Flashback
"Jika memang aku hanya seorang yang terbuang.. Kenapa kau juga ikut membuangku Chan.. - Baekhyun"
Tentang Baekhyun.. Chanyeol dan Keluarga mereka ..
-Flashback
-60 tahun silam-
"Pergi sana anak sialan ,jika kau membatalkan pernikahan ini akan ku pastikan. Kau akan tidur dengan tenang. " Ucap umma Baekhyun yang memaki maki Baekhyun yang engan menikah dengan Chanyeol
"Ani umma , Chanyeol tidak mencintaiku , jangan paksakan umma.. Aku tidak ingin menyusahkan Chanyeol umma.. Dia hanya mencintai Seulgi." Isak tangisku tidak di hiraukan lagi.
"Tidak ada penolakan. Besok kau harus menikah titik " sang umma pun berlalu dari kamarku dan di ikuti dua kakak ku
"Cih... Yeoja menjijikan" ucap Sora dan langsung di sahuti dengan Bora "Tak berguna"
Ini keluargaku, yang selalu ku ucap di setiap hembus doa ku dan sangat aku sayangi.
-hunhanrakaisoo-
Keesokan harinya Dentang lonceng Gereja Exo berbunyi. Harusnya menjadi saat bahagiaku tapi kenapa hatiku merasa perih.
Ini hari pernikahan ku dengan sahabatku... Chanyeol.. Keluarga ku memang menjualku untuk sebuah cabang perusahaan Exocell yang ternama di Seoul yang di punyai Chanyeol. Semua senyum yang ku berikah saat ini hanya palsu
Setelah semua pesta berakhir , aku berharap penderitaan ku berakhir dan di gantikan kebahagiaan dari Chanyeol
Harusnya malam ini menjadi malam terindahku, tetapi suamiku entah dimana hanya secarik kertas di letakan di atas kasur. Aku tahu itu tulisan Chanyeolku
"Baek, aku akan pergi dengan Seulgi. "
Tertawa... Aku hanya bisa tertawa pilu atau menangis pilu entahlah.. Pernikahan ku sangat hambar,
Ya wanita itu yang hanya akan menjadi nomor satu di hatinya.
Seulgi pun sekarang tinggal di tempat kami bersama Chanyeol dan aku istri yang tidak pernah di anggap dan akan selalu begitu.
Beberapa bulan kemudian kejadian mencengangkan dan membuat Chanyeol membenciku
Polisi menemukan Seulgi meninggal di rumah kami. Polisi sudah berdatangan. Aku dengan khawatir berjalan ke arah suamiku
"Kau pembunuh Baek, bagaimana Seulgi bisa kehabisan nafas karena bantal itu jika tidak ada yang membunuhnya" tuduh Chanyeol
"Aku tidak tau yeol.. Aku mengajar hari ini.. Kau bisa menanyakan kepada kepala sekolah dan polisi" ya .. aku guru taman kanak - kanak , karena aku sangat merindukan sosok anak kecil karena aku tau Chanyeol tidak pernah mau menyentukku apalagi memberikan aku anak .
Seulgi di bunuh oleh seseorang yang membencinya "Le Seo ran" tetapi Chanyeol tetap mengira akulah pelakunya walaupun polisi mengatakan bukan aku yang membunuhnya.. Dua bulan semenjak itu Chanyeol tidak pernah pulang ke rumah lagi.. Setiap malam pun aku menangis karena merindukanya. Tiba - tiba Chanyeol masuk dipapah oleh Jongin, bau alkohol memenuhi bajunya sudah pasti Chanyeol mabuk.
"Kakak ipar tidurlah, aku sedih setiapku menjengukmu.. Mata mu terlihat sembab. Maafkan kebodohan hyung ku " Jongin akhirnya pulang ke rumah nya dan aku tersenyum bisa bertemu Chanyeol lagi
Keesokan harinya aku merasakan firasat jika hari ini hari terakhir aku bertemu dengan Chanyeol. Dengan menyeret tanganku yang sedang membersihkan kebun Chanyeol langsung membanting badan ku di jok belakang
"Cepat Masuk!"
Chanyeol membawa mobilnya dengan kecepatan yang di atas rata - rata hanya sunyi senyap yang kami lakukan. Chanyeol membawaku di pelosok desa yang sangat amat kurang penduduknya.
Ada gubuk kecil dan di kelilingi sayuran pohon buah dan kolam ikan. Chanyeol menyeret ku untuk masuk ke gubuk itu dan dia membawa dua koper besar yang entah apa isinya.
"Sekarang ini rumahmu Baek"
"Chanyeol... Aku mohon jangan tinggalkan aku disini. " Chanyeol menulikan kupingnya dan dia langsung memasuki mobilnya kembali
"Chanyeooooolllll...hiks " teriakku
"Maafkan aku Baek"cicit Chanyeol
Semenjak itu.. Chanyeol tidak menampakan batang hidungnya di Korea. Dia memilih menetap di Jepang.
-End Flasback
Hingga saat ini aku wanita berumur 82 tahun yang selamanya akan tetap terbuang ... Sekarang nanti atau selamanya .
"Nah cucuku Irene, terima kasih untuk mendengarkan kisah yeoja tua ini"
"Hiks... Halmoni.. Sampai kapan halmoni tetap halmoniku" dengan isak tangis Irene memeluk Baekhyun. Baekhyun hanya tersenyum dan mengelus surai Irene sambil mengucapkan.. "Kau harus bahagia cucuku"
Ya irene adalah cucu dari Jongin dan kyungsoo adik Chanyeol yang diam diam menjagaku di pelosok desa di daegu ini.
-end+
