Unexpected Metting

Main Cast : Johnny & Ten

Other Cast : Member NCT,dll

Genre : Romance,Family,Brothership,Humor [gagal}

Rated : T [sewaktu-waktu bisa berubah]

Length : Chapter

Disclaimer : Mereka milik agency,tuhan,dan orang tua masing-masing namun jalan cerita milik saya.

.

.

.

.

.

Warning : Yaoi,boys X boys,OOC,typo,dll

.

.

.

.

.

If you don't like,don't read please.

.

.

.

.

.

~Happy Reading~

Chapter 2

"Kring..kring.."bel istirahat pun berbunyi,para siswa berhamburan keluar kelas dan berbondong-bondong berjalan menuju kantin. Terlihat kedua siswa yang tadi diomelin dikelasnya sedang berjalan sambil mengobrol menuju kantin. Mereka adalah Ten dan Mark mereka asik mengobrol sampai tak menyadari bahwa didepan mereka ada seorang siswa yang sedang berdiam dan tiba-tiba

"Bruk.."Ten dan seorang siswa itu pun bertubrukan

"Yak mimpi apa aku semalam sampai kau menubruku dua kali"ujar Ten sambil berdiri dibantu oleh Mark

"Ck seharusnya aku yang protes,kau yang menubruku duluan bodoh"ujar pemuda tersebut. Ten pun merasa kesal dan ingin memukul pemuda tersebut namun dicegah oleh Mark

"Ten sudahlah jangan memancing keributan,mendingan kita bergegas ke kantin sebelum makanannya pada habis aku sudah kelaparan"ujar Mark sambil merengek kepada Ten

"Ck baiklah,awas kau"ujar Ten sambil berlalu bareng Mark

"Ck manis sih tapi sayang bodoh"ujar pemuda yang tadi menabrak Ten. Pemuda tersebut tetap berdiam diri dan menatap Ten dari kejauhan sambil bersmirk ria. Kemudian ia kembali berjalan dengan santainya.

.

.

Author POV

Koridor sekolah terlihat sepi karena semua siswa dan siswi sedang berada dikantin,mereka sedang menikmati waktu istirahat sambil makan siang dan bercanda ria. Terlihat dua pemuda yang sedang asik duduk didekat jendela sambil memakan bekal siangnya dan mengobrol. Mereka adalah Ten dan Mark mereka sedang asik membicarakan tentang kejadian yang menimpa Ten tadi.

"Sumpah ya hari ini aku sial banget,sudah dua kali aku ditabrak oleh pemuda tadi"ujar Ten sambil memakan bekalnya dengan lahap

"Errr Ten bukannya tadi kau yang menabrak dia duluan?"ujar Mark sambil melihat ragu kearah Ten

"Yak! kau ini bukannya membela sahabat sendiri malah ikutan menyalahkan ku"ujar Ten tak terima

"Hehe baiklah maafkan aku,kalau tidak salah pemuda yang menabrakmu tadi itu Johnny sunbaenim"ujar Mark

"Johnny sunbaenim?Ck aku tidak kenal"ujar Ten sambil menatap malas kearah Mark

"Kau yakin tak mengenal Johnny sunbaenim?Ia sangat terkenal dia itu kapten basket disekolah kita. Ck katanya kau pencinta basket tapi kapten basket disekolah kita saja kau tak tau-_-"ujar Mark

"Enak saja aku memang salah satu pencinta basket,aku memang sering mendengar tentang kapten basket sekolah kita tapi aku tidak tahu orangnya,dia terkenal karena kapten basket?Ck kalau gitu doing aku juga bias"ujar Ten sombong

"Sok tahu kau,ia terkenal bukan hanya karena dia kapten basket saja tetapi selain tampan ia juga bisas dance,bias memainkan alat music,dan ia juga pandai. Banyak loh para siswi yang suka dan menyarakan perasaanya kepada Johnny sunbaenim,tetapi mereka semua ditolak"ujar Mark

"Ck sombong sekali dia sampai menolak para siswi yang menyatkan perasaannya. Banyak juga para siswa yang menyatakan perasaannya kepadaku tetapi aku tidak sombong seperti dia huh"ujar Ten

