Title : The Curse

Summary : Menghapus kutukan bukanlah hal yang mudah, tetapi Siwon mencoba menghapusnya

Author : Jung Sang Hwa aka Kazuya Hwa aka ' Arisa '

Language : Indonesia With TypoSS

Rating : T

Genres 1 : Fantasy

Genres 2 : Romance

Category : Plays/Musicals » Screenplays

˙·٠•●SiBum ●•٠·˙

Seorang namja cantik sedang duduk di ayunan halaman rumahnya, rumput-rumput yang tiga hari lau berwarna hijau sekarang hanya ada tumpukan salju...

Mengapa harus aku?
Mengapa takdirku seperti ini?
Adakah nanti pangeran datang untuk memusnahkan kutukan yang melekat padaku?
Aku begitu mengerikan...
Butiran salju yang jatuh di telapak tanganku langsung mencair bagaikan jatuh di atas api...
Kupu-kupu yang ku sentuh dengan unjung telunjukku hangus terbakar...
Kalimat yang keluar dari bibir merah ini langsung terjadi...
Apa salahku?
Bahkan riwayat hidupku menjadi dongeng pengantar tidur anak-anak...
Vanessa apa tak bisa kau cabut kutukanmu ini?

" amy! Cepat masuk di luar dingin " seseorang berteriak dari dalam
" mom! Panggil aku kibum, nama itu lebih baik dari pada amy! " namja cantik itu sedikit berteriak untuk bisa berbicara pada ibunya
" aku tak peduli namamu kibum atau amy tapi cepat masuk di luar dingin, kau bisa sakit nanti " teriak ibunya dari dalam rumah

Namja cantik itu berdiri dari ayunan kayunya dan mulai berjalan memasuki rumahnya...

::

KiBum Side

Aku tinggal di rumah ini dengan keluargaku, dengan kakak dan adikku...
Jung Jae Joong, kakakku satu-satunya ini menikah dengan Jung YunHo, dan mempunyai satu orang anak yang bernama Jung JaeHo , namanya di mabil dari nama orang tuanya sendiri JaeJoong dan YunHo...

Kim KeyBum dia adiku satu-satunya, sifatnya yang cerwet sangat bertolak belakang dengan sifatku, dia bertunangan dengan Onew, aku bisa heran mengapa si calm – Onew – itu bisa tertarik dengan Key...

" amy, kau tidak menulis cerita lagi? " ibunya bertanya
" baru mau ku lakukan " Kata KiBum

Kibum menaiki tangga rumahnya, berjalan dengan santai menuju kamarnya, saat memasuki kamarnya Kibum langsung menggambil buku dan bolpoin yang berada di atas meja belajar , setelah buku dan bolpoin berada di tangannya, Kibum mendekati meja kecil yang berada tepat di depan jendela kamarnya yang mengarah ke halaman samping, tampa basa-basi Kibum langsung duduk dam mulai menulis...

...Sang putri kesepian, putri terus menunggu dan menunggu , sang putri berfikir ' apakah tentang pangeran itu hanyalah kebohongan belaka? Dan tidak pernah ada pangeran tampan yang datang menjeputnya ', namun sang putri tidak putus asa pikiran buruknya dia buang jauh-jauh , dia bersedia menunggu pangeran khayalannya lebih lama, namun tuhan tak berkehendak tuhan tak ingin umatnya sendirian kesepian , akhirnya sang putri menutup matanya sebelum pangeran tampan yang sesungguhnya datang. The End...

Setelah Kibum menyelesaikan cerita fiksinya, Kibum merenung...

Apakah nasibku akan seperti putri yang ada dalam ceritaku?
Tak ada pangeran tampan yang datang untuk menghapus kutukan yang melekat pada diriku...

Tampa di sadari Kibum seorang namja cantik mengintip dari balik pintu

" Kibummie kau di panggil umma " Kata Jae Joong dari tadi berada di balik pintu, Kibum terkejut atas kehadiran hyungnya
" ne , aku turun sekarang " Kata kibum, Kibum berdiri dan turun ke lantai dasar

JaeJoong yang masih berada di Kamar kibum, perlahan masuk mengambil buku yang berisi tulisan tangan Kibum, saat JaeJong membaca cerita karya adiknya JaeJoong merenung

Kibummie kau pasti tersiksa...
Walaupun kau tidak menunggu pangeranmu datang, tapi aku tau kau mengharapkannya datang...
Maaf Kibummie aku tak bisa berbuat apa-apa...
Vanessa kumohon bisakah kau tak membuat dongsaengku tersiksa...

