JELANGKUNG TRAINING CAMP!

Disclaimer : TADATOSHI FUJIMAKI

Summary : Hari hari misterius ditambah hal yang misterius terus bermunculan

WARNING : GAJEEE GARIING GA TAU KEMANA ARAH JALAN PULANG!


Kiseki no sedai bersama Kagami, Himuro dan Hyuuga lagi rapat mendadak, mereka ga abis pikir kenapa di sini mereka malah diikutin hantu-hantu yang bahkan ga mereka panggil

Waktu menunjukkan pukul 1 malam..

mereka masih melek, Kise bawa panci, Midorima bawa arit, Kuroko bawa pacul, Kagami bawa Wajan.

"Kalian ngapain bawa-bawa begituan?" tanya Himuro.

"Biar aman.." jawab Kise.

"Mau gebugin hal yang ga keliatan tuh impossible banget ga sih?" sergah Akashi yang anteng sama kelereng yang ditemukannya di lemari futon(kasur lipat jepang).

"Haaahh gue kan ga manggil!" bentak Aomine takut disalahkan. "Lu emang ga manggil ko Aomine tapi masa mereka dateng ke sini dengan sendirinya?" jawab Kagami.

"Bed piling nih" sergah Kuroko.

"Kurokocchin benar.. kayaknya kita masih diawasin" Murasakibara mengamini pernyataan Kuroko.

"Murasakibaraaa jangan bikin gue makin menrinding! Aaah sudahlah ayo kita tidur, besok latihan dan lupakan soal itu..!" Hyuga mengomandoi membuat semuanya hanya patuh dengan sikap manis dan segera masuk ke kasur masing-masing.

Tapi tetep aja mata mereka pada masih gantung kayak hanger jemuran ga bisa tidur, lampu ga dimatikan karena takut tiba-tiba ada yang muncul dari balik pintu.

"Gue silau…" keluh Himuro.

"Matiin aja" cletuk Aomine.

"Murochin ga suka terang?" tanya Murasakibara.

"Gue ga bisa tidur kalo lampunya ga dima…tikan.." ketika Himuro mematikan lampunya dia bisa melihat siluet bayang-bayang aneh di depan pintu mereka, sedangkan yang lain sibuk ngobrol.

"Tatsuya?" Kagami memperhatikan Himuro yang gemeteran dan langsung menyalakan lampu lagi.

"Ga jadi dimatiin?" tanya Kagami.

"Gue rasa gue perlu suasana baru waktu tidur" jawab Himuro tetep cool padahal di dalem dirinya udah tereak-tereak kesetanan ngeliat bayang-bayang aneh.

"Hoam.. pada akirnya ngantuk juga.. oyasumiii~" Kise langsung berbaring tidur, disusul Midorima dan yang lain pun terlelap di futon mereka tanpa mereka tahu kalau sebuah jari-jari tangan di pojok pintu mereka sedang asik mencakari kertas pintu…


Esoknyaa… pukul 7 pagi.

"Ohayo.. gue mimpi aneh semalem" sapa Kagami.

"Mimpi?" tanya Kuroko.

"Mimpi diseret sama cewek berbaju putih dengan rambut panjang berlumur darah" jawab Kagami langsung membuat Hyuga beku lagi. "Urusai ayo latihan kita ke sini bukan karena mau uji nyali!" tegur Hyuga.

"Waah Hyugachi ternyata penakut ya?" Kise menebak dengan pasti.

"NGGAAAK!" Hyuga langsung melakukan barrier jumper membuat semuanya bertepuk tangan.

"Gue haus.. Midorima temenin ambil minum di dapur.." Akashi mengajak Midorima yang sebenernya ogah ke dapur, masalahnya dari awal dia liat dapur adalah tempat yang paling dihindarinya.

"Hmm kenapa ga Kuroko aja?" tanya Midorima setengang mungkin.

"Yang paling santai sekarang kamu.." Akashi langsung mengunci Midorima.

Sedang yang lain latih tanding, Akashi dan Midorima menuju kea rah dapur, mereka melihat Biksu Saburo sedang berada di kamar yang terdapat butsudan(tempat doa orang yang sudah meninggal) di dalamnya.

"Aku ga suka wangi-wangian ini" bisik Midorima.

"Hmm ayo ambil minum.." tukas Akashi tak menggubris kekawatiran Midorima padahal dirinya sendiri juga sedang was-was.

Di dapur, tempatnya tidak luas hanya ada beberapa mangkok dan meja makan standar, Akashi mengambil botol untuknya dan beberapa temannya yang sedang latihan.

