Zodiak - Aries
.
By Chocopurin
.
Cast
Park Chanyeol
Byun Baekhyun
Chanbaek Area / Warn Boyslove
.
.
Rate T
Summary:
Hanya berisi cerita singkat seputar Chanbaek. Isinya fluffy tidak ada unsur sex dan kekerasan. Umur, pekerjaan dan keadaan untuk cast disesuaikan menurut zodiak yang bersangkutan dengan saya.
.
Happy reading
.
.
.
Hari ini Chanyeol mengajak Baekhyun untuk bermain di rumahnya. Sekalian membahas tentang projek festival mereka, dimana keduanya akan berkolaborasi. Baekhyun akan bernyanyi dan Chanyeol akan bermain musik. Mereka sendiri yang menginginkannya karena memang keduanya pernah berduet sebelumnya diacara prom night ketika SMA.
Chanyeol mengendarai mobilnya dengan Baekhyun yang duduk di kursi penumpang depan. Tidak ada pembicaraan yang terjadi antara keduanya. Hanya senyap. Baekhyun menatap ke arah jendela sedangkan Chanyeol fokus menyetir. Hingga Chanyeol yang berinisiatif untuk menyalakan musik supaya atmosfer keduanya tidak terlalu senyap walaupun kenyataannya memang sangat senyap.
Hingga tanpa Baekhyun sadari, mereka telah sampai di kediaman Chanyeol. Chanyeol mematikan mesin mobilnya dan mempersilahkan Baekhyun untuk turun. Sampai pada ketika Chanyeol akan melepaskan seatbelt milik Baekhyun, dan Baekhyun hanya tersenyum sambil mengatakan terima kasih, tentunya dengan eyesmile miliknya.
Keduanya berjalan beriringan memasuki rumah Chanyeol. Pintu kayu berwarna coklat itu menyambut Baekhyun. Tepat ketika dirinya masuk, Baekhyun menemukan keadaan rumah Chanyeol yang sangat rapi dan teratur dengan ornamen-ornamen langka yang tidak pernah dilihatnya sebelumnya. Chanyeol mengajak Baekhyun masuk dan membiarkan lelaki kecil itu meletakkan sepatunya di teras rumah saja sama sepertinya.
Begitu masuk ke arah rumah Chanyeol lebih dalam lagi, Baekhyun tidak menemukan orang tua atau siapapun itu yang menemani Chanyeol di rumah. Hanya ada seekor anjing kecil berwarna hitam dengan rambutnya yang ikal di sekujur tubuh. Baekhyun hanya mengelusnya sebentar sebelum mengikuti Chanyeol lagi ke kamar lelaki itu. Tidak akan ada yang terjadi karena memang keduanya tidak berpikiran yang aneh-aneh.
Sesampainya di kamar Chanyeol, Baekhyun merebahkan tubuhnya di kasur empuk milik Chanyeol setelah melepas tasnya dan melemparnya begitu saja ke lantai. Chanyeol yang melihat itu hanya terkekeh pelan dan turun lagi ke bawah untuk mengambil beberapa camilan dari lemari pendingin.
Baekhyun hampir saja ketiduran jika saja suara lelaki tinggi itu tidak menginterupsinya dan mengatakan padanya 'jangan sampai tertidur'. Yang mana membuat Baekhyun seketika terduduk.
Chanyeol membawa tiga kotak susu stoberi, dua buah roti cream vanilla dan mangkuj berisi buah blueberry dan strawberry di dalamnya. Baekhyun langsung menyeruput susu stoberinya terlebih dahulu sebelum dirinya memulai bernyanyi dengan Chanyeol. Chanyeol juga melakukan hal yang sama, lelaki itu membuka susu dan menyeruputnya sedikit sebelum meraih satu roti dan memakannya.
Setelah dirasa puas dengan itu, Chanyeol mulai mengambil gitarnya dan membawanya ke arah Baekhyun. Posisi keduanya saat ini dengan saling berhadapan di balkon kamar Chanyeol. Kata pria tinggi itu supaya orang-orang mendengar suara indah Baekhyun. Namun, hal itu tidak berefek pada Baekhyun, karena memang lelaki tinggi itu suka menggoda.
" mari kita mulai.. aku akan mulai dengan intro terlebih dulu " ucap Chanyeol dan hanya dijawab dengan anggukan oleh Baekhyun.
' i do believe that i need you too'
Keduanya menghabiskan waktu selama beberapa jam untuk bernyanyi hingga Baekhyun harus pulang. Baekhyun mengambil tasnya dan merapikan beberapa makanan yang tadi disantapnya sebelum pulang. Chanyeol hanya meletakkannya di wastafel tanpa berniat mencucinya. Baekhyun berjalan ke arah pintu untuk memakai sepatunya. Tapi anehnya sepatunya tidak ada disana. Hanya ada sepatu chanyeol saja disana.
" Chanyeol... sepatuku hilang. Bagaimana ini" teriak Baekhyun pada Chanyeol yang masih berada di dalam rumah.
" mungkin dibawa sama anjingku ke pohon samping rumah Baek. Kau bisa cek kesana" tanpa babibu Baekhyun langsung meletakkan tasnya sembarang dan berlari ke halaman samping rumah Chanyeol untuk menemukan sebuah pohon disana.
Baekhyun memanjat pohonnya tanpa memandang apakah benar sepatunya ada disana atau tidak. Memanjat terus hingga dirinya sampai pada cabang pohon yang kuat untuk menopang tubuhnya. Baekhyun terduduk di cabang pohon itu dan melirik kesana kemari untuk mencari sepatunya. Tapi tidak ada.
