.
.
Disclaimer: Masashi Kishimoto
pairing: Sasufemnaru, Itafemkyuu, and other
Rating: T
Genre: romance / Drama
warning: AU, OOC, Blend Gender, Gaje, typo Dimana-mana,.
.
happy reading
.
.
OH MY DEAR!
.
.
chapter 2.
.
.
Hari ini hari senin pukul 10.01
Biasanya aku pergi ke tempat sakura untuk mengerjakan(mencontek) tugas rumah. Tapi karena kemarin sakura berbaik hati sudah meminjamkan terlebih dahulu PR nya kepada Matsuri jadi aku tidak bisa kemana-mana. Toh sekarang kalau kesana sia-sia, Misi sudah batal terlebih dulu. Sambil menunggu jam 1(hari ini kuliah jam 1) aku menghabiskan waktu mendengarkan musik dan makan jagung rebus yang aku beli sama abang-abang lewat depan kosan. Sambil bertahan di kebosanan dan menunggu jam bangun dari kubur(maksudnya tempat tidur)aku terus chattingan sama beberapa teman ku di media facebook yang salah satu nya berada di spanyol(padahal gak ngerti bahasa spanyol) dengan bantuan gugel translet,
.
Ngomong-ngomong facebook, aku jadi inget percakapan kudengan sakura kemarin di warung.
.
.
FLASBACK: ON
.
"Gua tau kok siapa dalangnya." Ujar sakura tiba-tiba.
Aku syok" lu tau? siapa?" tanyaku kaget
Sakura terdiam beberapa saat. Sebelum dia mendekatkan bibirnya ke telingaku dan berbisik
"Uchiha." Bisiknya pelan banget. kupingku jadi geli sendiri
"ha? Uchiha? uchiha kan.." belum sempat aku menyelesaikan kalimatku, mulutku langsung dibekap(tabok) begitu.
.
..Sakittt .. T ^ T
.
"ssst.. jangan keras-keras bego. lo tau bukan siapa mereka. Mereka enggak akan tinggal diam namanya di bilang tidak-tidak. lo bisa dituntut nanti." Sakura menjelaskan hati-hati. Iya sih tapi itu SAKITTT
Bukannya aku tidak tau siapa Uchiha. Walaupun tidak pernah bertemu langsung. Tapi siapa yang tidak kenal uchiha? Mereka memanggil nya "keturunan Dewa". Bukan sembarang nama mereka memberi title tersebut, jika kenyataannya kata sempurna memang cocok disandingkan untuk Uchiha. ditakdirkan dengan kesempurnaan fisik (cantik maupun tampan), otak genius, tradisi, bahkan asset kekayaan mereka yang terkenal tidak akan habis dua puluh tujuh turunan sekalipun. otak mereka yang katanya terlalu brilian membuat mereka sekarang berada dipuncak perekonomian negara(katanya). dengan usaha dimana-mana, mereka juga dikenal sebagai pembisnis yang ulung dan cerdas—Tidak ada hal yang tidak bisa dilakukan seorang Uchiha. bahkan, pemerintah negara tidak ada yang berani mengganggu dan mengusik ketenangan orang-orang ini. Tidak ada yang berani mencari ulah dengan orang-orang tersebut, jika mereka masih sayang nyawa dan keluarga mereka. Hanya orang bodoh yang berani melakukannya. Makanya Uchiha begitu sangat disegani, dipuja, dihormati bahkan ditakuti oleh orang-orang.
.
Uchiha itu... terlalu menakutkan.
Begitulah kata orang-orang
.
Rasanya aku mendengar suara tegukan ludahku sendiri ..
.
"lo yakin ini mereka? lo tau darimana." Tanya ku menuntut. Bukannya apa, hanya saja takutnya teman ku yang satu ini sedang error. Bisa-bisanya menuduh orang-orang terhormat itu. jika ada yang dengar, Mereka pasti mati.
"GUE YAKIN!"teriaknya sambil menggebrak meja. Kesal, ku jitak saja dia supaya diam, dia mengaduh kesakitan.
"diam bego! Bukannya elo tadi yang nyuruh gue hati-hati!?" semburku emosi.
dia Cuma cengengesan aja. Tuhan.. Semoga aja aku gak khilaf mau pukul dia lagi.
