Sai dan Naruto sedang berjalan di koridor sekolah , mereka berdua ingin pergi kekantin namun tanpa mereka sadari ada orang yang menguntitnya siapakah dia ? …

Maaf ini ficpertama saya ... jadi saya harap anda semua dapat memakluminya !

Disclaimer: Masashi Kishimoto

Rate : T

WARNING ! maaf kalau fic ini penuh dengan ,

AU,Gaje,OOC ... dsb

Don't like dont READ ...

NaruxHina

" LE PAPILLON"

_RÉUNION_

"Hey Naruto apa kau sudah dengar kalau sekolah kita ini kedatangan murid baru ? " seru Sai .

"ng ? … ah , eh iya aku juga sudah dengar … " Seru Naruto gagap . Melihat tingkah Naruto yang aneh Sai pun memicingkan matanya heran .

"kau tidak apa Naruto,wajahmu terlihat pucat ? sepertinya kau sedang ada masalah ? "

" ng ? maksudku … tidak , aku baik-baik saja kok …hehehe " jawab Naruto dengan cengiran yang tidak seperti biasanya yang membuat Sai semakin curiga .

"Ya sudah lah ayo kita ke kantin Sai ! aku sudah Lapar nihhh … nanti ramennya habis lagi ! " seru Naruto sembari mempercepat langkahnya dan sambil memegangi perutnya 'lebay' seperti orang tidak makan selama berhari-hari .

" -iya … tunggu … ! Jawab Sai seraya tersenyum melihat tingkah Naruto yang konyol itu .

Skip time …

Disebuah Taman belakang sekolah terlihat lah beberapa siswi sedang menggerutu tidak jelas . Mereka sepertinya sangat asing . Kenapa ? Karena baju,gaya dan stelan mereka sangat berbeda dengan murid-murid SMA Konoha-gakuen.Dan mereka sepertinya sedang menunggu seseorang .

" Hey … apa kau tidak bisa diam ? mondar mandir didepanku … kau itu bikin risih saja ! "seru wanita berambut pirang dan memiliki poni yang menutupi sebelah iris aquamarine-nya sambil berdandan dengan santainya.

"Hhhhh … Bagaimana aku bisa diam kalau mereka berdua belum kembali !...bagaimana kalau mereka diculik , lalu penculiknya tau kalau orang yang diculiknya orang yang sangat penting , lalu menyekap mereka , lalu memeras keluarganya dengan imbalan yang sangat tinggi , lalu keluarga korban menerima tawaran tersebut , lalu keluarga korban jatuh bangkrut , lalu mereka miskin , lalu kita tidak digaji , lalu kita kelaparan … lalu… " Seru wanita berambut merah marun dan berkacamata dengan wajah yang cemas berlebihan yang membuat munculnya perempatan kecil di dahi lawan bicaranya . Dia bahkan tidak menyadari munculnya aura pembunuh yang dikeluarkan oleh lawan bicaranya tersebut .

' BHUUUUKK ! "

" BLETAK "

" grrrrr … apa kau bisa diam, ini sekolah mana ada yang seperti itu terlalu mendramatisir ! " Seru wanita berambut pirang geram sambil memukul pohon mangga? yang ada disampingnya yang membuat pohon itu bergetar hebat dan menjatuhkan buah mangganya kebawah . Dan buah mangga itupun jatuh ketangan wanita berambut merah marun tersebut . Wanita itu pun menatap camas wanita berambut pirang yang telah membuat mangga ini jatuh dari pohonnya .

" waaa….maaf Ino . tapi menurutku,kalau kau mau buah ini kenapa kau tidak bilang dulu kepemiliknya , bagaimana kalau nanti pemiliknya lihat kejadian ini , lalu menuduh kita sebagai pencuri , lalu kita diadukan kepolisi ,lalu kita dipenjara , lalu …. Blablabla ! Perempuan berkacamata itu pun memulai ceramah panjangnya yang tidak jelas .

" grrrrr … grrrrr …grrrr " dan si lawan bicara yang ternyata bernama Ino hanya bisa mendesah geram menahan luapan emosinya.

Baiklah alangkah baiknya kalau kita meninggalkan wanita-wanita gaje tersebut dan beralih ketokoh yang lainnya.

Sementara itu di sebuah saung sekolah terlihatlah dua orang wanita cantik sedang berjalan menuju Ruang Kepsek .

" Hey apa benar orang yang selama ini kau ceritakan itu sekolah disini… ?" ujar wanita berambut pinksambil mengemut permen Lolipopnya dengan pose yang sangat emm … sexy ? .Yang membuat kaum adam disekitarnya mimisan & salting gaje .

