Chapter 2 : MY NEW Life begin
Terlihat sebuah ruangan dengan berbagai alat. Salah satunya tabung yang berisi air dan juga seseorang di dalamya, juga madara yang berkukat dengan sebuah laptop yang menunjukan angka – yang rumit.
'CEESSS' suara yang berasal dari tabung yang airnya mulai hilang menmpakan seorang manusia yang mulai membuka mata, mata itu sepertinya bukan mata sembarangan karena berwarnya merah dengan tiga tanda aneh yang mengelilingi pipil mata tersebut.
"sekarang kau menjadi budakku eh-itachi" gumam madara sambil memandang orang di tabung tersebut yang ternyata itachi uchiha.
Disclaimer : Masashi Kishimoto
Genre : semua genre di ambil
Pair : author masih bingung
Warning : typo(s), OOC, abal - abal, gaje, my first fanfic, ide sebagian dari mahluk gaje temen author, DLL
Summary : Manusia adalah mahluk yang paling sempurna. Tapi bukan berarti mereka bisa seenaknya. Naruto, seorang pemuda yang di hadapkan pada keadaan yang berbahaya. Bisakah dia menghadapinya?
Flame ? NO Problem
cekidot
.
.
.
MY NEW LIFE BEGIN
'Gelap' itulah yang naruto rasakan saat ini. Sejjauh mata memandang, hanya kegelapanlah yang dilihatnya.
'tempat apa ini?' piker naruto bingung.
'tes' sekarang naruto merasakan sesuatu menetes mengenai kepalanya.
Naruto mencoba melihat ke atas. Sebuah titik cahaya terlihat di sana.
'tes' satu lagi tetesan air terjatuh mengenai matanya, membuatnya mengerjapkan mata. Samar – samar suasana yang tadinya gelap berganti dengan ruangan dengan banyak lorong, serta genangan air di banyak bagian serta langit – langit yang bocor. Namun, sejauh mata memandang tetaplah di akhiri dengan kegelapan.
"koooorrr" -author gak tahu suara dengkuran (-_-)-
dalam kebingunganya naruto mendengar suara dengkuran yang agak berat dan berasal dari lorong di belakang tempat naruto berdiri saat ini, seketika wajah naruto berubah sumringah dan segera berlari menuju suara itu.
Suara derap langkah orang berlari bergema di tempat yang sepi itu. Tapi naruto melupakan sesuatu, dia lupa bahwa bukan hanya manusia saja yang menghasilkanya.
'DEG'
Mata naruto terbelalak kaget setelah melihat rubah berwarna orange besar yang memiliki banyak ekor di belakangnya sedang tertidur.
Dia lebih kaget lagi saat melihat lorong yang dilewatinya tadi menghilang. Dia sangat panic. Bagaimana tidak?, berada di tempat –entah itu mana- yang sangat aneh bersama mahluk(?) aneh. *Di Bijuudama -Walaupun dibatasi sebuah jeruji besi-.
Naruto sangat panic tanpa sadar dia berteriak kesetanan, sedangkan rubah itu sepertinya mulai terganggu. Karena dia mulai menampakan mata merahnya yang sangat -seksi* kicked – menakutkan itu secara perlahan.
"hei bocah, apa yang kau lakukan?" Tanya rubah tanpa mengubah posisinya yang masih menelungkup.
"…" naruto hanya mematung mendengar rubah itu berbicara.
" hei aku bicara padamu bocah" kata sirubah lagi karena tidak mendengar jawaban.
"y-ya?" jawab naruto gemetar sambil berbalik mencoba menatap mata rubah itu.
"bodoh" setelah mengatakanya, tangan kiri rubah itu keluar dan mencabik tubuh naruto. Naruto yang ketakukan hanya mematung tak bisa berbuat apa – apa.
"AARRRGGHHHH" teriak naruto saat dirasakanya tubuhnya terkena kuku – ku yang tajam itu. Tubuh naruto segera menghilang, dan tempat itupun mulai. Menghitam lagi.
'anak yang menarik' pikir rubah itu sambil menyeringai Dalam kegelapan.
.
.
"AARRRGGHHHH…..HAH…..HAH…hah" naruto terbangun dari tidurnya.
;ternyata mimpi buruk' pikir naruto sambil melihat jam wekernya yang menunjuk angka 06.45
Sepertinya hari ini naruto tidak akan terlambat. Naruto beranjak dari ksurnya menuju kamar mandi yang ada di kamarnya seperti biasa tanpa menyadari satuhal.
"AAAAAAAAAAAA" naruto berteriak saat melihat pantulan dirinya di cermin kamar mandi. Dia kaget saat rambutnya tumbuh panjang, giginya yang bertaring dan juga tanda di pipinya yang semakin dalam, serta kukunya yang tajam dan sangat keras.
"naruto ada apa di dalam?" Tanya sebuah suara biwako dari luar.
"t-tidak oka-sama" teriak naruto balik sambil berusaha mengembalikan ketenanganya.
"dasar kau ini" naruto mendengar ibunya bergumam lirih lalu terdengar suara kaki menjauh.
.
.
.
Biwako kaget dan heran saat mendapati naruto keluar mengenakan jubbah – mirip anbu- dengan topeng rubah dan sarung tangan yang membungkus tanganya. sebenarnya naruto mengenakan jubbah itu agar rambutnya yang panjang tidak kelihatan, topeng rubah satu – satunya yang ia temukan untuk menutupi taringnya yang agak keluar, dan sarung tangan untuk menutupi kukunya yang memanjang. biwako saja yang tidak tahu kalau naruto saat ini dalam keadaan mengenaskan (baca: berbulu).
Saat ditanyapun naruto hanya menjawab kalau ada event sepulang sekolah. Dan anehnya dia percaya akan hal itu.