"hhhh.. jadi kita harus gimana?" kata ku sambil menghela napas panjang.
"entahlah, nar.. tapi jujur gue serius gak terima kating kesayangan gue digituin. Orang-orang itu keterlaluan!"kata sakura sambil mendesis menyeramkan. Dalam hati aku menyetujui ucapannya.
"masalahnya kita berhadapan dengan musuh yang cukup berbahaya. Kalo kita salah langkah. Kita bisa tewas seketika." Kataku sambil memasang pose berpikir.
"terus kita harus gimana?"tanya sakura sambil tertunduk lesu membalikan pertanyaan ku tadi.
"Tunggu maksud lo apa?"
"apa kita harus memeletnya?" usulku kemudian, mengabaikan pertanyaan sakura. Sakura melotot padaku.
"kau gila naruto! gue tau tau lo bego, tapi gua gak percaya lo masih percaya hal-hal mistis begituan. Oh yang benar saja, bahkan kita gak tau siapa 'mereka' disini!" duh dia mengomel.
Aku mengerang jengkel. "tapi lee-senpai orang baik! Seandainya bisa, kita harus balas dendam, sakura!" kataku berapi-api.
Sakura menghela napas panjang sebelum menarikku duduk. Eh? Sejak kapan aku naik kursi begini? Shit. Para pelanggan lain menatapku dengan aneh. Memalukan!
"yah, mungkin. Lagipula lo terlalu berlebihan naruto, bukankah lebih baik kita melihat kondisi lee-senpai dulu daripada memikirkan balas dendam." Kata sahabatku itu. Sakura tersenyum tipis.
"hemm.. Lo bener juga sih, sakura. Tapi gimana cara kita tau mengenai kondisi lee-senpai sekarang?" tanya ku bingung. Aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal.
"lo enggak perlu khawatir naruto. Karena berita ini sudah menyebar, ayame bilang ke gue korban dibawa ke rumah sakit distrik kota" ucap sakura dengan raut gembira.
Aku mengerutkan dahiku heran, lalu dengan wajah sedikit curiga aku menatapnya. Sakura melihatku bingung.
"apa?" kata sakura jengkel dengan tatapanku. Tapi aku tetap tidak melunturkan seringai menyebalkan di bibir seksiku.
"ah tidak. Aku hanya bingung kau tau~" kataku bermain-main. Kali ini sengaja pakai 'aku-kamu'
"—lo kan dulu gak pernah peduli sama lee-senpai. Apalagi waktu dia sering nembak lo tuh, kan lo selalu nolak dia mentah-mentah. Tapi kenapa tadi lo seneng banget sakura? Atau jangan-jangan—" aku sengaja menggantungkan kalimatku, Lalu Kuturun-naikan alis kanan mataku, "—lo udah mulai suka yah sama dia? lee-senpai? Ciyeee~ciyeee~" ucap ku menggodanya. Kulihat dia bersemu merah.
Dia meraung sebal. "apaan sih, naruto! Gua Cuma peduli karena kasihan tau."
"DAN GUE GAK SUKA SAMA DIA!" teriak sakura dengan muka semakin merah. Aku cuma menutup kedua telingaku takut teriakan sakura membuat kupingku conge-an.
"yah kan siapa tau lu udah mulai jatuh cintrong sama kating kita itu. Secara~ kan lee-senpai baik dan ramah banget. Dia juga kan perhatian loh sama lo sakura. Jadi hati lu jadi luluh deh akhirnya, and—mungkin ini saat nya lo ngebales perasaan dia setelah bertahun-tahun penderitaanya." ucapku mendramatisir, masih menggoda. Sakura siap-siap ingin memukul kepalaku lagi kalau saja aku tidak gesit dan berkata cepat.
"a-ah, sudah jam segini! gue harus mengangkat cucian gue nih di kosan. b-bye, sakura!"
"tunggu, AWAS KAU BLONDE!" raung nya menggelegar dengan wajah menyeramkan. Aku buru-buru kabur takut terkena amukannya. A-ah, naruto, kau bahkan lupa dengan es teh pesanamu. Shit!
'sial! Ini semua gara-gara UCHIHA!'
.
FLASBACK: OFF.
.
..Dan begitulah ceritanya.