Ia berhasil di bohongi oleh Chanyeol. Ingin rasanya ia mengumpat di depan wajah Chanyeol saat itu ketika pandangannya mendapati anjing Chanyeol menyeret sepatunya tepat di bawah pohon itu. Tidak tau dibawa ke mana yang pasti Baekhyun ingin menangkapnya sekarang. Hingga tanpa sadar bahwa tubuhnya limbung dan jatuh ke bawah.
BUGGHHH
"aaaarhhhhh... sssakkkittt... tolongg sakitttt" jeritnya sekuat yang ia bisa. Baekhyun masih mencari-cari keberadaan orang untuk menolongnya. Hingga tak lama kemudian, Baekhyun bisa melihat chanyeol berlari ke arahnya dan duduk di depannya.
"kenapa ceroboh sekali" ucap Chanyeol sambil melirik ke kaki Baekhyun yang mengeluarkan darah di bagian tulang keringnya.
" ceroboh kepalamu. Tadi kau yang bilang sepatuku dibawa anjingmu kesini, makanya aku naik. Tapi kau membohongiku. JAHAT " ucap Baekhyun dengan wajah seakan tidak membutuhkan pertolongan.
"aku tidak membutuhkan pertolonganmu, pergi sana" ucap baekhyun lagi sambil membawa tubuhnya untuk berdiri.
" aaawww...sakit " teriaknya lagi tanpa sadar dan membuat Chanyeol tersenyum samar di belakangnya, "tadi katanya tidak ingin ditolong. Tapi mulutmu berkata ingin ditolong" ucap Chanyeol sambil meraih tangan yang lebih kecil.
"aku tidak ingin" ucap Baekhyun ketus sambil melepas tangan Chanyeol dari pergelangan tangannya, "sudahlah, jangan keras kepala. Cukup ikuti aku" ucap Chanyeol lagi dan menggendong Baekhyun dengan cepat supaya bisa diobati.
Keduanya kini berada di ruang tamu Chanyeol dengan Chanyeol yang sibuk dengan kegiatan 'mari mengobati sang pujaan hati'.
Baekhyun duduk di sofa dengan kaki yang memanjang ke atas meja, sedangkan Chanyeol berjongkok di lantai, " Tidak ada yang menyuruhmu memanjat Baekhyun. Aku cuma bilang lihat kesana jika ada".
Tapi hanya dijawab dengusan dari Baekhyun.
Sebenanrya perkataan Chanyeol benar adanya. Chanyeol tidak bilang memanjat tetapi lihat ke dekat pohon. Tapi Baekhyun kan tidak ingin harga dirinya jatuh, makanya dia diam saja.
Chanyeol menuangkan alkohol ke kapas di tangannya dan mengusapnya perlahan di bagian pinggiran luka Baekhyun.
" aaaakkkk Park Chanyeol. Perlahanlah. Kau tidak tau apa ini sakit" teriak Baekhyun yang membuat Chanyeol seketika melepaskan pengobatannya dan terduduk di lantai karena terkejut dengan lengkingan Baekhyun.
" ini juga udah pelan-pelan. Berhentilah berteriak atau aku akan menggosok lukamu ini" ucap Chanyeol kejam sambil melihat ke arah mata Baekhyun yang sedikit takut dengan mata berkaca-kaca.
Cukup lama Chanyeol mengobati Baekhyun hingga kini kakinya telah di perban dengan baiknya oleh tangan Chanyeol. Setelahnya membersihkan beberapa kapas dan memasukkan cairan obat tersebut ke dalam kotak obat.
Dengan cepat, Chanyeol mengambil sepatu Baekhyun yang ditemukannya di rerumputan depan rumahnya karena ulah anjing kecilnya. Memakaikan sepatu itu pada kaki Baekhyun, lalu mengambil tas hitam milik Baekhyun yang terjatuh di teras tadi.
" ayo biar ku antar kau pulang " ucap Chanyeol dan hanya diangguki oleh Baekhyun.
Baekhyun berjalan di samping Chanyeol dengan tangan yang saling bertautan. Bibirnya menggumamkan "terima kasih" pada Chanyeol ketika keduanya telah terduduk nyaman di dalam mobil.
" ibuku pernah bilang.." mulai Chanyeol sambil menatap ke arah Baekhyun " kalau orang yang sedang sakit harus diberikan sesuatu supaya cepat sembuh. Maka dari itu aku akan memberimu sesuatu" ucap Chanyeol lagi dan hanya dihadiahi tatapan penasaran dari Baekhyun.
CUP
Chanyeol mencium Baekhyun tepat pada bibirnya. Hanya kecupan kecil tanpa ada lumatan atau hal lebih. Tapi hal itu berhasil membuat Baekhyun tersipu malu dengan pipi memerah sama seperti bibirnya.
"terima kasih Chanyeol"
Music. We meet and share in music. Music that makes us fall in love with each other. When you star singing dan I strum my guitar, that's when I feel you are my true destiny. Let's be together forever. And let's make love music in the future.
Aries,
Yay, Aries datang nih.
Yang zodiaknya Aries tanggapannya gimana? Aku bakal upload besok untuk zodiak lanjutannya.
Dan karena ini adalah penghujung tahun di 2017, Happy early New Year untuk kalian. Semoga tahun depan jadi tahun yang baik dari tahun ini. Semua tercapai dan lancar sesuai keinginan hati.
Next? Review ya
@chocopurin
