DADDY, I MISS YOU!

.

AQUARYOUNG21

.

FAMILY, ROMANCE, DRAMA, HURT/COMFORT

.

CAST

SM FAMILY, GS for UKE

.

.

.

DADDY, I MISS YOU! CHAPTER 2

.

.

.

.

.

Joonmyeon mengatur nafasnya yang memburu. Jantungnya juga masih berdebar. Bahkan setelah 14 tahun aroma tubuhnya masih sama dan masih membuat Joonmyeon candu. Joonmyeon berdiri sebentar di depan rumahnya. Sudah hampir 10 menit dan tak ada tanda Joonmyeon akan segera masuk.

"mommy!" ucap anak semata wayangnya yang kebetulan keluar dan membuka pintu. Dia sedikit bingung karena mommy nya malah mematung di teras rumah mereka. "mommy sejak kapan sampai? Kenapa tidak masuk? Wajah mommy pucat, apa yang terjadi?" Tanya bocah lelaki itu sedikit khawatir dengan raut wajah sang eomma yang tak bisa dikatakan baik.

"gwaenchana Sehuna~ o, samchon sudah pulang?" Tanya Joonmyeon menatap wajah putranya lekat dan menggenggam kedua tangan putranya erat. Meyakinkan kalau semuanya baik baik saja.

"samchon belum pulang" ucap Sehun. Joonmyeon tersenyum dan mengajak putranya masuk.

"mommy! Jinjjayo? Gwaenchanayo?" Tanya Sehun sekali lagi memastikan semuanya baik –baik saja. Karena sejak tadi, mommynya terlihat begitu gelisah.

"gwaenchana chagi –ya" ucap Joonmyeon sekali lagi.

"kau tahu mommy, aku di sini bersamamu untuk menjgamu, jika kau merasa terganggu, katakan saja. Aku akan membereskannya untukmu, aku akan menjagamu seperti kau menjagaku mommy!" ucap Sehun mantap. Joonmyeon tersenyum haru mendengarnya.

"ini tidak seperti yang kau pikirkan Huna, hanya masalah kecil! Kajja apa kau lapar?"

"nde!"

.

.

Chanyeol tengah berada di pusat perbelanjaan sekarang. Langkahnya menuntunnya pada sebuah toko perhiasan dan matanya langsung tertuju pada sebuah liontin dari emas putih yang sangat cantik. Bentuknya sederhana namun elegan. Dan tiba –tiba saja sekelebat bayangan wajah gadis yang disukainya muncul.

"apa dia akan suka jika aku beri ini?"pikir Chanyeol. Lalu seorang pelayan wanita mendekatinya.

"annyeong tuan, mencari sesuatu?" Tanya nya ramah, Chanyeol tersenyum sebelum akhirnya menunjuk liontin yang memang sudah diincarnya sejak tadi.

"pilihan bagus untuk dijadikan hadiah, kado ulang tahun untuk orang dikasihi mungkin?" ucap pelayan itu, Chanyeol tersenyum malu –malu. Orang yang dikasihi? Chanyeol mencintainya bahkan. Sejak lama. Tak peduli keadaannya seperti apa, Chanyeol tulus menyayanginya.

"aku ambil ini dan tolong bungkus seindah mungkin"ucap Chanyeol kemudian mengeluarkan kartu hitamnya. Setelahnya, Chanyeol keluar dan tak sengaja berpapasan dengan seseorang.

"kau?"

"Park Chanyeol?"

"Jessica Jung! Long time no see"

.

.

Kris pulang dalam keadaan setengah mabuk. Dia mengikuti Joonmyeon sampai ke rumahnya dan melihat sosok bocah laki -laki. Kris yakin itu anak Joonmyeon terlihat dari bagaimana Joonmyeon memperlakukan anak itu. Joonmyeon benar benar sudah berkeluarga dan Kris merasa harapannya sudah pupus. Saat dia sampai di rumahnya semuanya gelap dan ketika lampu menyala tak ada seorang pun di sana. Kris tahu isteri nya pasti sedang pergi kemana tahu. Kris mulai jengah. 10 tahun hidup dengan yeoja manja seperti istrinya. Yeoja tak berguna yang takut hamil. Takut tubuh indahnya jadi rusak. Padahal jauh di dalam hati Kris, dia sangat menginginkan sosok putra yang dapat dibanggakan.

