Tiada Kesempatan Kedua
Naruto © Masashi Kishimoto
Genre: Romance,Drama
Pair: Neji X Sakura
Sasuke X Sakura
Warning: Banyak Typo, OOC,semi Lemon, genderbender, dll
Rated: T semi M
Halo minna...! arigato yang minta sequel. Sebenernya aku rada susah juga mau bikinnya,banyak kendala...yang penting happy reading \^o^/
Pagi hari yang bisa dikatakan kelam,karena pagi ini cuaca sedang mendung,sang surya juga enggan menampakkan dirinya. Sama halnya dengan dua keluarga yang sedang berduka karena haru kini telah menghilang dari shiki
Bagaimana jika salah satu musim menghilang dari siklus musim? Pasti dunia ini sudah berakhir,itu juga berlaku bagi keluarga Uchiha dan Hyuga yang kini ditinggal musim seminya
Bagai bunga sakura yang kini sedang gugur,dan tak dapat tumbuh lagi. Bagai penyesalan tiada akhir
.
.
"Haruka..." panggil Mikoto
"Miko-chan..." senyum Haruka dengan kecut
"Jangan memaksakan diri untuk tersenyum..." Mikoto memeluk Haruka "semuanya pasti ada hikmahnya..."
Haruka termenung mendengar penuturan Mikoto,semenjak dia kehilangan Sakura 3 bulan yang lalu,kini dia bagaikan mayat hidup yang hanya tersenyum palsu apa bila ditanya. Entah...air matanya sudah habis atau karena dia menipu diri,tak ada yang tau soal itu
"Aku juga ibunya...jika salah satu anakku meninggal..." Mikoto menghirup nafas dalam-dalam "aku yakin kau juga akan menguatkanku seperti ini"
Merasa Haruka memberikan respon positif dengan membalas pelukannya,Mikoto tersenyum tipis
"Ehem...!" mendengar ada suara dibalik tubuhMikoto,mereka sama-sama menengok
"Apa kalian melupakan aku?" tanya orang itu dengan ekspresi pura-pura kecewa
Mereka berdua saling pandang dan tertawa bersama "tentu saja tidak Fuga-kun..." tanggap Haruka "kemarilah..." pinta Mikoto
Terimakasih Fuga-kun...Miko-chan...aku sangat beruntung berada dikeluarga Uchiha...arigato...
.
.
Disebuah ruangan yang gelap kini terlihat seorang pemuda yang mendudukkan dirinya dilantai,bersandar pada kaki kasur king sizenya. Sang pemuda yang kira-kira berambut raven itu sedang memegang kertas tebal berukuran persegi panjang. Didalamnya terpampang gambar seorang gadis berambut softpink sedang tersenyum dan dibelakangnya ada seorang pemuda raven yang memeluknya dengan sayang
Perlahan ruangan yang gelap itu sedikit menampakkan sinarnya
"Sasuke" panggil seorang pemuda dari arah pintu dan menyalakan lampu yang membuat ruangan itu terlihat sepenuhnya
"Sampai kapan kau akan seperti ini?" tanyanya "jika Sakura melihatmu seperti ini,dia pasti tak akan suka!" jengahnya dan menghampiri Sasuke
"..."
"Cih! Bangkitlah Sasuke! Apa kau inggin menyiayiakan harapan Sakura!" si penuda menarik kerah Sasuke
"Kau tak akan tau bagaimana perasaanku,Saso-nii..." gumamnya datar
"Cih! Kau yang tak tau! Bagaimana sengsaranya aku karena adikku mati!" Sasori memukul pipi Sasuke "aku juga merasa kehilangan! Apa kau tau,hah?!" bentaknya lagi dan memukul Sasuke "tapi...aku tau...ini bukanlah yang 'dia' inginkan...aku akan bangkit..." Sasori berbalik "karena...aku akan menepati janji kami..."
Seorang pemuda yang dari tadi mendengar percakapan kakak-adik itu hanya memejamkan matanya dan menyandarkan punggungnya pada tembok dekat pintu
"Ayo kita pergi Itachi..." katanya pada pemuda yang sedang bersandar itu
"Apa sudah tak apa-apa?"
"Hn,kau tau sendiri jika dia sangat kuat kan?" Sasori mendahului Itachi "sekarang kita tepati janji kita pada Saku-chan"
"Aa..."
.
.
Sasuke masih termenung dengan kata-kata anikinya. Ya...dia harus bangkit,ini juga demi Sakura
Cih! Kenapa aku bisa selemah ini! Uchiha adalah klan yang kuat. Benarkan Sakura? Aku akan membuatmu bangga memiliki aniki seperti kami
.
