Complicated Love
KrisHo
Boy x Boy, crackpair, ancur aneh, gak jelas, typo bertebaran de el el hahaha
.
All Cast Belong to God
.
.
.
.
.
.
.
"Suho" ucapnya saat ia mengangkat teleponnya tanpa melihat nama yang tertera di layar handphonenya tersebut
"Suho? Kris ge, ini aku Tao. Suho itu siapa, ge?" Kris sedikit panik saat menyadari yang menelponnya sekarang bukan Suho seperti biasa.
"Suho... Suho itu muridku disekolah, baby. Tadi ia mengatakan kalau hari ini ia akan menelpon ku, untuk bertanya soal tugas."
"Ohh begitu, aku pikir Suho itu selingkuhan Kris ge." ucap Tao asal lalu tertawa kecil
"Mana mungkin aku selingkuh darimu, baby" setelah mengucapkan itu Kris pun tertawa hambar mencoba menenangkan detak jantungnya yang menggila. Kalau bisa Kris ingin cepat-cepat mengakhiri sambungan telepon dengan namjachingunya ini sekarang.
"Kris ge, bagaimana hari-harimu sebagai seorang guru?"
"Tidak buruk. Cukup menyenangkan, kurasa" jawab Kris sambil mengingat-ngingat saat iya memakan bersama bekal makan siang buatan Suho di atap sekolah. Mereka menikmati makan siang di atap sekolah supaya namjachingunya Suho tidak mengetahui kedekatan mereka. Ngeri juga membayangkan kalau pacar Suho tau tentang kedekatan mereka. Yang ada nanti Suho akan di berikan hukuman yang mengerikan. Dan Kris tak bisa membayangkan hukuman seperti apa yang akan di berikan pada Suho. Yang pasti Kris sangat yakin kalau hukuman untuk Suho tak jauh-jauh dari perlakuan kasar seperti memukul atau menyetubuhi Suho sampai puas.
"Ge, Kris ge. Kau masih disana?" Pertanyaan dari Tao menyadarkan Kris dari lamunannya tentang Suho
"Ahh iya, tumben kau menghubungiku. Apa kau lagi tak sibuk baby?"
"Sebenarnya, aku menyempatkan diri menelpon gege untuk bilang kalau minggu depan aku akan ke jepang selama satu minggu atau bahkan lebih."
"Ke jepang?"
"Iya ke jepang, aku ada jadwal pemotretan disana. Tidak apa-apakan ge?"
Hah, Tao mau pergi lagi rupanya. Beberapa waktu ini saja mereka sudah jarang bertemu. Ahh bisa dibilang memang tak ada bertemu. Sekarang saat Tao menelpon, ia malah memberi kabar kalau ia akan ke Jepang?
Kris mengusap wajahnya perlahan, ia bingung. Ingin rasanya Kris mengatakan pada Tao kalau ia tak menginginkan Tao pergi. Tapi sepertinya percuma kalau pun Kris mengatakannya, Tao pasti akan tetap pergi ke sana. Kris tak bisa seenaknya, harusnya Kris tau inilah derita seseorang yang memiliki kekasih seorang model.
Memiliki kekasih seorang model itu tidak lah gampang. Selain susah bertemu karena kesibukannya. Saling bertukar kabar pun juga jadi jarang-jarang. Kris sadar benar pekerjaan Tao sebagai model membuatnya mau tak mau selalu berpergian ke luar kota atau ke luar negeri.
.
Setelah berbicara banyak dengan Tao dan setelah sebelumnya mengatakan untuk Tao berhati-hati selama di Jepang. Kris pun mengakhiri sambungan telepon mereka.
.
Demi apa pun, Kris serius kesal. Tao itu namjachingunya dan Kris membutuhkan waktu untuk berdua, untuk kencan mungkin. Dua bulan terakhir ini Kris dan Tao tidak ada bertemu. Paling-paling mereka hanya bertukar pesan singkat dan telponan, tapi itu pun hanya jarang-jarang. Bahkan Kris ingat betul pernah, karena Tao yang sangat sibuk, mereka jadi tidak ada sama sekali bertukar kabar.
Hah, harusnya dari awal Kris sadar inilah konsekuensi menjalin hubungan dengan seorang model yang super sibuk seperti Tao.
.
Kris rasa lelah juga memikirkan hubungannya dengan Tao. Dan entah mengapa saat itu Kris malah teringat dengan Suho. Kira-kira sekarang Suho sedang apa? Pikir Kris aneh.
Tanpa pikir panjang Kris pun mencari sebuah nama di daftar kontak handphonenya.
'Suho' dapat. Setelah mendapatkannya, Kris pun menekan tombol dial. Mungkin dengan menelpon Suho, Kris akan merasa sedikit terhibur.
.
"Suho" ucap Kris begitu saja saat iya yakin teleponnya sudah tersambung
"Kris hyung, tadi aku meneleponmu, tapi kenapa line mu sedang sibuk?" Ahh Kris tau benar bagaimana ekspresi Suho sekarang. Kalau didengar dari nada bicaranya, sekarang Suho pasti sedang kesal. Dan biasanya saat kesal Suho akan menggembungkan kedua pipinya atau bisa juga mengerucutkan bibirnya. Sial, membayangkan ekspresi Suho membuat Kris gemas sendiri.