Kris mengusap wajahnya kasar. Penyesalannya 14 tahun yang lalu kembali memerangkapnya. Apalagi sekarang dia tahu, wanita yang dicampakkannya ah tidak wanita yang terpaksa ia tinggalkan sudah hidup bahagia dengan keluarganya.

"Joonmyeona, aku menyesal!" Kris bergumam seraya matanya menetesnya air mata penyesalan, kesedihan, kekecewaan dan semuanya yang dia tahan selama ini.

.

.

Hari sabtu datang, dan saat pesta olahraga antar murid dan walinya.

"mommy! Aku berangkat yaa" ucap Sehun dari luar rumah. Melambaikan tangannya lalu bergegas masuk ke mobil. Di dalam mobil sudah ada Jongdae juga kekasih manisnya, Minseok.

"hati hati yaa, jangan lupa menang!"ucap Joonmyeon dari dalam rumah. Selepas mereka pergi Joonmyeon segera merapikan rumah sederhananya dan bergegas menemui client yang sebenarnya tak ingin dia temui tapi harus. Toh Joonmyeon datang bersama bossnya, Chanyeol, jadi tidak terlalu awkward jika hanya bersama client itu.

DRRTTT

Ponsel Joonmyeon bergetar di atas meja makan, sebuah panggilan dari boss nya, Chanyeol.

"waeyo Chanyeol?" Tanya Joonmyeon.

"keluar lah noona aku sudah diluar, kita pergi bersama arraseo!" ucap Chanyeol cepat dan memutuskan sambungan telepon itu. Joonmyeon segera melangkah keluar dan benar saja, Chanyeol sudah di sana, di depan rumahnya lengkap dengan kendaraan mahalnya, juga dia melambaikan tangannya. Dia tersenyum bodoh saat Joonmyeon menghampirinya.

"pabbo! Kenapa tidak langsung masuk saja?" ucap Joonmyeon membukakan pagar rumahnya. Chanyeol hanya tertawa pelan.

"kau belum siap –siap noona?" Tanya Chanyeol. Joonmyeon menggeleng.

"baru beberapa menit lalu Sehun berangkat jadi aku belum apa apa deh" ucap Joonmyeon. Kini mereka sudah berada di ruang tamu kediaman Joonmyeon dengan segelas minuman tersaji untuk Chanyeol.

"ah omong omong soal Sehun aku jadi merindukannya, dia sudah seperti apa ya sekarang" ucap Chanyeol dengan wajah yang dibuat seserius mungkin namun justru membuat Joonmyeon meledakkan tawanya.

PLAK

"berlebihan, bahkan kau baru menemuinya minggu kemarin, bagaimana bisa kau mengandai ngandai Sehun sudah tumbuh seperti apa? Pabbo" ucap Joonmyeon setelah sukses mendaratkan majalah di kepala Chanyeol.

"sudah ya, aku mau siap siap dulu"

"cepatlah noona, tuan Wu tidak suka dibuat menunggu" ucap Chanyeol memperingati dan mendadak tawa Joonmyeon menghilang.

"dia pasti akan menunggu untuk kita" gumam Joonmyeon pelan.

"mworago?"

"a-ah, an –aniyo"

.

.

Kris sudah duduk di restoran mewah tempat dia melakukan perjanjian dengan presdir Park pagi ini. Dia sengaja datang lebih awal, dia ingin melihat Joonmyeon lebih lama. Beberapa kali ia melirik jam mahal yang melilit di pergelangan tangannya dan tak ada tanda kalau presdir Park maupun Joonmyeon datang. Baru saja Kris hendak menelpon presdir Park, dua orang itu muncul. Presdir Park dan juga Joonmyeon. Mereka datang bersama, presdir Park segera menjabat tangannya dan menanyakan sudah berapa lama dia menunggu dan Kris bilang, belum terlalu lama. Mereka berbincang sebentar sebelum akhirnya memesan makanan dan memulai meeting eksklusif mereka.