::

" mom, kau memanggilku? " Tanya Kibum kepada ummanya sang sedang minum teh
" hmm, kita bicara di taman samping saja ya " Kata ummanya sambil tersenyum manis pada Kibum

" ada apa mom? " saat ini Kibum dan ummanya sudah ada di taman samping rumahnya
" tentang... 'pemberian' vanessa " Kibum sangat mengerti kata 'pemberian' , kata ibu berarti yang berarti kutukan
" aku tak apa-apa mom, jangan khawatir " Kibum tersenyum pada ummanya, tapi ummanya tau senyuman itu adalah senyuman kesakitan
" kau tersiksa kan honey, hiks maaf kan mommy , mommy tak bisa membantumu hiks, andai saja aku bisa memusnahkan kutukan yang melekat pada dirimu hiks, namun orang yang bisa memusnahkan kutukanmu hanyalah orang yang benar-benar mencintaimu tanpa ada hubungan darah " sesekali ummanya terisak
" mom~ , aku tak apa-apa, percayalah " Kibum berbohong, dia takut, dia takut tak ada orang yang peduli padanya, tak ada orang yang memang mencintainya tanpa ada hubungan darah

˙·٠•●SiBum ●•٠·˙

Namja cantik yang tertidur dengan wajah damainya, mulai terbangun karena cahaya matahari yang memaksa masuk ke kamarnya melalui celah-celah gordyn yang tak tertutup sempurnya, saat Kibum membuka matanya badanya sedikit menggigil , dingin Kibum rasakan sampai ke tulang, namun kibum tetap berusaha bangun...

Setelah mandi kibum langsung turun dan berjalan menuju dapur, saat turun kibum hanya melihat JaeJoong hyung yang sedang menyuapi JaeHo makan, Kibum mengerutkan keningnya, mengapa hari ini terasa berbeda, seperti sesuatu akan terjadi...

" jae hyung , mommy dan yunho hyung mana? " tanya Kibum yang masih menuruni tangga
" yunho hyung, sedang mengantar umma berbelanja untuk simpanan bahan makanan " Kata JaeJoong tanpa mengalihkan pandangannya dari JaeHo, sedangkan Kibum menanggapinya dengan kata ' Oh '

Kibum terduduk di kursi meja makan, tangannya memegang sendok dan garpu, bukanya di makan sarapannya malah di acak-acak, Kibum sangat pusing, feelingnya mengatakan sesuatu akan terjadi, tapi apa? Apa yang akan terjadi? Sesuatu yang buruk atau sesuatu yang baik? , tangan Kibum menyenggol gelas susu yang berada di dekat piring makannya, dengan gerakan reflek Kibum langsung berdiri karena susu yang tumpah akan mengenai bajunya...

Saat JaeJoong melihat kejadian itu JaeJoong memarahi Kibum...

" kibum-ah , kau lihat apa yang kau perbuat, apa yang kau pikirkan sampai menumpakannya? " kata JaeJoong , namun Kibum hanya terdiam, pandangannya kosong , JaeJoong kahawatir dengan Kibum , apa yang terjadi dengan dongsaengnya
" kibum-ah kau baik-baik saja? " Tanya JaeJoong khawatir
" sesuatu akan terjadi, tapi aku tak tau apa itu " kata Kibum terdengan seperti bisikan, pandangan matanya pun tidak berubah, kosong.

˙·٠•●SiBum ●•٠·˙

Kibum berjalan di sisi jalan, tak tau dia akan kemana hanya mengikuti kakinya kemana dia mau, akhirnya Kibum sampai di sebuah taman, Kibum terduduk di kursi taman yang letaknya agak menjorok ke dalam, Kibum masih bingung dengan feelingnya, sebelumnya kibum belum pernah merasakan feeling seperti ini, feeling ini sangat kuat, membuat kibum yakin sesuatu pasti akan terjadi hari ini...

Saat Kibum melihat keadaan sekitar, Kibum melihat seorang namja seusianya di seret oleh tiga orang namja bertubuh besar, namja itu di hujani pukulan yang tak ada hentinya, darah segar mengalir dari unjung bibir, dan hidungnya, entah apa yang terjadi dengan kibum, kibum merasa marah melihat namja itu di hajar oleh tiga orang bertubuh besar bersamaan, kibum rasa dia harus pergi kesana untuk mengentikannya, kibum merasa namja itu orang yang penting...