" Tentu … pasti di sini !" jawab wanita cantik bermata amelhyst tersebut lemah lembut membuat mata kaum adam disana berubah bentuk menjadi seperti Hati berwarna merah muda .

"oh … lalu apa yang kau lakukan jika benar dia , dan bertemu lagi dengannya ? " seru gadis berambut pink .

"mmm … ti-tidak tahu ! " jawab gadis bermata amelhyst innocent yang membuat si Pink ber sweetdrop-ria .

Mereka berdua terdiam sejenak sibuk dengan pikiran mereka masing-masing .

" Tapi , yang pasti aku ingin membalas kebaikannya ." seru Si gadis bermata amelhyst dengan senyuman manisnya sambil menatap langit cerah siang itu .

Skip time …

Lalu dikantin terlihatlah seorang lelaki berambut pirang sedang menatap tajam sosok didepannya yang juga menatapnya dengan tatapan dingin meremehkan yang menimbulkan aliran listrik yang menyatukan iris shappiree biru dan onyxhitam tersebut .

Ya mereka berdua adalah Naruto dan Sasuke,rival abadi , kedua remaja yang memiliki sifat bertolak belakang . Naruto si hangat dan Sasuke si dingin . Namun karena sifat mereka yang berbeda itu pula mereka saling mengisi kekosongan satu sama lain . Sungguh ironis bukan ? .

" Hei Teme apa kau bisa sopan sedikit ketika temanmu datang … masa teman datang kau malah memberikan tatapan setajam taring Kisame ? sih, itu menyebalkan sekali ! " Seru Naruto sambil duduk didepan Sasuke .

" Hn , kau yang menatapku duluan seperti itu baka … ck dobe ! seru Sasuke sambil meminum jus Tomat miliknya dengan gaya cool nan elegan seperti biasanya . Yang membuat Naruto mati kata dan bergumam dalam hati . " dia benar , aku yang menatapnya duluan , siaaal !"

" Hei … sudah-sudah kalian ini tidak pernah berubah yahh … " Seru Sai meredakan suasana tidak menyenangkan tersebut . Lalu mereka pun terdiam sejenak . Naruto yang kini sudah lebih tenang pun menoleh kekiri dan kekanan seperti mencari sesuatu .

" oh iya , dimana Neji sepertinya dari tadi aku tidak melihatnya … " seru Naruto bingung .

" hn … apa kau baru menyadarinya ,ck, baka-dobe ! " seru Sasuke dengan nada meremehkan .

" hhhh , sudah jawab saja pertanyaanku … aku sedang tidak mood bertengkar denganmu ! " seru Naruto tidak seperti biasanya .

" Dia sedang ke Ruang Kepsek …" jawab Lelaki bermata Jade berambut merah yang bernama Gaara santai.

" ngg ? sedang apa dia diruang kepsek ? " seru Naruto bingung .

" aku tidak tahu , yang kudengar sepertinya dia sedang mengurus sepupunya yang pindah kesini ."

" sepupu …? "

Saat otak lemot Naruto tengah berpikir tiba-tiba bel tanda istirahat berbunyi menandakan istirahat telah selesai . Mereka berempatpun beranjak dari kantin menuju kekelas mereka .

Skip time …

Terlihatlah empat siswi sedang berjalan di lorong lantai atas Ruang Guru . Dan menggerutu tidak jelas .

" kita berempat kelas XII-A … " Seru Gadis berambut Pink.

" I-iya … " Jawab Gadis beriris amelhyst .

" Siaaal , kenapa kami-sama ? kenapa aku harus sekelas dengan si pink galak dan simata empat cerewet ini ! " Sambar Ino .

" Jangan berteriak-teriak Ino , bagaimana nanti kalau gendang telinga ku pecah lalu aku tuli … lalu bla-bla-bla …" Terang Gadis berambut merah marun panjang dan lebar .

Lalu terjadilah cekcok diantara mereka . Baik abaikan bagian ini .

Skip time …

Terlihatlah seorang pria berambut hitam panjang bermata amelhyst sedang memasuki kelas XII-A . Dia berjalan dengan sangat tenang dan elite yang mengakibatkan wanita seisi kelas terkesima dengan pesona lelaki tersebut . Lalu tidak jauh dari sana seorang pria tampan langsung menyambutnya dengan senyuman palsu khas nya .

" Hei , Neji … darimana saja kau?kudengar kau dari ruang Kepsek, apa kau tidak apa-apa ? " Seru Sai berlebihan . Sai memang terlihat seperti err … Homo tapi sebenarnya memang seperti itulah sifatnya .

" yaah , begitulah . Tadi aku sedang mengurus sepupuku yang pindah ke sekolah kita !," Seru Neji Santai .

