Kuroko Tetsuragi terkaget melihat apa yang ada didepannya ini. Hari ini ia sedang mengecek kondisi gedung olahraga (milik klub basket) yang akan digunakan untuk latihan, namun apa yang ia lihat.
Net.
Dan pattern lapangan berubah... Tetsuragi mengepalkan tangannya kesal,aura keungu-unguan keluar dari tubuh sang gadis—yang diyakini adalah manager dari klub basket kita yang sangat kece dan bahkan punya gedung sendiri.
"TERKUTUK KAU KLUB VOLI!" dan Teriakkannya sukses membuat semua orang serangan jantung.
Anime Gakuen
KHR dan Anime/Manga lainnya punya pemiliknya masing-masing.
Rate: T
Genre: Humor, parody, friendship.
Chapter 01: Tragedi gedung olahraga.
Tetsuragi menatap segerombolan anak berjerysey klub voli itu dengan tatapan yang sangat murka. Baru satu minggu kembali sekolah (setelah fokus dengan kejuaraan) dan ia mendapati gedung olahraga khusus milik klub basket udah berubah.
Jadi lapangan voli lengkap dengan net. Bayangkan.
Awalnya gedung itu punya 3 court, 2 half court dan 1 full court, diatas juga ada 6 buah ring bertengger, bagaimana bisa.
"Aku ingin mendengar penjelasan kalian, terutama yang bukan murid pindahan dari luar negeri."
Mereka semua terdiam, terlalu takut untuk membuka mulut mereka
"Inilah akibatnya kalau cari gara-gara dengan klub basket."
"Mereka nggak pernah kapok ya..." desas desis murid yang ada disana membuat Tetsuragi tambah murka.
"Kalian yang disana ngapain ngumpul disini hah! Ini bukan konser!"
"Maa sudahlah Tetsu-chan jangan marah." Hibur salah sstu temannya—sesama fujoshi, Akisora Hikari.
"Tapi aku tak bisa membiarkan ini Aki-chan! ini adalah pelanggaran. Harusnya itu sudah tercantum di tata tertib."
Dilarang mengubah sesuatu tanpa ijin terlebih dahulu, terutama jika itu milik klub basket.
Apa ada ketidak adilan disini? Ya karena sekolah ini memiliki klub basket yang kuat—yang selalu menang dan tak pernah kalah dan selalu membuat banga sekolah—klub basket memenangkan kejuaraan tingkat sma 10 tahun berturut-turut (gila Teiko aja kalah -_-) makanya sekolah ini benar-benar menganak emaskan klub basket. Sangat tidak adil.
Bahkan mereka punya gedung olahraga tersendiri, mana gede bin mewah pula kaya stadion winter cup -_-. Sementara yang lain harus berbagi di gedung yang ah... sudahlah.
"Ini Tidak adil! Masak kita harus pakai gedung olahraga yang bobrok itu! Itu bahkan lebih buruk dari gedung olahraga kami yang lama." Protes seorang pemuda berambut oranye—siswa pindahan.
"Kau mau protes haa... Hinata Shouyo, kalau mau protes jangan kesini, tapi ke kepala sekolah yang lama! Cariin dah sana tuh orang sampe ke italy!"
Sementara Hinata langsung terdiam, memang benar apa kata teman-teman sekelasnya ketika ia berencana membuat perhitungan dengan klub basket.
"Jangan cari masalah dengan anak basket."
"Anak klub amefuto yang keker gitu aja tunduk ama klub basket, apalagi kalian?"
"Kalian ini anak baru, kalian bakal ngerasain hal sangat menyeramkan jika kalian cari masalah sama mereka."
"Mendingan berhenti aja deh, bayanginnya aja—kau tau tidak ace klub voli d isekolah ini pernah dikeluarkan karena ia mengkempeskan bola milik klub basket."
"Kalau kau ingin gedung olahraga yang bagus, kalain harus memenangkan kejuaraan tahun ini, kalau kalian menang, aku akan mengusulkan gedung olahraga baru untuk kalian." Kata Tetsuragi, tadi pagi ia benar-benar kesal dengan ulah anak-anak pindahan (re: anak-anak HQ) yang dengan seenak jidatnya mengubah pattern lapangan.
Akhirnya selama 6 jam, pattern lapangan kembali menjadi semula. Dua half court dan satu full court. Empat dari enam ring sudah siap diposisinya.
Bahkan Tetsuragi harus melewati ulangan matematika—ia tak akan dimarahi karena ini demi klub basket.
Sekali lagi ketidak adilan terdeteksi.
"Kalian boleh pergi."
"Whooa gede sekali—ssu." Setelah klub voli menghilang dari pandangan, munculah anggota klub basket entah darimana.
"Gede kan? Tentu saja! Ini semua punya klub basket lo!"
"Eh serius—ssu? Eh iya kukira kalian akan sekolah dimana setelah lulus dari Teiko. Ternyata kalian ke sini ya?"
Mereka adalah Kiseki no Sedai—dari jepang dan ultimate warrior (milik sekolah ini) diikuti oleh 98 orang lainnya.
"Ya selamat datang di klub basket—untuk anggota baru dan murid pindahan, saya Kuroko Tetsuragi—manager klub basket. Dan dia Anggrita Anggraeni—yang akan mewakili saya sebagai manager—bagaimanapun juga saya ini kapten team cewek."
"Doumo minna-san."
"Tunggu tapi tadi saya lihat, ada klub voli disini, apa tidak apa mengusir mereka?" Tanya babyblue—Kuroko Tetsuya polos. Rangga menepuk pundah sang ahli missdirection itu pelan.
