Chapter 2
"Kecuali-?"
"Atap." lalu Seijuurou langsung berlari menaiki tangga atap.
Saat ia sampai diatap ia langsung membuka pintu atap dan melihat Tetsuya yang sedang tertidur bersandar di dinding atap sambil meringkuk kedinginan , dan ia terisak menggumamkan nama Seijuurou sedari tadi.
"Hiks... Sei-kun jangan tinggalkan aku."
"Sei-kun hiks- aku takut."
"S-sei-kun aku h-hiks tak mau sendiri."
Hati Seijuurou serasa teriris-iris karena ia melihat Tetsuya nya terus terisak menggumamkan namanya.
"Aku ada disini tak perlu takut, aku tak akan meninggalkanmu." Kata Seijuurou sambil memeluk Tetsuya, dan saat memeluk Tetsuya, Seijuurou terkejut karena badan Tetsuya panas dan ia menggigil kedinginan.
"Seijuurou-kun apakah ada Tetsuya-sa-, Yaampun Tetsuya-sama bertahanlah." Kata Yuuki yang baru saja sampai diatap.
"Yuuki beritahu kepada guru piket bahwa kita bertiga akan pulang karena Tetsuya sakit, aku akan menunggumu diparkiran." Kata Seijuurou sambil menggendong Tetsuya.
"Hai Seijuurou-kun." Lalu Yuuki langsung turun kebawah untuk pergi keruang guru piket untuk meminta izin.
-Di Parkiran-
Seijuurou sudah berada didalam mobil dan masih menunggu Yuuki yang sedang meminta izin kepada guru piket, dan sejak tadi Seijuurou masih saja memeluk Tetsuya yang masih terisak di tidurnya.
10 menit kemudian akhirnya Tetsuya berhenti menangis, dan diwaktu yang tepat Yuuki sudah datang keparkiran sambil membawa tas mereka.
- Di Rumah-
Dengan sigap Seijuurou langsung membawa Tetsuya kekamar dan Yuuki langsung menelepon dokter pribadi keluarga Akashi.
Tak lama kemudian dokter keluarga Akashi pun datang, ditemani oleh beberapa maid yang mengurus depan.
Lalu dokter masuk ke kamar Tetsuya dan mengecek keadaan Tetsuya.
Selang waktu kemudian dokter pun keluar.
"Bagaimana keadaan Tetsuya? Dia Kenapa?" Tanya Seijuurou khawatir.
"Akashi-kun tertekan ,saat ia tertekan daya tahan tubuhnya melemah dan ia langsung saja demam tinggi akibat ia kedinginan, dan jangan berbicara apapun yang membuatnya tertekan, itu akan membuat daya tahan tubuhnya melemah, lalu biarkan ia istirahat secukupnya jangan membuatnya berpikiran apapun."
"Terimakasih dok aku akan membuatnya tak berpikiran apapun yang membuatnya tertekan."
"Kalau begitu saya permisi Akashi-kun."
Lalu Seijuurou pun masuk kedalam kamar dan disusul oleh Yuuki yang sedang membawa nampan berisi bubur dan obat penurun demam.
"Tetsuya bangun kau harus makan dan minum obat supaya tidak sakit lagi."
"Unn.. Sei-kun."
"Tetsuya bangun."
"S-sei-kun takkan meninggalkan aku kan?" Kata Tetsuya lemah.
"Pemikiran bodoh dari mana itu, aku akan selalu bersama mu selamanya."
"Benarkah? Janji?"
"Yaa aku berjanji akan selalu bersama denganmu, nah sekarang kau harus makan lalu minum obat supaya bisa sembuh."
"Tapi aku tidak lapar Sei-kun."
"Tidak ada tapi tapian, kau harus makan."
Lalu Seijuurou mengambil bubur yang dibawa Yuuki, lalu ia menyuapi Tetsuya, saat suapan kelima Tetsuya pun menolak.