"ohh … Jadi isu murid baru yang kudengar akhir-akhir ini adalah sepupumu sendiri begitu ?Lalu dia seorang perempuan yang sangat manis dan pintar , apa itu benar ? " Seru Sai .

" Yah aku tidak bisa menilai saudaraku sendiri ,tapi itu benar. kurang lebih seperti itu … " Jawab Neji sambil mengangguk-anggukan kepalanya .

" Hey … apa wawancaranya sudah selesai ? " Sahut Sasuke sambil menunjuk kearah papan tulis . Mereka berdua Sai dan Neji pun melihat sesosok Laki-laki bermasker hitam berambut putih dan bermata sayu datang . Ya dia adalah wali kelas XII-A Hatake Kakashi Spd ? yang sering telat memberikan materi pelajaran .

Setelah melihat Kakashi-sensei datang Sai dan Neji pun menghentikan acara tanya jawab mereka …

" Siang semuanya … maaf saya tadi … "

" TERSESAT DIJALAN KEHIDUPAN KAN KAKASHI-SENSEEEI " cergah hampir semua murid kelas XII-A kecuali para anggota ANBU.Pertama Neji yang memang tahu alasan kenapa gurunya telat lalu Sasuke,Sai dan Gaara karena mereka menjaga Imagenya dan terakhir Naruto yang dari tadi diam karena mmm … sedang tidur ? why ? tumben ? …

skip time

" Siapa bilang … Saya tersesat dijalan kehidupan " Jawab Kakashi sembari tersenyum di balik maskernya .

" Ng ? " Para murid pun terdiam , karena bingung .

"Mmm … Jadi begini , tadi saya sedang mengurus murid pindahan baru yang akan sekelas dengan kalian " Seru Kakashi-sensei.

" ngg ? " Murid-murid kelas XII-A pun masih cengo berusaha mencerna keadaan .

" Baik … masuklah "

Trrrrrttttttt … pintu masuk pun terbuka secara slow motion yang membuat para murid mendongkakkan kepalanya secara slow motion juga . Dan setelah beberapa saat menampakan beberapa gadis yang terlihat silau karena sinar matahari terik kala itu,ditambah dengan hembusan angin yang tiba-tiba kencang membuat rambut mereka mengayun slow motion mengikuti arah angin yang mendesir kencang tapi lembut itu .

Lalu setelah beberapa saat akhirnya empat sosok gadis itu pun terlihat jelas karena pintu masuk kelas itu sudah tertutup dan menghentikan cahaya sinar matahari yang menerobos masuk kekelas tersebut .

Hening sejenak …

" ehem … Baiklah semuanya … perkenalkan ! mereka adalah teman-teman baru kalian ! "

Seru Kakashi mencairkan suasana .

"…dan kalian berempat, mereka adalah teman baru kalian … perkenalkanlah diri kalian … " lanjut Kakashi dengan senyuman dari balik maskernya.

" Baik !" Jawab mereka berempat serentak .

"Ohayou gozaimasu … perkenalkan nama ku Karin, Onegai shimasu ! serunya dengan senyuman imutnya yang sukses membuat para kaum adam melotot.

"good afternoon all… Perkenalkan namaku Yamanaka Ino . Salam kenal " Seru Ino dengan senyuman cerianya dan hampir membuat sebagian siswa menganga dan menjatuhkan air liur mereka .

" Hai … Namaku Sakura … Salam kenal !" Seru Sakura jutek sambil mengemut permen lolipopnya , para lelaki pun mimisan berjamaah …

Ditempat lain …

" Dia ? Sakura … "

Skip time

"Baiklah sekarang giliranku ..."Batin wanita berambut indigo . Sejenak matanya menoleh ke seluruh penjuru ruangan mengamati kelas barunya dan melihat wajah-wajah teman barunya .

" Baik … sekarang giliran mu… Hyuuga-san " Seru Kakashi lembut .

" ahh … i-iya "

Wanita itu pun menghela nafas panjang …
"Hajimemashite ... perkenalkan Namaku Hinata , Hyuuga Hinata , Mohon bantuannya!" Serunya dengan senyuman termanis yang iya miliki yang sukses membuat pingsan para kaum adam yang terkena serangan jantung mendadak karena senyumannya dan serangan pesona dari keempat wanita cantik , teman barunya .

"Baik Karin-san kau duduk di belakang … Gaara , Gaara-san ? " Perintah Kakashi.

"Ya Kakashi sensei … " Jawab Gaara sambil mengangkat sebelah tangannya . Karin pun menghampiri meja kosong dibelakang Gaara .

"Lalu Ino-san kau … kau di samping Sai , Sai ? Perintah Kakashi again .