Setelah itu aku terus memikirkan kata sakura. Tentang para Uchiha. Apa benar mereka yang membully lee-senpai? Tapi kenapa ya?
Iss! Uchiha membuat kepalaku pusing.
Lagi-lagi aku membuka facebook demi sedikit mengobati kebosanan, karena malas aku mengscroll terus mouse ku tak tentu arah. Sampai tanpa sengaja aku mengklik sebuah postingan video yang membuat ku melotot tidak percaya.!
Itu anak-anak universitas kami kan? O_O Eh apa itu anak SMA Konoha? Sekolah super elit yang terkenal itu? Tunggu dulu—A-apa sih yang mereka lakukan? Video—Apa itu TAWURAN?! Itu benar-benar tawuran LOH! Tapi mereka kan udah GEDE! Aku memang sering dengar tawuran anak SMA Konoha, Tapi Ini pertama kalinya aku liat secara langsung(walaupun lewat video). Astaga—apa-apaan video ini? itu di tempat kami! Itu anak semester 1 dan anak SMA Konoha. APA YANG MEREKA PIKIRKAN SIH?! Siapa yang memposting sesuatu seperti ini?
Menelan ludah, aku buru-buru mengsms Sakura. 'Mengerikan'.—kataku dalam hati. aku melihat ada beberapa dari mereka membawa benda tajam.
.
Lalu Aku mengernyitkan dahiku, Di bawah video itu tertulis..
.
.
Fuck YOU!
Kalian jangan macam-macam kakak
Kami adik-adik yang manis mengawasi kalian ^^
Ayo bersenang-senang~
Selamat menikmati video nya~~
Fuck DAMN YOU! B * TCH
FROM: Sasuke THEONIXS
.
Aku menelan ludah ku lagi dan melotot tidak percaya.
Apa dia sedang menantang kami? Sungguh? Bukankah Anak bernama sasuke ini terlalu berani? Yang ditantang ini anak kuliahan loh. (O_O^) ah aku bisa lihat si anak bernama sasuke itu juga salah satu yang ada didalam video itu. Anak itu—benar-benar gila dan mengerikan. Bagaimana—dia dengan tangan kosong membabat habis dua orang anak universitas kami dan seorang senior. Lalu salah satunya dibanting mencoba mencekik sedangkan lawannya yang dua lagi mencoba kabur. Dia tidak sendiri, ada beberapa orang temannya yang membantu. Aku tidak bisa melihat wajahnya, terlalu buram. Tapi yang aku yakin anak-anak ini benar-benar suka berkelahi.
Tapi Anak-anak SMA konoha memangnya suka tawuran ya? Yang isinya Anak-anak orang kaya itu? Yang katanya bapak-ibunya presedir dan orang-orang terhormat. benar nih? Ataukah mereka ini Cuma bocah berandalan liar yang labil dan suka mencari kerusuhan.
.
Aku-entah kenapa aku menjadi agak emosi dengan si cunguk ini. Bisa-bisanya anak SMA menantang senior nya yang jelas-jelas anak kuliahan?! Dia juga berani mengatai kami loh! HEY—dia mau mati rupanya. Dia bisa mati jika anak-anak tingkat 3 tahu hal ini. Aissh.. anak ini benar-benar.. –_–"
Yang aku heran kenapa banyak sekali tanggapan komentar yang ku yakin anak semester 1 dan anak-anak perempuan konoha yang menyukai postingan ini bahkan memuji dirinya?! Apa orang yang membuat ini segitu kerennya sampai mereka gak sadar kalau ini yang sedang ditantang siapa. Dasar bocah-bocah kurang ajar!
.
Usil. Aku mempunyai sebuah ide gila.
Untung facebook ku pakai nama samaran (facebook ku ada 2 sebenarnya)
.
Aku pun menulis komentar dibawah tulisan nya itu.
.
Bluesky_shappire:
Hey, kau bisa mati loh. Anak-anak tempat kami benar-benar MENYERAMKAN. :)
.
Sedikit takut sebenarnya. Aku tidak tau banyak tentang anak-anak SMA konoha. Tapi Kupikir komentar ku tidak akan langsung direspon. Karena dari waktu postingan nya terlalu lama dari waktu komentar ku. Dan lihat..? huh, mungkin orang ini takut. Karena akhirnya ada yang berani berkata begitu(itu jelas aku) padanya. Hahaha, entah mengapa aku tertawa –_–"
"mungkin anak ini Cuma iseng" kataku berasumsi.