"Kau harus makan lagi, ini terlalu sedikit."
"Tidakk aku sudah kenyang." kata Tetsuya sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
"Haa... baiklah kau harus minum obat lalu langsung tidur, jangan memikirkan apa apa."
"Humm."
Akibat efek dari minum obat Tetsuya pun merasa kantuk menyerangnya lalu ia langsung terlelap.
Seijuurou dan Yuuki pun segera keluar dari kamar Tetsuya.
"Yuuki bagaimana keadaan mu? Apakah kau masih demam."
"Sudah tidak lagi Seijuurou-kun, Maaf merepotkanmu."
"Tidak tidak kau tidak merepotkanku." Kata Seijuurou sambil mengelus kepala Yuuki.
Lalu Seijuurou langsung pergi kekamarnya untuk mandi.
-Yuuki POV-
"Perasaan apa ini ?"
"Kenapa rasanya jantungku berdetak dengan cepat."
"Jangan bilang- tidak tidak Seijuurou-kun adalah majikanku dan aku adalah maid pribadi Seijuurou-kun dan Tetsuya-sama."
-End Yuuki POV-
Pada malam hari Tetsuya terbangun dari tidurnya dengan nafas yang memburu dan tangisan yang keras.
Karena ia bermimpi Sei-kun nya dengan Yuuki sedang berciuman lalu pergi meninggalkannya sendiri.
"Hikss hikss Jangan tinggalkan aku Sei-kun."
"Hiks Jangan pergi."
-At Seijuurou Side-
"Kenapa perasaan ku tak enak."
"Kenapa aku dari tadi memikirkan Tetsuya."
"Lebih baik aku melihatnya saja dulu."
Lalu Seijuurou keluar dari kamarnya dan berjalan ke kamar sebelah-kamar Tetsuya.
Saat ia masuk ia terkejut melihat Tetsuya menangis dengan keras sambil memanggil namanya.
"Tetsuya kau kenapa?, sudah jangan menangis lagi dimana yang sakit?" Kata Seijuurou sambil memeluk Tetsuya.
"Jangan pergii S-sei-kun a-aku hiks takut."
"Tidak aku tidak pergi aku selalu disini, jadi jangan takut." Kata Seijuurou sambil memeluk Tetsuya lebih erat untuk menenangkannya.
Tak lama kemudian Tetsuya pun terlelap di pelukannya Seijuurou.
Lalu Seijuurou pun langsung membaringkan Tetsuya kembali.
Lalu Seijuurou memutuskan untuk tetap disamping Tetsuya hingga pagi.
Tok Tok
"Seijuurou-kun sudah pagi kau tak ingin terlambat ke sekolah kan."
Lalu Seijuurou pun langsung bangun saat ia mendengar suara Yuuki, ia turun dari kasur secara perlahan lahan tidak ingin membuat Tetsuya terbangun, ia langsung kembali kekamarnya untuk mandi bersiap-siap kesekolah, setelah selesai mandi ia memutuskan untuk mengirimkan email kepada okaa-sannya bahwa Tetsuya sakit.
From : Seijuurou
To: Okaa-san
Okaa-san aku ingin memberi kabar tentang Tetsuya sakit,dan Tetsuya semalam menagis terus.
Kuharap dengan okaa-san meneleponnya ia bisa sedikit lebih tenang.
Saat sudah mengirim email Seijuurou lansung berangkat ke sekolah diikuti dengan Yuuki.
-In Tetsuya Side-
"Unn... aku merasakan pusing saat aku membuka mataku."
"Oh,ya semalam aku bermimpi sangat buruk, aku bermimpi bahwa Sei-kun akan pergi meninggalkan aku."
"Hiks aku t-tak mau sendirian s-sei-kun."
Kring kring
"Hiks siapa yang menelepon?"kata Tetsuya sambil mengambil handphonenya yang ada di meja.
