Title : Broken Angel
Author : Cho Sohee
Main cast : Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Kim Kibum
Lenght : Chaptered
Genre : Romance, Hurt/comfort, Family, Genderswitch
Rate : T ( untuk awal, tidak tau nantinya :D )
Summary : Kisah seorang istri yang begitu mencintai suaminya yang telah meninggal dunia. Kehadiran mantan kekasihnya membawanya kepada pernikahan dengan sang pria. / Dia sudah meninggalkanmu, Kyuhyun! / Tidak! Siwonnie! Siwonnieku masih di sini! / Berhentilah menyakiti dirimu sendiri dan lihatlah aku.
Warn : Genderswitch, Death!chara, typo(s) dimana-mana. EYD bukan gaya saya, jadi tidak ada keluhan, terima ini dibuat di tengah-tengah masa galau gue yang merana karena belum bisa ngelanjutin Blue ampe sekarang. Kibum milik saya dan Kyuhyun adalah belahan jiwa Kibum. ( jadi intinya Kyuhyun juga punya saya :D ) kalo Siwon milik orang tuanya sama Tuhan hehe. Buat yang gak suka sama genderswitch atau gak suka cerita ini silahkan klik tombol keluar. Gue cinta damai.
Story Begin
.
Tubuh mungil itu menggeliat dalam tidurnya. Sepasang mata cokelat indah yang tersembunyi di balik kelopak berhiaskan bulu mata lentik itu terpejam damai. Wajah bak malaikat itu begitu polos dengan dada yang naik turun dengan irama yang teratur.
Hangatnya sinar matahari yang menyusup lewat celah-celah korden jendela yang terbuka maupun riuh kicau burung yang menyemarakkan pagi tampak tak membuatnya terusik dari tidur cantiknya. Sepasang mata cokelat itu tetap enggan terbuka, seakan memang sengaja tidak ingin membiarkan dunia melihat binar cantik dari sepasang kelopak obsidian sewarna madu di dalamnya.
Cklek
Bahkan suara pintu kamar yang terbuka dan langkah kaki tegas yang menghampirinya pun tak mampu mengusik alam bawah sadar wanita cantik yang tengah terlelap dengan damai di atas ranjang king size itu. Ia justru semakin mendusalkan kepalanya ke dalam bantal dan menyamankan dirinya dalam kehangatan ranjang besar nan empuk.
Sosok lelaki tampan yang tadi membuka pintu kamar itu tersenyum melihat betapa menggemaskannya tingkah wanita bak putri tidur. Langkah tegapnya terhenti tepat di hadapan wanita yang tengah terlelap. Dengan lembut jemari kokohnya membelai surai cokelat madu wanita itu. Lelaki itu naik ke atas ranjang dan ikut merebah di samping sang wanita. Lengannya membawa tubuh mungil itu ke dalam dekapan hangatnya. Merengkuh dengan begitu hati-hati, takut sedikit saja tindakannya akan melukai tubuh kurus yang terlihat rapuh di matanya.
Lenguhan manis terdengar dari bibir mungil sewarna cherry si wanita saat sang lelaki mengecup kedua kelopak matanya bergantian. Sepasang obs indah itu pun terbuka perlahan.
"Ohayou, Kyuhyunnie."
Sapaan dari sang lelaki mendapat sambutan berupa kedipan polos dari sepasang mata yang indah. Wanita itu—Cho Kyuhyun- mendongak, menatap wajah tampan dengan rahang tegas dan senyum lebar yang menghasilkan cekung dalam di kedua pipi sang lelaki. Ia balas tersenyum manis karenanya.
"Ohayou."balasnya menyapa dengan suara yang khas seseorang bangun dari tidur. Dilihatnya lelaki yang memeluknya terkekeh mendengar suara seraknya, membuatnya mempoutkan bibir cherrynya dengan begitu imut. Dicubitnya perut bidang namja tampan yang masih terkekeh geli itu kuat hingga lelaki itu memekik keras. Wanita itu pun tertawa.