.
.
Mansion Hyuga Kini semua keluarga Hyuga sedang makan malam,seperti biasa,tak ada sepatah katapun yang mereka keluarkan
"Hinata...apa kau bisa carikan aku dua tiket ke Tokyo Disneyland?" tanya Neji disela kegiatan makannya
"Eh? Doshite nii-san?" tanya Hinata yang sedikit bingung
Sama halnya dengan Hinata. Hiashi dan Hanabi,mereka mengerutkan alisnya pertanda bingung
"Apa kau lupa? Aku sudah berjanji dengan Sakura...jika aku sudah tidak sibuk maka aku akan mengajaknya ke taman bermain..." Semua yang ada dimeja makan seketika diam karena perkataan Neji
"Neji..." Hiashi mulai angkat suara "jangan hukum dirimu sendiri..." terdengar suara Hiashi yang sedikit parau
"Nii-san..." gumam Hanabi cemas
Yang dibicarakan kini sedang makan dengan biasa seolah tadi yang dikatakan keluarganya hanya angin lalu
Merasa jengah dengan anak laki-laki satu-satunya,Hiashi menggebrak meja yang membuat semua orang menghentikan makannya "SADARLAH NEJI! DIA SUDAH TAK ADA LAG-" belum sempat Hiashi mengatakan kalimatnya,Neji memotongnya "APA YANG AYAH TAU?! KALIAN TAK TAU APA-APA!"
Neji meletakkan sendok dan garpunya "aku sudah selesai..." dengan itu dia meninggalkan ruang makan dan kembali ke kamarnya
.
.
.
.
Neji Pov
Sakura...maafkan aku...aku tau kalau aku adalah tunangan yang sangat buruk. Aku tau...maaf...apa segitu buruknya aku sampai kau meninggalkanku seperti ini? Apa kau membenciku? Apa kau menyesal karena pernah mencintai orang sepertiku? Apa yang harus aku lakukan Sakura...?
Normal Pov
Neji mendatangi laci mejanya dan mengambil sebuah kotak kecil
Di dalamnya terdapat sepasang cincin berwarna perak. Ya,itu adalah cincin pertunangan mereka. Cincin yang berukuran kecil memiliki sebuah permata berwarna Amethyst dan yang berukuran sedikit besar memiliki permata berwarna emerald
"sebentar lagi kita akan ke Tokyo Disneyland...apa kau senang Sakura?" Neji tersenyum tipis "lalu apa lagi...?" Neji duduk dipinggiran kasurnya "aa...kau benar. Festifal. Kenapa aku bisa lupa?" Neji terkekeh pelan sambil merebahkan tubuhnya dan dia tertidur sambil memegang cincin mereka
.
.
.
Keesokan harinya dimansion Uchiha,sama seperti biasa,mereka sekeluarga sedang makan pagi. Tapi tak seperti biasanya,Sasuke yang semenjak meninggalnya Sakura mengurung diri dikamar kini sedang duduk rapi memakan roti isi tomatnya dan memakai pakaian kantor yang rapi
"apa kau sudah tak apa Sasu?" tanya Haruka yang sedikit cemas
"Hn,kaa-san tak usah cemas" kata Sasuke singkat
Fugamiko saling berpandangan "jangan terlalu memaksakan diri sayang..." Mikoto ambil suara
"Hn,kalian tak usah berlebihan seperti itu" gumamnya
"Ayo otouto...kita akan terlambat nanti" Itachi langsung menarik Sasuke bagai menyeret seekor kucing
"kami berangkat!" kata Sasori mewakili ItaSasu dan mengecup pipi Haruka dan Mikoto
"Hati-hati/Hn" FugaMikoHaru saling berpandangan dan tertawa
.
.
"apa kau tau otouto...? gara-gara cutimu,semua orang benar-benar repot!" semprot Itachi,kini mereka sedang ada dilobi Uchiha Corp
"Hn"
"Dasar...baka otouto! Akan aku jelaskan,mulai hari ini,kita akan kedatangan Doble S"
"Hn?" gumam Sasuke tak mengerti
"Kita akan meluncurkan sebuah pakaian musim dingin. Kita memerlukan Doble S" jelas Itachi
"Hn,lalu siapa Doble S? Aku tak pernah mendengarnya"
Itachi membuka S5nya "model asal Rusia. Campuran Jepang-Perncis,Doble S sangat terkenal di Rusia. Model yang cukup bersih dan profesional" Itachi mengakhiri penjelasannya
"Perjanjian?" tanyanya lagi
"Sudah diatur"
"Hm"
Dengan kata terakhir Sasuke,mereka pergi ke ruang meeting bersama karena mereka akan menyambut Doble S
.
