Sudah sebulan sejak acara KiHyun bertukar tempat, mereka jadi sering melakukan kegiatan tukar rumah, dan sekarang sudah memasuki akhir bulan, dan sudah dipastikan sudah ada pengumuman di papan pengumuman sekolah tentang siapa-siapa saja yang akan ikut atau masih mengikuti mata pelajaran tambahan, karena memang setiap sebulan sekali akan diumumkan siapa siswa yang sudah mempunyai perkembangan dimata pelajaran yang ia dapat sehingga ia tidak perlu mengikutinya lagi bulan depannya, begitu sebaliknya dengan siswa yang masih stabil dengan posisinya menjadi siswa babo, ia harus mengikuti mata pelajaran tambahan itu bulan selanjutnya.
Setelah bel tanda pelajaran jam terakhir berbunyi, serempak hampir seluruh siswa disekolah khusus namja ini berhamburan keluar kelas menuju letak papan pengumuman yang berada dijujung koridor lantai satu. Para siswa yang ada dilantai 2 pun berjejalan ditangga karena semua berebut untuk melihat ke papan pengumuman. Namun, berbeda dengan seorang, eh dua orang namja yang dua ini, mereka tidak seheboh seperti siswa yang lain, keduanya tampak terlihat santai. Bahkan namja yang sering dijuluki si cupu ini sedang 'mengupil' ria, tidak peduli dengan tatapan jijik namja berambut ikal desebelahnya.
"kau sering melakukannya, eoh?" tanya namja Kyuhyun pada Kibum yang berada disebelahnya.
"ha? Kau berbicara padaku?" tanya Kibum yang malah balik bertanya, bahkan ia tidak melepas kelingking kanannya dari lubang hidung, ia hanya berhenti 'mengurek-ngurek'nya.
"tentu saja, apa disini ada makhluk lain selain aku dan kau?!" tanya Kyuhyun sedikit meninggikan suaranya.
"oh, kukira kau berbicara dengan kucing ini" jawab Kibum santai sambil 'menyangking' kucing yang entah dapat darimana.
"Yak! Dia mana bisa bicara? Apa kau babo?!" kesal Kyuhyun
"kau juga babo, tidak merasa, eoh?" tanya Kibum
"yang jelas aku tidak sebabo dirimu tukang nge-dot!" jawab Kyuhyun.
Tiba-tiba ada seorang namja yang mendatangi mereka, niatnya namja ini akan menampilkan evilsmirknya, tapi malah yang terlihat gummy smile yang sangat menggemaskan.
"kurasa akan ada yang tinggal kelas sepertinya" ucapnya seraya meremehkan.
"ha? Kau berbicara padaku?" tanya Kibum dengan wajah babonya lagi.
PLETAK!
"aww,, appo Kyu!" rintih Kibum pada Kyuhyun yang menjitaknya.
"apakah ada kata-kata lain selain kata 'ha? Kau berbicara padaku?' Kibum bodoh?" ucap Kyuhyun kesal pada Kibum dan menirukan suara Kibum.
"ish, tentu saja ada. Dan hey! Kau juga bodoh Kyuhyun jelek!" balas Kibum tak mau kalah.
"owh..owh..owh.. duo babo sedang bertengkar rupanya, manis sekali, hmm akan lebih baik jika kalian belajar yang rajin dirumah agar tidak tinggal kelas. Itu saranku. Dan.. oh ya, apakah kalian tidak bosan menjadi penghuni kelas terpengap disekolah ini? Cih, aku tidak habis fikir, bisa-bisanya sekolah ini menerima orang-orang bodoh seperti kalian" ucap namja gummy smile panjang lebar yang menunjuk kearah mengejek KiHyun.
"bisa kah kau tidak berada disini sekarang Eunhyuk-ssi?!" desis Kyuhyun yang memberi penegasan dengan ucapannya menyebut nama namja bergummy smile itu.
"aah, Eunhyuk-ah, sebaiknya kau pergi saja darisini, aku sedang malas mendengar khotbahmu tentang prestasi-prestasimu itu" ucap Kibum malas, bahkan ia memasang pose mengantuk saat berucap tadi.
