Tittle : Bittersweet

Genre : Family.

Rating : T

Cast : Kyuhyun. Siwon. Kibum. Changmin. Minho. Taemin, etc.

Disclaimer : all them belong to themselves and GOD. This is just my story.

Warning : Typos. Don't like? Don't read! Genderswitch.

Summary :

Ini pilihan sulit untuk Siwon dan Kyuhyun. Tapi semuanya sudah terjadi. Siwon harus rela bercerai dengan Kyuhyun karena janjinya terhadap sang ayah. Dan Kyuhyun harus menerima semua hal ini di dalam hidupnya. Menjalani kehidupan yang tak mudah. Membesarkan jagoan kecilnya seorang diri. Kebahagian terbesar dalam hidupnya. Choi Minho.

.
.

Chapter 1

Flashback

"Chagiya, kau tak apa-apa kan?"

Siwon bertanya dengan begitu cemas. Ia memapah Kyuhyun keluar dari kamar mandi. Sudah empat hari ini, Kyuhyun selalu muntah-muntah. Kyuhyun akan langsung berlari ke kamar mandi atau wastafel ketika mencium aroma manis.

Entahlah apa yang sebenarnya tengah terjadi pada istrinya itu. Siwon sangat khawatir. Pasalnya, ketika pulang bekerja, ia akan mendapati Kyuhyun terbaring lemas dengan wajah pucat. Ketika ditanya, Kyuhyun selalu mengatakan bahwa ia baik-baik saja. Hanya perutnya saja yang sedang bermasalah, itulah yang dikatakannya kepada Siwon.

Siwon hanya dapat menganggukkan kepalanya, mempercayai ucapan istrinya. Ia tak mau beradu debat dengan Kyuhyun bila mengucapkan hal-hal lain.

Bulan ini adalah bulan kesebelas perjalanan pernikahannya. Dan Siwon begitu bahagia karena dapat bersanding serta mempersunting Kyuhyun sebagai istrinya. Sebagai Ibu dari anak-anaknya kelak.

Perempuan cantik yang begitu lembut dan manja ketika hanya berdua dengan saja. Tetapi akan berubah menjadi galak, bermulut pedas, dan jutek ketika berada di lingkungan teman-temannya. Siwon bersyukur karena bukan ia lah yang menjadi sasaran kegalakan dan kejutekan Kyuhyun. Cukup Changmin saja yang mendapatkannya. Sahabat Kyuhyun sedari kecil.

Pria bertubuh melebihi rata-rata itu sudah tidak mempan lagi bila disembur dengan kata-kata pedas yang dilontarkan Kyuhyun bila perempuan itu sedang marah atau dalam mood yang tidak baik.

"Aku tak apa-apa, oppa. Oppa berangkat kerja saja." suara Kyuhyun terdengar lirih. Rasanya, lima sendok nasi yang ia suapkan setengah jam yang lalu sudah keluar semua. Termasuk seluruh cairan di dalam tubuhnya. Hingga muntahan berwarna kuning akibat asam lambungnya yang naik.

Tubuhnya terasa begitu lemas. Tidak bertenaga. Untuk melangkah saja rasanya begitu berat. Tubuhnya seperti melayang. Belum cukup dengan rasa mual yang menyerang perutnya. Kyuhyun juga merasakan kepalanya berdenyut-denyut sakit dan berputar.

Semuanya yang tertangkap retina matanya tampak berbayang. Menjadi dua bagian atau lebih. Termasuk wajah Siwon yang sekarang tengah menatapnya penuh kecemasan dan kekhawatiran.

Kyuhyun menggenggam tangan Siwon erat. Perutnya mulai berulah lagi. Seperti ada sesuatu yang ingin keluar. Kyuhyun ingin langsung berlari ke kamar mandi dan memuntahkannya. Tetapi tubuhnya tak bisa diajak bekerja sama. Untuk mengangkat kepalanya saja sudah terasa begitu berat.

"Op..pa." ucapnya terbata. Tangan satunya yang tak digenggam tangan Siwon bergerak menutup mulutnya. Hendak menampung sesuatu yang ingin dikeluarkannya. Karena tak tahan dengan rasa mual yang menyiksanya, Kyuhyun memuntahkan cairan berasa pahit itu ke sisi kiri wajahnya. Yang secara tidak langsung mengenai kemeja kerja Siwon.

Siwon berjengit kaget. Hampir saja ia melepas tangannya dari genggaman tangan Kyuhyun. Tetapi suara isak tangis Kyuhyun menghentikannya.