" Ya , sensei ! jawab Sai dengan senyuman palsunya , Ino pun duduk di sebelah Sai .

"Dan , Sakura-san …mmm? Didepan Sasuke ! Sasuke-san ? "

" Hn " jawabnya datar tapi dapat terlihat ada sedikit keterkejutan terpancar dari bola matanya.

Sakura pun sama dia merasa tidak asing dengan nama 'Sasuke' tapi dia tidak mau ambil pusing dan berjalan santai menuju mejanya tanpa memandang onyx yang tengah memandangnya dengan seksama ?

Skip time …

'Dan terakhir…' Kakashi pun menerawang penjuru kelasnya dengan mata sayunya.

"Hinata-san … kau duduk di samping Naruto ? " Hinata pun terbelalak " Na-Naruto … se-sekelas ? " batin Hinata yang baru sadar kalau dia sekelas dengan teman masa kecilnya .


" Naruto-san ?" tidak ada jawaban , Kakashi pun masih sabar dan memanggilnya lagi .

" Naa-Ruu-too-san ? " dengan agak lebih keras , namun masih tidak ada jawaban hanya suara cekikikan sakral pelan dari murid-murid yang iya dengar .grr… " Kakashi , sabar dia anak dari Gurumu jadi sabarlah … " batin kakashi . Kakashi pun sukses menahan emosinya . Kakashi menarik nafas panjang … " Narutooo ! bangun ! ada siswi baru yang akan jadi teman barumu !" Seru Kakashi sekali lagi . Usaha Kakashi berhasil Naruto bangun dan mengangkat kepalanya yang sedari tadi tergeletak lemah di mejanya yang basah Karena air liurnya .

" Ramen … mana Ramen-nya …aku lapar,ahhh ,,nyam-nyam " gumam naruto dengan mata tertutup lalu kembali keposisi tidurnya lagi , Naruto pun kembali terlelap dan sukses membuat para murid sweetdrop dan sukses meruntuhkan tembok Sabar kakashi yang susah payah iya pertahankan sedari tadi … " Kakashi pun geram tubuhnya bergetar hebat bagai gunung yang akan meledak .

" Naaaaruuuutoooo ! bangooouuuun " Teriak Kakashi kesal sambil melempar penghapus besi yang sukses mendarat dengan indahnya tepat di Kepala Naruto .

"ittttai … Ggrrrr , Hei Siapa yang berani melempar benda laknat ini kearah ku cepat jawab ? " Teriak Naruto geram karena acara tidur siangnya diganggu,para murid hanya diam dan menjawabnya dengan mengarahkan telunjuknya kearah Papan tulis serempak .

Naruto pun mengalihkan pandangannya kearah papan tulis ,

" O M G … "

dan setelah beberapa saat cengo mencerna keaadaan iya pun mengubah pose marahnya dengan pose cute innocent terbaiknya . Yang sukses membuat para kaum hawa menyadari betapa sweetnya seorang Naruto yang selama ini selalu di pandang sebelah mata. Karena zaman telah berubah dimana semua orang hanya melihat seseorang dari segi materi mereka saja .

" ehh… Kakashi-sensei , baru datang ya ? hehe maaf tadi aku … " belum sempat Naruto melanjutkan alasannya Kakashi langsung memotongnya .

" Tidak ada maaf bagimu ! … "

"uwaaaa … maaf , somebody,please help meee ! "

Skip time …

"Ehm …baik Hinata-san , silakan kemejamu didepan Naruto ! " seru Kakashi sembari mengaktifkan mode coolnya .

" Ba-baik … "

Lalu Hinata pun menuju meja yang berada disamping Naruto . Sejenak iya meratap iba Naruto yang sedang memgangi kepalanya karena baru saja di siksa Kakashi-sensei .

" Ma-maaf permisi … ! " Seru Hinata malu-malu .

" Ng , eh , iya jangan sungkan " Jawab Naruto lembut disertai cengiran hangatnya . Akhirnya mereka NaruHina pun saling memandang . Sapphiree bertemu Amelhyst bagai langit biru dan awan putih yang saling mengisi kekosongan satu sama lain ketika menghiasi dunia menemani matahari . Sungguh pemandangan yang sangat indah.

Mereka terdiam beberapa saat sampai akhirnya suara laknat Naruto mengganggu acara "Reunion pandangan NaruHina "

" Ka-kau …? Hi-hime ? "

To be continue …

Maaf kalau chapter ini belum memunculkan si penguntit , karena saya rasa belum saatnya dia muncul . Bersabarlah …

Akhir kata saya ucapkan thanks karena mau mampir meihat fic gaje dan aneh ini . RnR se!KHLASnya :D

Bye ;)