Kyuhyun mengernyitkan dahi mendengar ucapan Kibum, ia bingung, Eunhyuk kan sedang mengejek mereka, bukan pamer prestasi.
"ya..yaya.. baiklah, aku akan pergi, bisa-bisa aku tertular virus babo jika lama-lama disini" ucap Eunhyuk menekankan kata babo sambil berlalu meninggalkan KiHyun.
Eunhyuk adalah siswa teladan disekolah khusus namja ini, bahkan ia menempati kelas XI.1 yang artinya itu adalah kelas terfavorit, ia memiliki otak yang cerdas maka tidak diragukan lagi jika banyak prestasi akademik maupun non akademik yang sering ia dapatkan, dia banyak disegani guru-guru, akan tetapi dia tidak punya banyak teman karena sifatnya yang sombong,angkuh, dan sadis, hanya namja berwajah ikan yang dia jadikan teman, itupun karena ia sepupunya. Dia merasa paling sempurna,ya dia kaya,dan pintar, akan tetapi dia akan merasa sangat sempurna jika ia bisa ber-smirk evil bukan bergummy smile, itulah harapannya.
"ya Kibum bodoh, apa menurutmu dia tadi itu sedang berkhotbah tentang prestasinya?" tanya Kyuhyun.
"tentu saja Kyuhyun jelek" jawab Kibum malas
"ooh, kukira dia tadi sedang mengejek kita lagi, ternyata aku salah ya?" ujar Kyuhyun yang sebenarnya ditujukan pada dirinya sendiri itu.
Setelah menunggu beberapa saat kemudian, tempat yang tadinya penuh sesak dengan para siswa yang berebut agar dapat tempat paling depan didepan papan pengumuman, kini terlihat sudah agak lengang, KiHyun pun mulai berjalan mendekati papan pengumuman itu, setelah melihat kertas yang berisi nama-nama siswa sekolah tersebut, KiHyun hanya menghela nafas.
"haisshhh.." hela nafas Kibum, ia kesal
"kau kenapa? Biasanya aku yang akan melakukan itu." Tanya Kyuhyun
"aku mencoba mendahuluimu" jawab Kibum santai.
Kyuhyun memutar bola matanya malas, setelahnya ada namja berwajah ikan -yang dari awal udah disinggung-singgung di ff ini tapi belum juga keluar, hihi- menghampiri keduanya.
"whatsap bro? Yo." sapa namja ikan itu dengan gaya rapp-nya yang ia pelajari dari sepupunya a.k.a Eunhyuk
"Donghae-ah, sejak kapan kau bangun?" tanya Kibum, kerena terakhir kali ia melihat namja ikan atau Donghae itu masih tertidur dikelasnya walaupun bel pulang sekolah yang kerasnya minta amsyong sudah berdering tapi tidak mengusik sama-sekali kegiatan Donghae menyelam ke alam mimpi.
"aah, belum lama" jawab Donghae santai, lalu mengamati papan pengumuman."ish ish ish, aku turut prihatin kawan, maafkan aku yang terlampau jenius ini" ucap Donghae seraya mengejek KiHyun dengan memasang tampang seprihatin mungkin.
"tidak usah pasang wajah mengerikan seperti itu, kau jadi lebih semakin mirip dengan siluman ikan" ucap Kyuhyun sinis, dasar evil.
"Yak! Aku ini tampan" pekik Donghae, kemudian ia menyeringai " dan juga,, tidak sebabo kau dan kau, arra?!" ucapnya berdesis sambil menunjuk KiHyun bergantian.
"tapi aku tidak sepenakut kau, ikan!" hardik Kyuhyun yang mulai naik darah
"enak saja, siapa yang penakut, eoh?!" balas Donghae tidak terima.
"Kau!" tunjuk Kyuhyun pada Donghae.
"ya Donghae-ah" panggil Kibum
"Apa?!" jawab Donghae yang tadinya akan berteriak ke Kyuhyun
"minggirlah sedikit, kau menghalangi pandanganku, sepertinya aku melihat seseorang diujung koridor" ucap Kibum.
"ini juga ujung koridor babo!" pekik Donghae.