Wajah istrinya itu begitu pucat dan kusut. Bibirnya yang berwarna pink sudah tampak putih. Air mata perlahan mulai bergulir di pipi Kyuhyun.

"Mianhe," ucap Kyuhyun begitu lirih hingga tak terdengar jelas.

Siwon mengusap lembut rambut Kyuhyun. Mengulas senyum, tak mempersalahkan hal yang baru saja terjadi. "Tak apa. Aku ganti baju dulu, lalu kita ke dokter," Kyuhyun hendak memprotes, "Tak ada bantahan. Tunggu, ne?"

Siwon mengambil kemeja bersih dari dalam lemari. Kemeja polos berwarna biru dan jas bercorak kotak-kotak berwarna abu-abu. Ia melangkah masuk ke dalam kamar mandi. Setelah mengganti kemeja kerjanya. Siwon membawa sebaskom air dan handuk.

Dicelupkannya handuk itu ke dalam baskom. Lalu mengusap lembut wajah pucat istrinya. Siwon mengambil jaket Kyuhyun dan memasangkannya. Ia juga menyisir rambut Kyuhyun agar tampak rapi. Kemudian menggendongnya dengan bridal style.

Kyuhyun tak ada membantah sedikit pun. Ia hanya menurut apa yang dilakukan oleh Siwon. Tubuhnya benar-benar terasa lemas dan tak berdaya.


Sungmin tersenyum, melangkah menuju meja kerjanya dan menulis resep untuk Kyuhyun. Meninggalkan pasangan suami istri yang sebentar lagi akan mendapatkan berita bahagia.

Siwon membantu Kyuhyun turun dari atas tempat tidur. Memapahnya menuju meja Sungmin. Kyuhyun merebahkan kepalanya di pundak Siwon ketika suaminya itu sudah duduk di sisinya.

"Ada apa Noona? Kenapa kau tersenyum begitu? Kyunnie tidak kenapa-kenapa kan? Noona." Siwon hampir menjerit. Sungmin hanya mengulum senyum tanpa menjawab pertanyaan beruntun yang dilontarkan oleh hoobaenya itu.

Sungmin menyerahkan secara kertas berisi resep obat untuk Kyuhyun. "Tebus itu saat kalian pulang. Jangan khawatir berlebihan begitu, Siwonnie. Kyuhyun tidak apa-apa. Ia baik-baik saja. Yah walaupun tak juga begitu baik sih." Sungmin menyengir lebar ketika Siwon melempar death glare-nya.

"Chukkae Siwonnie. Kyuhyun mengandung. Sebentar lagi kau akan menjadi ayah. Usianya sudah satu bulan."


"Yoo Kyuhyun-ah. Melamun saja."

Kyuhyun tersentak kaget. Ia menatap seseorang yang sedang berdiri di ambang pintu ruang kerjanya. Orang itu terkekeh seraya berjalan menuju mejanya. Dengan perut yang membuncit.

"Eonni." Kyuhyun menyapa seraya mengecup kedua pipi Eunhyuk.

Eunhyuk tersenyum, ia duduk perlahan, dengan dibantu Kyuhyun, lalu menghembuskan nafas lega.

"Apa yang kau lamunkan?" tanyanya.

Kyuhyun menggeleng, kembali duduk di kursinya, "Tak ada. Eonni dengan siapa ke sini? Tak mungkin naik mobil sendiri kan? Memangnya Donghae oppa mengizinkan?" pertanyaan beruntun itu meluncur cepat dari bibir Kyuhyun. Membuat Eunhyuk memasang wajah jengkel.

"Berhenti mengoceh, evil!" sungut Eunhyuk. Kyuhyun mencebik lidahnya sebal.

"Hae yang mengantar ku. Sekalian menjemput Key."

Kyuhyun menepuk keningnya. Ia berdiri dengan terburu-buru, memasukkan ponselnya ke dalam tas, lalu menyambar kunci mobil.

Eunhyuk menaikkan alisnya satu melihat tingkah Kyuhyun yang grasak grusuk tak jelas. "Ya!" teriaknya menghentikan tingkah dongsaengnya itu.

"Eonni tunggu di sini sebentar ya. Aku menjemput Minho dulu. Sepuluh menit lagi Minho keluar kelas." Seru Kyuhyun. Membuat kalimat yang ingin dilontarkan oleh Eunhyuk terhenti begitu saja.

Kyuhyun melangkah keluar dari ruang kerjanya. Tangannya yang hendak memutar engsel pintu terhenti karena mendengar teriakan Eunhyuk yang kedua.