.
Plik! Tiba-tiba Ada obrolan masuk di sebelah kanan. Padahal niatnya baru mau nyeduh pop mie nih.. =_=
.
Ku lihat pesannya, ternyata dari si cunguk tadi..
Eh, apa dia ganti profil? Hem wajahnya lumayan sih. Tapi entah kenapa wajahnya aku pernah liat dimana yah..? –_–a
.
Sasuke_TheOnixs: hey, kau pikir kau hebat?
.
Apa-apaan orang ini. Kasar sekali.
.
BlueSky _Shappire: apa maksudmu? Setidaknya aku lebih baik darimu cunguk.
.
Kesal sih. Masa bodo sama sopan santun. Toh si sasuke ini juga sama.
.
Sasuke_TheOnixs: cunguk? Apa itu hinaan. Haha hem kau menarik. kau tau siapa aku?
.
Kenapa aku harus tau siapa dia coba–_–"
.
BlueSky _Shappire: yah yah, kau si cunguk pengganggu bukan? Yang hanya tau cara berkelahi dan membuat rusuh. Enyahlah kau cunguk~
Sasuke_TheOnixs: wohoo~ kau kasar sekali baby. Kau laki-laki atau wanita? Kuharap bukan karena jika tidak, kau akan habis ditangan ku manis~~ ^^
.
Ku rasa aku mual. Menjijikkan! Aku yakin wajahku sekarang memerah menahan malu dan kesal. siapa sih Sasuke ini?!
.
BlueSky _Shappire: Oh Ya? Memangnya apa yang bisa di lakukan si cunguk ini hm? Dan aku laki-laki atau perempuan bukan urusanmu! Brengsek!
.
yang terakhir itu, aku mengetiknya sepenuh hati. -_-
Dan jawaban setelah nya akan kusesali seumur hidup ku.
.
Sasuke_TheOnixs: mungkin.. membuatmu mengerang di bawah ku?
.
THE FUCK! Menjijikan! Orang gila macam apa yang sedang kuladeni ini Tuhan? aku ingin muntah =_=; Apa aku menyesalinya? Tidak! Sudah terlanjur. Aku tidak akan kalah sama si-cunguk-yang-bahkan-wajahnya-pun-ku-tak-tahu ini! Dan apa-apaan gaya rambutnya itu? bhahahaha
Awas yah kau cungukkkkk
.
BlueSky _Shappire: oh ohh... menakutkan. Seperti kau bisa menangkapku saja, teme. hahaha. Lihat gaya rambutmu itu bodoh, dasar pantat ayam! Wkwk wk :D
Sasuke_TheOnixs: apa itu tantangan?
BlueSky _Shappire: Boleh ku Jawab 'ya'? :)
.
Selang beberapa menit.
.
.
Sasuke_TheOnixs: DEAL.
Sasuke_TheOnixs: Aku akan menangkapmu honey~ ^^
.
Sasuke_TheOnixs: AYO BERSENANG-SENANG~~
.
.
Plipp-
APA?
Eh baterai laptop ku ternyata mati—alias loww. –_–"
Malas ah, aku mengecasnya pulang kuliah saja lah. Lalu aku tengok jam dinding, ternyata sudah jam 12 siang lebih baik aku berangkat, karena perjalanan dari sini ke kampus membutuhkan waktu 30 menit(jika aku tidak ingin kena omel sakura jika terlambat).
.
.
"sakura!" teriakku memanggil nama sahabat ku sebelum dia memasuki kelas.
"oh, naruto. Tumben elu gak telat." Ujar nya ketus. Sebenarnya dia masih agak kesal kejadian kemarin di warung.
"hehehe, yah mau aja." Aku hanya cengengesan gak jelas sambil menggaruk kepala yang tidak gatal. Lalu Tiba-tiba..
"NA-RU-TO~" suara bisikan bak kuntilanak itu sangat dekat di telingaku. Membuatku merinding dan spontan berteriak kaget. dan saat kutahu siapa pelakunya.. MATSURI. Kujitak saja kepalanya! Menyebalkan!
