:: Pengorbanan ::
By : inainae-chan
Disclaimer : Naruto – masashi kishimoto
Pairing : NaruHina, SasuHina, NejiTen, InoSai
Rate : T
Warning : AU, OOC, Crack pairing, garing, nangis gaje
Chapter 2 : tidak mungkin!
Taman yang indah, diiringi suara burung yang berkicaauan merdu sangat mengambarkan suasana kedua insan yang sedang jatuh cinta ini.
"hinata. tau gak kenapa aku suka kamu?" Tanya naruto yang sedang tidur di pangkuan hinata
"heem... nggak tau." Jawab hinata sambil menggelengkan kepalanya
"ah, masasih kamu gatau?" Tanya naruto sekali lagi sambil bangkit dan duduk di sebelah hinata
"iya beneran aku gak tau."
"okdeh ku kasih tau... aku menyukai mu karna kamu berbeda dari gadis yang lain yang pernah ku temui, hinata." bisik naruto di kuping hinata
Hinata langsung blushing dan tanpa sengaja ia mengarahkan wajahnya ke naruto
'treng..treng...treng...ini saatnya!' batin naruto
Naruto yang sangat mencintai hinata kini mendekatkan wajahnya ke arah wajah hinata berada, hinata langsung mematung dan terus menatap naruto disertai rona merah di pipinya.
Hinata pun menutup matanya, naruto semakin mendekatkan wajahnya hingga jarak hidung mereka hanya 2,5 cm.
Dan ia semakin mendekat...
semakin mendekat...
dan semakin mendekat...
.
.
.
.
.
.
.
naruto pun mulai menkecup permukaan luar bibir hinata... daaannnnnnnn
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Oi naruto!" panggil lee yang tidak sengaja mengangu naruto dan hinata
Naruto dan hinata pun langsung menghindar dan melihat ke arah suara yang sangat mengangu mereka. Sementara hinata masih blushing saja. Naruto segera memberikan death glare kepad lee walaupun jarak mereka sedikit jauh
'sial! Gagal!' batin NaruHina sambil sweatdrop berjamaah
"upss. Maaf gangu." Kata lee sambil nyembah2 gaje
"awas kau ya lee!" kata naruto sambil lari mengejar lee. Sementara cowok beralis tebal itu berlari selaju mungkin agar ia tidak di makan oleh naruto (?) *dirasengan*
Hinata hanya cekikikan melihat mereka berdua dan hp hinata bergetar, pertanda bahwa ada sms masuk
From : Mama tersayang
Hinata, calon tunangan mu sudah sampai di konoha. Ia jauh-jauh datang dari paris hanya untuk melihat mu. tidak lama lagi kalian akan segera bertunangan
Hinata terkejut melihat sms dari mamanya. Ia meneteskan air mata dan segera membalas sms dari mamanya
To : Mama tersayang
Ma... kenapa mama gak bilang sama aku kalau aku bakalan di tunangkan dengan calon pilihan mama? Lagian ini terlalu cepat buat aku untuk bertunangan. Aku belum siap mama. Aku baru kelas 3 sma. Umur ku sebentar lagi 17 tahun.
Sambil menunggu balasan dari mamanya, hinata menangis dan melihat pacarnya naruto yang sedang berlari sekuat tenaga mengejar rocklee.
'aku tidak sanggup berpisah dari naruto. Aku sangat menyukai dan mencintainya, ini sudah tanggal 7 dan 3 hari lagi tanggal 10. Di tanggal itulah kami sebulan jadian. Aku tidak sanggup berbicara kepada naruto bahwa aku akan ditunangkan dengan pria lain. Dan aku tidak bisa melawan orang tua ku. aku bingung. Huhuhu.' Batin hinata
Dan hpnya bergetar lagi
From : Mama tersayang
Sudah jangan melawan mama dan papa. Pokoknya kamu harus di tunangkan segera! Cepat pulang calon tunangan mu telah datang
Hinata lemas membaca balasan dari mamanya barusan dan ia segera menghapus air matanya
"Naruto-kun! Kemarilah!' jerit hinata
Naruto langsung berhenti mengejar rocklee dan menghampiri hinata
"hosh... hosh... ada apa hinata-chan?" Tanya naruto
"aku mau pulang... ayah dan ibu ku menyuruh ku pulang."
"yaudah aku hantar ya sayang."