"Kembali kau Kyuhyun-ah. Aku di sini berarti Hae yang menjemput anak-anak. Kau jangan amnesia mendadak. Key satu sekolah dengan Minho. Kembali duduk!"

Perintah mutlak itu membuat Kyuhyun meringis ngeri. Memutar tubuhnya dan memberi cengiran polos kepada Eunhyuk. Lalu melangkah kembali ke tempat duduknya.

Eunhyuk mengurut pelipisnya pelan. Keningnya mengerut. Tangan satunya bergerak memutar perut buncitnya. Menenangkan sang calon cabang bayi yang ikut heboh seperti Kyuhyun.

"Hehe. Mian." Cengir Kyuhyun.

Eunhyuk hanya mendengus saja sebagai balasannya. Perempuan yang tengah mengandung anak keduanya itu menatap Kyuhyun dengan wajah serius. Ia berdeham lalu berkata, "Aku dengar dari Yesung Oppa, dia kembali."

Kyuhyun tersentak kaget mendengar berita itu. Kyuhyun tahu dengan jelas siapa yang dimaksud oleh Eunhyuk. Semua orang yang mengenal Kyuhyun pun akan paham dengan apa yang baru saja dikatakan oleh istri Donghae itu.

Kembali, kenangan masa lalu itu berlomba memenuhi kepala Kyuhyun. Mengirimkan impuls-implus indah akan hal yang pernah terjadi. Wajah seseorang yang dicintainya perlahan mulai tampak begitu jelas. Kenangan akan kisah manis mereka mulai membawa Kyuhyun masuk ke dalamnya. Menyelaminya untuk yang kesekian kalinya.

"Dia kembali bersama Kibummie, Kyuhyunnie."

Sebaris kalimat yang dilontarkan oleh Eunhyuk itu memmbuat Kyuhyun kembali ke alam sadarnya. Binar penuh kerinduan langsung menghilang, dan diganti dengan binar sendu.

Kyuhyun menundukkan kepalanya, menghela nafas panjang, menghilangkan sesak yang memenuhi dadanya. Setelah merasa cukup baik, Kyuhyun mendongak, menyuguhkan sebuah senyum manis yang menenangkan kepada Eunhyuk.

"Aku baik-baik saja, Eonni." Kyuhyun berucap dengan begitu tenang. Ia tak ingin membuat perempuan di depannya yang sudah dianggap kakak olehnya itu semakin khawatir. Melihat wajah penuh kecemasan dan rasa bersalah itu saja sudah membuat Kyuhyun sedih.

Ia tak mau lagi membuat semua orang bersedih karenanya. Ia tak mau lagi menerima tatapan kasihan dan khawatir dari orang-orang di sekitarnya. Sudah cukup selama empat tahun semua itu Kyuhyun alami.

Ia tak mau nampak begitu menyedihkan hanya karena mendengar berita mengenai mantan suaminya. Mereka berdua sudah memiliki kehidupan masing-masing.

Kyuhyun dengan Minho.

Dan Siwon dengan istri serta anaknya.

Eunhyuk menghela nafas, ia merasa bersalah karena memberitahukan hal ini dengan begitu tiba-tiba. Ia bisa melihat dengan jelas bagaimana binar mata Kyuhyun begitu bersinar karena mengenang kisahnya dengan Siwon. Ia juga bisa melihat bagaimana binar mata itu langsung meredup saat ia memberitahukan hal yang lainnya.

"Eonni, aku tak apa-apa. Jangan memasang wajah seperti itu. Aku bisa kena omel Donghae oppa." Kyuhyun merengek dan merajuk. Merayu Eunhyuk agar tidak memasang wajah bersalah.

Eunhyuk mengangguk. Ia mendengus jengkel melihat cengiran Kyuhyun.

Keduanya sejenak melupakan berita yang baru saja disampaikan oleh Eunhyuk. Mereka berdua tampak begitu tenggelam dalam perbincangan mengenai pekerjaan Kyuhyun dan kondisi kehamilan Eunhyuk. Kyuhyun tak berhenti mengejek Eunhyuk yang berubah menjadi tidak tegaan terhadap suaminya sejak mengandung anak keduanya.