"Moshi moshi." Kata Tetsuya dengan suara parau.
"Moshi moshi Tet-chan, kata Seijuurou kau sakit?, kau kenapa?, jangan memikirkan hal hal yang mengganggumu Tet-chan, kalau ada masalah cerita saja pada okaa-san, mungkin dapat meringankan pikiranmu."
"Hiks hiks okaa-san, aku takut, takut Sei-kun meninggalkan ku." Kata Tetsuya kembali terisak.
Dan Tetsuya kembali menangis sambil menceritakan Seijuurou berciuman dengan Yuuki dan mimpi nya semalam.
Akashi Shiori adalah orang yang terbuka dan pengertian dikalangan rekan rekan kerja nya, mau pria maupun wanita banyak orang yang menyukai berkerja sama dengan Akashi Shiori.
Hal ini yang membuat Tetsuya selalu terbuka terhadap ibunya.
"Sudah sudah Tet-chan jangan menangis lagi, okaa-san akan berbicara dengan Sei-kun nee,jadi Tet-chan jangan memikirkannya lagi, dan juga Tet-chan harus makan dan minum obat supaya bisa sembuh."
"Okaa-sann, kapan pulang?"
"Okaa-san akan usahakan cepat pulang, nee Tet-chan sudah dulu yaa ada rekan okaa-san yang datang, Okaa-san akan cepat pulang Jaa nee."
"Jaa nee okaa-san."
Setelah menelepon ibunya, ada seorang maid yang datang membawa nampan berisi bubur dan obat.
"Nee Tetsuya-sama harus makan biar cepat sembuh."
Dan dibalas anggukkan oleh Tetsuya.
Saat suapan ketujuh Tetsuya menolak makan karena sudah kenyang, habis itu dia minum obat lalu langsung tertidur karena efek obat yang diminumnya.
-In Shiori Side-
Shiori sudah lama mengetahui kalau Tetsuya pasti mempunyai perasaan kepada Seijuurou.
Ia hanya terdiam sampai Tetsuya mau bercerita kepadanya.
Dan hari ini Tetsuya menceritakan semuanya ,tentang perasaannya dan beban yang sedang dipirkannya.
Shiori senang saja Tetsuya bisa mencintai Seijuurou, tapi apakah Seijuurou bisa mencintai Tetsuya. Shiori juga sudah tau kalau Seijuurou menyimpan rasa suka kepada maid pribadinya sendiri-Yuuki.
Kenapa Shiori senang Tetsuya mencintai Seijuurou?, karena Tetsuya adalah tunangan dari Seijuurou dan Tetsuya bukan anaknya tapi anak dari kakaknya sendiri, karena mereka keluarga kakaknya-Kuroko dan keluarga nya-Akashi membuat janji bila anak mereka lahir akan langsung ditunangkan.
-Flashback-
"Shori kalau anak ini sudah lahir, kau ingin beri nama siapa?"
"Umm, mungkin Seijuurou, kalau nee-chan ingin memberi nama siapa?"
"Kalau aku akan memberi nama Tetsuya, semoga anak kita bisa bersama ya Shiori-chan."
"Ya pasti, aku pasti akan menjaga dua duanya karena aku sudah menyayangi mereka."
"Shiori-chan."
"Ya ada apa nee-chan."
"Kalau anak ini sudah lahir, jika tidak lama kemudian aku harus pergi, apakah kau mau menjaga anak ini untukku."
Shiori yang mendengarkannya langsung terkejut.
"Pemikiran dari mana itu, yang pasti aku akan menjaga anakmu seperti anakku sendiri."
"Terima Kasih Shiori kau memang adik yang aku sayangi."
Beberapa bulan kemudian anak kakaknya-Tetsumi dan Shiori sudah akan lahir.
Tapi saat melahirkan Tetsumi mengalami pendarahan.
"Kuroko-san kau ingin memilih apa, anakmu atau nyawamu."