"Augh! BabyKyu, tega sekali sih. Ini sangat sakit ishhh..."gerutu namja tampan itu dengan memasang wajah teraniaya pada yeoja yang dipanggilnya BabyKyu.
Kyuhyun hanya memeletkan lidahnya mengejek mendengar rengekan dari namja tampan itu.
"Hentikan itu, Wonnie oppa. Bukankah sudah kubilang kalau wajah kuda mesummu itu tidak cocok memasang tampang anak anjing terbuang, eoh?" hardikan tanpa maksud itu terlontar begitu saja dari bibir mungilnya. Kyuhyun semakin tak kuasa menahan tawanya melihat wajah tampan namja yang dipanggilnya Wonnie hyung—Choi Siwon- kini bertekuk dengan bibir yang dipout.
"Ahahaha... tampangmu benar-benar lucu, oppa. Ahahaha... ugh aku tidak sanggup hahaha..." Kyuhyun tertawa keras sambil memegangi perutnya yang mulai terasa kram. Wanita cantik itu sesekali mengusap air mata yang menyelinap keluar dari sudut matanya karena terlalu lama tertawa.
"BabyKyu..."
Panggilan Siwon tak dihiraukan Kyuhyun. wanita itu masih sibuk tertawa.
Kyuhyun menoel-neol pipi Siwon yang menampilkan cekung dalam yang disebut dengan lesung pipi. Ia sering merasa iri karena Siwon memiliki lesung yang begitu menawan di kedua pipinya. lesung itulah yang membuat Siwon begitu terkenal ketika mereka masih di bangku SMA dulu, dan membuat Kyuhyun kebakaran jenggot setiap kali mendapati banyak siswi di sekolah mereka yang mendekati Siwonnya. Oke, abaikan tentang jenggot. Kyuhyun mungkin lupa kalau ia seorang gadis dan tidak mungkin memiliki jenggot.
Tapi ngomong-ngomong, ada yang aneh dengan lesung Siwon. Kenapa Kyuhyun tidak merasakan lekukan itu di pipi Siwon?
Kyuhyun terlalu sibuk dengan keanehan yang dirasakannya sampai tidak sadar Siwon menatapnya intens. Ia bahkan tak menyadari sorot mata tajam Siwon yang tadinya berbinar ceria kini berubah redup.
Namja tampan itu menatap yeoja yang tersenyum dengan mata memejam itu dengan sendu. Dibelainya surai ikal Kyuhyun yang begitu halus dan harum. Senyum sendu terukir di bibir jokernya tanpa sadar.
"BabyKyu." Lagi, Siwon memanggil Kyuhyun pelan. Kali ini panggilannya direspon Kyuhyun. yeoja pucat itu tampak menatap Siwon dengan tatapan bertanya. Satu lagi yang menjadi pertanyaan Kyuhyun, sejak kapan suara Siwon menjadi begitu berat?
"Wae, oppa?" tanya Kyuhyun. Ia merasa ada yang aneh dengan ekspresi Siwon yang menyendu.
Siwon tersenyum lembut. Lelaki itu menangkup pipi Kyuhyun dengan jemarinya dan mengelus pipi putih tak bercacat yeoja itu dengan lembut.
"Berbahagialah, baby..."
?
Nah kan. Suara ini bukan suara Siwon. Suara Siwonnya memang berat, tapi tidak seberat suara lelaki di hadapannya ini. Dan lagi sejak kapan Siwon begitu melankolis padanya?
Pasti ada yang salah.
Kyuhyun mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi sebelum ini. Bagaimana awalnya ia bisa terbangun di atas ranjang empuk yang luas di kamar yang luas dan ada Siwon di sampingnya.
Tunggu dulu.
Kyuhyun menemukan sesuatu.
