Why i should protect him
Summary
Mungkin banyak yang meragukan hubungan kami. Terlebih dengan tuntutan pihak agensi yang semakin lama semakin membuat kami jauh. Membuat beberapa orang bahagia, tetapi tidak sedikit juga yang tersiksa melihat kami terpisah. Kai dan Kyungsoo, kami adalah satu. Sampai kapanpun. Jika kalian percaya, percayai kami hingga akhir.
Rate : M
Cast : KAISOO
Other Cast : Member of EXO-K and all of SM artist and staff
Genre : Romance, Hurt
YAOI, Boys Love
Don't Like, Don't Read
Happy Reading
Chapter 2
"Goodmorning chagi~~!" Ucap kai dengan senyum yang melebar dipipinya sambil menyanggah kepala dengan tangan kanannya dan terus menatap kyungsoo yg sedang tertidur manis disampingnya.
Kyungsoo membuka matanya pelan dan terlihat masih setengah menutup mata. Dilihatnya sedikit wajah tampan kekasihnya itu yang sedang menatapnya dengan senyum lebar, kyungsoo pun tersenyum.
Chu~~
Kai langsung menyambar bibir merah milik kyungsoo yang terlihat begitu menggemaskan pagi itu. Kyungsoo pun langsung tersadar penuh dan matanya langsung membelalak seolah olah akan keluar. Kyungsoo terlihat seperti marah,
"Ya! Siapa yang mengizinkanmu melakukannya?"
"Eoh? Apa aku perlu minta izin? Kepada siapa?" Tanya kai mengejek.
"Tentu saja padaku! Aku bahkan belum menggosok gigiku kai"
"Siapa yang peduli hyung?" "Ini(menunjuk rambut), ini(menunjuk dahi), ini(menunjuk mata), ini(menunjuk hidung), ini(menunjuk pipi), ini(menunjuk bibir) dan semua yang ada padamu adalah milikku hyung, jadi jangan melarangnya, ne?"
Kai langsung mengecup kening kyungsoo kilat dan tersenyum. "Nah, ayo segera mandi hyung sekarang!" Ucap kai sambil langsung beranjak dari kasur dan langsung berjalan menuju kamar mandi yang ada dikamar mereka.
"Kyungsoo hanya tersenyum mendengar kata-kata kai dan menarik selimutnya lagi menutupi tubuhnya yang topless itu hingga terlihat bahunya saja. Entah apa yang akhirnya mereka berdua lakukan semalam, pasti ngerti kan?
.
.
.
"Kai, hari ini kau akan kemana dengan kyungsoo?" Tanya chanyeol sambil duduk santai menunggu baekhyun selesai memakai eyelinernya. Kai memang sudah terlihat rapi karena ia akan segera pergi dengan kyungsoo.
"Eoh? Aku akan menemani hyung menonton bioskop hari ini"
"Ide bagus. Bagaimana kalau kita menonton bersama?" Tanya chanyeol antusias.
"Wae? Kenapa harus bersama-sama?" Jawab kai menolak.
Baekhyun yang sudah siap pun keluar dari kamar dan langsung menjawab pertanyaan kai "Kim jongin~aah, kenapa kau selalu ingin berduaan saja eoh? Apakah tidak puas semalam?" Ejek baekhyun.
Kyungsoo tiba tiba datang dan langsung menyetujuinya.
"Ayo kita berangkat! Bukannya lebih seru jika ramai kai?" Seru kyungsoo sambil terus berjalan keluar. Dan kai hanya bisa pasrah mengikuti keinginan hyung kesayangannya itu.
Merekapun bersama sama menonton film action di bioskop. Tidak terlihat sedikitpun wajah ngantuk pada wajah kyungsoo, justru malah kai yang terus saja menguap(mungkin lelah habis 5 ronde semalamㅋㅋㅋ)
Kai menyandarkan kepalanya dibahu kyungsoo.
"Kai, apa kau mengantuk?" Tanya kyungsoo sambil memegang pipi chaginya itu.
"Hm" kai hanya berdeham dan langsung memejamkan matanya.
"Tapi badanmu hangat sekali kai, apa kau sakit lagi?" Tanya kyungsoo panik.
