Ckck parah banget(Lihat chap 1), maaf buat para reader yang sudah bersedia meluangkan waktu kalian untuk nengok fic yang amburadul ini.

Haahhhh sebenarnya nih fic suda dapat dikatakan gagal untuk project pertama author#miris

Author mengucapkan banyak terimma kasih buat yang udah review hahaha. Ups maaf saja author bukan seorang yang ditator yang ga' mau nerima saran orang lain .

Salah satu kata mutiara yang pernah author baca itu gini 'Orang yang tidak mau menerima saran orang lain itu sombong hehe'. Dan author gak mau nambah sifat buruk author yang udah terlalu banyak

Mungkin author tidak dapat update kilat karena berbagai faktor #ngeles.

Disclaimer: Masa' shi Kishimoto #plak

Pairing: Sasunaru n' other pair

Warning!

Author newbi

Hati-hati typo(s) dan kawan-kawannya

yang muncul tidak diundang dan hilang tak diantar (kaya jelangkung saja)

Chapter 2

Setelah keluarga Uchiha tidak terlihat Naruto menatap Minato dengan tatapan protes.

"Tou-san ,Naru tahu kenapa tou-san melakukan ini adalah untuk -" Naruto berhenti sejenak untuk mencari kata yang 'cukup' halus dalam menolak keputusan ayahnya

"tapi?" sahut Minato penasaran

"Aku belum siap untuk menjadi pendamping seseorang -vampir- untuk sekarang." lanjut Naruto tegas

" ..."

"..."

"Naru, jika maksud dari kata-katamu barusan adalah penolakan atas lamaran putra Fugaku." Minato menghela nafas berat

"..."

"Maaf tou-san tidak bisa membatalkan"

"Tapi tou-san, Naru tidak menyukai-" bantah Naruto tak terima

'maaf saja kalau harus menikah dengan vampir es seperti dia' batin Naruto

"Entah kau suka atau tidak." Jawab Minato tegas

"Tou-san keterlaluan!" teriak Naruto jengkel lalu pergi dari ruang perjamuan

Baru pertama kali ini ayahnya menolak permintaaannya , sebenernya tidak hanya sekali ini saja Naruto dilamar oleh sampai diculikpun iya.

Sungguh ajaib keluarga vampir yang satu ini ,pertama kali ngelamar udah main diterima sama babe Minato yang terkenal daughter complex. Kalau sama keluarga lain sudah dipastikan ditanya ini-itu, yang bahkan authorpun bakal langsung geleng-geleng kepala-nyerah.

.

.

.

.

.

Sepanjang perjalanan Naruto selalu mengomel tak jelas atas keputusan ayahnya yang tidak bisa diganggu gugat , digeserpun kagak.

Malangnya nasibmu nak hehe # ditimpuk

'Che ,sebenarnya apasih istimewanya keluarga itu .Bahkan sampai tou-san sebegitu ngotot'

Naruto terus berjalan hingga tak menyadari jika didepannya ada orang yang sedari tadi terus dikutuknya dalam hati.

'brug'

"A-aduh " erang Naruto .Nista banget nasibnya udah gagal berontak sama ayahnya sekarang harus nabrak orang .

"Dasar dobe "

'ctak'

Oke siapa yang berani membuat tokoh utama kita ini makin jengkel.

"Grrr Uchiha."

"Hn"

'Ctak'

"Dimana matamu yang sangat kau bangga-banggakan Uchiha,heh ? Sampai ada orang didepanmu tak kau lihat."omel Naruto

"Bukannya kau yang tidak menggunakan mata saat berjalan DOBE." Jawab sasuke datar ,tapi dengan penekanan pada kata terakhir.

