Title : Fanboy

Author : lilily

Pairing : YeWon

Disclaimer : OTP milik kita bersama :D

Genre : - gak ngerti ini genrenya apa -_- silahkan namakan sendiri genrenya apa ^o^

Warning : bahasa non-baku and typos everywhere

Summary : Fanboy-ing adalah hidupnya, namun tak pernah sekalipun terlintas dalam pikirannya bahwa ia akan jatuh cinta pada seorang idol. Benar, dia menentang keinginan orang tuanya, dan memilih untuk tinggal di Korea hanya demi mengikuti sang idol. tapi hatinya masih suci, cintanya murni hanya cinta seorang fan, tak kurang dan tak lebih. Hampir semua harinya dihabiskan untuk kehidupan fanboynya, hingga ia melupakan kehidupan cintanya. Apa yang akan ia lakukan saat tiba tiba seseorang, seorang idol terang terangan menunjukkan ketertarikan padanya, dan dengan keras kepalanya menolak untuk menyerah mendapatkan hatinya meski telah ia tolak berkali kali, akankah harinya berubah?

NOTE 1 : disini usia Yesung hanya setahun lebih tua dari Siwon, dan Boy x Boy love tidak lagi terlalu tabu.

Note 2 : Bayangkan program yang dibawakan Siwon dan Kyuhyun ini kayak program Radio Star ya readerdeul^^ bukan program live, tapi studionya kayak sukira, bisa dilihat dari luar XD.

.

Terima kasih untuk semua review dari readerdeul semua dichapter satu kemaren, here the second chapter, moga masih tetap suka dan berkenan meninggalkan review lagi ya ^0^

.

.

.

.

= Chapter Lalu =

.

.

"terakhir yang ku tahu kau bukan gay" ujar Donghae lugas

"aku memang bukan gay"

"lalu?"

"aku tak pernah tertarik pada namja manapun, aku hanya tertarik Yesung"

"itu berarti kau hanya gay untuknya"

Hening sejenak.

"kau benar-benar gila Siwon ah, kau membuatku pusing haizzz" Donghae mengacak rambutnya frustasi.

"kenapa jadi kau yang pusing? Aku yang pusing disini, karna Yesung sama sekali tak pernah melirikku"

"justru itu yang membuatku pusing, kenapa kau malah menyukai orang yang sama sekali tak melirikmu, dan... oh tuhan coba kau pikirkan dengan logikamu Siwon, dimana mana itu fans yang sampai terobsesi dengan idolnya sendiri, bukan kebalikannya, kau malah menyukai fansmu sendiri"

"akan sangat bagus kalau dia memang fans ku"

"oh iya kau lupa, dia bahkan bukan fans mu, dia menyukai nam... oh! Dia fanboy Kyuhyun, itu artinya dia menyukai Kyuhyun, itu artinya dia juga gay, ya setidaknya dia juga gay"

"kalaupun dia bukan gay, aku akan membuatnya gay untukku"

"ck... ini benar-benar sulit Siwon, kau menyukai seseorang luar zonamu"

"diluar zonaku?"

"ya, kau menyukai seseorang diluar lingkungan sosialmu, dan kau membuatnya lebih complicated karena seseorang diluar lingkungan sosialmu itu bahkan tak pernah melirikmu satu kalipun"

"aduh bahasamu terlalu ribet, lalu harusnya aku menyukai siapa?"

"aku misalnya"

"kau? ... ya! Kau menyukaiku?!" Siwon menatap Donghae horor *_*

"bodoh! Tentu saja tidak, aku hanya becanda, kau bukan tipeku aiiiggh"

Donghae melempar bantal yang dari tadi dipeluknya kearah Siwon.

"ya ya ya! Kenapa kau hobi sekali melempariku? Dasar manajer kurang ajar!"

Siwon tak terima akhirnya membalas, dan jadilah adegan timpuk menimpuk antara manajer dan artisnya di apartemen mewah tersebut.