Sedari tadi, saat 2 pria di dekatnya asik mengobrol, Joonmyeon hanya diam menunduk fokus ke makanannya. Berusaha fokus lebih tepatnya. Sebenarnya dia tengah menahan gemuruh di dadanya. Sekarang ini, tak jauh darinya, pria yang dicintainya 16 tahun yang lalu dan mungkin masih sampai detik ini. Pria yang menghilang dan tiba tiba datang dan mengatakan bahwa selama ini dia mencari Joonmyeon. Namun Joonmyeon terlanjur merasa dicampakkan. Berlebihan? Rasanya tidak. Mengingat hal berat apa saja yang sudah Joonmyeon lalui seorang diri selepas menghilangnya pria itu. tapi lagi –lagi, Joonmyeon tak bisa mengabaikan hatinya. Hatinya saat ini terus berteriak, meneriakkan kata rindu yang sudah terpendam 14 tahun lamanya. Joonmyeon merindukannya, merindukan semuanya. Tak hanya kenangan yang datang bersama pria itu, tapi juga perasaan cinta yang selama ini sempat layu. Pantaskah Joonmyeon masih merasakan perasaan ini?

"nona Kim?" presdir Park, Chanyeol, menyentuh bahu Joonmyeon pelan karena dia merasa Joonmyeon tengah melamunkan sesuatu. "ada apa?" Tanya Chanyeol pelan. Pelan sekali tak ingin tuan Wu mendengarnya dan merasa terganggu.

"ani, tiba –tiba saja aku memikirkan Sehun" gumam Joonmyeon sama pelannya. Joonmyeon sangat menyadari kalau sedari tadi Kris menatapnya. Memperhatikan semua gerak geriknya dan Joonmyeon sedikit risih.

"kau mau pulang?" tawar Chanyeol. Joonmyeon menggeleng, biar bagaimanapun dia harus professional kan?

"aniyo, sekarang Sehun bersama Jongdae. Tak ada alasan bagiku untuk pulang duluan, lagian kita belum membicarakan inti kan?"ucap Joonmyeon pelan. Chanyeol tersenyum, sebuah senyuman hangat. Dan jujur senyuman Chanyeol membuat Joonmyeon sedikit berdebar. Namun kemudian Kris berdeham mencairkan suasana yang menurutnya sangat aneh.

"jadi bagaimana kau menyelesaikan proyek ini nona Kim?" Tanya Kris menatap lekat Joonmyeon. Joonmyeon gugup setengah mati namun kemudia dia kembali menemukan kontrol atas dirinya. Ia mengambil tabletnya dan mulai menunujukkan gagasannya pada Kris. Kris mengangguk paham dan dia sangat kagum. Joonmyeon tak pernah berubah. Joonmyeon seperti bintang yang selalu bersinar terang di mata Kris. Joonmyeon tidak hanya memiliki paras manis dan cantik namun juga hati yang seperti malaikat dan otak yang cerdas, 3 hal yang membuat Kris bertekuk lutut pada yeoja itu. dulu. Tapi jujur Kris masih memiliki rasa itu unutk Joonmyeon hanya saja dia datang di waktu yang sangat terlambat. Joonmyeon sudah bahagia dengan keluarganya. Kris bisa apa?

.

.

Sekolah dipenuhi para wali murid yang berpartisipasi dalam perlombaan olahraga yang diselenggarakan pihak sekolah. Dan setiap kali momen seperti ini datang, selalu saja Sehun merasa hatinya seperti dipayungi awan kelabu. Sehun merasa sedih saat melihat Jongin dan ayahnya tengah melakukan pemanasan. Mereka tampak seperti pasangan appa dan anak yang bahagia. Sehun iri, dan Sehun ingin merasakannya. Bagaimana memiliki seorang ayah. Oh tidak bukan begini maksudnya. Sehun memiliki ayah, tapi Sehun tak bisa bersama ayahnya. Sehun merindukan sosok ayah. Sehun ingin tahu, ayahnya itu seperti apa. Pria seperti apakah daddy nya. Apakah dia orang yang baik? Bagaimana wajahnya, sikapnya, tutur katanya, sifatnya, semuanya. Sehun penasaran. Namun Sehun takut menanyakan pada mommynya. Sehun melihat, ada bayangan lain di mata jernih eommanya saat Sehun menyinggung tentang ayah. Seperti suatu hal menyakitkan yang berusaha eommanya sembunyikan. Sehun akan membenci dirinya jika ia memang menyakiti eommanya hanya karena menanyakan hal tentang daddy. Dan hal itu juga yang membuat Sehun berhenti bertanya lebih jauh.