"tidak usah.. aku naik taxi saja." Kata hinata dan langsung berlari meninggalkan naruto
"tunggu dulu hinata!" naruto mengejar hinata tapi tidak bisa, ia sudah ngos-ngosan (baca kecapen) mengejar rocklee tadi, sehingga larinya pun semakin melambat
'ada apa dengan hinata... kenapa dia aneh gini?' Inner naruto
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hinata pun sudah sampai di rumahnya
"nah sasuke, ini anak tante dan om. Namanya hyuuga hinata." kata ibu hinata sambil memberikan kode ke hinata agar ia duduk disebelah sasuke
"oh, ternyata betul apa yang ku duga anak tante dan om sangat cantik." Puji sasuke
Hinata blushing namun tak semerah pada saat naruto yang memujinya
"arigatoo sasuke, heem sasuke..."
"sasuke-kun." Sambung sasuke diiringin senyuman manisnya
"ok, arigatoo sasuke-kun." Kata hinata sambil membalas senyuman sasuke
"ok baiklah. Pertunangan kalian akan di laksanakan pada tanggal 11 ini." Kata ayah hinata yaitu hyuuga hiashi
'yaampun berarti pada saat 1 hari setelah anniversary aku dengan naruto dong? Hikss. Masa aku harus mengatakannya tanggal 10? Aku belum siap dan aku tidak mau merusak hari jadian kami. Hueeee, bagaimana ini?' batin hinata panik 7 keliling(?)
"ke-kenapa ce-cepat se-sekali." Sambung hinata
"hey. Ada apa dengan kau hinata? biasanya kau tidak pernah membantah keputusan mama dan papa?" Tanya ibu hinata
"h-hem... a-aku... a-a-akuu... a-aku..."
"mungkin dia belum siap." Sambung sasuke
Hinata langsung bernafas lega
"tidak nak sasuke. Pertunangan ini haruslah disegerakan setuju atau pun tidak setuju. Kalian kan sudah kenal sejak dari kecil, hanya saja waktu umur 6 tahun kalian terpisah karna keberangkatan sasuke di paris." Kata ibu hinata
"baiklah jika itu mau mama dan papa. Aku akan ikut." Kata hinata sambil menundukkan wajahnya dan hampir saja ia meneteskan air matanya
"gitu dong. Kamu memang anak papa dan mama yang patut dibanggakan." Puji hiashi
"baiklah pa. sekarang marilah kita tinggalkan mereka berdua mengobrol sebentar." Kata ibu hinata sambil mengajak ayahnya pergi
Hening sesaat. Tidak ada yang memulai pembicaraan. Dan sasuke mengalah, ia duluan yang mengajak hinata berbicara
"hem.. hinata-chan... sampai sekarang sudah memiliki pacar atau belum?" Tanya sasuke
'aduh.. kenapa dia nanyaknya gitu? Aku harus jawab apa dong? Udah? Belum? Udah belum? Udah? Huaaaaaaa!' inner hinata sambil jerit2 gaje dalem hati
"e-eh? U-ud.. h-hem.. be-be.. u-ud... be-belummmmm...!" hinata berkata dengan gagap segagap-gagapnya dan mengeluarkaan keringat seember -_-v (?)
"oh baguslah. Kenapa jawabnya gagap begitu? Hahaha santai aja lagi. Kamu ini lucu sekali ya." Kata sasuke
"hehehheehe." Tawa hinata sambil sweatdrop
'ahelah gitu dibilang lucu. Butuh sekuat tenaga buat jawab pertanyaan lu sasule eh sasuke.' inner hinata
"h-hem baiklah. Ngomong-ngomong kapan kita beli cincin untuk cincin pertunangan kita nanti?" Tanya sasuke
'kapan aja bolee~! Cih, nyesel banget tadi aku jawab kalau aku belum punya pacar. Kami-sama tolong lah aku.' Batin hinata
"te-terserah ka-kamu deh sa-sasuke-kun."
"bagaimana kalau besok?" ajaknya
"okdeh." Hinata berkata sambil memberikan senyuman paksa(?)
"dan sasuke-kun. A-apakah kau memiliki kekasih?" kali ini hinata yang bertanya kepada sasuke
"punya tapi dulu.. ah, gausah di bahas yang penting kan sekarang aku punya kamu." Kata sasuke sambil mengedipkan matanya
'dih! Coba aja dia punya pacar. Kan pada saat tanggal 11 aku bisa bertunangan dengan naruto sedangkan dia bertunangan dengan pacarnya.. ' inner hinata
"ohehehhe."