"Aniyaa~ aku menjadi hangat karena aku didekatmu hyung"
"Chh kau ini~ katakan padaku jika kau merasa mual atau pusing kai. Kau pasti lupa meminum vitamin tadi pagi." Jawab kyungsoo bawel tanpa sepatah katapun dijawab oleh kai, dilihatnya ternyata kai sudah tertidur pulas sambil menggengam tangannya yang halus itu. Kyungsoo terpaksa hanya asyik menonton film tersebut sendirian karena baekhyun dan chanyeol malah asik bermesraan berdua.
Mereka berempat benar-benar akan menghabiskan waktu bersama seharian penuh ini, bahkan setelah menonton film, mereka langsung menuju arena ice skating. Baekhyun dan chanyeol sudah mendahului kai dan kyungsoo untuk bermain main dengan es licin itu. Kyungsoo menunda untuk bermain karena dilihatnya kai begitu lemas terduduk disampingnya saat mereka baru saja selesai mengikat tali sepatu roda mereka.
"Kai? Apa sebaiknya kita duduk saja disini? Atau kita pergi makan duluan saja, kau terlihat lemas sekali kai. Kau hanya meminum obat yang kubawa saja tadi, kai harus makan kai." Ucap kyungsoo khawatir
"Mengapa harus makan duluan hyung? Nanti saja bersama baekhyun dan chanyeol juga, ayo kita bersenang-senang sekarang. Untuk apa kita hanya duduk disini" jawab kai sambil menarik kyungsoo ke arena ice skating dengan semangat walau dengan wajah yang tampak pucat.
.
.
.
Benar benar pemandangan yang indah, dua pasang kekasih yang kini sedang asyik bermain ice skating bersama ditengah kesibukan mereka selama ini.
Chanyeol terlihat sedang asyik mengejar baekhyun, sementara kyungsoo, terus merasa nyaman bermain dibelakang tubuh kai sambil memegangi pinggang kai dari belakang. Tangannya ia masukkan kedalam kantong blezer coklat milik kai agar ia tetap merasa hangat. Tiba-tiba saja kai membalikkan badannya dan menghadap ke arah kyungsoo. Kai tersenyum lebar melihat betapa manisnya hyungnya itu. Kyungsoo pun membals senyuman kai dengan memeluk kai erat sambil tersenyum manis, membenamkan kepalanya pada dada kai yang bidang.
"Hyung, jangan pernah tinggalkan aku, ne?" Tanya kai lembut
"Hm."
"Bahkan, walaupun semua orang didunia tak mengizinkan kita bersama"
"Kai, mengapa kau bicara seperti itu?" Kyungsoo langsung mendongak menatap kai.
"Eoh? Ani~~ itu hanya permisalan saja hyung" jawab kai dengan bingung. "Apa kau akan pergi jika itu benar terjadi?" Tanya kai penasaran.
"Ya tidaklah babo! Aku tidak akan pernah pergi darimu, arachi? Jadi jangan tanya hal-hal aneh lagi, ne?"
Kai hanya tersenyum dan langsung mengecup kening kyungsoo yang begitu dingin.
Namun kyungso merasa tubuh kai semakin panas ketika ia memeluk kai semakin erat, disentuhnya dahi kai dengan telapak tangan kanannya.
"Kai, keadaanmu semakin memburuk. Kau harus benar benar mengisi perutmu sekarang kai" ucap kyungsoo panik dan langsung menarik tangan kai untuk segera keluar dari arena ice skating.
Namun, belum sempat mereka mencari makan, kai malah mencegahnya dan meminta kyungsoo untuk pulang ke dorm. Kai merasa begitu pusing dan mual, badannya terasa lemah hingga tak mungkin lagi ia sanggup membawa mobil. Kyungsoo langsung bergegas membuka pintu mobil dan membopong kai masuk kedalam mobil, kyungsoo pun melesatkan mobilnya dengan cepat.
"Kai apa tidak sebaiknya kita ke rumah sakit saja?" Tanya kyungsoo panik sambil menyetir mobil kai.
"Aku tidak sedang sakit parah hyung, hanya demam seperti biasa."
"Memangnya apa yang menjadi beban fikiranmu sekarang kai? Kau tidak mungkin seperti ini kalau kau tidak banyak pikiran" kyungsoo sangat mengerti kekasihnya ini, kai selalu saja akan demam tinggi jika terlalu banyak pikiran, makanya kyungsoo selalu membawa obat-obatan kai didalam tasnya.