'Heck, enak saja' Memang dia itu ceroboh tapi nggak sampai taraf bego juga kali

"Baka-teme Uchiha pantat ayam " kata Naruto sengit

"Jeruk" Sasuke membalasnya dengan ekspresi datar

"Hitam "

"Kuning"

"Aku benci padamu"

"Aku cinta padamu"

Hwe sejak kapan Sasu-teme bisa ngomong romantis #gigit mouse , minggir saja lo author baka#dilempar sandal

"Mati saja kau keneraka"

"Asal kau ikut"

"Cih ogah"

"Jadi?"

"Apa!" jawab Naruto sengit

"Hahhh kenapa kau ngotot menolakku?" kata sasuke

"Bukan urusanmu"

'anak ini, lama-lama tak rape juga ' batin sasuke mesum, walaupun luarnya stay calm

"Hn"

"Huh"

"..."

"Kau menyebalkan"

"Itu tidak menjelaskan apapun."

"Baik-baik ,karena aku tidak ingin menikah dengan makhluk 'sepertimu'."

"'Sepertiku'?" tanya Sasuke sambil mengangkat alisnya bingung

'Memang ada apa denganku' hey apa yang kurang darinya yang sempurna ini ,kata para perempuan yang mengaku FG-nya tersebut .Uwo sejak kapan kau jadi narsis Uchiha ckckck#author heran.

"Ck aku mulai sangsi apa kau pantas menerima otak yang jenius." kata Naruto sinis

"Hn?"

"Sekarang tuan muda Uchiha ini juga budek eh?" dengan nada sengak yang amat sangat tajam.

Ya ampun Nar kamu salah cari musuh, jangan coba-coba untuk ngebangunin macan #author dag-dig-dug sendiri

"Minta dirape ,hn?" ancam Sasuke nyeremin .

"Kau kira aku takut dengan ancamanmu teme? Heh maaf saja ya aku tidak takut tuh." tantang Naruto ,yang hanya dibalas dengan seringai-mesum- oleh Sasuke

"Hn" gumam Sasuke dengan memeluk tubuh mungil Narutodari belakang

'Sejak kapan?' batin Naruto kaget

"Kenapa,hn?" goda Sasuke

"Bagaimana bisa secepat itu?" gumam Naruto tak sadar

"Kau lupa aku seorang-makhluk- vampir hime –sama?" jawab Sasuke santai

Naruto mencak-mencak dalam hati karena melupakan kemampuan para vampi yang tidak jauh berbeda dengan kaumnya. Selain mereka dapat hidup dengan umur panjang juga kemampuan individu mereka yang tidak dapat diragukan lagi, yaitu dapat melumpuhkan lawan dengan sangat cepat.

'Harus kabur secepatnya' pikir Naruto tangan sang Uchiha berusaha melepaskan kancing baju yang tengah ia gunakan.

'Wush' Naruto tiba-tiba menghilang dengan menggunakan kekuatan anginnya untuk berpindah tempat

"Ck" decak Sasuke sebal.

Haha sorry Sas belum saatnya author ganti rating

.

.

.

.

.

"Hampir saja" gumam Naruto sambil berusaha menenangkan jantungnya yang berdetak cepat, sambil mengedarkan pandangannya kesekitarnya, yang terlihat hanyalah bunga.

'ternyata aku sampai di taman ya'batinnya

'tap'

"Hampir apa Naru-chan?" kata seseorang dibelakang Naruto.

'Uwaaaaaaaaaaa' teriak Naruto –kaget

"Apa sih Naru?!" Kata Ino sengit ,sabil mengusap telinganya. Dan dibalas dengan cengiran tak berdosa oleh Naruto.

"Hehe gomen nee-chan ngagetin. "

Ino, salah seorang elf yang bekerja diistana Elf. Termasuk golongan elf yang berbakat karena mampu menguasai elemennya-tanaman- hanya dalam waktu setengah abad. Padahal Naruto sendiri membutuhkan 1a bad lebih , walaupun akhirnya dilarangsang ayahnya untuk menggunakan kekuatannya karena fisiknya yang lemah.