"hem hinata-chan. Apakah kau menyukai ku?" Tanya sasuke sambil memegang tangan hinata
'OMGGGG! Apaansih nih cowok! Aduh gus harus jawab apaan nih? Kalau gua jawab gua suka sama dia kan kasian yayang gue si naruto terus kalau gua jawab kagak ntar dia sakit hati terus bilang ke nyokap,bokap gue dan gue bakalan di repetin terus gue bakalan ngecewain ortu!kyaaaa! semoga ini hanya mimpi.' Batin hinata panik
"hinata bagaimana?" Tanya sasuke lagi
"e-eh.. i-iya.. a-aku me-me-me-me... men-menyukaimu kok sasuke-kuun."
Sasuke bernafas lega
"saat pertama aku liat kamu dihari ini juga. Aku sudah merasa kalau kita cocok hinata dan perasaan akan suka, sayang dan cinta kepada mu itu muncul tiba2." Gombal sasuke
Sasuke terkenal sebagai cowok yang cool tapi baru kali ini dia mengombal kepada cewek. Biasanya kalu dia lewat aja cewek2 udah langsung mimisan bahkan ada yang pingsan-_-. Sungguh hinata dapat merubahnya
'dih gombal! Hoeeek! Gombalan lu ga gua terima! Lu ga akan bisa nyaingin gombalan dari yayang gue si naruto jabrik (?)' inner hinata yang super OOC -_-
"wahaha, arigatoo nee." Kata hinata sambil mencubit-cubit pipinya agar keliatan blushing -_-
"hem sudah hampir malam.. aku pulang dulu ya." Kata sasuke
"okk."
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
I realize the screaming pain . .
Hearing loud in my brain . .
But I'm going straight ahead . .
with the scar . .
Hinata segera mengambil hpnya yang berbunyi lagu 'Flow-Sign'
.
.
.
Naruto-kun tersayang
Calling
.
.
Ia pun senyum2 gaje karna orang yang ia sayangi menelefonnya. Dan hinata segera memencet tombol hijau yang disebelah kiri hp bbnya itu
Hinata : "hallo sayang."
Naruto : "syukurlah kamu mengangkat telfon ku, tadi sore kamu kenapa?"
Hinata : "gak apa-apa."
Naruto : "umm. Kamu berbohong?"
Hinata : "enggak kok, aku kan gabisa bohong sama kamu."
Naruto : "mudah-mudahan aja apa yang kamu katakan itu benar ya. Hem hinata besok jalan yuk."
Pada saat naruto mengatakan begitu, hinata langsung mengingat janjinya dengan sasuke
Hinata : "ti-tidak bi-bisa!"
Naruto : "kenapa? Kamu berjalan dengan pria lain?"
Hinata : "ti-tidak! H-hem,, be-besok a-aku a-ada ja-janji me-menemani ibu berbelanja. dan hey mengapa kau berfikir aku akan berjalan dengan pria lain?"
Naruto : "haha. hanya bercanda sayang. umm, bagaimana kalau aku yang antar jemput?"
Hinata : "gak usah kamu kan bukan supir dan ibu ku pasti marah karna membawa teman lelaki."
Naruto : "hosh yasudahlah! Dan ini sudah larut malam... oyasuminasai my hime.. muaaahh."
Hinata : "iya. Oyasuminasai. Aishiteru"
~Tuuut...Tuut~
'mafkan aku naruto-kun. aku terpaksa membohongi mu.' batin hinata sedih
.
.
.
.
.
~To be continued~
Hallo para readers. Gimana nih ceritanya? Mudah-mudahan kalian suka ya.. dan di chap ini untuk pertama kalinya inner hinata yang OOC. Wkwkwkw. Aku aja sampai bingung kenapa ceritanya jadi begini. Tapi mudah-mudahan kalian suka ya. Dan soal pairing maaf kalau gaada yang suka. Sebenernya aku ini pengemar berat pairing NaruHina. Tapi disini aku ingin merubahnya dan menjadikan suatu cerita yang lain daripada yang lain. Tapi pasti ujung2nya gaje, freak dsb. aku kan gak kreatif kayak author-author yang lain -_-v
Maaf ya para readers and please review :DDDDDDDDDDDDD
yang review aku doain masuk surga ;) /ngaco