"hahaha sudah sudah aku mau menemui Hyukjae dulu, kau bebas mau bermalas malasan selama dua hari ini, tapi ingat, malamnya kau tetap punya jadwal program di KBS"

"tanpa kau ingatkan pun aku takkan lupa jadwalku yang satu itu" jawab Siwon menyeringai.

"huft sepertinya ada baiknya juga kau satu program dengan Kyuhyun, setidaknya aku tak perlu capek capek mengingatkan jadwalmu"

"tapi Hae ah, aku masih kepikiran dengan rencanaku tadi"

"jangan coba coba untuk melaksanakan ide gilamu itu, atau aku akan berhenti jadi manajermu"

"ya! Jangan berhenti! Aku tak suka diatur oleh siapapun kecuali olehmu!"

"good, jadi ikuti saranku, jangan pernah datang keapartementnya, kau seorang idol, superstar, tolong ingat itu" ujar Donghae sebelum benar benar keluar dari apartement Siwon.

Meninggalkan namja tampan berdimple itu kembali tercenung sendirian, ia sepenuhnya sadar ia telah hampir gila, gila karna ia tak pernah mampu menepis bayang bayang Yesung dari pikirannya.

"tak bisakah kau melihatku Yesungie?"

.

.

.

.

.

= Chapter Dua =

.

.

Hujan mengguyur kota Seoul cukup deras malam itu, membuat orang orang jadi enggan untuk keluar rumah dan memilih untuk bersembunyi dibalik selimut tebal masing masing, namun hal itu tidak berlaku bagi para fangirls –dan fanboy- diluar sana, karena studio KBS tetap ramai seperti biasanya oleh para fans Siwon dan Kyuhyun yang sudah menunggu kedatangan idol mereka dari jam 8 tadi.

Siwon melambaikan tangan dan tersenyum ramah melewati fansnya dan sedikit berlari memasuki studio, ia sudah agak telat, dan ia tak melihat Yesung-nya.

2 jam kemudian, proses taping berakhir, setelah saling berpamitan dengan para staff, Siwon segera keluar studio dan di susul oleh Kyuhyun.

"Siwon oppa! Kau sudah bekerja keras!"

"have a good rest oppa"

"oppa, ini untukmu"

"oppa... blablabla" semua fans berusaha berbicara dengannya, ada yang memberikan selamat, mengingatkan agar ia menjaga kesehatan, mengingatkan agar ia tak lupa beristirahat, memberikan hadiah, dan macam macam tingkah fans yang membuat Siwon tersenyum senang, ia merasa benar benar dicintai, dan tidak seperti biasanya, Kyuhyun malam itu juga ikut menyapa fansnya, dan mengingatkan mereka semua untuk hati hati pulangnya, karena hujan masih belum juga reda.

Siwon masih tak melihat Yesung, padahal Kyuhyun sudah berdiri disana menyapa para fansnya, bukankah seharusnya Yesung juga ada disana?

Bahkan saat Kyuhyun sudah meninggalkan KBS pun Yesung masih tidak terlihat.

"apa dia tidak datang malam ini?"

"halo, ya! Yesung oppa! Kenapa baru menjawab telponku sekarang? Aku sudah menelponmu berkali kali dari tadi" suara salah seorang fan sukses mencuri perhatian Siwon yang baru hendak menuju mobilnya, ia kembali berpura seoalah menyapa fans yang masih bertahan disana.

"huh?! Tabrakan? Kau tak kenapa napa?"

Deg! Jantung Siwon langsung berdetak dua kali lebih kencang dari biasanya, siapa yang tabrakan? Yesungkah itu?

"oh syukurlah, jadi sekarang kau tak bisa kemana mana karena mobilmu masih dibengkel?"

"..."

"padahal sangat sayang sekali kau tidak datang Oppa, tadi Kyuhyun Oppa sempat menyapa dan melayani fans minta tanda tangannya"

"..."

"dia sangat tampan malam ini!"

"..."

"baiklah, sampai jumpa besok di kampus, jangan telat lagi"

"..."

