Kyuhyun terbangun karena suara desahan yang mengganggu indra pendengarannya. Perlahan-lahan dia membuka matanya. Di pelukannya, Sungmin masih terlelap. Bau keringat dan cairan ejakulasi menguasai indra penciumannya. Ketika mata Kyuhyun sedang menyapu ruangan itu, ia melihat Heechul sedang bergerak naik turun di pangkuan Hangeng kekasihnya yang sedang tidur. Mulutnya mengulum penis Yoochun yang tidur di sebelah Hangeng. Gadis itu full naked. Dada besarnya bergoyang-goyang, menyamakan ritme gerakannya. Kyuhyun tersenyum. Wanita itu menggunakan kesempatan Morning wood para pria dengan baik rupanya.
"Selamat pagi, Noona!" sapa Kyuhyun santai.
Sejenak Heechul melepaskan kulumannya pada penis Yoochun. "Eeeehhh… Pagi Kyunnieeeeh…" sapanya balik sambil mendesah. Heechul kembali melanjutkan aktivitasnya
Kyuhyun masih tersenyum. Perlahan dia membaringkan Sungminnya, lalu beranjak ke dapur.
Kyuhyun dapat menangkap bayangan seorang wanita di dapur. Nampaknya sang wanita sedang memasak dalam kondisi telanjang bulat. Sama sepertinya.
"Wookie Noona?" sapa Kyuhyun.
Gadis berambut hitam panjang itu menoleh. "Annyeong, Kyunnie!" sapanya semangat. Kemudian dia kembali fokus memasak.
Ryeowook hampir memekik ketika merasakan telapak tangan meremas kedua bongkahan pantatnya yang sudah tidak tertutup apapun. Sebuah dagu bersandar di pundak putihnya. "Kau sexy sekali, Noona!" bisik Kyuhyun.
Ryeowook terkekeh kecil. "Minnie juga sexy, kan?"
"Ya," bibir pucat Kyuhyun mengecup leher Ryeowook tepat di atas tanda yang dibuat Yesung semalam. "Kalian semua sexy. Aku jadi ingin…" pemuda tinggi itu tidak menyelesaikan kalimatnya. Penis panjangnya sudah menegang. Digesekkannya penis itu ke selangkangan Ryeowook. Ke vagina basahnya.
"Aaaaahhhh…" desah Ryeowook. Tangannya mengalung di leher Kyuhyun. "Ma… sukkk… Masukhaaan, sayanghhhh…" Ryeowook mendesah. Gadis itu membuka kakinya lebar. Tangannya menuntun penis Kyuhyun untuk memasuki liangnya yang masih becek oleh semen Yesung semalam.
"Aaaaaaah…" erang keduanya saat penis Kyuhyun mulai memasuki liang hangat Ryeowook.
"Move. Fuck my cunt!" pinta Ryeowook.
Kyuhyun mulai bergerak maju mundur. Tangannya meremas payudara Ryeowook dengan keras. Makin lama gerakan in out-nya pun makin cepat. "Sempit banget, Noona!" ujar Kyuhyun. Penisnya betul-betul dimanjakan oleh vagina becek yang tetap sempit itu.
"Kamu yang gede… Pantes Minnie minta terusssshhh…" desah Ryeowook.
"Oooohhh… Mau keluar, Noona!" pekik Kyuhyun.
"Keluarin di dalem, sayang!" pinta Ryeowook. "OOOOOOHHH… KYUUUUUUU!" jeritan Ryeowook menghantar cairan cintanya membasahi penis Kyuhyun.
"NOOOOOOOONAAAAAAAAA!" Kyuhyun mengerang, cairan semennya masuk ke dalam rahim Ryeowook.
Mereka mengatur nafas sebentar. "Noona mau masak dulu, Kyu!" ujar Ryeowook saat merasakan penis Kyuhyun menegang lagi.
"Ne… ne… Aku akan mencari yang lain saja,"
Yoochun sudah bangun. Wajahnya nampak senang. Seorang wanita berambut panjang mengeluar masukkan penisnya di mulut kecilnya. Bukan… Itu bukan Heechul… Itu kekasih Yoochun sendiri, Kim Junsu.
