Naruto ©Masashi Kisimoto

Sea and eyes © msconan

Rate : T

Warning : OOC, AU, Typo berserakan dimana2, EYD tidak jelas.

Don't like, press the back button!

Happy reading ^^/

Sea and Eyes

Chap 2

"Hei Hinata,," Kini wajah Naruto sangat dekat sekali dengan Hinata, bahkan Hinata dapat melihat dengan jelas kedua manik Naruto yang ia kagumi. "Ba,,baiklah aku,aku,,aku hanya su,,suka melihat kedua mata mu" Ternyata kali Hinata lebih memlih jujur, yah karena posisinya sekarang.

"Hah?mata?" Tanya Naruto cengo mendengar jawaban Hinata, perlahan dia memundurkan tubuhnya, mungkin gertakan yang ia lakukan berhasil.

"I,,iiiyaa, aku su,,suka sekali laut, ketika melihat mata Naruto aku seperti melihat,, laut,,ha,,hanya itu!" Jelas Hinata, ia tidak berani metap langsung Naruto, "pengakuan apa ini?!" batin hinata

"Hei,,,!"

"Aku tidak menyangka kalau mataku seindah itu" Naruto berpose dengan tangan memegang dagunya. Sepertinya ia bangga sekali ckck.

"Karena kamu sudah memujiku, aku teraktir makan siang, ayo!" Naruto melangkahkan kakinya membelakangi Hinata, Kedua sudut bibirnya tertarik membentuk sebuah senyuman.

"Hah,,apa apaan dia" Hinata cengo mendengar pernyataan dari Naruto , setelah itu ia mengikuti langkah Naruto untuk pergi makan siang.

~0~

Kini Hinata sudah berada di didalam mobil Ferari Metalik milik Naruto, rencananya mereka akan makan diluar, karena Hinata adalah pihak yang diteraktir maka dia setuju saja. Hinata duduk kursi depan di sebelah Naruto.

"Tunggu dulu! kau harus pakai sabuk pengaman Hinata, aku tidak punya asuransi untuk mahasiswa magang" Naruto mendekatkan tubuhnya untuk memasangkan sabuk pengaman untuk Hinata.

"Hei, aku bisa melakukannya sendiri" Jantung Hinata seakan ingin keluar dari rongga dadanya, posisinya dengan Naruto ehem, memang sangat dekat sekali.

"Kenapa? Bukankah kalau dari jarak dekat begini kau bisa lebih jelas memandangi kedua bola mata ku?" Kata naruto dengan senyum menggodanya.

"Me,menjaulah dan berhenti menggodaku! a,,aku sudah lapar sebaiknya k,kita berangkat" Kata Hinata sambil mendorong tubuh Naruto untuk menjauh.

"Eh?Aku tidak tau kalau kau selapar itu" Naruto kembali keposisinya di belakang setir dan mulai menjalankan mobilnya.

Mobil yang dikendarai Naruto kini telah sampai di parkiran sebuah restoran. Hinata dan Naruto kemudian turun dari mobil dan menuju ke restoran itu.

"Sushi?" Tanya Hinata ketika mereka telah sampai didepan pintu restoran

"Iya, kita akan makan sushi, apa kau tidak suka?"

"Tidak, aku suka"

"Ayo kita masuk"

Hinata dan Naruto telah sampai didalam restoran tersebut, di salah satu meja di retsoran tersebut tampak seorang yang melambai ke arah mereka.

"Teme!" Naruto melangkah ke orang yang melambai padanya. Disana telah duduk dua orang yang satu pria berambut raven berwarna biru dongker dan yang satunya lagi wanita berambut sewarna dengan permen kapas.

"Apakah kita akan makan bersama dengan mereka Naruto?" Tanya Hinata, ia tampak bingung karena tidak mengenali kedua orang tersebut.

"Tentu saja, mereka adalah teman sekolah ku, sekarang telah menjadi rekan bisnisku, kami janji bertemu disini" Jelas Naruto "kenapa? Apa kau kecewa karena kita tidak makan berdua saja, hm?" Lagi-lagi Naruto menggoda hinata dengan tampang nakalnya.

"De,dengan siapapun tak masalah, asalkan kau yang teraktir" Jawab Hinata dengan ketus dan memalingkan wajahnya.

"Naruto kau lama sekali" Kata wanita berambut pink menyambut kedatangan mereka.

"Hehe, gomenne Sakura chan, aku harus menyelesaikan pekerjaan ku dulu" Naruto menarik salah satu kursi dan duduk disana "Hinata duduklah"

"Hei, dobe! Siapa yang bersamamu itu?" Tanya pria berambut raven yang bernama Sasuke.

"Oh, dia adalah pengagum ku" Jawab Naruto dengan bangganya

"Saya Hyuga Hinata sementara ini saya menjadi asisten di kantor Naruto, dan saya sama sekali bukan pengagum orang ini" Hinata duduk dan memperkenalkan dirinya.

"Aku kira gadis ini adalah kekasihmu Naruto, sebab kau tidak pernah terlihat bersama seorang gadis, lagipula kalian terlihat serasi, iya kan Sasuke kun?"

