SPRING DAY

(Cerita ini gak ada kaitannya sama chapter pertama ya?)

.

.

By Elixir Edlar

PAIRING:

KINDLY GUESS BY YOURSELF

Jimin centric

Disclaimer:

All cast belong to God, their parents and Bighit. Ent. I do not own the characters.

This story is originally from my own mind.

Warning :

Boys Love, Typos, EYD-failed, Unbeta-ed, AU, OOC

Read on Your Own Consent! Thank You~

.

.

.

Tahu lagu Balonku ada lima?

Yuk nyanyiin lirik di bawah ini dengan melodi Balonkuu~

Pacar Chim ada lima.

Rupa-rupa namanya.

Namjoon, Seokjin, dan Yoongi.

Kim Taehyung dan Jeon Jungkook.

Melendung perut Jimin.

WOW!

Hatinya sangat kacau!

Yuk mari kita tebak, siapakah sang bapak!

.

.

Jimin itu cabai rawit merah.

Cabai mungil dengan sensasi pedas yang mampu membuat siapa pun gerah.

Dengan sejuta pesonanya, ia mampu membuat para lelaki mendadak bergairah.

Tak tanggung-tanggung, lima lelaki tampan nan perkasa berhasil ia buat pasrah.

Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat—Jimin menggilir prianya dengan jadwal tak berubah.

Sabtu dan Minggu adalah waktu berkualitasnya untuk beristirahat di rumah.

Di sebuah apartemen yang ia bagi dengan seorang hyung yang begitu ramah.

Pada suatu pagi yang cerah Jimin mengalami pusing, mual dan muntah.

Yang mana telah berlangsung selama seminggu bahkan semakin bertambah parah.

Suasana hatinya kacau balau, emosinal, dan mendadak sering marah-marah.

Berbagai pertanyaan dan spekulasi berputar-putar di kepalanya dengan tak tentu arah.

Hingga pada akhirnya ia membagi rasa penasarannya pada Hoseok karena lelah.

Lelah memikirkannya seorang diri sampai akhirnya ia menyerah.

Setidaknya bercerita pada orang lain mungkin bisa membuat pikirannya menjadi cerah.

(Tenang aku nggak lagi berpuisi untuk membuat rimanya menjadi Ah, Ah, Ah)

(Jimin mendesah di bawah Ah, Ah, Ah)

.

.

.

"Hyung, apa lelaki bisa hamil?" Jimin bertanya. Wajahnya pucat dengan ekspresi datar yang begitu kentara.

Hoseok tidak perlu pura-pura tidak paham ke mana arah pembicaraan mereka selanjutnya karena ia telah hidup bersama Jimin setidaknya selama lima tahun terakhir.

"Tidak Jim. Lelaki tidak bisa hamil," nadanya pelan dan tenang. Seolah berusaha menyalurkan sepercik optimisme kepada lelaki manis di hadapannya saat ini.

Kedua manik bening Jimin mulai berkaca-kaca. Suaranya bahkan bergetar ketika berbicara, "Hyung, aku bersih. Kau percaya padaku?"

Hoseok mendadak hening. Menganggukkan kepalanya dengan gerakan pelan lalu meremas bahu Jimin untuk menguatkan. "Aku percaya. Kau selalu cek rutin setiap tiga bulan sekali untuk memastikan bahwa kau beserta kelima lelakimu juga bersih."

Ya, Hoseok tahu betul tentang Jimin beserta lima kekasihnya. Not to mention, apa saja yang pernah dilakukan oleh lelaki mungil yang telah ia anggap sebagai adiknya sendiri—termasuk kehidupan ranjangnya.

"Hyung, ak-aku h-hamil. Ada bayi yang tumbuh di dalam perutku..."

Setelahnya hancurlah pertahanan lelaki cantik yang berusaha menahan air matanya mati-matian itu agar tidak tumpah.

Dan tidak ada hal yang mampu Hoseok lakukan selain menarik pemuda mungil itu ke dalam pelukannya. Mengelus punggung sempitnya dan membisikkan kata-kata suportif untuk menenangkannya.

.

.

.

"Hyung, bantu aku menemukan siapa ayah dari bayi yang tengah kukandung..."