Ia ingat. Siwonnya seharusnya tidak ada di sini sekarang. Siwonnya yang tercinta tidak mungkin bersamanya. Laki-laki itu sudah pergi. Pergi yang sangat jauh.
Deg
Kyuhyun mendadak tercekat ketika menyadari hal itu. Lalu, siapa gerangan laki-laki di sampingnya ini kalau bukan Siwon oppanya?
.
JiXian Kim
.
Kyuhyun tersentak saat merasakan belaian di lehernya. Ia sontak membuka matanya dan beranjak bangun sebelum menyadari ada sepasang lengan yang melingkari pinggangnya dengan erat. Membuatnya tak bisa bangun dan kembali berbaring di ranjang.
Wanita berkulit putih pucat itu mendongak menatap lelaki yang tengah memeluknya dengan erat. Kedua matanya seketika membulat dan mulutnya terbuka saat melihat wajah tampan dengan rahang yang kokoh berjarak tak lebih dari lima senti dari wajahnya.
Wanita cantik itu sontak meronta dari rengkuhan hangat yang melingkupi tubuhnya. Kedua tangan rampingnya mendorong kuat dada bidang sang lelaki tampan, namun ia harus menelan pil pahit saat tubuh kekar itu bahkan tak berpindah dari posisinya barang sejengkal.
"Kibum! Lepaskan aku!" rontanya. Pantas saja. Pantas ia tidak merasakan lesung pipi namjanya itu. Kibum tidak memiliki lesung pipi seperti Siwonnya dan suaranya juga berbeda dengan Siwon.
Diam-diam Kyuhyun tersenyum kecut.
"Kibum lepas! Kau membuatku sesak tau!" wanita cantik itu terus meronta dalam dekapan lelaki yang dipanggilnya Kibum—Kim Kibum- sambil menjerit. Kedua kakinya yang tadi hanya diam kini menendang-nendang udara bebas sebelum Kibum mengapit kaki panjang itu diantara kedua kakinya.
"Kibum!"
"Berusahalah lepas dariku, Kyuhyun sayang." Kibum menyeringai pada wanita cantik yang dipanggilnya Kyuhyun itu saat Kyuhyun melotot padanya.
"Jangan macam-macam kau! Lepaskan aku, Kim!" Kyuhyun menjerit sambil memukuli dada Kibum dengan brutal. Ia tak peduli mendengar ringis kesakitan dari bibir Kibum. Ia memang sengaja memukul sekuat tenaga biar Kibum kesakitan dan melepasnya.
"Tidak akan! Kau milikku dan aku melakukan apapun yang kuinginkan padamu, KIM Kyuhyunku sayang."
Kyuhyun tersentak mendengar penekanan Kibum. Ia berhenti meronta dan beralih menatap Kibum dengan tatapan kagetnya. Lelaki itu juga menatapnya. Dengan tatapan yang begitu tajam dan menusuk. Kyuhyun merasa terintimidasi.
"K-Kibum"
"Kau milikku sayang. Namamu Kim Kyuhyun. Bukan Cho Kyuhyun ataupun Choi Kyuhyun. Ingat?"
Kyuhyun merasa kedua matanya memanas mendengar perkataan menusuk Kibum. laki-laki itu mengucapkannya dengan nada dingin tapi dengan senyum yang begitu mematikan.
"Kau Kyuhyun adalah milik Kim Kibum. kau harus ingat itu, sayang."
"Ki-Kibum..."
"Aku adalah Kim Kibum. Suamimu yang sah dan pemilik jiwa ragamu. Namaku Kim Kibum. Bukan Choi Siwon."
Kali ini air mata Kyuhyun telah mengalir begitu saja. Wanita itu gemetar ketika Kibum mengusap air matanya dan membelai pipinya dengan begitu lembut. Ia menundukkan wajahnya, tak berani menatap mata Kibum yang seolah menghakiminya dan menelanjanginya di saat bersamaan.