Akhirnya kibum berjalan mendekati tiga orang yang sedang menghajar namja itu, kibum semakin dekat dengan orang itu

" pergi " Kibum berbicara dengan lantang , tanpa Kibum sadari mata sebelah kirinya terah berwarna merah padam
" hei hei gadis kecil kau ingin bergabung memukulinya atau di pukuli seperti dia " salah satu dari ketiga orang itu berbicara kepada kibum
" I Say Go " Kibum mengatakannya hampir seperti bisikan namun terdengan tajam di telinga mereka
" gadis kecil ini menantang kita ternyata " orang berambut coklat terang itu mendekati kibum , dan menyentuh pundak kibum, kibum membukam kedua sarung tangannya dan memegang tangan namja bertubuh besar itu
" AKH! Lepaskan panas AKH! " Kibum melepaskan pegangan tanganya itu
" you hear me? I said leave him alone " Kibum memang tidak berteriak, namun kata-tata itu terdengar mematikan di telinga ketiga namja itu, dan ketiga orang itu lari terbirt-birit

::

" kau tak apa-apa? " kata kibum sambil mengobati luka-luka yang ada pada namja tampan tersebut
" shh- pelan-pelan, hmm aku baik-baik saja , terimakasih " Kata namja tampan yang di tolong Kibum
" untuk? " Tanya kibum
" karena kau menolongku dan mengobati lukaku, dan aku bisa melihat wajah cantikmu dari bawah sini " namja yang ditolong itu menggodanya

posisi mereka sekarang adalah kibum duduk di kursi taman yang panjang , namja tampan itu merebahkan tubuhnya di kursi itu dan kepalanya berada di kedua paha namja cantik yang bernama kibum

" kau menggodaku? Heum " Tanya kibum dengan nada bercanda, namun ada yang salah dengan kibum, dia merasa senang saat namja tampan itu menyebutnya cantik
" aku tidak sedang menggodamu, itu fakta " Namja tampan itu tetap menggodanya
" aish , terserah kau saja " Kata Kibum dengan semburat merah muncul di pipinya
" namaku choi siwon, dan kau? " namja tampan yang di ketahui bernama siwon itu menanyakan namanya
" aku… aku takut kau meninggalkanku setelah ku sebut namaku " Kata Kibum menunduk
" hey, aku tak akan pergi darimu, jika aku tak tau namamu aku tak bisa mencarimu " Kata Siwon sambil mengusam pipi sebelah kanan Kibum
" amy, kim kibum " kibum mengatakannya dengan sangat pelan
" aku tak percaya, kau yang berada di buku dongeng adik sepupuku kan? " siwon langsung bangun dan terduduk, sedangkan kibum hanya menunduk
" kau boleh meninggalkanku sekarang hiks aku tak apa sendiri di sini hiks cepatlah pergi aku tak ingin melihatmu pergi hiks jadi pergilah sebelum aku membuka mataku " kata kibum sambil terisak

Chu~

Kibum tersentak, tiba-tiba saja siwon mencium pipi kirinya

" aku tak akan pergi meninggalkanmu sendirian " Siwon menghapus air mata yang menetes dari mata indah kibum
" tapi aku ini seseorang yang hidup dengan kutukan vanessa " kata kibum kembali terisak
" sshh… apa kau tidak pernah berpikir, itu bukanlah kutukan tapi hadiah yang diberikan oleh vanessa untukmu, orang yang terpilih, orang yang berhati mulia " kata siwon jujur
" tapi aku ini monster, kau tidak lihat tadi bagaimana aku menyakiti mereka, hanya dengan menyentuhnya mereka langung kesakitan " kibum memandangi tangannya
" kau melakukannnya karena kau terdesak, terpaksa , karena kau melihatku tak berdaya tadi " kata siwon membela
" tapi- " perkataan kibum terhenti karena kalimat yang keluar dari bibir tebal siwon
" kau adalah mailaikat yang tersembunyi, hadiah yang tertutupi oleh kata kutukan, kebaikan yang tertutupi oleh kata kejahatan, kau ini adalah malaikat yang tersesat, yang di manfaatkan oleh orang-orang agar malaikat yang tersesat itu menjadi malaikat hitam " Kata siwon sambil memegang tangan kibum yang tentu saja semakai dua lapis sarung tangan agar tak menyakiti siwon
" dan yang melekat di dalam dirimu bukanlah kutukan tapi hadiah istimewa dari vanessa " kata siwon meyakinkan
" terima kasih, sebelumnya belum pernah ada orang yang mengatakan ini padaku " kata kibum sambil memeluk siwon