.
"podzharivaniye... (panas sekali...)" gumam seorang pemuda berkacamata Sunglasses Rayban Wayfarrer
"konechno, seychas leto. Glupyy... (tentu saja,ini kan musim panas. Bodoh...)" ejek pemuda yang satu lagi berkacamata Ray Ban Chris berwarna coklat
"Cih,shut up You! You'r vex" komentar pemuda pertama
"Ha ha ha ha You look cute when angry brother" canda pemuda kedua
"assez!garder votreattitude.ceau Japon, pas la Russie. vous comprenez? (cukup! Jaga etika kalian! Ini di Jepang,bukan di Rusia. Kalian mengerti?)" peringat seorang berambut coklat rapi
"oui monsieur... (baik pak...)" kata mereka sambil memutar bolamatanya bosan
Mereka bertiga kini berjalan dalam keheningan,si pria berambut coklat berada didepan dan dua pemuda jalan beriringan dibelakangnya
Pria berambut coklat mengetuk pintu yang lumayan besar dan dia membukanya,tanpa perintah dia langsung masuk diikuti dua pemuda tadi. Disana terdapat dua pemuda yang terlihat mirip dan tiga orang yang sudah agak tua menyambut mereka
Sekarang mereka berdelapan duduk disebuah meja rapat yang lumayan besar
(disini mereka ngomong pake bahasa inggris *males nranstetin)
Pria berambut coklat berdiri "perkenalkan saya Sabaku Aizen, saya kakak sekaligus menejer mereka" kata pria berambut coklat yang diketahui bernama Aizen dan kembali duduk
Aizen menengok ke kanan pada adiknya yang memakai kacamata Sunglasses Rayban Wayfarrer. Dengan malas si pemuda berdiri dan melepaskan kacamatanya "Sabaku Gaara 17 tahun" dan pemuda yang bernama Gaara tadi langsung duduk
Aizen kembali menengok ke kiri dimana pemuda berambut panjang berwarna merah berkacamata Ray Ban Chris coklat "Sabaku You..." si pemuda melepaskan kacamatanya "17 tahun"
Seketika semua orang yang ada disana membeku memperhatikan seorang pemuda berambut merah bermata jade
"Sakura...?" gumam pemuda berambut raven lancip Semua memandang Sasuke seolah disadarkan (kecuali para Sabaku) "Uchiha-sama..." terdengar kasak kusuk antara orang-orang tua sehingga Aizen mengerutkan alisnya bingung
"Maaf jika kami salah memperkenalkan diri...tapi sebenarnya ada apa?" tanpa penjelasan yang diinginkan Sasuke tiba-tiba bangkit dari kursinya dan memeluk pemuda yang tadi bernama You
"Sasuke!" Itachi terkejut dengan tingkah adiknya yang tiba-tiba itu. Aizen juga sedikit cengo dengan tindakan calon klennya itu
Gaara langsung bangkit dari duduknya "what are you doing with my brother?" bentaknya dan memisahkan Sasuke dan You
"Eh?" Itachi memandang Gaara,You dan Sasuke dengan bingung
"Sakura..." Sasuke hanya berdiri dan memandang You tak percaya. Kini adiknya,gadis yang dicintainya berada didepannya
"What are you talking about?" gumam You datar "maaf saja jika kau mengira aku perempuan. Aku adalah laki-laki tulen!" You melepaskan kemeja yang dia pakai
Betapa terkejutnya orang-orang yang ada disana saat melihat You,tubuh yang kurus,badan yang putih dan yang terpenting DADA RATA
"Apa kami sudah bilang kalau kami adalah model androgyny?" ejek Gaara yang seperi memberikan bom atom pada mereka
.
.
-!-TBC-!-
.
.
Wah hahahaha akhirnya apdet juga,mungkin pada bingung kali ya? Aku keinspirasi waktu liat model androgyny di TV ama komik yang judulnya day of evolution (kalo gak salah)
Gomen juga kalo bahasa inggrisnya acak-acakan! Disini Sakura cowok berambut merah bermata Jade,sikapnya cool dan agak tempramental (kalo disebut cewek) tapi suatu ketika dia bisa jadi konyol. Tergantung situasi lah...
Makasih banyak buat Anisha Ryuzaki, hanazono yuri, EmeraldAI, Hatake Ridafi, Ryuhara Shanchi, mako-chan (iya gak papa,santai aja)
Luca Marvell