"babyHun! Kau siap?" Tanya Jongdae merangkul bahu keponakan tersayangnya itu.

"samchon, apa punya daddy itu enak?"Tanya Sehun pelan. Jongdae mengerutkan dahinya tak mengerti dengan apa yang dikatakan Sehun. "kadang aku berpikir, memiliki daddy yang selalu bersamamu itu keren dan akan sangat menyenangkan, apa aku salah berpikir begitu? Dan aku merasa mommy menyembunyikan sesuatu tentang daddy ku, aku ini, punya ayah kan samchon?" Tanya Sehun dan pertanyaan itu sukses membuat Jongdae terdiam. Tak tahu harus berkata apa. Dia mendeham pelan berusaha memikirkan jawaban terbaik yang bisa dia berikan.

"oh, begini babyHun. Satu hal yang harus kau percaya, kau itu memiliki ayah, walau kau tak pernah melihatnya, kau memiliki seorang ayah. Masalah apakah mommy mu menyembunyikan perihal mengenai daddy mu, samchon tak bisa mengatakan apa –apa, mommy mu pasti memiliki alasan mengapa dia melakukan semua itu. lagi pula, kau beruntung babyHun, kau punya mommy yang begitu mencintaimu, dia mencintaimu melebihi dia mencintai dirinya dan lagi pula, kau bisa anggap samchon ini ayahmu selagi kau tak bisa mbertemu dengan daddy mu. ingat satu hal babyHun, meskipun kau belum bisa bertemu dengan daddy mu, kau tak perlu khawatir, cinta yang kau dapatkan sama besarnya dengan anak –anak yang bisa bertemu dengan daddynya, syukuri itu" nasihat Jongdae seraya mengusak kepala Sehun pelan. Sehun tersenyum kecil.

"gomawo samchon, aku menyesal meragukan kalian" gumam Sehun dan dibalas senyuman lembut dari Jongdae.

"jja~ kita kalahkan mereka semua, hwaitting!"

.

.

Chanyeol akhirnya mengantar Joonmyeon pulang, pukul 8 malam. Di pekarangan rumah Joonmyeon sudah terparkir mobil Jongdae, mereka pasti sudah pulang.

"annyeong~" ucap Joonmyeon begitu memasuki rumah. Chanyeol mengikutinya dari belakang.

"mommy! Chanyeol ahjussi!" seru Sehun antusias.

"annyeong Sehuna~" sapa Chanyeol. Ya begitulah, jika Chanyeol dan Sehun sudah bertemu. Mereka sangat dekat dan terlihat seperti teman, bahkan kalau boleh dibilang seperti kakak dan adik. Dan bisa dipastikan saat mereka bertemu mereka akan berakhir bermain playstation semalaman.

"boleh kan mommy? Besok kan libur" bujuk Sehun saat meminta izin untuk bermain game dengan Chanyeol. Tak ada pilihan lain selain mengizinkannya. Sementara itu Jongdae sedang duduk duduk di halaman belakang. Dan Joonmyeon berinisiatif menghampiri adiknya.

"ya! Kau tidak main bersama mereka?" Tanya Joonmyeon kepada adiknya itu. Jongdae menggeleng pelan.

"noona, tadi Sehun .." Jongdae menggantungkan kalimatnya. Dan hal itu memancing rasa ingin tahu Joonmyeon. Ia memutuskan untuk duduk bersama dengan Jongdae.

"Sehun kenapa?" Tanya Joonmyeon.

"dia menanyakan sosok ayahnya padaku, aku tahu, walaupun Sehun tak mengatakannya, Sehun merindukan daddynya, dan Sehun perlu tahu noona siapa daddy nya" ucap Jongdae pelan dan Joonmyeon tersenyum miris mendengarnya.