Hoseok menimbang dan mengingat permintaan Jimin untuk menemukan ayah dari janin yang tengah berkembang di dalam perutnya. Namun Hoseok heran, bagaimana mungkin Jimin yang notabene seorang lelaki tiba-tiba bisa hamil begitu saja?

Karena...

Hoseok paham bahwa tidak ada laki-laki dari jenis manusia biasa yang memiliki kemampuan untuk menghamili lelaki lainnya sebab mereka tidak memiliki sesuatu yang disebut dengan bibit super, bibit mutant, atau bibit ajaib yang bisa digunakan untuk membuat sesosok bayi dapat bertumbuh kembang di dalam perut seorang pria.

Lelaki yang berhasil membuat Jimin mengandung pasti bukan manusia, begitu kira-kira yang Hoseok simpulkan.

Lagi pula menurut sepengetahuannya selama hidup lima tahun bersama Jimin, ia bukanlah lelaki pengidap kelainan sistem reproduksi yang disebut dengan Persistent Mullerian Duct Syndrome (PMDS).Yang mana PMDS ini memungkinkan seorang lelaki untuk memiliki rahim dan indung terlur laiknya wanita di dalam tubuhnya.

Tunggu dulu, atau jangan-jangan Hoseok telah melewatkan sesuatu yang begitu penting selama ini? Apakah Jimin ternyata seorang pengidap PMDS?

Sepertinya Hoseok perlu bertanya langsung kepada yang bersangkutan terkait hal ini.

.

.

.

"Tidak Hyung. Aku tidak pernah mengalami kasus pipis berdarah seperti yang kau sebutkan barusan. Gejala-gejala pre-menstrual syndrome dan moodswing juga tidak. Tidak ada yang sesuai dengan keadaanku selama ini..."

Nah, itu artinya Jimin tidak pernah mengalami menstruasi seperti yang umumnya terjadi pada lelaki dengan PMDS. Gejala-gejala sekunder yang Hoseok sebutkan tentang PMDS juga semuanya negatif ketika dicocokkan dengan Jimin.

Sehingga Hoseok menyimpulkan bahwa Jimin positif bukan lelaki dengan kelainan PMDS.

Kemudian Hoseok mulai menerka-nerka lagi. Kemungkinan lain yang sebenarnya ia ragukan validitas dan reliabilitasnya karena terkesan tidak ilmiah.

Baiklah, kemungkinan apakah itu?

Sebenarnya Hoseok telah menyimpan gagasan ini sejak pertama kali Jimin memberitakan perihal kehamilannya pada dirinya. Akan tetapi, ide ini sedikit aneh sehingga ia perlu menunggu waktu yang tepat untuk mengutarakannya pada lelaki manis yang tengah menikmati es krimnya. Maklum, bawaan hamil.

"Jimin, tolong jangan tersinggung. Tapi—apa kau yakin kalau kelima pacarmu itu benar-benar manusia?"

"Maksudmu Hyung? Aku tidak mengerti?" Jimin hanya mengerjapkan kelopak matanya dengan imut. Tidak paham akan maksud pertanyaan Hoseok barusan.

"Maksudku... Hm, begini Jim, tidak ada lelaki yang bisa menghamili lelaki lainnya. Kau tau itu kan? Kalaupun ada—aku curiga kalau dia bukanlah bangsa manusia seperti kita..."

Bruuuk!

Jimin menjatuhkan kotak jumbo es krim rasa blueberry yang masih tersisa separuh hingga menghantam lantai akibat rasa terkejut yang teramat sangat tepat setelah mendengar penuturan Hoseok yang menurutnya berada jauh di luar nalar tersebut.

.

.

.

"Namanya Park Jimin. Usianya dua puluh dua. Seorang lelaki dan—tengah hamil lima minggu."

Hoseok memiliki beberapa asumsi dan kemungkinan-kemungkinan tentang sosok yang berhasil menghamili pemuda cantik bernama lengkap Park Jimin tersebut. Dan semua analisisnya mengerucut pada sebuah kesimpulan bahwa Jimin dihamili oleh makhluk supranatural atau setidaknya oleh manusia yang diberkahi kemampuan khusus.

Jadi, di sinilah Hoseok dan Jimin. Di ruang santai apartemen mereka guna membahas tentang 'siapa-ayah-dari-bayi-yang-tengah-dikandung-Jimin?'

"Hyung, katanya kau akan memberitahuku sesuatu? Ayo cepat katakan padaku?"