"ne.. jaljayo Oppa"

Yeoja yang baru saja habis berbicara dengan Yesung di telpon tersebut langsung meninggalkan KBS bersama beberapa teman lainnya, sepertinya yang masih tinggal saat ini semuanya fans Siwon, karna sang idol juga masih berdiri disana, masih tersenyum kepada para fansnya, meski pikirannya saat ini tak lagi berada disana, dan apakah Siwon menyadari, bahwa ada dari fansnya tersebut yang menyadari bahwa sebenarnya pikiran Siwon sudah tak lagi berada disana? Fan yang selalu bisa 'membaca' Siwon disetiap kondisi apapun.

"kau kemana Yesung Oppa? Kau membuat oppaku khawatir"

.

.

.

ㅅㄹ ㅎ

.

.

.

Malam itu hujan kembali mengguyur kota Seoul, dan siapa sangka hujan yang turun malam itu dikirim tuhan sebagai 'jalan' bagi Siwon untuk memulai 'perjuangannya'.

Siwon dan Donghae kini tengah dalam perjalanan menuju KBS, tak ada suara diantara keduanya, mungkin Siwon terlalu lelah untuk sekedar berbicara, dan Donghae sangat paham akan hal itu, jadwal Siwon sangat padat hari ini, diawali dengan syuting iklan pagi harinya yang baru selesai saat menjelang sore, dan harus dilanjutkan dengan proses rekaman untuk soudtrack film terbaru yang akan dibintanginya, proses rekamam baru selesai satu jam yang lalu, dan kini ia harus menghadiri pekerjaan rutin lainnya, taping program di KBS, tidak setiap malam memang, hanya setiap rabu,kamis,dan jumat.

Hujan deras yang teras mengguyur dari tadi sore membuat Siwon semakin ingin segera bisa bertemu kasur dan beristirahat, tak seperti biasanya, ia terlihat malas untuk melaksanakan pekerjan 'favoritnya' kali ini.

Siwon terus memandangi jalanan Seoul yang terlihat agak licin akibat hujan yang mengguyur cukup deras, mengamati berbagai aktifitas orang-orang yang sepertinya tetap berjalan seperti biasanya, meski ditengah hujan lebat begini, tak ada yang begitu menarik, siwon hampir ketiduran akibat kelelahan, namun tiba tiba ia melihat seseorang yang begitu dikenalnya, tengah berdiri ditepi jalan, diteduhi sebuah payung warna biru yang dipegannya, sepertinya ia tengah menunggu sesorang, untuk menjemputnya barangkali? Atau ia tengah menunggu taksi? Oh mungkin saja!

"Donghae, bisa berhenti sebentar?" Donghae yang dari tadi begitu fokus menyetir dalam diam, sedikit terlonjak dengan suara siwon yang memecah keheningan secara tiba tiba.

"ada apa Siwon ah?" tanya Donghae agak bingung, namun ia tetap mengenepikan mobilnya dan berhenti.

"apa tadi kita melewati apartemen Yesung?"

"eoh?" Donghae tampak berfikir sejenak, ia juga tidak terlalu menyadari rute yang dilewatinya.

"sepertinya iya, kenapa?"

"berarti aku tidak salah lihat, bisa tolong mundur lagi Hae ah? Tadi aku melihat Yesung, sepertinya ia sedang menunggu taksi, dia pasti juga mau ke KBS kan?"

"menunggu taksi? Bukannya kita selalu melihat ia punya mobil sendiri?"

"mungkin terjadi sesuau dengan mobilnya, mundurkan saja dulu" Siwon mulai tampak tak sabar.

"ok ok" Donghae perlahan mulai menjalankan mobilnya mundur, Siwon tersenyum senang, ia mendadak terlihat bersemangat.

"apa yang akan kau lakukan?" tanya donghae sambil terus memundurkan mobilnya, sepertinya tadi ia telat lumayan jauh melewati apartement yang ditinggali Yesung.

"ini kesempatan untukku Hae ah, aku akan mengajaknya naik mobil kita, aku harus mulai berkenalan dengannya"

Donghae menghentikan mobilnya sejenak, yang langsung mendapat tatapan protes dari Siwon.