"Jongdae-ya, kau tahu kan betapa sulitnya aku selama ini? Aku ingin mengatakannya tapi aku takut saat Sehun tahu daddynya dan dia mulai mecari tentang daddynya dia akan meninggalkanku, kau tahukan seberapa aku mencintai Sehun, aku tak ingin Sehun berpaling dariku hanya karena seorang daddy" ucap Joonmyeon. Terdengar egois memang, tapi begitulah keadilan di mata Joonmyeon. Toh ayah Sehun sendiri bahkan tak tahu kalau Sehun pernah lahir. Jadi kenapa Sehun harus mencari ayahnya? Ucap batin Joonmyeon.

"noona tapi.."

"selama Sehun cukup puas dengan jawabanku tentang daddy nya, aku takkan memberi tahunya lebih jauh lagi." Potong Joonmyeon final, lalu yeoja itu bergegas ke kamarnya untuk menyegarkan tubuhnya selepas kerja.

.

.

Seorang pria dengan wajah yang sangat maskulin menghampiri pria tampan berambut blonde dengan wajah seperti karakter anime. Di sebuah bar yang cukup mahal.

"ada apa sajangnim?" Tanya pria itu.

"Zitao, aku ingin kau mencari tahu tentang Kim Joonmyeon,perpanjangan tangan dari perusahaan Park untuk proyek kali ini" ucap pria blonde itu. lelaki yang menghampirinya, Zitao, sedikit mengernyitkan dahinya. Bingung saja, kenapa boss nya sangat ingin mengetahui tentang yeoja itu.

"maaf sajangnim, kalau saya boleh tahu memangnya wanita ini ada masalah apa?" Tanya Zitao sedikit ragu padahal. Namun bossnya itu malah tersenyum. Memang bukan senyum bahagia tapi setidaknya tersenyum. Senyuman miris.

"dia orang yang sangat penting, dia orang yang selalu ku cari selama ini, dia juga sosok yang selalu hadir di setiap malamku, dan dia juga sosok yang aku harapkan menjadi orang yang pertama kali aku lihat saat aku terbangun dan orang yang terakhir kali aku lihat menjelang tidurku. Cari tahu tentang kehidupannya dan apa saja yang sudah dia lalui selama 14 tahun terakhir" titah bossnya lagi. Zitao mengangguk paham. Ia baru saja akan pergi sebelum Kris, bossnya, menahan kepergiannya.

"bagaimana jika kau menemaniku minum malam ini Zitao"

Zitao kembali mengernyit bingung. Ada hal aneh yang terjadi pada diri boss nya namun Zitao terlalu takut untuk bertanya.

"bagaimana?"

"baiklah sajangnim"

.

.

Pukul 11, dan Chanyeol sudah pulang. Sehun dan Jongdae juga sudah berada di kamar mereka masing masing. Malam itu tiba tiba saja turun hujan dan membuat hawa dingin menyergap tubuh Joonmyeon yang masih terjaga. Joonmyeon teringat perkataan Jongdae tadi. Selama ini Sehun tak pernah mengutarakan langsung apa yang dirasakannya. Dan Joonmyeon salah mengarrtikan kepatuhan Sehun selama ini. Sehun diam karena Sehun tak ingin membebaninya, bukan karena Sehun mengerti posisi mereka sekarang, jauh dalam diamnya, Sehun sebenarnya menaruh rasa penasaran yang besar tentang sosok ayahnya. Putranya sangat menrindukan sosok ayahnya yang belum pernah ia temui selama 14 tahun keberadaannya di dunia. Apa Joonmyeon sudah terlalu egois?

Joonmyeon melayangkan pikirannya kembali ke masa lalu saat dia dan kekasih tampannya masih bersama. Mungkin kalau saja pria itu tidak pergi, Sehun takkan merasakan pahitnya merindukan sosok ayahnya. Dan menyadari kenangan manis itu berubah menjadi boomerang bagi ia juga Sehun, Joonmyeon menangis pelan. Membiarkan tetes demi tetes air matanya membasahi pipinya. Bukan hanya pipi tapi mungkin juga hatinya yang mengering karena menahan beban menyakitkan selama 14 tahun seorang diri.