"Aaaah…" desah Yoochun pelan sambil mendongakkan kepalanya. Junsu mengeluarkan penis Yoochun dari mulutnya, lalu mengocoknya perlahan.
Beberapa detik kemudian, gadis berbokong besar itu merasakan sebentuk penis panjang menggesek sekitaran anusnya. Junsu pun menoleh ke belakang. "Oh… Yunho Oppa!" sapanya riang.
"Annyeong, Junsu!" Yunho menampar pelan bongkahan pantat Junsu yang menggoda.
"Oh… Yeeesssshh… Spank me more, Oppa!" desah Junsu.
Mendengar itu, Yunho kembali menampar bongkahan pantat Junsu. "Sudah lama tidak bermain denganmu, Su-ie!"
"Ayo main bertiga, Hyung!" ajak Yoochun. "Boleh kan, sayang?" tanya pemuda itu pada Junsu yang sedang menjilat-jilat penisnya.
Junsu tidak menjawab. Dia mendorong Yoochun sampai terjatuh di atas kasur yang semalam mereka gunakan untuk tidur. Gadis itu lalu berdiri mengangkangi pinggang Yoochun lalu perlahan duduk, membenamkan penis kekasihnya dalam vaginanya. "Oooohhh… Ssssshhhh" desis Junsu.
"Aaaaaaaaahhhhhh!" pekiknya ketika keseluruhan penis besar Yoochun bersarang dalam lubang surganya.
Junsu sedikit menunduk, seolah ingin menempelkan wajah Yoochun ke dada besarnya. Tangannya bergerak ke belakang, menyibak bongkahan pantatnya. "Come in, Oppa!" undang Junsu.
Yunho menyeringai. Di dekatkannya penis besar kebanggaan Jaejoong itu ke anus Junsu yang berkedut manja.
Bles. Penis besar itu pun membobol anus Junsu.
"Aaaaaaaaaahhhh!" pekik Junsu. Gadis itu menunggu sampai Yunho memasukkan penis besarnya baru kemudian mulai mengedutkan otot-ototnya di bawah sana.
"Move, Oppadeul! Nikmati tubuhku!" ujar Junsu.
Kedua pria dewasa itu pun mulai menggerakkan pinggulnya liar. Kedutan otot Junsu memanjakan kejantanan mereka.
"Aaaaahhh… Ahhh…" desah kedua pria itu bersahutan.
"Fuck! FUUUUUCK!" teriak Junsu.
"Ooooohhh… Yeeesssshhh! Aku… Akhhhuuuu… AAAAAAAAHHHHHHH! TERIMA INI, slut!" teriak Yunho tidak tahan.
"OPPAAAAAAAAAAAAAAAAHHH!" Junsu ikut berteriak. Cairan cintanya menyembur, putingnya dijilat-jilat oleh Yoochun. Benar-benar kenikmatan ganda.
Yunho mencabut penisnya, lalu berbaring di sebelah Yoosu.
Yoochun pun menghentikan gerakan Junsu di atasnya. Hal itu sontak membuat Junsu mengernyitkan keningnya.
Yoochun tersenyum. "Doggy yuk, sayang!"
Mendengar itu, Junsu mengangguk senang. Segera di posisikan tubuhnya menungging. Yoochun pun kembali memasukkan penisnya ke liang hangat Junsu lagi lalu mulai menggerakkannya dengan cepat.
"Ooooohh… Oooooh…" erang Junsu. Tangan lembutnya mengocok penis Yunho hingga penis perkasa itu kembali menegak.
"Kau nakal sekali, Su-ie!" ujar Yunho. Tangannya menegakkan tubuh Junsu lalu mulai melumat dada wanita itu.
"Aaaaaaahhhh…" Junsu memegangi kepala Yunho, membuatnya merapat dengan payudaranya.
Yunho kemudian melepas kulumannya, lalu menyeringai menatap Junsu. "Kurasa, aku mau lubangmu lagi!" ujarnya.
Permainan mereka pun berlanjut lagi.
Bersambung…
