TITTLE : MY YEOJA , SARANGHAE
AUTHOR : ANGEL_DEER
CAST : Xi Luhan & Oh Sehun
PAIRING : Bertambah sepanjang cerita
GENRE : SAD, HURD, FAMILY , ROMANCE
RATING : T
LENGETH : 1 /?
WARNING : TYPO'S/GS( GENDER SWITCH)
SUMURRY : Luhan selalu mengalami penderitaan dalam hidupnya, ia selalu berharap menemukan setitik kebahagian untuknya. Dengan menikahnya Luhan dengan seorang Oh Sehun , akankah Luhan menemukan kebahagian? Dan apakah Sehun memberikan kebahagian untuknya? Atau malah membuat Luhan semakin menderita?
INI MURNI HASIL OTAK SAYA , NOT COPY PASTE , JIKA ADA KESAMAAN ITU UNSUR KETIDAK SENGAJAAN
HAPPY READING !
Xi Luhan, gadis keturunan tiongkok yang memiliki paras secantik malaikat , wajah putih mulus seperti bayi, tubuh yang mungil dan mata yang indah bak mirip rusa yang siap membuat siapun yang melihatnya pasti akan jatuh akan pesona gadis cantik tersebut. Bukan hanya parasnya saja bahkan sifat dan hatinya juga seperti malaikat .
Ya, biarpun memiliki wajah yang dikatakan 'hampir' sempurna tidak membuat Luhan tinggi hati. Karena ia sadar , bahwa apa yang ia alami selama hidupnya ini tidak seindah paras yang ia miliki. Bahkan mungkin Luhan lebih memilih menukarkan kecantikannya dengan wajah yang biasa asalkan ia dapat hidup dengan penuh kebahagian. Karna Luhan sangat lelah akan kehidupan yang ia jalani selama ini. Bisakah ia mendapatkan kebahagian, karena menderita sudah ia rasakan hampir sebagian hidupnya. Bisakah ia mendapatkan sedikit kebahagian itu? Setidaknya ia sangat ingin berharap itu terjadi ,tapi akankah Luhan bisa mendapatkanya?
*flasback*
~~ semasa kecil ~~
Awal Luhan menjalani kesulitan dalam hidupnya ketika ia masih kecil bahkan bisa dikatakan masih balita. Kedua otangtua yang selama ini menjaga dan melahirkannya harus pergi meninggalkannya menuju alam yang lebih tenang dan indah, surga. Itulah nama tempatnya.
Lalu bagaimana dengan Luhan, apa ia sebatang kara? Tentu saja tidak, ia mendapat orangtua yang baru. Mereka adalah sepasang suami istri yang bekerja pada orangtua Luhan, sebelum meninggal mereka menitipkan Luhan kepada sepasang suami istri tersebut untuk merawat Luhan. Tapi kedua orang tua luhan sepertinya salah menitipkan anaknya, karna ketika luhan beranjak tumbuh kedua otangtua barunya malah memperlakukan Luhan seperti seorang pembantu . Padahal seharusnya luhan menikmati masa kecilnya dengan bermain bersama teman sebayanya. Tapi Luhan harus mengurungkan niatnya jika ia tak ingin badan lebam dipukuli oleh kedua orangtuanya.
Orang tua baru Luhan tidak bekerja, sang ayah hanya pengangguran saja. Mereka hanya menghabiskan keseharianya dengan minum dan berjudi dirumahnya. Terkadang mereka tak segan untuk menyuruh Luhan pergi membeli minuman (miras) dan jika tidak memiliki uang mereka akan menyuruh Luhan untuk mencuri. Jika tidak mendapatkanya luhan harus siap menerima pukulan dan caci makian dari sang ibu.
"Luhan! Luhan! Ck! Kemana anak itu eohh?" Gerutu yeoja paruh baya . Bisa dipanggil Heechul
"Ne eomma, ini lulu" ujar seorang yeoja kecil bernama Luhan
"Kau darimana eoh? Berhenti lah bermain - main. Sekarang belikan ibu minuman (miras) lagi . Jika kau tidak mendapatkannya maka eomma akan memukulmu" ucap yeoja paruh baya tersebut dengan suara marah
"Uang?"