Kyuhyun merasa tertohok dengan sangat dalam. Ucapan terakhir Kibum seakan menamparnya dengan sangat keras. Menyadarkannya dari mimpi indahnya yang menyakitkan. Menyeretnya kembali pada kenyataan yang bahkan tak ia harapkan.
Kenyataan bahwa ia bukan lagi seorang Cho ataupun Choi.
Kenyataan bahwa ia tak bersanding dengan sang pujaan hati.
Dan kenyataan kalau kini ia adalah seorang Kim. Tepatnya Kim Kyuhyun, istri dari seorang Kim Kibum.
Kyuhyun ingin berteriak. Ia ingin lari dari kenyataan yang menamparnya dengan keras ini andai ia bisa. Kenyataannya ia bahkan tak mampu untuk sekedar keluar dari rumah besar ini.
Kibum terlalu menjaganya hingga tak akan membiarkan seekor semut pun mengganggunya.
"Uljima." Kata bernada sendu itu keluar dari bibir Kibum diikuti kecupan di pelipis Kyuhyun. wanita cantik itu menatap Kibum saat lelaki itu menangkup dagunya dan membuatnya mendongak.
Ddetik berikutnya Kibum menempelkan bibirnya di bibir Kyuhyun, wanita itu mematung. Ia bisa merasakan pagutan Kibum yang terasa menuntut. Kibum melumat bibirnya degan kuat dan menggigitnya. Membuat Kyuhyun meringis dan Kibum bisa memasukkan lidahnya ke dalam rongga mulut Kyuhyun.
Ciuman itu berlangsung lama. Kyuhyun hanya bisa pasrah menerima cumbuan Kibum. Ia ingat pertama kali Kibum menciumnya dan ia menolak laki-laki itu menamparnya keras dan menyiksanya semalaman dengan seks kasar. Kyuhyun bahkan tak pernah membayangkan malam pertamanya akan begitu menyedihkan. Kibum itu bukan laki-laki yang sabar. Kalau ia ingin A maka harus A. Kalau ia ingin B maka jadilah B. Dia tidak pernah mau menerima penolakan, apalagi penolakan itu dari Kyuhyun.
Kyuhyun tersadar dari lamunannya saat setetes air mata menuruni pipinya dan membuat ciumannya dengan Kibum terasa asin. Kenyataannya, seberapapun keras Kyuhyun mencoba ia masihlah belum bisa menerima Kibum untuk hatinya. Hatinya masih sepenuhnya milik Choi Siwon. Ia tahu cepat atau lambat ia harus belajar mencintai Kibum suka atau tidak. Ia tidak akan bisa lepas dari Kibum dan pilihan satu-satunya yang dimilikinya adalah menerima Kibum.
Ciuman itu terlepas dan Kyuhyun terengah. Ia meraup oksigen dengan rakus seraya menatap Kibum sayu. Laki-laki yang berstatus suaminya itu tampak menyeringai. Kyuhyun tahu apa yang akan terjadi sebentar lagi karena Kibum kini mengecupi ceruk lehernya dan melepas satu persatu kancing piamanya. Ia hanya pasrah dan mendesah kala Kibum menggigit kulit lehernya, menghisap kemudian menjilat bekas gigitannya.
.
JiXian Kim
.
Kyuhyun terbangun ketika telinganya sayup-sayup mendengar suara Kibum yang tengah berbincang dengan seseorang. Ia turun dari ranjang dan melangkah pelan keluar dari kamarnya dan Kibum. Ia sedikit meringis saat merasakan perih di bagian bawah tubuhnya. Ia sama sekali belum terbiasa meskipun ini bukan pertama kalinya untuknya.
Kyuhyun bisa melihat di ruang tamu Kibum tengah berbincang dengan seorang yeoja yang membawa map tebal berwarna biru di tangannya. Kyuhyun mengenal perempuan itu sebagai sekretaris Kibum, Victoria Song.