"aduh naru! Sakit tau. Kau ini galak sekali sih. Lama-lama makin mirip mami sakura nih" ujar matsuri cemberut. Kulihat sakura hanya melotot gak terima dipanggil 'mami' dan 'galak'.
"mami-mami endas mu emang sejak kapan gue lahirin elo" sembur sakura galak.
"hihihi ya ampun girls, gue kan Cuma bercanda." Dia malah cekikikan. Dasar nenek kunti.
"tapi jantung gue hampir copot tau. Nyebelin banget sih lu" kata ku kesal, ku tarik pipinya.
"adow adow, ampun naruuu. Sakuraaa heelp" ringis nya kesakitan. Tapi Sakura malah pura-pura gak kenal. =_=' Kasihan, kulepaskan cubitanku.
"Kalian jahat ~" (T_T) katanya lebay .
"eh kalian udah liat beritanya?" tanya matsuri tiba-tiba. Tapi aku cukup mengerti maksud pertanyaan dia.
"tentang pembullyan Lee-senpai atau tawuran anak kampus kita sama sekolah konoha?" kataku dengan wajah datar.
"Dua-duanya naru" tanggapan sakura sama datarnya. Matsuri sweatdrop.
hehe, sakura melirik sinis padaku, aku tertawa gugup. Pasti gara-gara kejadian kemarin. =_=^
"heee jadi kalian udah tau? Gue pikir belom." Matsuri sepertinya kaget jika aku dan sakura tahu terlebih dahulu. Aku dan sakura hanya mengangkat bahu acuh.
"hhhh yah, kemarin gue juga sudah menengok lee-senpai bahkan enggak sengaja bertemu ibunya. Dan gue ngerasa mau nangis.. waktu itu ibu nya menangis histeris" aku tau apa yang dirasakan matsuri. Ini berat baginya. Apalagi yang kami tau selama ini lee-senpai merupakan sosok idola dan kakak bagi matsuri. Aku hanya bisa memeluk nya saat tau bahu mungil matsuri bergetar. Sakura pun terlihat sedang menahan emosinya..
sedih. Bagaimanapun ibu senpai pasti sedih melihat anak tersayangnya jadi korban bully. lee-senpai orang baik, Aku tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan ibunya saat ini..
ah, aku punya ide bagus.
"bagaimana jika pulang nanti kita menjenguk lee-senpai bareng?" usul ku
"Mau gak sakura ~?" sakura menjawab dengan antusias meskipun dengan delikan mengancam. Aku tau dia juga mencoba menghibur matsuri (sebenarnya aku ingin menggoda dia lagi -v-)a Dan saat ku lihat matsuri berujar "hu'um" lalu meloncat dan berteriak YEAHH dengan girang aku dan sakura hanya menggeleng-gelengkan kepala.
Haha Dasar matsuri dan tingkah labilnya ^^"
.
.
.
"ngomong-ngomong naruto."
"hem?" sahut ku sambil menguap. Ku rasa aku masih mengantuk –_–"
"lo.. udah ngerjain PR dari oro-sensei kan?" sakura sialan.
.
.
.
.
( "OAO)
"ASTAGA, GUE LUPAAA PR !"
.
Uchiha Sasuke, pemuda tampan berkulit putih pucat dan bermata hitam sekelam malam. Wajahnya yang tampan selalu menjadi pujaan dan pujian bagi para kaum hawa. Dia bukan orang yang biasanya dilirik sekali lewat saja. banyak lelaki yang iri dengan segala kesempurnaan fisik dan latar belakang yang dimilikinya. Walaupun wajahnya selalu dingin dan sedatar papan triplek, serta perilaku nya yang brengsek dan bajingan sekalipun nyatanya itu tidak mengurangi jumlah para penggemarnya di sekolah maupun di luar Konoha. Uchiha sasuke, pemimpin Geng terkenal konoha, salah satu 4 big star andalan SMA Konoha selalu memegang dua prinsip yaitu: perkataannya adalah mutlak.dan tindakannya adalah benar, tidak ada yang boleh berani menentang dan tidak ada yang berani melawan. Dia tidak suka jika ada yang berani menentang dirinya, kecuali orang itu ingin menyerahkan nyawanya. Dia yang terkuat, dia dominan, dan dia selalu mendapat apa yang dia inginkan.