"Ck! Eomma tidak punya uang. Kau curi saja"
"Ta - tapi eom-.. " jawab luhan dengan takut - takut
"Tidak ada tapi - tapian. PERGI SEKARANG" Ucapnya dengan suara tinggi
SKIP
Luhan hanya bisa pasrah ketika eommanya menyuruh ia untuk mencuri minuman. Sebotol minuman yang membuat Luhan muntah saat menciumnya . Ini bukan pertama kalinya Luhan mencuri minuman, ia sudah sering sekali disuruh oleh kedua orang tuanya untuk mencuri jika tidak punya uang. Mungkin selama Luhan ini masih beruntung karena aksi mencurinya tidak ketahun, bilapun ketahun maka Luhan akan menunjukan wajah polos cantik, sehingga siapapun yang melihatnya pasti akan iba .
"APA YANG KAU LAKUKAN EOH?" Teriak seorang namja paruh baya yang memiliki perut buncit dengan kepala botak dan jenggot nya yang tebal saat luhan hendak mengambil sebotol minuman
"A - ajjusi" jawab Luhan gagap
"Kau mau mencuri eoh?"
"A - anio Lu - lu hanya.. "
"Hanya APA? Kemari kau" setelah meneriaki yeoja cantik yang hampir menangis tersebut, ajussi tua itu menarik tangan Luhan. Tangannya sudah berada diatas seakan sudah siap untuk memberi pukulan pada Luhan
BUGH
BUGH
BUGH
"Hikss,, ajjusi sakit , lulu sakit ajjusi hiks,," ucap luhan dengan wajah yang sudah dipenuhi air mata, bahkan wajah yeoja mungil tersebut sudah memerah menahan sakit disekujur tubuhnya.
"Dasar kau! Kecil - kecil sudah mau mencuri. Sekarang pulang!" Usir namja tua tersebut
"Hikss,, tapi lulu akan dipukul kalau tidak bawa minuman itu ajjusi" ucap luhan terisak
"Apa peduliku . Pergi kau"
SKIP
"Hikss,, eomma badan lulu sakit dipukul ajjussi" ucap luhan berusaha mengadu kepada eommanya, memberitahu betapa badanya saat ini benar - benar sakit.
"Mwo? Jadi kau tidak membawa minuman? Masuk kau!" Teriak heechul yang sepertinya tidak peduli akan keadan anaknya yang sakit tersebut.
"Anio eomma hikss,, jangan pukul lulu" mohon luhan pada sang eomma
"Bukankah eomma sudah bilang , jika kau tidak mendapatkan minuman maka eomma akan memukulmu"
BUGH
BUGH
"Hiksss,, appo eomma sakit. Jangan pukul lulu eomma" isak Luhan
Hal seperti ini seakan menjadi kebiasaan bagi para tetangga yang mendengarnya . Bukan mereka tidak mau menolong Luhan, tapi percuma saja malah mereka yang menjadi korban mulut ataupun fisik dari heechul. Yeoja tersebut benar - benar sangat kejam #maafkan_saya
~~ semasa remaja ~~
"Itu Luhan?" Ucap yeoja tag name krystal
"Ne" balas yeoja yang ada disebelahnya bernama sunny
"Jadi kau benar ingin mengerjainya?" Tanya krystal
"Tentu saja. Dia itu jalang, padahal hanya yeoja miskin . Ia beruntung karena pintar dan mendapatkan beasiswa . Jika tidak ia tidak mampu bersekolah disni" ucap sunny sinia
"Hmm, jika saja ia tidak menjadi idola para namja disekolah ini, maka aku tidak akan mengerjainya. Tapi ini sudah kelewatan batas. Ayoh" ucap krystal dan segera mengajak sunny untuk mendekati Luhan
"Hai Lulu" ucap sunny memanggil Luhan sengan nama lulu, nama yang biasa digunakan para siswa untuk memanggil Luhan
"Ne, sunny - shi? "
"Ck! Sok formal sekali bahasamu" ucap krystal sinis
"Emm aku han-.. "
"Ck! Sudahlah ikut kami sekarang!" Ucap krystal menarik tangan luhan paksa
"Kalian mau apa? Lepaskan" ucap luhan berusaha meberontak, bukan ia tidak tahu apa yang akan dilakukan kedua yeoja tersebut. Luhan sudah tau sikap jahat dan sombong kedua gadis ini.