"Kris hyung~ kenapa diam saja?"
"Ahh itu tadi Tao yang menelpon"
"Tao? Tao namjachingumu itu?"
"Iya"
"Ohh. Jadi apa yang kalian bicarakan?" Tanya Suho seadanya terdengar sedikit kecewa
"Tidak banyak, iya hanya bilang kalau seminggu ke depan ia akan ke Jepang."
"Ohh begitu"
"Ngomong-ngomong, apa kau sekarang ada waktu luang?"
"Sepertinya ada, memangnya kenapa hyung?"
"Aku bosan, bagaimana kalau kita bertemu di cafe seperti biasa?"
"Hem, baiklah." sambungan telepon mereka pun putus setelah sebelumnya mereka menetapkan jam berapa mereka bertemu di sana.
Dan Kris pun langsung bersiap-siap untuk pergi. Setelah yakin penampilannya cukup baik dan memperkirakan kedepannya segala sesuatu akan berjalan dengan lancar, Kris pun menyalakan mesin mobilnya dan melaju ke cafe biasa tempat ia janjian bertemu dengan Suho tadi.
.
Kris dan Suho memang biasa bertemu. Tapi biasanya mereka akan bertemu di tempat yang jarang di kunjungi oleh banyak orang. Kenapa seperti itu? Jelas, karena mereka tak ingin mengambil resiko kalau sewaktu-waktu saat mereka berdua malah bertemu kekasihnya Suho.
Biasanya mereka menghabiskan waktu bersama walaupun hanya mengobrol beberapa hal dan selanjutnya malah membicarakan hal tidak penting. Pada kenyataannya mereka pun sangat menikmati waktu saat bisa bersama berduaan seperti itu.
.
Kris jadi berpikir, kalau saja ia memiliki kekasih seperti Suho pasti sangat menyenangkan. Suho selalu ada di saat ia membutuhkannya. Di ajak bertemu pun tak sulit. Kalau pun sibuk itu pun jarang-jarang. Palingan itu juga karena Suho mengerjakan tugas dari sekolah, selebihnya tak ada lagi alasan yang membuat Suho sibuk. Berbeda dengan Tao di ajak bertemu seminggu sekali saja susah apalagi setiap hari.
Hah... Kris cukup mengerti, bagaimana pun Tao adalah model dan pastinya sangatlah sibuk. Pekerjaan Tao sebagai model sebenarnya membuat ia selalu muncul di televisi dan majalah. Tapi walaupun begitu, apakah cukup kalau hanya melihat wajah pacar sendiri di televisi atau majalah? Kalau boleh jujur, Kris ingin sekali mendengar suara Tao langsung, Kris ingin memeluk tubuh kekasihnya itu. Kris ingin ini, Kris ingin itu, Kris ingin melakukan semua hal wajar yang biasanya di lakukan layaknya sepasang kekasih yang lain. Tapi Kris sadar sepertinya itu hanya ada dalam andai-andainya saja.
.
.
.
.
.
.
.
.
te be ce
.
Aku kira ini bakalan 2shot, tapi ternyata jadinya lebih u,u
Maaf kalau chap ini sangat pendek ._. mungkin chap depan hubungan KrisHo bakalan jelas /? Hahaha dan untuk siapa pacarnya Suho, itu juga bakal dikasi tau chap depan /nyengir
Dan maaf kalau ada typo haha
.
Balesan reviews:
ssnowish: pacarnya Suho masih rahasia deh hihihi :p
alcici349: makasih udah ripiu :3
adhanilhj0304: sama Tao boleh aja kasian, tapi kalau sama cwonya Suho jangan deh. Kan cwonya Suho yang kejam sama Suho :(
KrisHo WonKyu: jadian? Tenang aja, mereka jadian ko di chap depan muahaha di tunggu aja ya lanjutanya :*
EX Ye Zed: apdet kilat? Hmm, apa ini udah kilat? Hahaha
DianaSangadji: iya ntar mereka punya hubungan gelap u,u makasih ripiunya :)
mitchihyun: nah iya bisa jadi kai muahahaha
ekasudaryadi: hayo maunya yang jadi namjachingunya Suho siapa? Tebak tebak dong Hahaha
Kim Mika: tebak dong yang jadi pacarnya Suho siapa? Hihihi okesip, kalau gitu aku usaha bakal apdet cepet muahahaha
junma: ini udah lanjut :)
Guest(?): oke ini udah lanjut, makasih ripiunya :* haha
xoxogirls: buat bebebnya Suho bakal di kasi tau ko chap depan muahaha
DEPO LDH: aaaaa iya iya, makasih ya reviewnya muahaha iya aku usaha bikin berchapter, tapi mungkin untuk beberapa chap kedepan bakalan udah tamat ._.
Augesteca: iya, aku juga setuju banget kalau mereka selingkuh haha
.
Review udah dibales smua, kurasa hahaha
Jadi...
Berminat review (lagi)?
