CHAPTER 2

WARNING: TYPO masih berserakan, AU, gaje, alur ga jelas.

DON'T LIKE DON'T READ!

Cast: Eunji, Suga (para member BTS)

HAPPY READING


kepercayaan, kesetiaan itu ibarat kertas

jika kau sudah meremasnya, tidak dapat kembali seperti semula.

.

.

.

'hosh..hosh..hosh..'deru nafas seseorang, kakinya terus mengayuh sepedah. Matanya semakin menyipit ketika sinar matahari menerpa wajahnya yang putih. Tepat di pertigaan jalan ia mengerem sepedahnya itu, ia pandang seorang wanita yang berdiri tepat di depan sebuah bangunan. Wanita itu lalu menghampiri pria yang berdiri di serbang jalan dengan sepedahnya.

"suga..."panggil wanita itu, pria yang bernama suga itu masih diam terpaku mengingat-ingat siapa nama sang wanita itu. 'cup' dikecuplah pipi suga oleh seorang wanita yang memanggil namanya.

"kau lupa denganku?"tanya dia kepada suga. Namun suga masih diam terpaku, entah kenapa Ia merasakan pipinya kini memanas.

"Lee Hyeri"ucap suga yang langsung di sambut pelukan dari hyeri. Hanya saja suga memperlihatkan wajah yang tidak senang, ia tidak membalas pelukan dari wanita bernama hyeri itu.

Hyeri lalu melepas pelukannya, ia tatap wajah suga yang dingin itu. Wajah wanita itu kini lesu dan seperti takut melihat suga yang tidak berkata apapun. Tanpa memperdulikan hyeri, suga berjalan meninggalkannya kakinya terus berjalan menjauhin hyeri.

"suga..."teriak kembali wanita itu, ia pun lari mengejar suga. "kau masih marah dengan ku. Kau tidak ingin memaafkanku, kau masih menggingat kejadian 2 tahun yang lalu"ucap hyeri.

Suga masih diam mengabaikan setiap perkataan hyeri, wajahnya tidak mengekpresikan apapun untuk kejadian ini. Hyeri masih terus mengikuti suga, ia terus berjalan di belakang suga. Wajahnya ia tundukan ke bawah hanya sesekali ia melihat punggung suga.


"k-au tidak seko-lah?"tanya hyeri terbata. "bukan urusanmu"jawab suga singkat.

"aku telah lama meninggalkannya, aku sudah tidak lagi dengannya."teriak hyeri tubuhnya gemetar dan akhirnya ia tumbang terduduk di trotoar . Kaki suga berhenti mendengar pernyataan hyeri, namun ia tidak menengok ke arah hyeri. "maaf kan aku.. maaf aku telah mengkhianatimu. Aku.. a-ku.."ucap hyeri terbata tanpa ia sadari keluarlah air mata di sudut-sudut matanya, suga lalu memeluk tubuh hyeri yang gemetar mengelus-elus pucuk kepalanya mencoba menenangkannya.

Hyeri membalas peluk itu dengan erat, mereka tidak memperdulikan mata para pengguna jalan yang terus melihat kearah mereka. Mungkin kalian akan bertanya-tanya siapa hyeri? Apa hubungan dia dengan suga?


Dulu sekali meraka adalah sepasang kekasih, mereka saling mencintain mungkin setiap orang atau kerabat dekat mereka yang telah menyaksikan kisah cinta mereka akan iri dengan mereka. Namun 2 tahun yang lalu hyeri menghianati cinta suga, ia menduakan dan meninggalkan suga. Hidup suga hancur ia tidak sanggup hidup di seoul dan pergi ke Jepang, di saat itulah ia membuang jauh-jauh perasaannya dengan hyeri.

Dan sekarang ia terjatuh lagi dalam pelukan hyeri, ia tak bisa memungkiri bahwa hatinya masih mencintai hyeri. Tapi ia sadar suga tidak bisa lagi bersama hyeri hatinya masih sakit jika mengiangat kejadian 2 tahun silam.

Matahari sudah tepat di atas kepala, angin menerpa dedaunan hijau. Terlihat seorang wanita dan pria yang tengah duduk dibawah pohon tersebut mereka hanya diam tidak ada suara sedikitpun diantara mereka.

Beberapa menit berlalu, mata mereka beradu mata mereka berbicara memperlihatkan rasa rindu yang teramat sangat. Suga memperpendek jarak diantara mereka, entah setan apa yang merasuki suga, ia ingin sekali mengecup bibir mantan kekasihnya tersebut. 'salah.. ini salah..' batinnya berkata, suga lalu menjaga jarak kembali dengan hyeri, ia tertunduk di hadapan hyeri.