"Kau berani melawan? Ingat baik - baik Luhan yang memberikan beasiswa kepadamu adalah appaku. Aku tidak akan segan - segan untuk mencabut beasiswamu" ancam sunny kepada luhan yang berusaha melawan mereka. Sunny memang anak dari kepala sekolah. Orang yang berbaik hati memberi Luhan beasiswa. Dan benar saja tubuh Luhan seketika menegang mendengar ancaman sunny. Ia akan lemah jika sudah menyakut sekolahnya.
BYURRRRR
Seember air yang sudah dicampuri telur busuk berhasil menghantam seluruh tubuh Luhan yang tidak mampu untuk berbuat apa - apa dan hanya diam saja. Ia seperti akan sudah kebal dilakukan seperti ini.
"Makanya jadi orang jangan sok cantik hahahah" ucap krystal puas akan hasil kerjanya
"Ayohhh kita pergi. Disini bau sekali" ucap sunny sambil menutup hidungnya
"Hiksss,,, hikssss" Luhan hanya mampu menumpahkan air matanya. Ia tidak tau harus berbuat apa jika sudah seperti ini.
SKIP
"Ajhuma!" Panggil Luhan setelah sampai disebuh rumah yang seserhana
"Eoh, Luhan? Ya ampun apa yang terjadi denganmu?" Ucap yeoja yang sudah berumur namun tetap cantik yang kaget melihat penampilan Luhan
"Emm aku dikerjai" ucap Luhan dengan cengirannya
"Aigooo lebih baik kau mandi sana" ucap yeoja tersebut prihatin .
Leetuk, itu lah nama yeoja tersebut . Yeoja tersebut menjadi rumah baru untuk Luhan . Ia bertemu dengan leetuk saat dirinya kabur dari rumah karena tidak tahan akan siksaan eommanya. Yeoja cantik tersebut iba dengan Luhan dan menyuruh Luhan untuk tinggal dengannya saja. Disini Luhan mulai menikmati masa indah karena ia mulai merasakan kasihsayang. Biarpun seperti itu Luhan tidak manja dan bermalas - malasan . Luhan tetap bekerja dan membantu Leetuk untuk memenuhi kehidupan mereka. Luhan bekerja setelah pulang sekolah dan tak jarang ia akan pulang sangat malam karna Luhan bukan hanya melakukan satu pekerjaan, bahkan ia bisa melakukan 3 pekerjaan dalam seminggu #kaya_ensang . Sebenarnya leetuk tidak tega dan sudah membujuk Luhan untuk tidak banyak bekerja . Apalagi setelah melihat wajah Luhan yang setiap harinya pucat karena bekerja. Tapi Luhan terlalu keras kepala untuk menuruti leetuk .
*flasback end*
~~ masa dewasa masa saat ini ~~
Umur Luhan sudah menginjak 20 tahun. Umurnya yang semakin bertambah membuat kadar kecantiknya juga bertambah. Tapi tetap saja , bukan berarti beban kehidupan Luhan berkurang, bahkan bebannya makin bertambah . Ia harus mengurungkan niatanya untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi diuniversitas karena tidak memiliku uang. Tapi bukan berarti ini membuatnya sedih dan terpuruk, ia tetap bahagia. Karena ia yakin Tuhan pasti mempunyai rencana yang indah untuknya.
"Luhan!" Panggil seorang yeoja cantik, sepertinya dia adalah rekan kerja Luhan
"Ne , Xiumin Eonni?" Jawab Luhan
"Hari ini kita akan pulang lebih cepat dari biasanya katena cafe ini sudah dipesan untuk acara" ucap Xiumin sambil melepaskan celemek ditubuhnya
"Jinjah? Akhirnya kita pulang lebih awal juga" ucap Luhan dengan senyum cantik dibibirnya.