˙·٠•●SiBum ●•٠·˙

Aku berjalan menuju rumahku yang tentu saja disebelahku ada siwon yang menggandeng tanganku, saat kami berdua sudah ada di depan rumahku , aku berbalik menghadap siwon

" terima kasih, hari ini hari paling indah yang pernah aku lewati " Kata Kibum pada siwon yang masih menggandeng tangannya
" kau harus percaya padaku , itu bukanlah kutukan tapi hadiah istimewa dari vanessa " Siwon mengingatkan kepada Kibum
" hmm " Kibum mengangguk
" jika kau punya waktu, besok kita akan jalan-jalan keluar, bagaimana? " Tanya siwon
" baiklah, bye " kata kibum langsung masuk ke rumahnya

::

Saat Kibum memasuki rumahnya, kibum di kagetkan oleh dua orang namja cantik, ummanya dan hyungnya menatapnya dengan tatapan menggoda

" apa? " Kibum merasa tidak mengerti dengan suasana ini
" kibummie~ " Jaejoong langsung memeluk Kibum
" ada apa ini aku tak mengerti? " Kibum memandang Jaejoong dengan penuh tanda tanya
" tadi itu namja chingumu kan pangeranmu kan? " Tanya Jaejoong antusias
" dia? Orang yang tadi mengantarku pulang? Yan benar saja aku baru mengenalnya tadi " Kata kibum
" tapi aku ku lihat, saat namja tadi menatapmu tatapannya berbeda " Kata jaejoong terdengar seperti gurauan
" kau berlebihan hyung, aku lelah aku kekamarku ya " Kibum menaiki tangga dan berjalan menuju kamarnya

::

Bruk

Aku menghempaskan tubuhku ke kasur, Choi Siwon, namja itu tak henti-hentinya menggangu pikiranku, dia adalah orang pertama yang memberiku semangat seprti itu, diatak takut padaku walaupun aku berbahaya, dan tadi saat dia menyebutku cantik hatiku berdebar-debar gembira, setelah aku pikir-pikir sekarang aku tau mengapa hatiku selalu berdetak tak karuan saat dia menggengam tanganku atau menyentuh pipiku, itu karena aku menyukainya...

˙·٠•●SiBum ●•٠·˙

To Be Continue

Tell Me Where Deficiencies

Seperti biasa ya...
Jika di Chap ini yang commentnya sedikit gak akan aku lanjut...
Buat chap prolog, aku gak nyangka banget baru juga post udah ada yang comment aja...

Dan ini Reply buat yang udah RnR...

Reply :

1. Cho : ini aku lanjut , semoga aja suka dengan Ffnya, cukup panjang chap ini?
2. Cho97 : ok! Update asap!
3. N.s : hehe... biar fariasi ada yang tragisnya *waduh '_'a. , ne Fighting
4. Choi HaeMin : ok lajuut
5. dindaR : ia boleh di cicipi *dikira apaan?
6. Guest : benarkah? Ok ini lajutannya
7. Snowsmiles : Woah... ada author favorite saya, aku nge-fans lo sama Snowsmiles , ia jadi kibum generasi terakhir , kutukannya kalo dia mengucapkan sesuatu pasti langsung kejadian , dan mahluk hidup yang di sentuhnya pasti akan musnah, contoh: kibum menyentuk kupu-kupu , kupu-kupu itu langsung hangus terbakar dan menjadi abu. Kibum ditakuti karena dia memiliki kutukan vanessa. Snowsmiles menunggu? Sangat senang Snowsmiles menunggu, semoga suka dengan Ffnya ya ^_^
8. bumranger89 : terima kasih sudah mau menunggu
9. BumBummie : pasti di lanjut kalo pada RnR, dan wajib RnR juga kalo mau lanjut hehehe...
10. Zelenvi : lanjut gak ya? Hehe... ini ini lanjutannya
11. Paprikapumpkin : biar gak penasaran, baca sampai chap end baru gak penasaran hahaha... , RnR di chap depan ya...
12. Zakurafrezee : rahasia... untuk bisa tau ikuti aja sampai end ya, dan jangan lupa juga RnR
13. Miracle 7- 3 : ini udah di lanjut dan sekaligus update kilat
14. IyaSibum : lajut! Rada males fantasy kenapa? *kepo*
15. Zae-kim : Pasti happy end! Lagi males Sad End...

7