"Apakah tidak bisa menyelamatkan dua dua nya."
"Aku akan memilih anakku, bagaimana pun juga. Bila aku sudah tak ada aku ingin kau berjanji menjaga anak kita, aku masih ingin berada disini, aku masih ingin melihat anakku tumbuh, dan aku ingin melihat anakku bahagia menikah dengan Seijuurou tapi aku tak bisa, aku tak kuat lagi."
Dan dokter pun segera bertindak akibat nafas Tetsumi makin terengah.
"Baiklah aku akan menjaga anak kita aku berjanji."
"Terima kasih banyak anata, dan aku sudah memikirkan nama anak kita. Anak kita bernama Tetsuya."
Dan Tetsumi pun meninggal pas kelahiran Tetsuya.
Kepala keluarga Kuroko sangat terpukul atas kematian istrinya.
Saat perjalanan pulang ke rumah nya, ia tidak fokus pada jalan raya dan ia melewati lampu merah dan saat ia melewati lampu merah ada truk besar yang berada di samping jalan, dan langsung menabrak mobil yang di kendarai Kepala keluarga Kuroko.
"Tetsumi maafkan aku, aku tak bisa menepati janji kita berdua."
Lalu kepala keluarga Kuroko meninggal di tempat.
Shiori sangat terpukul saat ia mengetahui Tetsumi-kakak yang sangat ia sayangi meninggal akibat pendarahan saat ingin melahirkan.
Dan beberapa jam kemudian ia mendapatkan kabar kalau suami dari kakaknya juga meninggal akibat tertabrak truk besar, saat itu ia sangat terpukul.
Lalu ia lari ketempat ruang bayi untuk mencari bayi Tetsumi, sesampai di ruang bayi ia mencari bayi Tetsumi.
"Tetsuya tak perlu khawatir karena ada aku yang selalu menjaga Tetsuya disini, aku akan menjadi okaa-san Tetsuya mulai hari ini, dan Tetsuya tak akan kesepian karena ada Seijuurou yang akan menemani Tetsuya."Kata shiori lirih sambil memeluk erat bayi Tetsuya.
-End Flashback-
Saat sudah siang Seijuurou pulang langsung pergi ke kamar adiknya untuk mengecek keadaan adik nya.
Saat ia membuka pintu, ia melihat Tetsuya sedang terlelap dengan damainya,lalu Seijuurou tersenyum kecil ketika melihat adiknya tertidur.
"Seijuurou-kun air hangat sudah ku siapkan."Kata Yuuki di berdiri di belakang Seijuurou.
"Ah baiklah kau pergi membuat bubur untuk Tetsuya." Kata Seijuurou sambil menepuk kepala Yuuki.
"Hai Seijuurou-kun." Lalu Yuuki pun pergi ke dapur untuk membuat bubur.
Sebenarnya dari tadi Tetsuya tidak tertidur, ia mendengar semua percakapan Seijuurou dan Yuuki.
"Kenapa Misaki-san memanggil Sei-kun dengan panggilan -kun kenapa bukan -sama." Batin Tetsuya.
Tak lama kemudian Seijuurou memasuki kamar Tetsuya diikuti Yuuki sambil membawa nampan berisi bubur dan obat.
Tetsuya yang sedang termenung pun terkejut saat melihat kakanya datang.
"Tetsuya apakah aku membangunkanmu?"
Tetsuya menggeleng.
"Ah baiklah kalau begitu kau harus makan."
"Tidak aku sudah kenyang."
"Kenyang?, tadi kau hanya makan pagi dan itu hanya sedikit. kau harus makan sekarang."
"Baiklah baiklah tapi hanya sedikit."
Seijuurou tersenyum lembut dan memulai menyuapi Tetsuya, belum suapan ketiga Tetsuya sudah tidak mau lagi.
"Aku sudah tidak mau lagi Sei-kun."