Hozuki Suigetsu, anak buah sekaligus salah satu sahabat si raven. Suigetsu salah satu pengikut setia sasuke. Setiap hari bertemu dan bergaul dengan si raven dia tahu bagaimana watak dan kebiasaannya luar dan dalam. yang dia tahu adalah bahwa sasuke itu suka mendominasi, sasuke itu suka berkelahi, sasuke suka tantangan, sasuke suka wanita-wanita seksi. sasuke itu suka tomat, sasuke suka motor kesayangannya, sasuke suka ketenangan, sasuke tidak suka digangu tapi sasuke suka ditantang, sasuke itu suka membuat lawannya menangis dan memohon ampun, tapi yang paling pasti.. Sasuke itu brengsek.
dan semua orang tahu hal itu.
Semua warga SMA Konohagakuen tahu hal itu. Dan para guru juga begitu. Tapi toh, siapa coba yang berani keberatan? Kalaupun ada, pastilah orang bodoh yang meminta dirinya dikirim cepat ke kuburan. sasuke tidak pernah bermain-bermain dengan kekuasaannya. terakhir kali ada orang yang berani menentang dirinya, si raven mengirim orang itu ke rumah sakit dan mengalami koma. jadi mereka—semua orang harus mengakui kekuasaannya.
.
tapi hari ini beda, dan dia tidak tahu mengapa. Uchiha sasuke—tertawa mengerikan sejak 30 menit yang lalu, dan itu karena ponsel keluaran terbaru yang kemarin dibeli olehnya, memandangnya seperti orang gila.
seperti psikopat dia terus memandang benda kotak persegi gepeng itu tanpa berkedip, dengan kekehan titisan iblis. dan bagaimana bulu kuduk suigetsu merinding hanya dengan melihat seringai mengerikan pemuda itu. apa dia menemukan sesuatu yang menarik?
ini sudah lama semenjak dia melihat ketuanya seperti itu.
sepertinya kali ini akan ada orang baru yang akan mendekam di rumah sakit—lagi.
suigetsu meringis. kasihan. sang ketua memang bisa benar-benar menakutkan jika sudah diganggu. dan dia harap orang malang manapun itu bisa kabur dari cengkraman sang Uchiha.
.
.
"Suigetsu." setelah sekian lama sang Uchiha membuka suara.
'Gulp' "i-ya, Sasuke?"
"ada apa dengan wajahmu itu?" si raven bertanya. ' Salahkan wajah menyeramkanmu itu bodoh!' Batin Suigetsu berteriak.
"err.. kau tau? kau seperti menemukan hal menarik?" suigetsu mencoba mengalihkan pembicaraan. itu pernyataan, bukan pertanyaan.
Uchiha sasuke. terkekeh mengerikan. DEMI NEPTUNUS! dia tidak mau melihat sasuke dalam mode: devil! sekarang bulu kuduk suigetsu berdisko semua. 'oh kamisama, kenapa engkau ciptakan iblis tampan macam dia?!' hati suigetsu nelangsa.
"Kau tau? Aku menemukan sesuatu yang menarik, lebih menarik dari menghajar orang-orang dungu itu." Sasuke menyeringai. Suigetsu melotot!
"Ikut aku, sui." perintahnya.
"? kemana sasuke?" suigetsu mengernyitkan dahi bingung.
.
" Menjemput, My Baby bunny ." katanya sambil terkekeh menyeramkan.
.
TBC
A/N: hello~ kembali lagi dengan saya :)
semoga chapter ini tidak menyebalkan. saya menyadari masih banyak kekurangan saya dalam hal tulis menulis. kemarin teman saya bahkan mengomentari gaya tulisan saya yang acak kadut =_=" sebenarnya saya hampir kehilangan ide chapter ini kalo aja saya gak cepet2 inget alur cerita chapter sebelumnya. dan saya gak terlalu yakin mau publish chap ini apa enggak. Y^Y
karena itu mungkin kali ini ada masih ingin memberi kritik dan saran tentang ff ini?
terima kasih. tunggu kelanjutannya yah XD sampai jumpa~
kan_nana 13/08/2016 Bandar Lampung.