"Tak apa, ini bukan milik mereka—ini mungkin terdengar tidak adli—tapi ini milik kami klub basket."
"Wow keren! Jadi yang make gedung ini cuman anak basket gitu?" Tanya Aomine yang dibalas anggukan oleh Rangga.
"Yah meskipun kadang klub voli berbuat ulah, ya kayak tadi itu."
Sementara di gedung olahraga—yang ah sudahlah.
"Dengar itu... untung Tetsuragi masih baik hati tidak membunuh kalian. Tahun lalu ada yang dilarikan ke rumah sakit karena terkena tusukan gunting di perutnya."
"Hee kok dia nggak dikeluarin?" tanya Hinata polos.
"Nggak ada yang berani ama dia... dia nggak dikeluarin, dia cuman harus mengulang tahun pertamanya—jadi seharusnya dia itu sudah kelas dua." sahut anggota disana, Rizky.
"Tetsuragi itu bukan manusia—! Dia itu monster! Apa-apaan kata-katanya dia itu!"
"Etto..." Akisora maganer klub voli, menginterupsi perdebatan murid lama dan pindahan club volley SMA Bakti Selalu.
"Sebenarnya Tetsu-chan itu orangnya memang seperti itu tapi dia orangnya baik kok!"
"Dia yang sok absolute itu baik? Dari Hongkong... aku aja masih ingat kata-katanya. 'Jangan main-main dengan kami kalian klub buangan.' Che sombong banget dia." Cibir Tsukishima (panjang dialognya, OOC detected)
"Sebenarnya—dulu Tetsuragi suka Volley kok. Dulu pas dia smp di Teiko dia suka banget basket—dia juga suka volley meskipun akhirnya ia milih klub basket cewek—ketimbang volley."
"Namun saat ia kelas 2 smp, ia bertemu dengan anak-anak lulusan Karasuno... yang sangat sombong dan disana dia..."
Semua yang ada disana hening, Teiko dan Karasuno sama-sama cuman ada di dunia anime
(Yah sebenarnya mereka nggak yakin kalau Kuroko Tetsuragi itu manusia sama seperti mereka.)
Abis dia punya emperor eye!
Tapi mereka juga nggak pernah denger namanya di anime manapun! Jadi dia menganggap itu biasa aja—Tetsu emang pindahan dari Jepang... mungkin aja sekolah itu memang ada di dunia nyata.
"Dia yang mencintai basket lebih dari dirinya sendiri... melihat orang-orang itu meremehkan basket... dan bahkan mereka meludahi bola basket yang Tetsu-chan bawa lalu membuangnya ke sungai. Sejak saat itu ia membenci volley—melebihi apapun."
"Dia bahkan berjanji pada dirinya—ia tak akan memaafkan orang yang meremehkan basket. Apalagi jika dia adalah atlet Volley—ia tak akan segan-segan mengirim orang itu ke neraka sekarang juga."
"Cih kayak dia bisa main Basket aja..."
"Tentu saja—selain ia adalah manager—ia juga kapten tim basket cewek yang tak kalah kuatnya dengan team cowok... maka dari itu tim basket cowok punya dua manager..." ucap Akisora.
"Yaudah, lupakan masalah tadi hayo kita latihan." Ucap Kapten tim volleyball—Riantono yang diikuti oleh pemain lainnya.
"Gomen ne Tetsu-chan... aku ceritain semuanya..."
"Ma... sebenarnya aku agak kesal kau menceritakannya tapi udah kadung juga." Sebuah suara membuat Akisora kaget.
"Tetsu-chan... gomenasai..."
"Daijoubu... daijoubu... kalu begitu aku pergi dulu ya... ja nee." Gadis manager team cowok merangkap kapten team cewek itupun pergi meninggalkan Akisora yang hanya bisa terdiam.
"Tetsu-chan..."
"Apakah kau harus menjadi seperti ini?"
Hanya angin lalu yang bisa menjawab.
"Fight! Ou! Fight! Ou!"
"Lihat itu, oppai para gadis yang melambung diudara benar-benar ketje!" Seru Issei diikuti anggukan dari sang biru tua Aomine—Issei memutuskan untuk masuk dua klub—Basket dan Occult.
"Kalian... cepat kembali ke latihan kalian." Suara Akashi memggema dari belakang—Issei dan Aomine langsung lari ketiprit sementara sang pelaku hanya tertawa.
Sebenarnya dia itu bukan Akashi—tapi... Niou Masaharu dari klub Tennis.
"Puri!" akhirnya diapun lari menuju court.
Chapter 01—Tragedi Gedung Olah Raga End.
Ahahahaha akhirnya chapter 01 selesai...
OC yang muncul.
Akisora Hikari (Credit to Akaisora Hikari)
14 February
Eye: Shappire blue
Hair: Skyblue
Like: anime, yaoi, film horror
Dislike: Penghianat, Orang yang ngejekin Fujoshi.
Dan juga Tetsuragi biodata upgrade.
Name: K. Tetsuragi
Age: Unknown
Birthday: Unknown
Hair: Silver
Eyes: Red.
Upgrade info.
Dislike: Volleyball, dia punya kenangan buruk dengan voli.
Like: Basketball.
Sampai jumpa chapter depan, ah untuk yang udah req OC mungkin chapter depan baru bisa muncul... belom ane data...
Next... Chapter 02: Assassination Club?! Mafia Club?! What are these freaking club?!