"Dia bukannya sombong tapi dia emang begitu misterius kalau orang bilang sih dia cool. Iya banyak yang menyatakan perasaannya kepadamu tapi patut digaris bawahi bahwa mereka semua adalah laki-laki-_-"ujar Mark

"Ck sok cool aku juga bisa menjadi cool. Biarin yang penting ada yang suka kepadaku dibanding kau jomblo akut-_-"ujar Ten tak terima

"Yak! Enak saja aku tidak jomblo akut asal kau tahu"ujar Mark kesel

"Palingan yang suka kepada kau uke atau gadis-gadis centil :p"ejek Ten

"Aish kau memang jago membuat orang kesal"kesal Mark

Dari kejauhan tampak tiga siswa sedang menatap Mark dan Ten. Mereka adalah Taeyong,Yuta,Jaehyun

"Sial bocah itu selalu berada disamping Ten"ujar Taeyong dengan kesal

"Iya betul dia selalu menempeli Ten. Kalau begini caranya bagaimana kita bisa mendekati Ten"sahut Yuta

"Sudahlah tenang aku yakin si Mark tak mempunyai perasaan kepada Ten"ujar Jaehyun

"Ya semoga saja,ngomong-ngomong Johnny dimana?"ujar Taeyong

"Johnny hyung sedang dilapangan basket. Ia berlatih semaksimal mungkin untuk pertandingan nanti"sahut Yuta

"Terus kau tak ikut berlatih?"Tanya Taeyong

"Males"cengir Yuta

"Kau ini,gimana Tim kita mau menang kalau pemainnya saja seperti kau-_-"sahut Jaehyun

"Ck sudahlah tenang saja selama ada Johnny hyung aku yakin kita akan menang"ucap Yuta

"Ck terserahlah"ujar Jaehyun

Sedangkan dilapangan basket terlihat seorang pemuda yang sedang berlatih sendirian. Ia adalah Johnny pemuda yang dibicarakan Ten,Mark dan Taeyong,Yuta,Jaehyun. Ia tak berhenti meskipun terlihat keringat membanjiri dirinya.

"duk..duk..duk.."bunyi bola basket

"Ck kenapa aku jadi memikirkan pemuda tadi"ucap Johnny dalam hati

"Ah sudahlah mendingan aku ganti baju"ujar Johnny dalam hati lagi sambil berjalan menuju ruang ganti olahraga.

.

.

Di lain tempat terlihat Ten sedang membawa bola yang disuruh Kim songsaenim untuk ditaruh diruang ganti olahraga. Ia sendirian karena Mark sedang di toilet.

"Ck Mark memang tak setia kawan"dumel Ten sambil berjalan menuju ruang ganti olahraga. Sesampainya di ruang ganti olahraga,ia melihat seorang pemuda sedang berganti baju dan kemudian ia berteriak

"KYAAAA…."teriak Ten sambil menutup mata dengan bola

"Yak! Berisik ngapain kau tutup mata?kita kan sama-sama pria"ujar Johnny

"Yak! Sudahlah cepat pakai bajumu"ujar Ten yang masih menutup mata

"Ck aku sudah memakai baju,cepatlah buka matamu"ujar Johnny

"Yak! Kau lagi?ck kenapa aku selalu beretemu dengan mu terus sih?!"kesal Ten setelah membuka mata

"Mungkin kita jodoh"sahut Johnny dengan cuek

"Apa?aku berjodoh dengan mu?idih enak aja mana sudi aku"kesal Ten

"Ck sok jual mahal. Sudah cepat kau mau ngapain kesini?"ujar Johnny

"Ck aku kesini disuruh Kim songsaenim untuk menaruh bola di ruang ganti"ujar Ten sambil menahan kesal dibilang sok jual mahal

"Yasudah cepat kau letakan bola itu disana"ujar Johnny sambil menunjuk arah pojok tembok

"Ck iya-iya"ujar Ten sambil menaruh bola dipojok tembok. Setelah itu ia pun berdiam diri

"Ngapain kau diam disana?masih ingin melihat ku ganti baju"ujar Johnny

"Ck enak saja yasudah aku keluar"ucap Ten sambil keluar dari ruang ganti

Johnny yang melihat tingkah laku Ten hanya tersenyum dan menggelengekan kepala.