Kibum memang bukan seorang lelaki biasa seperti yang dikira Kyuhyun selama ini. Lelaki itu adalah pewaris tunggal JK Group, perusahaan raksasa penguasa furniture dan elektronik di berbagai belahan dunia. Kyuhyun bahkan nyaris pingsan saat tahu Kibum itu anak dari Kim Yunho dan Kim Jaejoong yang tersohor di seluruh Korea.
Kyuhyun sampai di ruang keluarga Kim yang luas. Ia ingin menghampiri Kibum tapi tidak jadi saat mendengar perkataan Kibum. Ia refleks bersembunyi di balik dinding ruang keluarga tempatnya sekarang berada.
.
"Bagus. Terus pantau siapa saja yang terlibat dan laporkan padaku." Ujar Kibum tegas.
"Baik, sajangnim."
"Dan jangan lupa, jangan beritahu Kyuhyun tentang hal ini. Aku tidak mau dia semakin terpuruk." Lelaki tampan itu menatap sekretarisnya tajam, dan berubah datar saat melihat yeoja di depannya mengangguk.
"Sepertinya anda sangat mengkhawatirkan Kyuhyun-ssi, sajangnim."
Kibum menyeringai mendengar ucapan bernada godaan sekertarisnya itu.
"Akan kupastikan bajingan-bajingan itu mati dengan menyakitkan. Berani sekali membuat kekasihku mengeluarkan air mata." Ini gumaman dari Kibum, tapi Victoria bahkan bergidik mendengarnya. Aura Kibum benar-benar menyeramkan ketika mengucapkannya meskipun raut wajahnya sama sekali datar.
"Kau boleh pergi."
Victoria mengangguk dan membungkuk hormat.
"Saya permisi sajangnim." Wanita itu pun pergi setelah mendengar jawaban berupa deheman dari Kibum.
.
Kyuhyun menghapus air matanya yang mengalir tanpa diperintahnya. Katakanlah ia terharu mendengar semua ucapan Kibum.
Laki-laki itu, meskipun selama ini terlihat tak peduli ternyata benar-benar mengkhawatirkannya. Kibum bahkkan bersedia merepotkan dirinya untuk menyelidiki siapa pembunuh Siwonnya. Kyuhyun tak perlu mendengar lebih dari ini untuk mengerti apa yang dibicarakan Kibum dengan sekertarisnya.
Kibum yang selama ini dipikirnya hanya seorang lelaki egois yang bahkan memanfaatkan kondisinya yang sedang terpuruk akibat kehilangan Siwon dan menikahinya dengan paksa, ternyata tak seburuk yang ia bayangkan. Ia laki-laki bertanggung jawab. Kyuhyun pikir ia harus berterima kasih pada Kibum untuk hal ini. Setidaknya kini penilaiannya terhadap Kibum sedikit berubah.
.
JiXian Kim
.
Broken Angel
.
Kibum menyeringai di tengah kegiatannya mengetik pesan di smartphonenya. Ia bisa melihat dari ekor matanya sosok Kyuhyun yang bersembunyi dibalik dinding ruang keluarga.
Lelaki itu memasukkan smartphonenya ke dalam saku jasnya dan melangkah keluar dengan seringaian tipis menghiasi bibirnya.
'Aku akan mendapatkanmu. Cara apapun akan kulakukan untuk membuatmu menjadi milikku sepenuhnya, Kim Kyuhyun.'
TBC
Semoga suka^^
Untuk ke depannya mungkin akan banyak flashback
Terima kasih untuk yang udah baca trus review, follow, dan favorit
Xian kepo sama reviewers dan buka satu2 akunnya, ternyata ada yang author KiHyun juga^^
Aduh, jadi tersanjung author KiHyun senior ikut baca ff kolokan ini^^
AnnishiKimki ; nhoeenha sparkyu ; Shofie Kim ; shadowsKim ; michhazz ; emon el ; sur0203 ; chocsnow ; Cho Kyuna ; hyunnie02 ; aqistzahwaa