"Awal apanya? Kita tetap pulang malamkan" cibir xiumin
"Heheheh" cengir Luhan imut
"Aigooo dongsaengku cantik sekali eoh" ucap xiumin yang gemas akan wajah cantik sahabatnya ini "Ayohh pulang dan beristirahat" sambung xiumin
"Ne eonni, kajja" ucap Luhan
SKIP
Luhan tidak henti - hentinya menunjukan senyum cantiknya kepada orang - orang yang ada disekitarnya. Ia sekarang sedang duduk dihalte menunggu bis datang untuk mengantarnya pulang. Tapi tiba - tiba saja perhatian Luhan teralihkan pada seorang namja yang eerr tua tapi tetap terlihat tampan yang berjalan dengan tatapan kosong. Namja yersebut terus berjalan dan mengarah kepada jalan raya yang ramai akan mobil berlalu lalang.
"AJJUSI AWAS" Teriak Luhan setelah melihat mobil truk yang berjalan kearah namja tersebut dan sepertinya ia tidak sadar akan ada mobil yang datang kearahnya.
BRUKK
"Yakk! Jika mau bunuh diri jangan disini, pergilah kesuangai han sana" teriak namja tua marah karena merasa kesal akan tingkah laku aneh namja yang baru saja hampir ditabraknya.
"Ajussi kau tidak apa - apa? Ahhh.. " ringis Luham pada bahunya
"Hah? Seharusnya aku yang bertanya seperti itu nona cantik. Kau baik - baik saja kan?" Ucap namja tersebut yang tersadar akan tingkah laku bodohnya
"Aku ba- appo " ringis Luhan yang tidak tahan akan sakit dibahunya
"Sebaiknya kita kerumah sakit" ujar namja tersebut dan segra menggendong Luhan
houspital
"Bahunya membiru karena terbentur jalan. Dan yang lainya tidak ada yang parah . Saya akan memberikan obatnya agar biru dibahunya tidak parah" ucap dokter kepada luhan dan namja tersebut
"Emmm, terimakasi dok" ucap namja tersebut kepada sang dokter
"Kalau begitu saya permisi"ucap dokter
"Ne" ucap Luhan sambil tersenyum
"Kenapa kau menolongku?" Ucap namja tersebut datar
"Kenapa? Bukankah itu yang harus dilakukan setiap manusia? Saling menolong. Aku tidak tega membiarkan ajjusi mencium mobil truk tersebut" ucap Luhan polos dan berhasil menciptakan senyum diwajah namja tampan itu
"Siapa namamu?"
"Luhan. Ajjusi? " tanya Luhan balik
"Panggil saja aku kyuhyun" jawab namja yang ternyata bernama Kyuhyun
"Ohh. Emm ajjusi aku harus pulang" ucap Luhan yang merasa bahwa hari semakin malam dan ia juga tidak suka berlama - lama di rumah sakit.
"Hmmm, biar ajjusi antar ne?" Tawar kyuhyun pada Luhan
"Anio, gwencana ajjusi aku bisa pulang sendiri. Lagipula aku masih ada urusan " bohong Luhan, ia tidak mau merepotkan namja tersebut
"Baiklah, kalau begitu ucapkan apa permintaanmu sebagai balasan karena telah menolongku" tanya kyuhyun
"Ajussi! Aku melakukannya dengan iklas dan tidak minta imbalan sedikitpun. Aku hanya berpesan agar ajjusi tidak melakukan hal seperti itu lagi. Sebenarnya aku bingung kenapa ajjusi melakukan hal seperti tadi. Tapi aku bukan siapa - siapa dan tidak pantas untuk tahu. Kalau begitu aku pulang dulu ajjusi. Anyeong " ucap luhan panjang lebar dan beranjak pergi.
Dan namja tampan tersebut hanya diam sambil menatap punggung Luhan yang semakin menjauh. Senyum tampan diwajah nya tidak bisa hilang setelah mendengar ucapan Luhan. Tubuhnya seakan menghangat dan sepintas keinginan menyelip dibenaknya. Perasaan ingin memiliki, memiliki bukan berarti ia harus menjadikan Luhan istrinya. Heyy dia sudah memiliki seorang istri.
"Luhan, kau akan menjadi menantuku"
TBC
Hai saya datang dengan cerita baru . Saya harap ini nggak aneh dan cingu pada suka. Tolong reviewnya ya. Jika banyak yang ingin lanjut maka saya bakalan lanjutkan. Anyeongggg
