Title : My Boyfriend is A Gay
Author : dragonnix
Band : EXO
Pairing : Kris/OC, Kris/Chanyeol
Genre : fluff
Chapter 2
Chanyeol dan Eunri sudah bersama sejak lama. Bukan, mereka bukan sepasang kekasih. Mereka bersahabat untuk satu sama lain.
Persahabatan mereka dimulai sejak SMP. Saat itu, dimana Chanyeol dibully habis-habisan oleh seniornya karena ia hanya anak kecil yang chubby dan berkacamata. Kemudian, Eunri yang cukup berani saat itu melindungi Chanyeol. Disitulah mereka memulai kisah persahabatannya.
Namun seiring berjalannya waktu, Chanyeol mulai berubah. Bukan lagi Chanyeol yang dengan mudahnya dibully, Chanyeol yang sekarang adalah Chanyeol yang berani dan percaya diri. Tentu saja, itu ada kaitannya dengan Eunri.
Eunri selalu ada bersamanya disaat-saat kelam. Memotivasinya, juga menyemangatinya.
Mereka selalu bersama.
Hingga kebersamaan mereka disalahartikan oleh orang-orang sekitar. Mereka pikir, Eunri dan Chanyeol adalah sepasang kekasih. Ya, orang-orang bisa saja salah paham. Melihat kebersamaan mereka, ya, bisa saja.
Ini bukan kisah tentang sahabat jadi cinta. Karena itu tidak akan terjadi.
Well, Chanyeol adalah seorang gay.
Tapi Eunri tidak tahu.
Chanyeol memang sudah menjadi lelaki yang berani, tapi tidak untuk itu. Tidak untuk masalah itu.
Chanyeol takut Eunri akan meninggalkannya—meninggalkan persahabatan mereka. Demi Tuhan, Chanyeol benar-benar tidak berani.
Chanyeol sadar bahwa ia adalah lelaki gay, saat ia menaruh hati pada seniornya saat kelas 2 SMP. Tapi itu dulu... sekarang, didalam hatinya, tidak ada siapapun.
Sampai pada saatnya, lelaki bernama Kris datang kedalam hidupnya.
ΩΩΩ
"Hyung!"
Lelaki tinggi itu menoleh ke sumber suara, lalu mengernyitkan alisnya keheranan.
"Hyung! Hyung!"
"Yeah? Kau ini kenapa, huh?"
"Aku... haus... dan lapar!"
Chanyeol menggelengkan kepalanya. Lucu sekali adiknya ini. tiba-tiba menggebrak pintu apartment mereka, kemudian berlari ke ruang tengah dengan keringat bercucuran sambil berteriak memanggil hyung-nya, "Aku belum membuat makanan apapun—tidak membuat makanan apapun. Buat saja ramen instan."
"Hah... OK, hyung," Sehun, adik Chanyeol, berjalan ke dapur untuk meneguk segelas air dan membuat makan malam instan-nya.
Chanyeol melanjutkan aktivitasnya, menonton acara Running Man di televisi, "Sehunnie, kemana kau pergi? Tadinya aku ingin pulang dari sekolah bersamamu."
Sehun menjawab setengah berteriak dari dapur, "Aku mengikuti kursus bahasa Inggris, hyung."
Chanyeol tertawa pelan, "Tumben sekali."
"Aish, hyung," Sehun kembali dari dapur ke ruang tengah sambil membawa ramen instan-nya. "Kali ini berbeda. Guru kursus-ku baik."
"Lalu...?"
"Yak, hyung! Aku tidak suka dengan beberapa pelajaran, karena guru-guru yang menyebalkan itu," ucap Sehun sembari duduk diatas sofa, disamping Chanyeol.
"Aku tahu," Chanyeol mengusap rambut Sehun pelan. "Aku juga merasakannya, Sehunnie."
Sehun tersenyum kearah kakaknya.
"Yak, kenapa kau senyum seperti itu, huh? Cepat makan ramen-nya!"
Sehun hanya tertawa sebagai respon.
ΩΩΩ
Kris membuka kedua matanya perlahan. Matanya mengerjap untuk dapat terbiasa dengan cahaya dari jendela kamarnya. Ia menggeliat diatas tempat tidurnya, lalu terduduk. Mengusap kedua matanya.
Ia turun dari tempat tidurnya, berjalan kearah kamar mandi untuk mencuci wajah ngantuknya dan menggosok gigi. Setelah itu, ia berganti pakaian dan dengan malas berjalan menuju pintu apartment-nya sebelum meminum sekotak jus jeruk dari lemari pendingin.
Ia berjalan keluar dari apartment-nya, tidak lupa untuk mengunci pintu.