"Tampan sih tapi sayang galak"dengus Ten

"Eh tadi aku barusan bilang dia tampan?ck ku rasa otak ku sudah eror,sudahalah mendingan aku balik kekelas"ujar Ten sambil berjalan menuju kelas karena sebentar lagi bel masuk berbunyi.

.

.

"Ting..tong..ting..tong.." bel pulang sekolah pun berbunyi dan para murid berbondong-bondong keluar kelas ingin segera pulang namun terlihat siswa yang tak meninggalkan kelas . Ia adalah Ten,Ten hari ini piket jadi dia pulang paling akhir.

"Ck Mark benar-benar tak setia kawan,bukannya membantuku ia malah pulang duluan awas saja tuh anak ga bakal ku pinjemin cd ps ku lagi"dumel Ten. Tak lama kemudian Ten pun selesai membersihkan kelas kemudian ,ia melihat keadaan sekitar kelas yang terlihat sepi karena teman-temannya sudah pulang duluan. Ten pun merinding memikirkan ia sendirian dikelas ini,dengan perasaan takut ia segara membereskan alat kebersihan dan mengambil tas dengan terburu-buru dan meninggalkan kelas. Dikoridor sekolah pun sudah sepi karena takut ia pun berlari menuju gerbang sekolah. Sesampainya digerbang sekolah terlihat napas dia terburu-buru karena berlari tadi.

"Hosh..hosh.."terdengar suara napas Ten. Setelah napasnya membaik ia pun melihat keadaan sekitar yang sepi karena para murid dan guru sudah pulang semua.

"Ck aku pulang naik apa,uangku habis dan batrai hp ku low gimana ini"cemas Ten. Tak lama kemudia tiba-tiba ada seorang siswa yang mengendarai motor ninja kearahnya dan berhenti tepat didepannya

"Ayo cepat naik"ucap Johnny sambil membuka helm

"Ck tidak mau"ujar Ten memalingkan muka

"Yakin gamau?bentar lagi gelap loh dan sekolah sudah sepi,kau mau ku tinggal sendirian disini?"ujar Johnny

"Ck baiklah jika memaksa"ujar Ten ogah-ogahan sambil naik dimotor Johnny

"hei aku tak memaksamu"ujar Johnny menahan tawa

"Ck sudahlah jalan"ujar Ten memalingkan muka karena malu

"Yasudah cepat pegangan"ujar Johnny

"Tak mau"ujar Ten

"Yasudah jika tak mau"ujar Johnny sambil menjalankan motornya dengan kecepatan tinggi

"Yak!pelankan motor mu bodoh"ucap Ten dengan takut sambil memeluk Johnny dari belakang

"Ck jangan seenaknya memanggilku bodoh,gini-gini aku adalah sunbae mu tau"ujar Johnny yang tetap memepertahankan kecepatan motornya

"Baiklah tetapi pelankan kecepatan motormu!"ujar Ten dengan kesal

"Baiklah"ujar Johnny sambil tersenyum dam memelankan kecepatan motornya.

.

.

.

.

TBC

Haii aku fast update kan/?wkwk btw aku ganti uname jadi pinkimchi jadi kalian skrg bisa manggil aku pink atau kimchi/? Ga deng terserah mau manggil apa asal jangan manggil sayang/plak/. Gimana chap ini menurut kalian?masih kurang panjang dan banyak typo kah/?. Maafin aku ya kalau kurang panjang soalnya aku ngetik chap kemaren cuman satu jam dan chap ini cuman dua jam jadi ya begini hasilnya /.\ maafin juga dichap kemaren banyak typonya maklum masih pemula /.\ . Oh iya kalian bantu vote ya kira-kira orang ketiga diantara Johnten yg cocok siapa?yuta?taeyong atau jaehyun?vote yaaa vote wkwk. Kalau mau kenal aku lebih dekat kalian bisa liat bio ku disana ada contact person ku /ga ada yang nanya/ oke jangan lupa RnR,foll,dan fav yaa satu review sangat berharga bagiku loh/plak/ babai sampai jumpa dichap selanjutnya~