On the rainy days you come and find me

Torturing me through the night

When the rain starts to stop, you follow

Slowly, little by little, you will stop as well [BEAST – On Rainy Days]

"mianhae Sehuna"

.

.

Akhir –akhir ini Joonmyeon merasakan hal aneh yang terjadi pada dirinya. Setiap pagi ia selalu diserang mual yang mendadak dan ia juga merasa perutnya seperti dikocok. Mungkin masuk angin? Tapi ini sudah berjalan satu minggu. Dan yang membuat Joonmyeon takut, ia juga belum kedatangan 'tamu' sejak bulan kemarin. Joonmyeon mulai mencari tahu apa yang menyebabkannya seperti ini dan semua pencariannya mengarah ke satu hal. Namun Joonmyeon dengan segala logika yang dia miliki kembali meragu, mungkinkah hanya karena melakukan sekali dan bisa terjadi? Sejujurnya dia sendiri takut, takut jika apa yang disangkakannya benar benar terjadi.

Pagi ini Joonmyeon berniat memastikan semuanya. Dia pergi ke apotek dan membeli alat yang akan menjawab semua keraguannya. Joonmyeon kembali dan segera meguji alat itu. sejujurnya dia berdebar. Matanya tak sanggup melihat hasil yang akan diterimanya.

2 strip merah.

DEG

BRUK

Joonmyeon ambruk seketika dan semua ketakutannya menjadi kenyataan.

"bagaimana ini? Joonmyeon! Bodoh!" Joonmyeon terus merutuki dirinya sembari meremas kaus yang dipakainya. Dia berpikir cepat dan terlintas wajah kekasihnya. "aku harus memberi tahunya, dia juga terlibat kan" Joonmyeon keluar dari kamar mandi dan mengambil ponselnya. Mendial nomor kekasih tampannya.

"sial! Kenapa tidak aktif!" umpat Joonmyeon kesal. Dia pun segera berlari dari rumah kecilnya menuju halte terdekat. Yang dia ketahui sekarang adalah bagaimana cara menemui kekasihnya. Dia harus bertanggung jawab.

Ketika sampai Joonmyeon disambut sebuah gerbang dengan tinggi menjulang, dia mencoba memunculkan wajahnya dibalik celah gerbang itu.

"ada yang bisa saya bantu Agassi"ucap seorang yang Joonmyeon yakini ajudan atau apalah yang menjaga rumah Kris.

"apa Kris ada?"Tanya Joonmyeon dengan segala kecemasan yang melandanya. Pria dengan tubuh tegap itu menggeleng pelan.

"baru saja pagi ini tuan muda berangkat ke Vancouver untuk studinya, mian, tapi anda siapa ya?"

DEG

Ini baru petir di siang bolong. Joonmyeon, seketika lututnya terasa cemas sampai dia sempat oleng beruntung tangannya masih berpegangan pada gerbang itu. sedang si pria yang menjadi lawan biacaranya menatapnya sedikit khawatir.

"jadi dia pergi? Oh aku hanya temannya, terima kasih" sahut Joonmyeon kemudian pergi dengan langkah gontai. Tidak. Seharusnya kenyataan pahit seperti ini tak boleh terjadi. Masa depan Joonmyeon, harapannya, haruskah musnah?

.

.

BRAAKKK

PRANG

"BODOH!"

BRAAKKK

"hiks"

Joonmyeon melempar semua peralatan yang ada di meja belajarnya. Dia menangis bahkan berteriak seperti orang gila. Dia merasa hancur, jelas saja. Jongdae yang kebetulan baru saja pulang sekolah mengetuk pintu kamar noonanya panik.

"noona! Noona waeyo?!" seru Jongdae dari luar. Namun Joonmyeon tak juga menggubrisnya malah tetap menangis. Bahkan dia sekarang sesenggukan dan membuatnya sulit bernafas.

"noona! Buka pintunya, apa yang terjadi!" seru Jongdae dengan sedikit emosi. Dia mencoba mendobrak pintunya tapi tak bisa.

"NOONA!"kali ini Jongdae berteriak, jengah dengan sikap noonanya yang tak menggubrisnya.