Eunhyuk yang tomboy dan selalu menegaskan bahwa bisa melakukan apapun seorang diri, sejak enam bulan lalu berubah dratis menjadi sosok yang begitu manja dan kekanak-kanakan terhadap suaminya. Ia tak segan untuk merengek atau menggoda Donghae di depan umum. Memberikan kecupan-kecupan lembut ketika permintaannya dikabulkan oleh Donghae. Atau berteriak kesal ketika Donghae lebih memilih bermain dengan Key daripada menemaninya mengobrol.

Eunhyuk dan Kyuhyun serentak menghentikan obrolan mereka dan menoleh ke pintu ketika pintu ruang kerja itu dijeblak keras oleh bocah berumur tujuh tahun.

Minho berlari masuk ke dalam ruang kerja Kyuhyun. Senyum riang menghiasi wajah mungilnya. Bocah kecil itu melemparkan dirinya ke dalam pelukan Ibunya. Menciumi kedua pipi Kyuhyun dengan gemas. Dan mencuri ciuman di bibir Kyuhyun yang membuatnya mendapatkan teriakan sebal dari Immo-nya.

Minho menyengir lebar. Ia melepaskan diri dari pelukan Kyuhyun. Lalu melangkah dan memeluk Immo kesayangannya.

"Immo bogosippo." Seru Minho manja.

Eunhyuk tertawa. Ia membiarkan Minho menaiki kursinya. Membuat Kyuhyun melempar tatapan kejam kepada anaknya itu. Tetapi hanya diacuhkan begitu saja oleh Minho.

Eunhyuk menciumi pipi gempal Minho dengan gemas. Pipi yang sama dengan milik Ibunya. Turunan yang diberikan oleh Kyuhyun dengan begitu mutlak.

Tak lama Donghae masuk ke dalam ruang kerja Kyuhyun dengan Key yang berada digendongannya. Anak pertamanya itu langsung melompat turun dan menerjang Kyuhyun dengan pelukan erat.

Donghae terkekeh melihatnya. Ia melangkah mendekati istrinya, memberikan kecupan sayang di kening Eunyuk. Yang membuat Minho menjerit tak suka. Donghae hanya tertawa dan mengacak rambut Minho dengan gemas.

Kyuhyun sendiri asik dengan Key yang sedang membongkar isi tasnya dan memperlihatkannya kepada Kyuhyun. Menceritakan pengalaman sekolahnya hari ini dengan begitu antusias. Yang juga diselingi oleh celetukan-celetukan dari Minho.

Ketiga orang dewasa di dalam tertawa geli melihat pertengkaran Minho dan Key yang saling berselisih satu sama lain. Membicarakan sahabat maniak ayam mereka yang hari ini kembali memamerkan barang berbau ayam miliknya.

Donghae melangkah mendekati Kyuhyun dan mengecup pipi Kyuhyun. Membuat istrinya menjerit tak suka. Kyuhyun menjulurkan lidahnya, mengejek. Tak sadar dengan umurnya yang sudah berkepala dua. Bertingkah layaknya anak kecil yang senang menjahili teman-temannya.

Donghae terkekeh pelan. Ia berbisik ke Kyuhyun. Memberitahukan suatu hal yang memang harus diketahui oleh Kyuhyun. Yang kemudian membuat kedua mata Kyuhyun membulat tak percaya.

"Siwon ingin mengadakan kerja sama dengan perusahaan ku. Apakah kau mengizinkannya menemui kalian?"


Yoooooooooooo chapter satu update.

Bagaimana? Bagaimana? Menarik kah?

Wah maaf kalau membuat kalian menangis hanya karena membaca prolognya hehe. Tidak bermaksud untuk membuat sedih hehe.

Review lagi ya :D

Saya mau mencoba membalas review ah. (saking senengnya karena mendapatkan respon yang banyak dan bagus hahahaha). Dan salam kenal untuk 26 pereview pertama Bittersweet ;).

Kyuhyun's Baby? Chapter 12 sedang dalam proses pengetikan. Tunggu ya. Mungkin besok sudah bisa diupdate :)


.

reni soediyo (Terima kasih review-nya ya :) )

shin min young (happy ending? Kita tunggu saja ya hehe. Terima kasih review-nya ya :) )

Kim Heera WKS ( wah terima kasih hehe. Semoga selanjutnya bisa mengerti tentang permasalahn rumah tangga Wonkyu. Seiring berjalan wakt, semua akan terungkap *halah* hahaha. Terima kasih review-nya ya :) )

MoonGyuWon (jangan sampai sesak nafas ya kekeke. Terima kasih review-nya ya :) )

amanda wu (Terima kasih review-nya ya :) )