"bisa kau tidak meneruskan rencanamu itu Siwon ah? Ini akan terlihat aneh, seorang idol memberikan tumpangan pada orang asing"

"Yesung bukan orang asing"

"tapi dia tidak mengenalmu sama sekali, well kecuali dia hanya tahu namamu karena kau superstar"

"Hae, untuk kali ini saja, aku tak mau melewatkan kesempatan ini, kalau bukan aku yang memulai inisiatif untuk mengajaknya berkenalan, dia takkan pernah tahu apa yang aku rasakan terhadapnya"

"tapi ini akan terlihat janggal Siwon, Yesung juga pasti akan berpikiran lain"

"lalu aku harus bagaimana? Hanya diam? Sampai Yesung tau perasaanku dengan sendirinya? Dia tidak akan pernah tahu, melirik padaku saja dia tidak pernah, please hae ah, aku memang seorang idol, tapi tak bolehkan aku memperjuangkan cintaku juga? Aku sudah hampir gila karenanya, ku pikir kau menger..."

"ok ok cukup" Donghae kembali menjalankan mobilnya mundur, berargumen dengan si stubborn Siwon takkan ada gunanya.

.

Yesung mulai merasa kesal, sudah 15 menit ia menunggu dibawah guyuran hujan, belum ada satupun taksi yang lewat, pakaiannya mulai sedikit basah, walau ia memakai payung, namun angin yang terkadang berhembus agak kencang sesekali membuat payungnya oleng/? Dan guyuran hujan mengenai tubuhnya.

"aisssh kenapa tidak ada taksi yang lewat sih?" Yesung masih mengumpat kesal saat sebuat mobil berhenti dihadapannya.

Yesung memiringkan kepalanya ke kanan, penasaran dengan mobil siapa yang tiba tiba berhenti dihadapannya, tak lama kaca mobil diturunkan, dan terlihatlah aktor terkenal Choi Siwon tengah tersenyum dan melambaikan tangan kearahnya.

"Choi Siwon?" tanya Yesung dalam hati, ia sedikit kaget, apa yang dilakukan aktor itu disini?

"Yesung ssi" sapa Siwon dengan dimple smilenya, namun ia tak turun dari mobilnya, karena hujan sangat deras, Yesung hanya tersenyum kaku, masih kaget kenapa mendadak aktor itu menyapanya? Dan kenapa Siwon sampai tahu namanya?

"dia tahu namaku? Woah"

Siwon yang mengerti bahwa Yesung pasti kaget dengan semua ini, langsung to the point tampa mau berbasa basi.

"Yesung ssi apa kau mau ke KBS?"

"oh i- iya, aku sedang menunggu taksi" Yesung menjawab agak sedikit gugup, ini baru pertama kalinya ia berbicara langsung dengan Siwon, ia sudah sering melihat Siwon dari dekat selama ini, karena ia satu program dengan Kyuhyun-nya kan? Namun berbicara? Wah Yesung tak pernah berfikir sampi kesana.

"dari pada kau lama menunggu, dan makin basah, lebih baik kau ikut dengan mobilku saja, aku juga mau ke KBS"

"ti- tidak usah, aku dengan taksi saja" Yesung makin kaget dengan ajakan Siwon, apa ini tidak salah?

"kau kenal denganku kan? Maksudku kau tau namaku kan?" tanya Siwon yang melihat Yesung menatapnya seperti menatap seseorang yang benar-benar asing baginya.

"Aku tau, kau Choi Siwon"

Sungguh rasanya Siwon ingin berteriak senang saat itu, Yesung menyebut namanya, ia sudah menyukai namanya dari kecil, dan sekarang saat mendengar Yesung melafalkan namanya ia makin menyukai namanya, terdengar ribuan kali lebih keren.