"maksudku koridor sebelah sana,... dia seorang perempuan,... memakai dress putih panjang, ...rambutnya juga panjang...daann..." ucap Kibum dengan pose seperti mengamati sesuatu di ijung koridor, seperti ia melihat apa gitu, padahal gak ada apa-apa. Donghae yang sangat anti dengan hal yang begituanpun mulai merinding.
"SADAKO...!" teriak Kyuhyun yang membuat KiHae kaget.
"uwaaaaaaaaaaa...eommaaaaaaa..." teriak Donghae ketakutan sambil berlari terbirit-birit.
"BWAHAHHAHAHAHAHA...!" tertawa KiHyun puas, mengerjai salah satu rival menyebalkannya memang menyenangkan, sedikit melupakan beban fikiran karena lagi-lagi nama KiHyun terpampang jelas dipapan pemgumuman itu. Detik berikutnya, Kibum akan melangkahkan kakinya jika tidak ada pekikan Kyuhyun yang membuat langkahnya terhenti dan menoleh ke arah papan pengumuman.
"igeo jinjja?!" pekik Kyuhyun.
"ada apa Kyu?" tanya Kibum bingung.
"kau lihat? Mata pelajaran tambahan kita berkurang!" pekiknya lagi, ia kelewat semangat.
"jinjja?" Kibum yang tidak percaya mulai mengamati papan pengumuman itu.
"Omoooo... terimakasih Tuhan, kau mendengarkan do'a ku. Yes!" syukur Kyuhyun sambil berlutut dilantai dan menengadahkan tangannya, dan memejamkan mata.
"sejak kapan kau berdo'a? Setiap appa dan eomma mengajakmu ke gereja setiap minggu saja kau tidak mau, kau lebih memilih tidur" tanya Kibum menyerupai ejekan.
"aku sudah berpesan pada appa untuk mendo'akanku, jadi aku nitip gitu ehhehe" jawab Kyuhyun cengengesan.
"aish, mana bisa begitu? Do'a nitip?" tanya Kibum kesal.
"tentu saja bisa, buktinya sekarang." Jawab Kyuhyun lantang.
"terserah!" Kibum mulai melangkahkan kakinya.
Diperjalanan pulang, keduanya membeli eskrim lalu memakannya sambil berjalan. Inilah alasan keduanya akhir-akhir ini lebih senang pulang jalan kaki, selain uang saku mereka yang naik, juga bisa membeli jajan yang mereka inginkan, beda kalau naik bus, mereka tidak bisa sesuka hati mereka seperti ini.
"Kyu-ah, aku masih curiga dengan Donghae yang bisa menempati juara 2 selama 3 semester, bahkan ia tidak mendapat tambahan mata pelajaran." Ujar Kibum, sedikit berfikir.
"begitupun –slap- aku –slap- kukira otaknya –slap- itu paspasan" jawab Kyuhyun disela-sela menjilat eskrim vanillanya.
"dan juga Eunhyuk, dengan muka yang seperti itu kenapa dia bisa sejenius itu ya?" tanya Kibum lagi.
Slap..sluurrpppp..cp cp cp..
"enak juga eskrim punyamu" ucap Kyuhyun watados (wajah tanpa dosa) setelah menyeruput/menjilat eskrim coklat milik Kibum.
"Yak! Dasar pencuri!" pekik Kibum.
"aku hanya menyelamatkannya agar tidak membentur jalanan aspal ini, babo!" balas Kyuhyun tak kalah keras.
"kau kan bisa bilang padaku kalau eskrimku mencair, babooo!" hardik Kibum sambil menoyor kepala Kyuhyun.
"kau sendiri terlalu fokus memikirkan ikan dan monyet jelek itu" ucap kyuhyun kesal.
"ha? Monyet? Eunhyuk kah?" tanya Kibum.
"tentu saja, siapa lagi? Apa kau tidak tahu, si Eunhyuk itu sangat terobsesi dengan pisang, jadi banyak yang menyebutnya monyet. Hanya saja disekolah tidak ada yang berani mengatainya, aku saja tahu belum lama. Changmin si tiang itu yang memberitahuku –slap-" jelas Kyuhyun panjang lebar.
