " Tanya seorang pemuda berambut coklat sama seperti Mamoru . " Ini partner anda ? "

" Ichinose , apa misi untuk anak ini ? " kata Shuuya , tanpa basa – basi .

" Ada . Aku baru saja mau memberitahukannya padamu . " Ichinose memberikan selembar kertas pada Shuuya .

Tempat : Kastil Brimingham

Target : Membawa ' pulang ', Kariya Masaki dan Kageyama Hikaru. Duo yang selalu mengisengi wisatawan yang datang .

" Hanya ini ? "

" Ya . Tapi , hampir semua Shin dan Guider sudah mencobanya , tak ada yang berhasil . Bahkan , kapok untuk datang lagi . "

" Sampai sebegitunya . Trims , ya . "

" Sama – sama "

Gouenji menarik Endou yang imannya hampir saja lemah melihat kesangaran murid Shinigami Soul .

" Misi untukmu telah ditetapkan , Mamoru . "

" Bukankah itu misimu ? " Tanya Endou , heran .

" Ichirouta belum menjelaskannya padamu ? "

" Tentang ? "

" Begini , Mamo – chan . " Shuuya berhenti sebentar . " Setiap murid punya partner untuk menjalankan misinya . SSC , walaupun berbeda tipe , mereka harus saling membantu . Soother soul berpasangan dengan Reincarnator Spirit . Bahkan ada murid Soother Soul berpair dengan Tenshi Soul . Guider Soul selalu berpasangan dengan murid di ShinSoul . "

" Maksudmu , aku dari Guider Soul dan kamu dari ShinSoul , berpartner , begitu ? "

" Yap . "

" Setiap misi ? "

" Iya . "

Mamoru merasa mual lagi , serasa seperti makan kue bom buatan Kogure lagi .

" Misi dimulai setelah makan siang , temui aku di gerbang sekolah . "

" . . . "

" Mamo – chan . " Shuuya mengedipkan sebelah matanya , lalu pergi .

" HUWAAAAAAAAAAA ! "

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-

Ichirouta menemui Mamoru di kafetaria . Dia menemukan Mamoru dengan wajah tak berbentuk.

" Mulasmu sudah hilang ? " tanyanya , duduk di samping Mamoru .

" Sudah "

" Oh , cepat sekali . Biasanya tenaga kita belum pulih benar . "

" Shuuya memberiku Chiyu no Mizu . "

" EEEHH ? ! "

" Ada apa , Ichi – kun ? kenapa kaget ? "

" Kau tau apa itu Chiyu no Mizu ? "

" Uhm , tidak . "

" Itu air langka yang hanya didapat di Dataran Tibet . Dan di Lynx Soul gakuen , harganya sangat mahal . Karena itu penggunaannya benar – benar dihemat . "

" Masa ' sih ? "

" Iya . Shuuya sayang banget padamu , Mamoru . "

Mamoru sedikit terkejut .

" Uhm , Ichi , aku mau tanya , jika kita diberikan misi , kita harus dipasangkan dengan kelas SSC lain , kan ? " Ya . Oh , aku belum memberitahumu ya ? "

" Sudah dikasih tahu sama Shuuya . "

" Jadi dia partnermu ? "

" Elhoh ? kok tahu ? "

" Biasanya anak ShinSoul yang memilih anak Guider Soul . Ternyata dia memilihmu . Shuuya termasuk ke dalam deretan anak elite yang selalu menjalankan misinya dengan baik . "
" Hah ? kupikir , dia orangnya . . . "
" Jangan salah sangka . Dia begitu jika berada di depan kita berdua . Di luar , dia berubah menjadi monser yang dingin dan kaku . "

Kepribadian yang menarik , pikir Mamoru .

" Mamoru , kau dipanggil oleh Shuuya . " kata Rika , yang saat itu berpapasan dengan Mamoru .

" Oh, baiklah . "

" Titip salam untuknya , yaa ! "

Dasar Rika . Ichinose mau diapain tuh ?

" Baiklah , Ichi – kun , aku pergi dulu . " Kazemaru hanya melambaikan tangan , karena asik dengan sup ukha ( sup ikan Rusia ) nya .

Sungguh , Mamoru tak mengerti apa yang ada di pikiran pemuda bawang itu , jam makan belum selesai , dan mereka langsung menjalankan misi ? Apa anak itu belum makan ? Mamoru mengantungi roti isi coklatnya , untuk berjaga – jaga kalau Shuuya benar – benar tak makan siang .

Kenapa Shuuya memilihnya sebagi partner ? dan yang lebih terpenting , kenapa Shuuya terus menerus mengusilinya ? Mamoru makin tak mengerti .

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-

TSUDZUKETA

Chappy 2 muncul !

Maafkan saya jika tak sesuai dengan tema , judul , atau genre ! .

Oh iya , ada pemberitahuan yang harus sampaikan.

Umur saya sebenarnya 14 ! . #dasar bodoh , umur sendiri tidak tahu !

Ren – kun menyadarkan saya ! saat baca berkas . . .

" Tara ? "

" oi . "

" Kenapa umurmu bisa tua setahun ?"

" hah ? "

" Lahir taon 1999 kan ?"

" Yoi . "

" 2013 dikurang 1999 berapa ? "

" 14 "

" Nah , loh . "

" Aaargh ! anda benar !

Begitulah . . . Hiks .

Walaupun begitu , saya tetap diijinkan untuk writing with my own style , kan ? ga peduli umur berapapun itu .

Gimme your comment !

Malconette Tara

The Lethal Revolver