Hyeri tampak kecewa, ia juga ingin sekali merasakan hangatnya bibir suga. Mereka lagi-lagi diam tak ada yang membuka percakapan.

"ini salah, tidak seharusnya seperti ini."ucap suga memecahkan keheningan, hyeri hanya melihat suga ia tidak mengerti apa yang dikataan suga. "kita tidak bisa lagi bersama hyeri, aku bukan seperti dulu lagi"sambung suga, ia tatap wajah hyeri yang menahan air matanya.

"kau masih marah denganku?"tanya hyeri dan lagi-lagi air matanya mengalir membahasi pipinya.

Suga diam sejenak, ia menghela nafas dan berusahan mengontrol hatinya. Suga beranjak dari tempatnya bersama hyeri kakinya mulai berjalan menjauhi hyeri.

"hyeri... di dalam hatiku aku masih mencintaimu, di jepang aku mencoba melupakanmu namun itu sulit. Namun otakku tidak bisa menerima dirimu kembali, untuk sekarang kita menjadi teman saja"ucap suga membelakangi hyeri yang terus menangis.

"suga.. maafkan aku. SUGA!"teriak hyeri yang tidak di tanggapi suga, kakinya terus berjalan meninggalkan hyeri.


'sakit... ini sakit kenapa sakit itu muncul kembali' batinya kembali bertanya. Suga ingin sekali menjerit dan memaki namun ia tidak bisa, ia tidak sanggup melakukannya karena sakit yang teramat sangat.

Kaki suga terus berjalan tak tau arah. Pikirannya tidak dapat menunjukan apa yang harus di lakukan. 'BRUK' suara tubrukan.

"mian.."ucap suga tertunduk.

"hei kau suga..."ucap seorang pria yang ditabraknya. Spontan ia pandang orang yang memanggil namanya itu.

"J-hope"ucap suga, j-hope adalah teman satu mansion dengannya selain V

"sedang apa kau disini, bukannya kau harus sekolah"tanya j-hope. Suga hanya diam, dia melupakan sekolahnya karena hal tadi dan sekarang ia dihadapkan dengan teman satu mansionnya.

"hm... kau sendiri sedang apa jam segini berkeliaran di luar? Apa kau juga tidak sekolah?"tanya suga.

"sudahlah... aku ada urusan, kau mau ikut denganku ke suatu tempat."ajak j-hope.

"hm... baiklah"ucap suga, mungkin baginya sedikit hiburan akan mengendurkan saraf-saraf otaknya.


Sesampainya ditempat yang j-hope dan suga tujuh. Mata suga yang sipit untuk kesekian kalinya hampir membulat sempurna, di hari yang masih terang ini entah kenapa j-hope mengajaknya ketempat hiburan +17.

"hopie... kau demam ya, ini kan masih siang bisa-bisanya kau memiliki ide ke tempat ini"ucap suga agak jengkel, j-hope hanya memperlihatkan barisan gigi depannya.

"sudahlah temani aku saja, kita bermain dengan kakak-kakak cantik"ucap j-hope yang entah kenapa ia begitu semangat.

"untuk saat ini aku tidak terlalu minat hope"ucap suga memandang malas bangunan tersebut. Tanpa peduli tolakan suga, j-hope menarik suga memasuki gedung tersebut.

Siang telah berganti malam, burung-burung malampun telah bertengger di dahan pohon mengawasi setiap orang yang lewat darinya. Sesosok pria berjalan semboyongan, tubuhnya sesekali terjatuh karena kakinya yang tidak sanggup menahan berat tubuhnya.

Terlihat seorang wanita, tubuhnya kecil tidak tinggi tidak juga terlalu pendek. Ia tengah berjalan kearah pria tersebut.

'BRUK' terjatuhlah tubuh pria itu.

"hei kau tak apa?"ucap wanita yang berpapasan dengannya,


"suga.. ada apa denganmu?"tanya wanita ini mencoba membantu suga bangun. Pria itu lalu menatap wajah wanita yang membantunya.

"eunji..."ucap suga saat melihat mata eunji.

"ada apa denganmu suga?"tanya kembali eunji.

"hei.. eunji. Apa kau ingin menjadi kekasihku?"tanya suga, yang di iringi tatapan aneh pada eunji.

TBC


akhirnya bisa juga nulis chapter 2.

trima kasih udah baca sampai chapter 2 ini, mohon reviewnya ya :D