"DIAM JONGDAE! JANGAN GANGGU AKU!" Joonmyeon balas berteriak dan justru semakin meyakinkan Jongdae, hal buruk pasti terjadi dengan noonanya. Dengan segala kekuatannya Jongdae berusaha mendobrak pintu itu. di tengah usaha kerasnya, Jongdae sedikit panic mendengar rintihan noonanya yang terdengar sangat memilukan. Noonanya berbuat nekat? Tapi kenapa?

BRAK

Jongdae berhasil mendobrak pintu itu dan terkejut melihat kekacauan di kamar noonanya yang biasanya sangat rapi. Semua buku bertebaran dimana mana, juga bingkai foto, selimut dan bantal sudah tak lagi berada di tempat semestinya. Dan yang paling membuat Jongdae tercekat adalah melihat keadaan noonanya bersimbah darah.

"NOONA?!"

TBC

Chapter 2 nih gengs~~ waa aku speechless dengan tanggapan kalian. Aku masih nyesek yaa soal kasusu 15 kemarin tapi yaa yaudah aku pasrah aja berdoa yang terbaik unutk OT12, amiin~~

bellasung21 aku sudah lanjut niih~~ selamat menikmati yaa! Aku juga sedih tapi yaa I hope the best for him~ makasih yaa udah baca + ripiuu^^

exoarmy94 whoaa makasih yaa pujiannya~~ ini aku udah lanjut selamat meikmati yaa, makasih yaa udah baca + ripiuu^^

Mr. Jongin albino aku tuh nyesek ya kemarin pas konser si Kris update weibonya dan bilang ngasih semangat :") nyesek banget! *ini aku tau dari salah satu fanbase* Tapi yaa mau gimana lagi … makasih yaa udah baca + ripiuu^^

fuawaliyaah aku udah update nihh! Selamat menikati ya, makasih yaa udah baca + ripiuu^^

j12 kenapa ya? Haha disaksikan saja yaa beeb~~ makasih yaa udah baca + ripiuu^^

indaaaaaahhh waa makasih yaa dibilang keren akunya jadi gaenak! Wkwk XD iya kok pasti aku kasih tau semuanya satu persatu~~ makasih yaa udah baca + ripiuu^^

kim jaerin ini udah update selamat menikmati yaa~~ makasih yaa udah baca + ripiuu^^

EXOTICARMYsasha nanti yaa sabar beeb akan ku buka satu persatu~~ makasihyaa udah baca + ripiuu^^

Gigi onta aku udah update nihh! Selamat menikatin, makasih yaa udah baca + ripiuu^^

jimae407203 di chapter ini pasti kejawab deh pertanyaan kamoohhh~~ haha mae makasih yaa setia nge-ripiuu^^ makasih udah baca dan nge-ripuu ini lanjutannya selamat menikati^^

salsabilajum kris emang jahat/? Atau terpaksa jahat/? Haha tadinya emang aku mau bikin jadi imut lucu gemesin kaan tapi gajadi soalnya aku mau ada hunhan nya juga/? Wkwkk makasih yaa udah baca + ripiuu^^

rifdafairuzs iyaa aku juga suka! Ini udah aku lanjutin selamat menikmati yaa, makasih juga udah baca + ripiuu^^

junmyunyifan udah lanjut yaa myunyi~~ selamat menikmati ~~ makasih yaa udah baca + ripiuu^^

Guest aku gak ngerti jadinya XD jadi wonkyudee kamu ya? Yaudah gapap koo~~ makasih yaa udah baca + ripiuu^^

sandal jepit makasih yaa udah disanggupin baca :") aku juga nyesek, aku suka banget pairing ini makanya aku gamau banget ada yang leave :"( makasih yaa udah baca + ripiuu^^