"berarti kau tahu bahwa aku tak mungkin punya niat jahat kan? Ayo ikut dengan mobilku"

"Tidak usah Siwon ssi, aku dengan taksi saja"

"oh ayolah, kau akan semakin basah semakin lama menunggu disini, sudah 5 menit aku disini belum ada satupun taksi yang lewat, dan aku yakin kau bahkan sudah menunggu lebih dari 5 menit sebelumnya"

Yesung diam sejenak, entah karena ia sedang mempertimbangkan untuk ikut dangan mobil Siwon, atau karena ia merasa jengah kenapa aktor ini tetap ngotot mengajaknya untuk ikut bersamanya.

"Yesung ssi, ba..."

"Taksi!" Sebuah taksi akhirnya lewat menyelamatkan Yesung dari kegalauan/? nya, Siwon bahkan belum sempat menyelesaikan ucapannya.

"Siwon ssi, terima kasih atas tawarannya, tapi taksi yang aku tunggu sudah datang, aku duluan" Ujar Yesung sambil membungkuk sekilas dan segera menaiki taksi yang telah menunggunya, dan meluncur pergi, meninggalkan Siwon yang masih speechless, tak percaya bahwa Yesung benar benar menolak tawarannya mentah mentah.

"puahahahahahahahahahahahahaha" Donghae sudah tak mampu lagi menahan tawanya, 'pertunjukan' yang baru saja berlangsung didepan matanya benar benar pertunjukan paling lucu sekaligus paling memalukan buat Siwon yang pernah dilihatnya.

Siwon langsung menatap Donghae tajam, benar benar Sahabat yang tak berperasaan, tertawa keras melihat sahabatnya sendiri sedang ditimpa musibah/? Seperti ini.

"kenapa kau tertawa? Kau sangat bahagia melihat penderitaanku?"

"hahahaha bukan begitu, tapi hahahahahaha" Donghae masih belum bisa menghentikan tawanya.

"Donghae!"

"sorry sorry hahahaha"

"ck! Kau masih tertawa, cepat jalankan mobilnya!" Siwon tampak sangat kesal sekarang. Donghae perlahan kembali menjalan mobilnya sambil terus berusaha menghentikan tawanya.

"kau benar benar menyedihkan Siwon ah"

Hening, tak ada tanggapan.

"untung tak ada orang lain yang menyaksikan adegan tadi, pamormu bisa jatuh kalau sampai ada orang lain yang tahu, berdoa saja semoga Yesung tidak menyebarkan hal ini pada teman temannya"

Masih tak ada tanggapan.

"aku sudah peringatkan kau dari awal, Yesung akan merasa aneh kenapa mendadak seorang idol bisa menawarkan tumpangan padanya"

Lagi, Siwon tak menjawab ocehan Donghae, ia memilih untuk kembali melihat keluar jendela, moodnya kembali memburuk sekarang.

"hei! Kenapa kau diam saja dari tadi?" Donghae yang merasa tak mendapatkan tanggapan dari tadi, menolehkan kepalanya kebelakang sejenak, dan ia langsung kaget melihat ekspresi Siwon saat ini.

"Siwon ah, kau baik baik saja?!" Donghae langsung mengetepikan mobilnya.

"aku tidak apa apa, jalankan kembali mobilnya" Jawab Siwon tanpa menoleh pada Donghae, ia terus menatap keluar.

"Si- Siwon, apa kau menangis?"

"Tidak" sangkalnya pendek, dan bersamaan dengan itu butiran kristal bening jatuh dari sudut matanya.

"oh my god" Donghae kini menatap sahabatnya itu iba.

"aku bilang jalankan kembali mobilnya hae ah, kita bisa terlambat" Kini Siwon menatap langsung managernya tersebut, ia tak peduli kalaupun Donghae melihatnya menangis, toh Donghae sudah melihatnya juga bukan?

Tanpa berkomentar apapun lagi, Donghae kembali menjalankan mobilnya dengan pelan, dan Siwon kembali membuang pandangannya keluar jendela, sunnguh ia ingin segera sampai di KBS, menyelesaikan tugasnya dan segera pulang keapartementnya untuk beristirahat, ia mendadak merasa lebih lelah dua kali lipat dari sebelumnya, dadanya terasa sangat sesak, perjalanan kembali dilanjutkan dalam diam.

