Chapter 2

Fang berlari mengejar Ying. Ying yang berjalan jauh di depannya pun tak menyadarinya. Apa boleh buat, Fang berteriak

"Ying!"

Ying langsung menoleh padanya, sementara Fang berhenti di depannya, terengah-engah

"aku hanya ingin memberimu ini"

"oh, terima kasih Fang, tapi aku hatus pergi…"

"tunggu, aku perlu kamu membukanya sekarang"

Ying ragu-ragu, lalu ia membukanya.

Ia melihat tulisan tangan Fang.

'semburat jingga di langit menandakan padamnya cahaya,

Saat matahari kembali ke kasurnya

Cahaya pun seakan hilang

Hilang ditelan bayangan

Gelap,gelap gulita

Gua yang tak berujung

Samar-samar di kejauhan

Terlihatlah cahaya

Kaulah cahaya itu

Yang menuntunku keluar dari gua penuh kegelapan

Yang memberi semangat untuk mencari jalan keluar

Kaulah cahaya dalam hidupku

I love you Ying

-Fang