Kuroko no Basuke is Tadatoshi F's

.

.

.

Chap 2: Soup

Kiyoshi Teppei menaruh tasnya di atas meja kemudian merenggangkan tubuhnya. Jam sudah menunjukkan pukul 10.00 malam. Riko benar-benar menyiksanya dan anggota lainnya. Yah, memang bulan depan penyisihan untuk Interhigh sudah dimulai. Kiyoshi sendiri tidak bisa menyangkal jika ia harus berlatih lebih keras lagi.

Center tim Seirin itu kemudian naik ke atas kasur. Menyandarkan tubuh besarnya di dinding.

"Aku pulang." Seru Kiyoshi.

"Selamat datang. Latihannya lama sekali ya?"

Terdengar suara dari seberang dinding. Ya, itu adalah bagian rumah di samping rumahnya. Anggap saja ada sebuah kamar yang melekat dengan kamarnya —namun berbeda rumah.

Kiyoshi tersenyum walau sebenarnya sosok di seberang dirinya tidak bisa melihatnya, "Yah, mau bagaimana lagi. Interhigh sudah akan dimulai dan Riko tidak bisa membiarkan kami bermalas-malasan." Ia memulai ceritanya.

Tidak ada suara yang menanggapinya.

"Jadi, bagaimana denganmu? Apa ibumu menyiksamu lagi?" Tanya Kiyoshi.

"Tidak. Hari ini dia baik sekali."

Mendengar itu Kiyoshi ikut senang. Semenjak kedatangan tetangga barunya itu, yang menjadi tema perbincangan mereka adalah curhatan gadis di balik temboknya. Bukan kisah cintanya atau curhatan umum orang lain. Ia hanya bercerita mengenai kesedihannya. Ia memiliki ibu tiri yang begitu kejam. Gadis itu selalu disiksa dan tidak pernah dibiarkan keluar rumah. Jadi sampai sekarang pun Kiyoshi belum mengetahui visual gadis itu. Gadis itu juga memiliki adik laki-laki yang berbeda kamar dengannya. Namun mengalami nasib yang serupa.

"Begitukah?"

"Ya. Hari ini ia membuatkan sup daging." Jawab gadis itu.

"Benarkah? Syukurlah." Kiyoshi memainkan jari-jarinya. Ia ikut senang mendengarnya. Ah~ seharusnya dinding pembatas ini memiliki jendela.

"Adikku merengek meminta daging. Setelah itu ibu mendatangi kamarnya. Ia menangis bahkan meraung-raung."

Kiyoshi diam. Mendengarkan penjelasan gadis itu dengan seksama tanpa memotong kalimat manusia di balik dindingnya

"Beberapa saat kemudian adikku berhenti menangis. Bahkan terlalu sunyi di sini. Aku jadi tidak selera untuk memakan sup ini."

Pemuda bertangan lebar itu tersenyum kecut, "Yah, terlalu sunyi ya?"

.

.

.

.

Apa yang aneh dengan gadis itu?

.

.

.

Jawaban Chap1: House

Kuroko memberitahu Kagami jika ada jejak kaki yang masuk. Padahal rumah itu tidak memiliki ventilasi. Dan Kagami sadar jika maksud Kuroko yang lain adalah tidak ada jejak keluar, hanya ada jejak kaki yang masuk. Itu artinya ada manusia yang bisa masuk —secara misterius dan tidak bisa keluar. Kenapa manusia? Anggap ae kalo makhluk astral tidak punya jejak kaki. Jadi berbahaya jika mereka training camp di situ selama beberapa hari. Mungkin akan ada kejadian yang tidak diharapkan :")

Ada yang menjawab tempat penculikan. Kalau penculiknya manusia paling tidak jejak keluar setelah dia melakukan kejahatannya. Kalau yang nyulik bukan manusia? Dudududu~ ;w;)