Anata Cho (jangan terlalu berekspetasi tinggi. Nanti kalau tidak sesuai dengan yang diingkan jadi kecewa. Biasa saja menanggapi cerita saya. Ini belum apa-apa hehehe. Terima kasih review-nya ya :) )

Kayla WonKyu (wah maaf maaf sampai nangis. Hehehe. Happy ending? Kita tunggu saja nanti. Hahaha. Ah maaf, itu salah tulis, yang benar itu calon mantan menantu. Bukan calon menantu hehe. Maaf ya. Terima kasih review-nya ya :) )

WonKyu 1013 (wah Kyuhyun nggak mau sama Siwon lagi tuh. Gimana dong?. Terima kasih review-nya ya :) )

Kyunda chan (Kyu memang cantik banget kalau jadi cewek. Saya aja kalah sama dia hahaha. Apalagi binar matanya itu loh. Bikin meltin (*-* /\) hehe. Terima kasih review-nya ya :) )

Poppokyu (waduh BL? Saya belum sanggup nulis BL hehe. Kalau bacanya sih sanggup-sanggup aja hehe. Terima kasih review-nya ya :) )

Syifa0304 (Terima kasih review-nya ya :) )

shin min hyo (keep writing! Hehe. Terima kasih review-nya ya :) )

Santkyu (ini prolog. Chapter satunya yang baru saja diupdate ini. Terima kasih review-nya ya :) )

shawon20 ( wah sedih ya. Maaf ya hehe. Sad ending atau happy ending? Tunggu saja hingga endingnya nanti ya hehe. Terima kasih review-nya ya :) )

Choihyun93 (waduh, update kilat? Nggak janji ya hehe Terima kasih review-nya ya :) )

Aulia ( yooo ditunggu Kyuhyun's Baby? Chapter 12-nya. Saya sedang mengetiknya hehehe. Terima kasih review-nya ya :) )

evil kyu (Tuan Choi memang kejam di cerita ini kekeke. Kyuhyun memang tegar. Semangat babykyu! Kekeke. Wah bersatu lagi? Nggak janji ya. Soalnya Kyuhyun oppa sudah bikin janji mau ngelamar saya. Hahaha. Terima kasih review-nya ya :) )

Allyna Uzumaki ( hehehe ya begitulah kehidupan rumah tangga Siwon dan Kyuhyun. Terima kasih review-nya ya :) )

WonKyuKi (hehehe. Kalau itu sih tergantung waktu dan kondisi haha. Terima kasih review-nya ya :) )

Rikha-chan (iya ya. Kasihan Kyuhyun. Ayo-ayo siapa yang mau menghibur babykyu? Hehe. Terima kasih review-nya ya :))

ratnasparkyu (Tuan Choi memang kejam di cerita ini kekeke. Terima kasih review-nya ya :) )

FiWonKyu0201 (ini prolog ;). Maaf bikin nangis ya hehe. Terima kasih review-nya ya :) )

Ghaida (Terima kasih review-nya ya :). Hei nggak pernah review di Kyuhyun's Baby? Lagi ya? Hayoooooooooo :p )

Guest (ini = 'menulis memang bebas tapi hal itu yang membuat banyak orang suka menulis kadang seenaknya typo masih bertebaran terlalu sedikit dialog. Terkadang saya bingung ada autdhor yang minta di riview dengan sesuatu hal yang membangun tapi ketika dikritik dianya malah marah marah bilang terserah saya lah pake nyebutin DLDR tapi kalau di kasih review bagus, lanjut ga suka labil yooo.'

Agak nyelekit ya hehe. Kalau masalah dialog, menurut saya, nggak masalah dengan dialog yang sedikit. Deskripsi panjang atau paragraph-paragraf panjang itu kan juga bisa menjelaskan bagaimana keadaan di dalam cerita itu sendiri. Kalau misalnya dari awal cerita hingga akhir hanya berisi dialog, kalau menurut saya itu bukan cerita bersambung ataupun oneshot. Itu naskah drama. Kalau hanya berisi dialog saja, kan tidak enak juga dibacanya.

Itu aja sih menurut mendapat saya hehe.

Kalau ada kesalahan, ya mohon maaf. Maaf kalau tidak sesuai ekspetasi kamu terhadap cerita saya :) )

By the way, Terima kasih review-nya ya :) )

wonnie (sip. Kalau nggak terserang kemalasan akan update secepatnya. Terima kasih review-nya ya :) )

Minnah (hehe jangan nangis dong. Nanti kasihan Kyuhyun juga ikut sedih. Terima kasih review-nya ya :) )