"Aku baru sadar kalau kau ternyata telah jatuh sedalam ini Siwon ah, aku akan lakukan sesuatu untukmu, aku janji" Donghae bertekad dalam hati, sambil sesekali melirik Siwon yang masih membisu. Siwon bukan laki laki yang cengeng, Donghae hampir tak pernah melihat Siwon menangis, kecuali saat beracting adegan sedih di drama atau film yang di perankannya, jadi kalau sekarang Siwon sampai menangis, berarti pengaruh Yesung benar benar sudah sangat hebat dalam hidupnya.

.

.

.

.

.

= tobe continued... =

.

.

Hoaaaahhh Chapter 2 selesai! :D bagaimana menurut readerdeul, tolong tinggalkan tanggapannya mengenai chapter ini ya^^

Terima kasih untuk semua masukan dan saran di chapter satu kemaren, sudah lily coba perbaiki di chapter ini, semoga udah lebih baik J

.

Lily mau balas semua review yang udah masuk di chapter satu kemaren^^

.

.

rinny .agustya : gomawo udah baca dan review^^ yap, mereka belom resmi kenalan J

missjelek : gomawo udah baca^^

Kim Raein : gomawo udah baca dan review^^

ajib4ff : gomawo udah baca dan review^^ hahaha lily ngakak bacanya, berasa baca ff juga, wonkyu berantem *bugh! Plak! Bletak!* XD

ikhaasan1 : gomawo udah baca dan review^^ haaa gomawo udah ngingatin, di chapter ini udah lily kasih titik J

sisil .li24 : gomawo udah baca dan review^^ Siwon harus berusaha extra dulu keke

cloud-alones : gomawo udah baca dan review^^ ini udah dilanjut dengan semangat hihihi :D

Jy : gomawo udah baca^^

Mitha3424 : gomawo udah baca dan review^^ berhubung lily udah niatin pairing ff lily kali ini pure YeWon jadi Kyu kayaknya bakal tetap di posisinya sebagai seorang idol, gak nambah peran jadi orang ke tiga kekeke

spark ju clouds : gomawo udah baca dan review^^

yy : ini udah lanjut J gomawo udah baca dan review^^ jangan sungkan buat kasih review lagi yaaa

ryani clouds : hihihi Siwon kepincut pesona sang fanboy xD gomawo udah baca dan review^^ jangan sungkan buat review lagi yaaaa

Cloudhy3424 : gomawo udah baca dan review^^ *ikutan jingkrak* gomawo buat ucapan semangatnya, sekarang lily udah semangat buat update xD

yeclouds : gomawo udah baca dan review^^ ini udah dilanjut, kasih review lagi yaaa xD

cloudsAiyesungie : gomawo udah baca dan review^^ lily jadi semangat buat update :D

affifah .kulkasnyachangmin : gomawo udah baca dan review^^ lily ngerti kok bahasanya :D

Alfa ChenbabyLuvKaiTem : gomawo udah baca dan review^^ ne silahkan di fav dan follow XD akan seberapa gila lagi? Ayo kita lihat! Kkk

r3diavolo89 : gomawo udah baca dan review^^

ErmaClouds13 : gomawo udah baca dan review^^ ini udah dilanjut, cepat kan? XD

wonkyusung : gomawo udah baca dan review^^ ini udah dilanjut cepat :D

Fairy .siwoonie : gomawo udah baca dan review^^ gak wonkyu lagi kok, lily udah janji buat bikin yang pure yewon dulu kekeke disini lily gak planing buat nyeritain gimana siwon bisa suka sejauh ini sama yesung, anggap aja love at the first sight dan karna siwon sering ngeliat yesung :P *ngeles gak punya ide* *author abal*

yebaby07 : gomawo udah baca dan review^^ ini udah dilanjut lagi, review lagi yaaaa J

guest : gomawo udah baca dan review^^

.

.

Sekian balasan review dari lily, makasiiih sekali lagi :D dan jangan sungkan untuk kembali meriview chapter ini yaaaaa, tell me what is your opinion 3

.