"Well, Park Jimin. Aku punya dua berita yang perlu kusampaikan padamu. Berita baik dan buruk sekaligus. Yang mana yang ingin kau dengar lebih dulu?"

"Mm, berita buruk?"

"Baiklah. Berita buruknya adalah ada kemungkinan besar kau dihamili oleh makhluk supranatural macam Incubus, Popobwa, Trauco and La Fiura, Encantado, atau bahkan Rebell Angel!"

"Hah?! No! No! No! Mereka makhluk-makhluk yang menyeramkan, Hyung! Aku tidak mungkin bercinta dengan makhluk seperti itu..."

"Perlu kau tahu bahwa mereka mampu bertransformasi menjadi sosok yang sangat rupawan guna menjebak mangsanya, Jim. Coba kau ingat-ingat lagi, bukankah kelima kekasihmu semuanya berwajah menawan?"

Jimin manggut-manggut, mengamini kata-kata Hoseok melalui anggukan kepalanya.

Benar juga, kelima kekasihnya memang memiliki paras yang luar biasa tampan dan menawan. Jimin membayangkan satu per satu wajah kekasihnya di dalam benak dan mulai menerka-nerka siapa di antara mereka yang paling berpotensi menjadi sosok supranatural yang telah Hoseok sebutkan.

"Atau bisa saja, kau dihamili oleh Lycan, Jim," suara Hoseok membuyarkan lamunan Jimin.

"Maksudmu manusia serigala? Werewolf? Yang benar saja Hyung!"

"Lycantrope bukan Werewolf, Jim. Karena bangsa Lycan tidak berubah menjadi monster ketika bulan purnama tiba. Mm, maksudku mereka itu shape-shifter serigala yang bisa berubah wujud kapan pun mereka mau. Kau pernah membaca omegaverse pada fanfiksi? Ya, seperti itulah lebih kurangnya," jelas Hoseok dalam bahasa yang paling mudah dimengerti oleh Jimin.

Jimin mengangguk-angguk seolah paham. Padahal tidak.

"Lalu berita baiknya apa, Hyung?" sejatinya hanya mengalihkan pembicaraan mengenai perbedaan Werewolf dan Lycantrope dari topik bahasan karena tidak paham.

"Berita baiknya adalah kau bisa saja dihamili oleh manusia super dari planet lain seperti Superman dari planet Krypton, Jim!" ucap Hoseok menggebu-gebu ketika membicarakan tokoh superhero favoritnya.

"Hyung, Clark Kent itu bukan manusia. Dia Alien karena lahir di planet lain. Apa kau ingin mengatakan bahwa aku tengah mengandung anak seorang Alien?"

Hoseok diam seribu bahasa.

Bukan. Bukan maksud Hoseok untuk mengatakan bahwa Jimin tengah mengandung anak alien yang berkepala besar yang menghasilkan lendir hijau di sekujur tubuhnya. Maksudnya adalah spesies Alien tampan yang wajahnya hampir serupa dengan manusia bumi.

Ya, semacam Kal El atau Clark Kent dalam film Superman itu.

"Bagaimana dengan Vampir, Hyung? Apa mereka masuk kriteria? Kau tahu kan Edward Cullen bisa menghamili Bella Swan meskipun dirinya telah mati selama lebih dari satu abad?"

Hoseok spontan membuka mulutnya untuk menjawab namun ia katupkan segera. Menelan kembali kata-kata yang seharusnya telah meluncur dari kedua belah bibir tipisnya.

"Hyung? Ada kemungkinan tidak?" Jimin bertanya ulang.

Sebenarnya Hoseok ingin mengatakan bahwa Jimin terlalu banyak menonton film tentang Vampir. Namun urung diungkapkan karena tidak tega. Karena takut si mungil akan berkecil hati karena dibantah olehnya. Bukankah orang hamil itu sensitif?

Sehingga akhirnya Hoseok hanya mengangguk lemah untuk mengiyakan si lelaki cantik.

"Mm, bisa saja, Jim. Mungkin saja pacarmu yang berkulit kelewat pucat itu adalah salah satu kerabat keluarga Cullen hehehe..." kata Hoseok sembari terkekeh kecil dan menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.