Hari ini Kris tidak mempunyai jadwal, selain bertemu dengan kekasihnya di sore hari dan di malam hari, ia harus mengajar bahasa Inggris di tempat kursus.
Well, Kris bukanlah warga Korea. Ia lahir di Cina, dan pernah tinggal di Kanada selama beberapa tahun. Jadi, tidak aneh ia bisa berbahasa Inggris dengan begitu lancarnya.
Kris menghabiskan waktu hingga sore dengan membeli beberapa buku baru (sambil membaca buku ditokonya), membeli celana jeans baru, lalu menonton televisi di apartment-nya.
Matanya tertuju pada jam dinding, 5 p.m. Itu saatnya ia pergi bertemu kekasihnya di sekolah kekasihnya. Kris beranjak dari tempat duduknya, mengambil ponselnya, dompet, dan kunci mobilnya. Lalu bergegas keluar dari apartment-nya.
Kris memposisikan dirinya di kursi kemudi didalam mobil hingga lima belas menit kemudian, ia sampai di tempat, di sekolah kekasihnya. Ia keluar dari Porsche Cayman-nya, menarik perhatian dari banyak siswa Seoul High School. Ia berjalan menuju gerbang sekolah, mengabaikan tatapan-tatapan yang dituju padanya.
"Oppa!"
Kris menoleh kearah gadis berambut pendek dan berwarna coklat yang melambaikan tangan kearahnya. Kris tersenyum singkat.
"Lama menunggu?" Gadis itu, Eunri, bertanya sambil tersenyum kepada Kris.
"Tidak, aku tepat waktu," jawab Kris datar.
Eunri menganggukan kepalanya, "Keberatan tidak, kalau kita menunggu sahabatku dulu? Dia ingin berkenalan denganmu, oppa."
"Tidak."
Kemudian mereka menunggu.
Lima menit kemudian, Chanyeol keluar dari sekolah dan berjalan kearah Eunri dan kekasihnya, bersama Sehun.
"Whoa, hyung!" Sehun berlari kearah Kris.
Chanyeol dan Eunri yang tak mengerti dengan situasi saat itu hanya bengong.
"Eunri, dia sahabatmu?" Kris menunjuk kearah Sehun.
"Err, bukan. Itu sahabatku..." pandangan Eunri menuju Chanyeol yang mengerjapkan matanya tanda bingung.
Kris menatap Chanyeol yang sedang menggigit bibir bagian bawahnya. Chanyeol juga menatap Kris, namun dengan cepat ia mengalihkan pandangannya. Tapi Kris mematung di tempat.
"Ei, hyung~" Sehun memanggil Kris, namun tidak mendapat respon.
Kedua mata Eunri melebar. Pikirannya berkecamuk. Apa sahabatnya dan kekasihnya sudah saling kenal? Lalu ia menundukkan kepalanya sambil menggigit bibirnya.
"HYUNG!" Sehun berteriak tepat di telinga kanan Kris, membuat Kris terlonjak kaget sambil tangannya mengusap dadanya.
"Tidak perlu teriak, Sehun. Aku tidak tuli," kata Kris, tetap mengusap dadanya.
"Aku sudah memanggilmu tadi. Kau tidak mendengarkanku!" Sehun menepak lengan Kris, bibirnya mengerucut.
"Huh?" Kris menggarukan kepala bagian belakangnya, ia juga tidak sadar apa yang terjadi tadi.
"Yak, hyung! Aku tahu, hyung-ku itu memang cantik..."
"YAK, OH SEHUN!" Chanyeol berteriak, membuat Sehun, Kris, dan Eunri menolehkan kepalanya kearah Chanyeol. "Aku tampan!"
Kris tersenyum mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Chanyeol.
"Err, oppa, dia Park Chanyeol, sahabatku," kata Eunri memecah keheningan.
"Aku tahu," Kris menyeringai kepada Sehun. "Saat dia berjalan dengan Sehun, aku tahu dia kakaknya Sehun."
Eunri hanya tersenyum canggung.
"Bagaimana kau tahu, huh?" Chanyeol berjalan kearah Kris dan Sehun. "SEHUN BERCERITA APA SAJA TENTANGKU?!" Chanyeol membulatkan kedua matanya yang besar.
Kris tertawa. "Hey, pertama namaku Kris. Kris Wu. Kedua, aku guru kursus bahasa Inggris-nya Sehun."
Sudah matanya yang membulat, mulut Chanyeol pun membentuk huruf 'O'.
"Ketiga, Sehun memang banyak bercerita tentangmu. Contohnya..." Kris berhenti sejenak. "Dia bercerita bahwa kakaknya itu lelaki yang cantik."
"YAK, KRIS WU!"
TBC