"Hn"

"Sampai kapan kamu akan sendiri Naruto, aku berharap kau cepat-cepat menyusul kami"

"Benar, selama ini kau hanya mengencani kertas dokumen di meja kerja mu" Ejek Sasuke.

"Hihi,," Mendengar ejekan Sasuke Hinata ingin sekali tertawa, andai saja ia tidak menjaga image di tempat umum mungkin sekarang ia akan tertawa terbahak-bahak.

"Ck, jangan menertawaiku Hinata, teme! hentikan ini tidak lucu" Naruto ngambek, dia segera memanggil pelayan dan memesan makanan, yah dia tidak ingin Sasuke dan Sakura berbicara lebih banyak lagi, sepertinya kau malu dengan Hinata, Naruto?

~0~

Tak terasa tugas praktik lapangan yang di lakukan Hinata akan berakhir seminggu lagi, karena disini Hinata adalah sebagai asisten Naruto semua jadwal kegiatan Naruto Hinata yang mengaturnya, mulai dari meeting, pertemuan dengan klien maupun pertemuan dengan rekan bisnis, yah begitulah tugas Hinata sebagai asisten Naruto, sepertinya Hinata sekarang sudah terbiasa di dekat Naruto, walaupun kegugupannya masih saja tidak hilang dikala Naruto menggodanya.

"Ne, Hinata apa jadwal kita hari ini?" Tanya Naruto ketika ia baru saja masuk kedalam ruangannya.

"Pagi akan metting, kemudian setelah makan siang ada pertemuan dengan utusan dari perusahaan Nara " Jelas Hinata kepada Naruto.

"Oke, apakah ruang meetingnya sudah siap? Kalau sudah sebaiknya kita kesana sekarang"

"Ruangan sudah siap"

"Oke, kita kesana sekarang"

Hinata dan Naruto meninggalkan ruangan mereka dan untuk menuju keruangan dimana meeting akan dilakukan.

[SKIP TIME]

"Meeting tadi berjalan lancar, arigatou ne Hinata" Kata Naruto ketika mereka baru saja keluar dari ruang meeting, Naruto memperlihatkan cengirannya yang memperihatkan deretan gigi-gigi putihnya yang tersusun rapi, selain mata yang indah Naruto juga punya senyum yang menawan. Terbukti sekarang Hinata mematung, bahkan iya tidak sadar kalau rona merah kini menghiasi pipi putih bak porselennya.

"Ayo Hinata, apakah kamu ingin berdiri terus disitu?" Ternyata Naruto sudah jauh berjalan didepan.

"Eh!" Hinata tersadar dari lamunannya dan ia pun segera menyusul Naruto.

"Oh, iya aku baru ingat!" Naruto tiba-tiba membuka pembicaraan "Besok aku akan akan pergi ke Suna untuk waktu seminggu, jadi aku ingin jadwal ku selama seminggu itu kau ubah ya?"

"Eh, apa? Kau akan pergi ke Suna?"

To Be Continue

Yeayyy! \^0^/

Akhirnya saya buat chap 2 nya,,aku tak menyangka kalau ada yang akan membaca fanfic ini #terharu T^T arigatou minna XD~ sebenarnya fic ini saya mau buat one shoot ternyata malah keterusan jadi multi chap # tepok jidat

Buat yui chan arigatou sudah membantu saya dengan sabar untuk mempublish ff ini,,ahaha

Sesuai permintaan kalian saya sudah memperbaiki typo yang bertebaran dimana2 di chap 1 kemarin, kalaupun masih ada yang luput maafkan yaaa,,ahahah ^,^7

Soputan: arigatou sudah membaca fict saya ^^/, semoga kamu suka chap 2 nya

Yuichan : fufufu :3 benarkah?wkwkwk ternyata aku telah membuat naruto menjadi mesum yaa,,haha

Syanata-Hime : salam kenal XD~

Semoga ff kita bisa nambah ya XD~

Ini chap 2 nya semoga kamu suka …^^

Kyubi ni baka : makasih chap 2 nya :D

: thank you :D, wah gmana ya? Penasaran? Ikutin ceritanya sampe tamat yaa ..hihi XD~

reloc DunhiLL : ohayou #aku balasnya malam XD~

hee,,makasih, iya aku memang buat hinata nya jadi ooc bahkan ada yang banget ooc nya XD~

sabaku no yuki : tidak boleh :p bacanya harus di ffn XD~

nih aku update,,, #kyaaa~

Ric-chan : makasih yaa ^^

Di chap 2 ini sdh saya perbaikin,,fufu :3

Aku juga suka naruto yang jahil #kyaaa XD

Kirei-neko : karena saya rencananya mau buat one shoot jadinya alurnya cepat haha ^^7, semoga kamu suka chap 2 nya :D

Dira uchiha : iyaa,, ini sdh diperbaikin chap 2 nya :p wajib rivew di chap 2 yaa XD~

Amexki chan : arigatou sdh baca n rivew XD~

Saya juga suka banget ama cerita fluff g nyangka bisa buat cerita fluff juga #loh?

Semoga kamu suka chap 2 nya yaa XD~

Sampai jumpa di chap selanjutnya minna~

Silahkan tinggalkan jejak di kotak riview yaaa,,,yuhuuu ^^/

msconan