Dan sebagai responnya Jimin tersenyum lima jari. Senang karena Hoseok membenarkan gagasannya. Padahal sejatinya tidak. Hoseok hanya menjaga agar suasana hati Jimin tidak buruk karena ia juga yang akan repot.

Mengapa?

Karena semenjak mengetahui bahwa dirinya hamil, Jimin memutuskan untuk tidak bertemu dengan kelima kekasihnya sampai dirinya mendapatkan cukup bukti tentang siapa ayah bayi yang tengah dikandungnya.

Sebab Jimin tidak mau dicampakkan begitu saja ketika mereka mengetahui bahwa Jimin tengah mengandung anak dari entah siapa. Setidaknya apabila ia telah mengantongi dua nama, ia bisa mencecar kedua orang itu sampai ke ujung dunia untuk bertanggung jawab. Begitu pikirnya.

.

.

.

A month later...

Berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh Hoseok selama sebulan penuh. Akhirnya ia menemukan beberapa fakta dan kejanggalan yang membuat Jimin ternganga. Ini tentang kelima kekasih Jimin yang semuanya ternyata bukan spesies manusia biasa seperti mereka berdua.

Pertama, Kim Namjoon atau yang memiliki alias sebagai Rapmonster atau Rapmon.

Adalah kekasih Jimin untuk hari Senin. Lelaki yang memiliki intelegensi di atas manusia normal pada umumnya. Wajahnya tampan dengan tubuh paling tinggi dibandingkan dengan keempat kekasih Jimin lainnya. Ia adalah seorang Profesor termuda di Seoul National University (SNU) yang mengajar di fakultas Sains. Hidup seorang diri di apartemennya karena keluarga besarnya tinggal di luar negeri.

Dugaan sementara Hoseok:

Namjoon adalah keturunan penyihir yang hidup pada zaman Julius Caesar menginvasi Mesir dan pada akhirnya meminang Cleopatra sebagai istrinya. Namjoon telah hidup ribuan tahun lamanya. Dan dialah yang hidup paling lama di antara keempat kekasih Jimin yang lain. Kekuatan magisnya tidak terbatas dan dia bisa melakukan apa saja yang dianggap mustahil oleh manusia biasa.

Kedua, Kim Seokjin atau biasa dipanggil Jin.

Adalah kekasih Jimin untuk hari Selasa. Memiliki bahu yang paling lebar di antara keempat kekasih Jimin yang lain. Parasnya menawan seperti bunga sakura yang baru mekar di musim semi. Pandai memasak dan berprofesi sebagai Chef di sebuah restoran terkemuka di pusat kota Seoul. Menempati rumah besarnya sendirian karena keluarganya berada di kampung halamannya di Gwacheon.

Dugaan sementara Hoseok:

Seokjin adalah sesosok Incubus. Iblis penggila seks yang melakukan persetubuhan dengan korbannya untuk mendapatkan intisari korban agar dirinya awet muda dan tetap perkasa. Wajah tampannya adalah wujudnya sebelum terusir dari surga karena pembangkangannya sendiri. Incubus biasanya membunuh mangsanya setelah melakukan persetubuhan. Namun tidak jarang juga membiarkan korbannya hidup untuk menampung bibit-bibit Incubus kecil yang akan lahir sebagai penerusnya.

Ketiga, Min Yoongi atau Suga atau AgusT D Father Louis William Suga Adams the III.

Adalah kekasih Jimin untuk hari Rabu. Tingginya sepantaran dengan Jimin. Memiliki kulit seputih susu dan piawai bermain piano. Seorang penulis lagu sekaligus komposer yang sudah tidak perlu diragukan lagi kemampuannya dalam bermusik. Merupakan sosok yang begitu tenang dan jarang berbicara. Tinggal di sebuah mansion megah di pinggiran kota yang agak terpencil dari rumah-rumah penduduk di sekitarnya bersama adik satu-satunya bernama Min Jihoon.

Dugaan sementara Hoseok:

Yoongi adalah Vampir blasteran Korea-Rumania yang melakukan imigrasi ke Korea ketika perang salib meletus. Tidak ada catatan khusus lebih lanjut mengenai dirinya kecuali yang memberitakan bahwa dirinya adalah salah satu putra bangsawan Roma pada masa itu. Selain itu, tidak ditemukan kasus Vampir yang menghamili laki-laki selama lima abad terakhir. Namun pada abad ke-15, terdapat manuskrip yang menyebutkan bahwa seorang pemuda ditemukan tewas dengan luka sayatan pada bagian perut yang begitu lebar beserta plasenta bayi yang tergeletak persis di sebelah mayatnya.