Kai hanya diam lemas tak menjawab pertanyaan kyungsoo, ada sesuatu dibalik pikirannya. Entahlah, kai tidak mau memberitahu kepada hyungnya itu. Kyungsoo terus menyetir dengan cepat agar segera sampai di dorm.
Setelah selesai memberi kai makan, Kyungsoo menguras kain putih yang dingin oleh es batu, dikompresnya kening kai berulang kali. Kai pun benar-benar sudah tertidur lelap hingga membuat kyungsoo tertidur disampingnya. Handphone kyungsoo bergetar, kyungsoo tersadar dan mengambilnya dari dalam sakunya.
Dari: Baekhyun
Kyungiee~aah, mengapa pergi tanpa sepengetahuan kami? Ada apa sebenarnya? Kalian berada dimana sekarang?
Kyungsoo langsung membalas pesan baekhyun dan menjelaskan semua yang terjadi, baekhyun pun mengatakan bahwa ia dan chanyeol akan segera kembali ke dorm karena khawatir dengan keadaan kai.
Ketika baekhyun dan chanyeol datang, kyungsoo pun langsung bertanya kepada mereka,
"Kai tidak akan demam jika dia tidak banyak pikiran. Apa kalian tau apa yang akhir akhir ini dia pikirkan?"
"Ku pikir dia akan baik baik saja karena hal itu. Saat aku tanya pada kai, dia bilang dia tidak peduli dan tidak terlalu memikirkannya" jawab baekhyun dengan polos.
"Hal itu? Hal apa?" Kyungsoo heran
"Ah kyungie~ apa kau tidak tau insiden 2 hari yang lalu?" Tanya chanyeol bingung. Kyungsoo hanya menggeleng tak mengerti.
"Insiden apa?"
"2 hari yang lalu kai diserang sasaeng fans ketika pulang dari cafe milik yesung hyung, ia didorong dan sasaeng fans itu melemparkan beberapa banner ke arah kai. Aku tidak tau pasti tulisannya apa, tapi kai malah mengambil dan menyimpannya. Sesampainya didorm, kai mendapat banyak kotak hadiah, ia hanya membuka sebentar kotaknya dan langsung menutupnya tanpa memperlihatkan kepada kita apa isinya"jelas baekhyun yang melihat kejadian itu dengan pasti dan menarik kai kedalam mobil menyelamatkannya dari sasaeng fans.
"Ah! Apa dia menyembunyikannya darimu?" Tanya chanyeol
"Apa aku baru saja membocorkan rahasia channie~yaa?" Tanya baekhyun sambil menutup mulutnya dengan wajah yang panik dan merasa bersalah.
"Bisa kalian keluar sebentar? Mianhae" ucap kyungsoo lemas dengan tatapan kosongnya.
"Ah ne! Mian kyungiee~ahh membuatmu khawatir, aku tak bermaksud..." Baekhyun khawatir sekali jika apa yang ia ceritakan akan menjadi beban pikiran kyungsoo juga.
"Gwaenchana baekkie~aah, gomawoyoo. Seharusnya aku tau sejak kemarin" jelas kyungsoo sambil tersenyum menatap baekhyun dan chanyeol.
Baekhyun dan chanyeol langsung keluar kamar meninggalkan kyungsoo yang sedang berpura-pura tersenyum dihadapan mereka.
Kyungsoo terkejut dan benar benar mengkhawatirkan apa yang sebenarnya terjadi pada kai.
Kyungsoo langsung mencari kotak kotak tersebut didalam kamar, hingga ia menemukannya tepat didalam laci milik Kai yang tidak terkunci. Dikeluarkannya kotak tersebut, dan langsung ia buka.
Kyungsoo melebarkan banner yang ada didalam kotak dan melihat tulisannya. Kyungsoo terkejut dan langsung melihat apa sebenarnya isi yang ada didalam kotak. Kyungsoo melihat satu persatu foto yang ia pegang dengan tempo lambat. Ia membaca setiap tulisan difoto tersebut. Matanya kini mengeluarkan setetes demi setetes air yang menunjukkan rasa perih dihatinya. Kyungsoo diam dan menangis ketika ia baca sebuah surat yang isinya membuat hatinya benar-benar tertusuk.
.
.
.
.
.
To be continued...