Park Oh InFa FaRo aku juga! Aku juga garela dunia-akhirat! Aku mau tetep OT12~~ T.T makasih yaa udah baca + ripiuu^^

aif aif! Haha makasih yaa ~~ ciye kamu setia banget nge-ripiuu terus XD iya ini ff baru akooohhh hasil penggalauan, mianhae tapi yang galaxy belom bisa lanjut aif soalnya buntu XD makasih yaa udah baca + ripiuu^^

lisnana1 di chapter ini pasti kejawab deh pertanyaan kamu~~ haha iya aku aja mesem mesem sendiri waktu ngetik hunhan momentnya sambil ngebayangin yang jadi luhannya aku/? Wkwkkw XD makasih yaa udah baca + ripiuu^^

sehunfabs clbk banget gak yaa? Wkkwk iya hunhan unyu jadi aku masukin deh hehe makasih yaa udah baca + ripiuu^^

Wlyn Xyln iya aku emang suka banget bikin cerita dengan pairing ini ~~ makasih yaa udah baca + ripiuu^^

Emmasuho aku juga sedih banget beeb~~ saking sedih dan nyeseknya aku sampe gabisa nangis lagi :"( ini aku udah lanjut selamat menikmati dan makasih yaa udah baca + ripiuu^^

DeerIAM iya, entah kenapa aku suka bikin kisah klasik macem gini haha makasih yaa udah baca + ripiuu^^

Prince Changsa udah belum yaa? Udah kejawab pasti di chapter ini pertanyaan kamunyaa~~ hehe makasih yaa udah baca + ripiuu^^

Exindira makasih yaa pujiannya~~ makasih juga yaa udah baca + ripuu^^

Aoi penasaran yaa? Haha saksiin aja yaa kelanjutannya! Makasih yaa udah baca + ripiuu^^

Wonkyudee you like KrisHo too? Thanks for reading and review^^

littleXbetweenEO mianhae jadi mengingatkan lukamu karena tanggal 15 itu. maaf yaa, makasih yaa udah baca + ripiuu^^

Squalay penasaran yaa sehun anak siapa? Saksikan aja kelanjutannya yaa~~ makasih udah baca + ripiuu^^

saragihkiekie wah makasih yaa, kirain cerita akunya absurd wkwk, makasih yaa udah baca + ripiuu^^

kikiiyujunmyun makasih yaa udah sukaa~~ ff100 hasil menggalau di tanggal 15 ini, jadi ceritanya gitu beeb, dan kris dan Jessica itu belum punya anak wkwk, makasih yaa udah baca + ripiuu^^

LynKim ini cerita aku udah update selamat menikmati yaa~~ joonmyeon gak bener bener 30 tahun beeb, tapi kepala 3, jadi kalo aku gak salah ngitung sekitar 33/32 tahun suhonya ceritanya~~ wkwk makasih yaa udah baca + ripiuu^^

PikaaChuu iya mungkin kris semacam salah paham haha, iya pertama tama ngenalin aja dulu tokohnya, konfliknya akan muncul seiring updatenya cerita wkkw makasih yaa udah baca + ripiuu^^

devanadamaulita penasaran sama hunhan aja nih ceritanya? Hehe XD ini aku udah lanjutt~~ makasih yaa udah baca + ripiuu^^

shizukayuelee waa makasih yaa, ini aku udah update~~ selamat menikmati kelanjutan ceritanya ~~ makasih yaa udah baca + ripiuu^^

KriHo WonKyu beebbb~~ ini aku udah update! Gomawo nee kamu setia banget nge-ripiuu aku jadi seneng, nanti juga abakl kebongkor koo satu satu kenapa hal ini bisa terjadi/? Makasih yaa udah baca + ripiuu^^

DiraLeeXiOh sama sama yaa~ dinikmati aja ffnya ini~ hehe XD aku juga sedih masa beb, aku ngarepnya kris balik pas suho ulang tahun suho, hmm :( jadi sedih, ohya makasih yaa udah baca + ripiuu^^

fallforhaehyuk kamu penasaran? Sama saya juga haha~ wait yaa nanti juga bakal terbongkar satu persatu~ hehe makasih yaa udah baca + ripiuu~~

akhirnya selesai chapter 2 ini, makasih semuanya yang sudah nge-ripiuu, ripiuu(s) kalian jadi semangat tersendiri buat aku dan pengobat lara aku/? Jangan lupa untuk ripiuu lagi yaa? Aku menantikannya :") makasih sekali lagi chingu-deul, reader-deul!

Sincerely, Aquaryoung21