Chapter 2 : Dracmon Appears

Disclaimer : Digimon milik Akiyoshi Hongo dan bukan milik saya

"Apa kita terlambat?" tanya Ikuto. "Lebih baik kita ke sana. Sepertinya ada di sana yang namanya Dark Area itu," ucap Yoshino. Mereka bergegas menuju perbatasan hutan itu dengan Dark Area.

"Apa itu telur?" tanya Yoshino. "Sepertinya iya. Tapi, itu, kan ..." ucap Touma. "Telur Agumon," ucap Ikuto. "Tapi, bagaimana bisa dia menjadi telur? Lalu, di mana Masaru? Aku tidak melihatnya di manapun," ucap Yoshino.

Vamdemon Castle, Dark Area

"BlackAgumon!" panggil Vamdemon. "Ada apa, tuanku? Apa ada sesuatu yang harus saya lakukan?" tanya BlackAgumon. "Kau awasi Masaru. Kau harus selalu mengawasinya sampai akhirnya dia bangun. Mengerti?" ucap Vamdemon. BlackAgumon langsung menuju ke ruang di mana Masaru tertidur.

"Lapor, tuan. Sepertinya ada beberapa tamu yang datang," lapor DemiDevimon. "Suruh Dracmon untuk mengatasinya," ucap Vamdemon. "Baik." DemiDevimon itu lalu pergi dari tempat Vamdemon berada.

Sementara itu...

"Apa Masaru sudah masuk ke dalam?" tanya Touma. "Kalaupun iya, tidak mungkin dia meninggalkan Agumon di sini, kan?" tanya Ikuto. "Iya juga, sih." Tak lama terdengar suara dari balik semak – semak yang gelap.

"Digimon apa itu?" tanya Yoshino saat melihat sekawanan digimon berwarna hitam muncul tiba – tiba di depan mereka. "Dracmon. Digimon tipe Undead. Berhati – hatilah!" ucap Ikuto. Dracmon menyerang mereka.

"Digisoul Charge! Overdrive!" seru mereka hampir bersamaan. Ravemon, MirageGaogamon, dan juga Rosemon menyerang kawanan Dracmon. Namun, para Dracmon itu berhasil bertahan dari serangan mereka.

"Sial! Mereka tingkat Ultimate, tapi kenapa kuat sekali?" ucap Ikuto. "Sepertinya kita harus aktifkan Burst Mode," ucap Yoshino. Touma dan Ikuto mengangguk. "Charge! Digisoul Burst!"

MirageGaogamon BM, Rosemon BM, dan Ravemon BM muncul dan menyerang Dracmon itu. Namun, beberapa kali mereka menyerang, tetap saja Dracmon yang muncul semakin banyak. "Kalian harus pergi sebelum Dracmon itu mengerumuni kita," ucap Touma.

"Aku akan tetap di sini. Kalian cepatlah pergi!" ucap Touma. "Tapi, bagaimana denganmu? Kami tidak bisa meninggalkanmu di sini," ujar Yoshino. "Kalau kita semua mati di sini, siapa yang akan membantu Masaru, ha? Kalian pergi dulu. Nanti aku akan menyusul kalian," ucap Touma.

Dengan berat hati, Ikuto dan Yoshino meninggalkan Touma dan partnernya di sana. Mereka berdua berlari ke dalam hutan. Tak lama setelah itu, sekumpulan kelelawar berkumpul di depan Touma dan perlahan berubah menjadi Vamdemon. Touma yang kelelahan hanya bisa duduk di sana.

"Hai, Touma. Maaf karena aku tidak menyambutmu dengan layak," ucap Vamdemon. "Jadi, ini karena ulahmu, ya. MirageGaogamon BM, cepat serang dia!" ucap Touma. "Yes, master."

MirageGaogamon BM menyerang Vamdemon, namun tidak ada satu serangan pun yang berhasil mengenainya. Dengan satu serangan, Vamdemon berhasil membekukan MirageGaogamon BM. "Sebenarnya, aku punya penawaran yang menarik," ucap Vamdemon. "Apa itu?" tanya Touma.

"Aku akan menawarkanmu sebuah tubuh abadi dan kekuatan tak terbatas. Bagaimana?" ucap Vamdemon, "aku tahu kau butuh kekuatan agar bisa mengalahkannya, bukan? Jadi, aku menawarimu untuk menjadi pasukanku dan bersama – sama kita akan menguasai dua dunia. Jadi, bagaimana? Apa kau menerimanya?" ucapnya lagi. Secara tak sadar, matanya telah terhipnotis oleh kemampuan Vamdemon. Secara tidak sadar juga dia mengangguk.

"Baiklah, kalau begitu." Vamdemon ikut duduk. Dia menunjukkan taringnya lalu menggigit leher Touma. Setelah itu, dia menyuruh bawahannya, Devimon untuk membawa Touma ke istana Vamdemon. Sementara itu, Vamdemon mengubah MirageGaogamon BM menjadi telur seperti Agumon.

"Tinggal mereka berdua. Tapi, sepertinya lebih baik membiarkan mereka berdua dulu. Aku harus mengurus Masaru dan Touma."


Akhirnya fast update untuk chapter 2.. Jangan lupa reviewnya.. :D