"Baiklah kau minum obat sekarang, Bila kau ingin mencariku, aku ada diruang tengah."
Seijuurou pergi dari kamar Tetsuya dan diikuti oleh Yuuki.
Waktu sudah berjalan cepat, tapi Tetsuya tak bisa tertidur jadi ia memutuskan untuk keruang tengah mencari Seijuurou.
-Ruang Tengah-
"Yuuki buatkan teh untukku." Kata Seijuurou sambil mengerjakan tugas sekolahnya.
"Hai Seijuurou-kun."Lalu Yuuki pergi kedapur untuk membuat teh pesanan Seijuurou.
Tak lama kemudian Yuuki datang dengan membawa gelas teh.
Saat ia sedang ingin menaruh teh dimeja ia tak sengaja menumpakan teh di berkas - berkas tugas Seijuurou.
"A-ah ma-maafkan aku, aku tidak sengaja." Kata Yuuki sambil membersihkan teh yang tumpah.
"Yuuki kau tau, berkas ini sangat berharga untuk sekolah."Kata Seijuurou dengan penuh penekanan.
"Ma-maafkan saya Seijuurou-kun, A-aku tidak sengaja."
"Kau tau orang yang berbuat salah harus dihukum." Kata Seijuurou sambil menyeringai.
Tiba-tiba Seijuurou langsung mencium bibir Yuuki, dan tanpa mereka sadari Tetsuya melihat Seijuurou dan Yuuki berciuman.
-In Tetsuya Side-
Tetsuya terus berlari menuju kamarnya, saat ia sudah mencapai kamarnya ia langsung masuk dan mengunci pintu, lalu ia menangis sambil terduduk di dibelakang pintu.
Pada saat sore hari Seijuurou ingin mengajak Tetsuya makan tetapi saat ingin membuka kamar Tetsuya, kamar Tetsuya terkunci.
"Tetsuya buka pintunya." Ucap Seijuurou sambil mengetuk pintu kamar Tetsuya.
Lama menunggu, kamar Tetsuya tak terbuka buka. Perasaan Seijuurou menjadi tidak enak.
"Yuuki, ambilkan kunci cadangan kamar Tetsuya."
"Hai Seijuurou-kun."
Tak lama kemudian Yuuki membawa kunci yang diminta Seijuurou, lalu Seijuurou membuka kamar Tetsuya. Saat Seijuurou masuk ia terkejut saat melihat Tetsuya duduk meringkuk di belakang pintu sambil menangis.
"Tetsuya kau kenapa? " Panggil Seijuurou panik.
" . . . "
"Tetsuya-sama." Yuuki yang mendengar kepanikan Seijuurou segera masuk.
Plakk
Saat Yuuki ingin memegang tangan Tetsuya, Tetsuya langsung menepis nya.
"Tetsuya-sa-"
"Pergi." ucap Tetsuya lirih.
"Tetsuya, kau-"
"Pergi, jangan mendekatiku."
"Tetsuya, kau kenapa?" Saat Seijuurou ingin memeluk Tetsuya, Tetsuya langsung mendorong Seijuurou.
"PERGI!, JANGAN MENDEKATIKU."
"Tetsuya-sama"
"Pergii, kalian hiks." Ucap Tetsuya sambil menutup telinganya.
Tiba-tiba Seijuurou langsung memeluk Tetsuya.
Tetsuya terus saja memberontak dengan lemah, tapi Seijuurou masih tetap mempertahankan posisinya.
Tak lama kemudian Tetsuya jatuh pingsan dipelukkan Seijuurou, dan demam Tetsuya kembali tinggi.
TBC
Author note : Holla Kyuu kembali dengan chap 2
Sorry untuk yang kemaren banyak typo yang bertebaran.
Chap 1 dan chap 2 sudah saya perbaiki, meskipun masih ada typo tapi gk sebanyak yang kemaren.
Review Please ?