"hah~ sudahlah. Jadi ?" kata Ino pasrah dengan 'adik'nya yang hiperaktif ini

"Hehe bukan apa-apa kok nee-chan ."Jawab Naruto yang hanya dibalas tatapan tidak percaya Ino

"Swear." lanjut Naruto mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya hingga membentuk huruf 'V'

"Kau bolos lagi dari pelajaran yang diberikan oleh Iruka-san Naru?" dasar badung sekali putri kerajaan elf ini

"Hehe nggak kok."

"Awas kalau sampai kau melakukannya . Aku tidakmau membuatkan tempat persembunyian untukmu lagi." Omel Ino

Soalnya tidak hanya sekali Naruto kabur dari pelajaran yang diberikan oleh elf yang ditugaskan Minato untuk mengajarinya menggunakan kekuatan elf naru yang tidak sempurna karena darah campurannya , yang membuatnya harus dapat memanage kekuatan tanpa membuang dengan percuma.

"Yah nee-san ,tega banget sama imoutomu sendiri." rajuk Naruto tak terima

"Kau selalu merusak tanaman-tanaman yang lain Naru, sehingga membuat pekerjaanku bertambah."

"Please nee-chan" Kata Naruto dengan menggunakan jurus tatapan anak anjing ayang terbuang andalannya.

"Huh baiklah"

"Yai, kau memang nee-chan yang baik Ino-nee." Kata Naruto senang sambil memeluk tubuh Ino yang lebih tinggi 5cm darinya

"Ah ya Naru,apakau tahu keluarga Uchiha datang ke istana?"

'Keluarga itu , ck' batin Naruto sebal

"Ya?"

"Bagaimana menurutmu apa Sasuke-kun tampan?" tanya Ino dengan tatapan yang berbinar ala FG

"Tidak"

"Eh! Apa maksudmu –kun itu tampan dan bla bla bla" oke tinggalkan Ino dan orasinya tentang kesempurnaan dari seorang vampir tampan yang bernama Uchiha Sasuke, yang hanya ditanggapi Naruto bosan.

"Begitu loh Naru-chan, memang kau kenapa tak menyukainya?" tanya Ino heran dengan Naruto yang tidak menyukai pujaan hatinya.

"Memang harus ada alasan untuk tidaka menyukai seseorang?"sanggah Naruto

"Hu~ kau itu aneh Naru-chan masa seperti dia tidak kau anggap tampan."

"Hm"

" Tapi syukurlah jika kau tidak menyukainya ,jadi sainganku berkurang satu muahahahahahaha"sahut Ino dengan diakhiri tawa mengerikan seperti orang kesurupan.

'hi~ ngeri' batin author dan Naruto ngeri

"A-aku permisi du-dulu nee-chan." pamit Naruto

'wush' akhirnya Naruto memilih pergi saja dari taman yang berada dibelakang istana

Keputusan yang baik Naru-chan, jika kau ingin menyelamatkan jiwamu yang masih sangat amat polos itu

Sementara Ino terus berfantasi tentang Sasukenya Naruto telah berpindah tempat dilorong menuju kamarnya.

"Huft selamat , hii~ sangat mengerikan." kata Naruto merinding

Naruto berjalan pelan menuju kamarnya yang berada diujung lorong yang sedang dilewatinya.

'Tap'

'Tap'

'Tap'

"Ugh kekuatanku." erang Naruto –memegangi kepalanya

'Tap'

Baru saja selangkah tubuhnya limbung kedepan. Hampir saja dia berciuman dengan lantai apabila tidak ada tangan yang memeluk tubuhnya erat dari belakang.

"Baka"

Suara terakhir dari sosok yang memeluknya itu,sebelum kesadarannya mulai menipis.

Tbc

Hehe maaf g bisa lbih panjang daripada ini, gara-gara otak author yang gak tahu jadi lemot secara tiba-tiba gini.

pertanyaan :

Siapa yang nolong Naru?

yang tahu bakal kukasih hadiah next chap

Ditunggu kritik dan sarannya ^^

See U Next chap