Keempat, Kim Taehyung atau V.

Adalah kekasih Jimin untuk hari Kamis. Postur tubuhnya kurus, tinggi, dan ramping seperti seorang model. Garis rahangnya tegas, alisnya tebal, hidungnya mancung dengan mata setajam elang yang begitu memesona. Memiliki bisnis toko mainan yang juga menjual figurin superhero yang banyak diminati oleh anak-anak. Tipe orang yang sangat ramah, menyukai anak-anak, dan mudah akrab meskipun dengan orang yang baru dikenalnya. Taehyung memiliki sebuah rumah dan satu unit apartemen namun lebih sering menginap di toko maninan miliknya.

Dugaan sementara Hoseok:

Taehyung adalah sesosok Alien dari salah satu planet di galaksi Andromeda. Yang diduga sengaja dikirim ke bumi sebagai mata-mata sekaligus agen untuk melakukan misi polinasi yaitu mencari manusia yang cocok dan mampu dijadikan sebagai inang untuk melestarikan jenisnya melalui proses hibridisasi antara Alien dan Manusia yang dilakukan melalui proses penyatuan dan pertukaran cairan cinta.

Kelima, Jeon jungkook, tidak memiliki alias. Cukup panggil dia dengan nama aslinya, yaitu Jungkook.

Adalah kekasih Jimin untuk hari Jumat. Tubuhnya paling atletis dan berotot di antara kekasih Jimin yang lainnya. Memiliki paras dengan dua cita rasa yang berbeda. Suatu waktu akan tampak begitu maskulin dan di lain waktu akan terlihat imut seperti kelinci. Merupakan peraih emas tiga kali dalam kompetisi Taekwondo nasional semasa sekolahnya. Dan saat ini berstatus sebagai mahasiswa di salah satu universitas di kota Seoul yang tidak pernah Jimin ketahui. Menyukai parfum dan aroma sabun. Namun di atas itu semua, ia menyukai aroma Jimin setelah bergumul panas di atas ranjang dengan dirinya.

Dugaan sementara Hoseok:

Jungkook adalah sesosok Lycantrope. Berdasarkan analisis yang Hoseok dan rekannya (Choi Junhong) lakukan, diperoleh beberapa data yang merujuk pada satu fakta bahwa Jungkook adalah manusia shape-shifter serigala grade Alpha yang baru saja matang menjadi serigala dewasa dan bisa menghamili lelaki dari jenis manusia apabila melakukan mating dan knotting dengan sosok tersebut.

.

.

CLUE:

Di leher Jimin sebelah kiri terdapat bekas ruam kemerahan yang telah mengering dan berwarna semakin gelap. Menurut Hoseok, bisa saja luka tersebut berasal dari: kuku tajam Incubus, lidah beracun Penyihir, gigitan Lycan, gigitan Vampir, dan cairan lendir hidung Alien yang korosif di kulit manusia.

So, Who's Jimin's Baby's Daddy?

.

.

.

BONUS ANTI-STRESS:

Nyanyi dulu yuk? Pada bisa lagu naik delman kan?

Naik delman loh, bukan narik daleman! Hahahaha

.

.

Pada hari Mingyu, Jin turut Rapmon ke kota!

Naik J-Hope istimewa, V duduk di Suga!

Jin duduk di samping Park Jimin yang sedang bekerja!

Mengendarai Jungkook supaya baik jalannya!

Hey!

Click! Click! Bang! Bang! We just sing it like~

Click! Click! Bang! Bang! We just sing it like~

WE ARE BULLETPROOF!

.

.

SILAKAN TEBAK SIAPA SOSOK YANG DICARI HOSEOK TERSEBUT~

16 Februari 2017

.

.

Thanks to:

ChimSza95, noona93, Gummysmiled, PikaaChuu, KookieL, Hanami96, Jiji Park, yellow-ssi, 94shidae, cimooll'sJUNGKOOK, Joy Kim, MY Yeon, Park Min Mi, mamay, vakmalia, avis alfi, Ditatara , GestiPark, pupuu.

Joy Kim, you've got it right, congrats Bro!