Tanpa disengaja Midorima menyenggol lemari dan menjatuhkan sesuatu.. KERTAS JELANGKUNG.. "…. Ini yang dipakai Aomine kan?" tanya Midorima. "Bukan, agak lebih lama.. kertasnya sudah usang.." Akashi memperhatikan..

Mereka langsung terlonjak dan tak luput Midorima langsung jungkir balik ngeliat sosok cewek berambut panjang sedang menonton mereka dari balik jendela dapur.

"Kita.. pergi sekarang?" tanya Midorima.

"Ayo.." mereka berdua lari marathon secepat kilat tanpa ngeliat kanan ato kiri atopun trotoar di jalanan(halah).

"Wah kau hebat Kise, perfect Copy!" sambut Kagami.

"Kau juga lumayan Kagamicchi! Tapi Aominecchi juga kuat banget" Kise sedikit menaikkan alisnya karena bolanya berhasil di rebut.

"Kuroko kun hebat juga kok.." Himuro melihat Kuroko dan beralih ke sosok merah dan hijau di langit yang biru—ralat—Midorima dan Akashi yang kayak dikejer maling megap-megap. "Akashi kun ketemu copet di kuil?" tanya Kuroko polos.

"Lebih dari copet" sambut Akashi. "HANTU?" tanya Hyuga dan Kagami serempak.

"Tepatnya lagi Hantu CEWEK..!" sambar Midorima dengan napas senen kemis.

Mereka semua merasakan hawa dingin menusuk lagi. "Hei kalian tahu aku menemukan kertas jelangkung di dapur tapi itu bukan milik Aomine" Midorima mulai menjelaskan dengan tenang.

"Hah? Maksudnya ada yang sudah main jelangkung lebih dulu dari kita?" tanya Kise.

"Kemungkinan begitu" jawab Kagami.

"Sepertinya makin seram…aku ga tahu tapi kok sepertinya di belakang aku ada yang berdiri ya?" Murasakibara melihat sosok tanpa kepala sudah melayang di belakangnya.

"!#y (**$ )(($) (_!(#i!GYAAAAAAAAAA#( $ )( #" saking kagetnya di pagi itu tulisannya jadi ga karuan karena Authornya juga ikutan kaget. Mereka semua langsung kembali lari-lari dan menembus hutan yang lumayan hening dan sampailah mereka di halaman belakang kuil

"HAAAAAA APA ITTUU~! GA LAGIII!" jerit Kise.

"AAAKKHH OMG OMG! OHMIGOD!" Aomine langsung tersungkur.

"KAPTEEEEN JANGAN PINGSAAN!" Kagami mendapati Hyuga sudah berbusa mulutnya.

"Lho.. kok sepertinya ada yang aneh ya?" tanya Kuroko.

"Apanya?" Himuro tidak bisa berdiri dan melihat Murasakibara sudah nungging di sebelahnya. "Atsushi kun kau ga papa!?" seru cowok kece itu.

"Ada batu nisan.." jawab Akashi.

"HAH!?" semuanya langsung ber-HAH ria.

"Itu.. ada 5 kuburan.." Akashi menunjuk nisan sederhana di depannya.

"Untuk apa kuil sebesar ini menaruh makam di belakang halaman?" tanya Himuro.

"Seleranya aneh.." Aomine menyela.

"Tunggu dulu.. kuburan ini Nampak lama loo.. liat tahun 1989..!" Kagami menunjuk tahun yang mulai memudar di nisan itu.

"1989.. Kertas jelangkung yang kutemukan juga bertahun yang sama" jawab Midorima.

"…..apa ada hubungannya dengan kertas itu?" tanya Kise pada siapapun.

"Tapi kenapa hanya lima?" Kuroko mencoba menyelidik.

"Yang pasti kita harus luruskan kasus ini sebelum kita jadi penghuni tambahan di kuburan ini!" Hyuga semangat 45 bawa tombak memerangi kejahatan

dengan kobaran api membuat semuanya kaget. Dan diputuskanlah bahwa mereka akan menunda camp mereka dan mengusut ada apa dengan kertas jelangkung, hantu, dan 5 kuburan di kuil itu?

MASIH KEPO? TENANG TETAP...

TO BE KONTINYUUU~~~

waaaaii akirnyaaaa new chapterr! cape juga sih tapi ga masalah!

wkwkwkwkw okeeeh daripada kita ngebacot gaje

langsung R^R yaaaa

oh yaaa jangan lupaaa

GANBATEE UNTUK YANG SEDANG UN! YUZU DOAKAN DARI SINI(darimana?)