Kibum mangut-mangut aja diterangin panjang lebar sama sodaranya, ia kemudian sedikit berfikir. Aku jadi tidak yakin Kibum itu babo, kalo dia babo kenapa daritadi ia mikir mulu? Hahaha saya lagi eror -_-
.
.
.
Rumah appa KiHyun
Malam ini Kibum tidur dirumah appanya karena sang eomma sedang berada diluar kota mengurus bisnis perusahaannya. KiHyun berada dikamar Kyuhyun, posisinya Kibum duduk dilantai bersandar pada ranjang sedangkan Kyuhyun telentang diatas kasur yang kepalanya berada diatas Kibum sebelah kanannya.
"ya Bum-ah, kau sedang memikirkan apa? Kulihat daritadi kau melamun" tanya Kyuhyun yang sebenarnya khawatir juga melihat saudara kembarnya sejak pulang sekolah dan membeli eskrim tadi ia banyak melamun.
"ah-ani, aku memikirkan Eunhyuk." Jawab Kibum jujur
"Mwo?! Kau jatuh cinta padanya?" pekik Kyuhyun, karena saking terkejutnya ia sampai reflek membalik badannya menjadi tengkurap.
"aissshh, bisa kau pelankan suaramu? Telingaku sakit!" keluh Kibum jengkel
"hehe, mian, aku terkejut tadi, hanya saja aku lebih terkejut bisa-bisanya kau jatuh cinta padanya,,eum jadi sampai tahap mana kau menyukai Eunhyuk itu? " tanya Kyuhyun semangat.
"Yak! Aku tidak pernah bilang aku menyukainya, babo!" kesal Kibum.
"berarti kau mencintainya, benar?" tebak Kyuhyun mulai usil.
"kau ini benar-benar" desis Kibum kemudian berdiri dan menindih tubuh Kyuhyun dan mencekik leher Kyuhyun, Kyuhyun meronta-ronta mencoba menyingkirkan tangan Kibum.
"app..uhuk-huk..appa..tolong..ak-uhuk..aku..huk.." racau kyuhyun memanggil appanya.
"rasakan, mau macam-macam denganku lagi, eoh?" ucap Kibum mengancam.
"ah-uhuk-ani..lep-uhuk..lepas.." racau Kyuhyun lagi "am..pun"
Kibum akhirnya melepas cekikan dileher Kyuhyun, kasihan juga melihat wajah Kyuhyun yang sudah merah padam.
"uhuk..uhukk..huk" batuk Kyuhyun "mau membunuhku,eoh?" tanya Kyuhyun
"jika kau bukan saudaraku mungkin iya" jawab Kibum santai.
"sspp... ihiiiyy" geram Kyuhyun mengangkat tangan siap menggeplak kepala Kibum namun ia urungkan.
"ayo kita bongkar" ucap Kibum sambil menatap Kyuhyun dan menyeringai.
"apanya yang dibongkar?" tanya Kyuhyun cengo.
"haissshh" hela nafas kibum kesal "aku sudah pasang pose ala detektif sekeren mungkin, kau malah bertanya dengan tampang babo bin cengo mu itu 'apanya yang dibongkar?' kau boleh babo, tapi jangan babo babo amat dong!" kesal Kibum lalu menjitak kepala Kyuhyun "babo!"
"Yak! Bisa kau pelankan jitakanmu? Itu sakit,babo. Dan, hey, barusaja kau mencekikku dengan tangan baumu, sekarang kau sudah menjitakku, kejam sekali. Kakak macam apa kau ini?" protes Kyuhyun panjang lebar.
"sekali lagi kau bicara, kujitak lagi kau!" ancam Kibum, Kyuhyun malah menirukan gaya bicara Kibum dengan mulutnya yang dibuat sejelek mungkin.
"berani, eoh?" PLETAK! Jitakan maut Kibum mengenai Kyuhyun lagi.
"aw,, appo..!" ringis Kyuhyun memegangi kepalanya.
"sakit, eoh? Mau lagi? Mau?" ancam Kibum, tapi Kyuhyun sudah mojok dipojokan kasur sambil berlindung dengan guling dikepalanya.
.
.
.
TBC