.
.
.
Sebenarnya naruto ingin berangkat sekolah naik bis, tapi dia merasa malu dengan keadaanya sekarang. Akhirnya dia memutuskan berjalan kaki kesekolah, mumpung harimasih pagi.
Dia dilihat orang – orang dengan tatapan aneh, seakan – akan seperti cosplayer nyasar. Karena malu dia mempercepat sadar dia menginjak ekor anjing hitam besar, anjing itu menggeram marah dan bersiap – siap mengejarnya.
'mati aku' teriak naruto dalam hati sambil memikirkan apa salahnya sehingga di hari yang masih pagi Ini dia sudah banyak mengalalami kenistaan. (author dan temenya ketawa nista).
Naruto langsung berlari sekuat tenaga dan berteriak sebisa suaraku, kusuka selalu kusuka walau susah untuk kuber-*plakkk *khayal
Naruto langsung berlari sekuat tenaga dan berteriak sebisa suaranya, anjing itu pun tak mau kalah dan menggonggong sekeras- kerasnya.
Sambil berlari naruto menghayal dia bisaberlari secepat eyeshield 21, tiba – tiba naruto dikelilingi cahaya berwarna dia sadari dia sudah meninggalkan anjing itu sangat jauh, naruto bingung karena sudah tidak melihat anjing itu lagi, sambil terus berlari dia memikirkkan kemana pergi nya anjing itu keasyikan melamun naruto tidak menyadari ada bangunan bekas pabrik yang tak terpakai dan-
SYUUUT
BRAKKK
NGIING
PRANG
MEOW
MBEEEEK
KRIIKK
KRIIIK
PREEETTTT #abaikan 5 suara terakhir (-_-")
-alhasil dia pun menabraknya.
Tapi anehnya dia hanya sedikit terluka di bagian siku, tangan dan bahu kiri, karena tadi dia sempat sedikit berbalik.
Tapi tidak lama kemudian dia menyadari bahwa lukanya tadi sekarang tidak terasa lagi. Dan darahya juga hilang seperti menguap. Diapun membuka sarung tangan dan menyibbakkan jubbah nya sebatas siku. Benar saja dia tidak melihat adanya bekas luka di situ, tiba – tiba dia menyadari kalau kukunya tidak sepanjang tadi dan sekarang sudah kembali normal. Cepat – cepat dia membuka topeng dan mengambil pecahan kaca yang tadi dia sempat tabrak. Benar saja bukan rambut panjang maupun taring yang dilihatnya, tatapi wajah aslinya dengan tiga garis khas naruto.
Segera dia melepas pakaianya dengan seragam sekolah yang tadi di pakai di dalam jubahnya itu. Naruto memasukkan jubahnya ke dalam tas. Buru2 dia meninggalkan tempat itu sebelum ada yang menyadari bahwa bangunan pabrik tadi ada yang merusak.
.
.
.
.
Teman2 naruto bingung menatap naruto yang biasanya bersemangat, sekarang menjadi loyo. Terutama hinata dari tadi dia menghawatirkan naruto hanya saja dia terlalu malu untuk menyapanya, tidak seperti ino dan sakura yang dari tadi terus menjitaki naruto, walupun akhirnya mereka berdua menyerah dan meninggalkan naruto. Sebenarya naruto mulai memikirkan apa yang terjadi dengan dirinya, pasalnya dia pagi ini mengalami banyak hal yang aneh.
"baka dobe ada apa denganmu?" tanya sasuke kepada sahabat dobenya itu.
"tidak ada teme"balas naruto agak malas.
"coba ceritakan padaku, akukan sahabatmu"
"tidak biasanya kau secerewet ini teme, kau terlihat seperti sakura"seru aruto dengan nada menggoda.
"hn"
"aku merasa aneh, tubuhku bisa pulih dari luka dengan sangta cepat"kata naruto.
"apa maksudmu?"
"lihat ini!" naruto mengambil silet dan melukai jarinya sendiri.
"Apa yang kau-"sasuke kaget tapi dia bisa mengontrol dirinya.
"lihat, lukaku menghilang seperti menguap" ungkap naruto sambil memperhatikan jarinya.
"bagimana bisa?" tanya sasuke tanpa mengurangi rasa penasaranya.
"aku tidak tahu"jawab naruto dengan nada putus asa. Sepertinya dia sudah sangat lelah karena memikirkan hal itu.
"sejak kapan tubuhmu seperti itu?"tanya sasuke
naruto memikirkan saat dia menabrak pabrik lalu anjing lalu saat bangun tidur dan saat sebelum pingsan dia melihat mata rubah yang memiliki ekor banyak. Naruto sadar bahwa rubah itu sama dengan yang ada di dalam mimpinya , hanya berbeda ukuran.
'kenapa aku baru menyadarinya?' batin naruto sambil mrutuki kebodohanya.
"teme kalau ada yang menanyakanku, katakan aku sakit" seru naruto kepada sasuke.
Buru2 naruto mengambil tasnya lalu meninggalkan sekolah menuju laboraturium sannin.
.
.
.
'sial,bukankah itu tou-sama?' batin naruto saat melihat mobil keluarga uchiha yang berhenti di depan supermarket, dengan hiruzen yang sedang memmbungkuk mempersilahkan mikoto uchiha keluar mobil.
Bagaimanapun naruto akan di cincang kalau ketahhuan membolos. Awalnya naruto berfikir akan melewati rute lain tapi dia memikirkan kalau dia memutar maka akan lebih lama lagi dia sampai. Dia teringat akan jubbah dan topeng yang dia bawa. Narutopun memakainya dan buru2 meninggalkan tempat itu berharap tidak ada yang mengenalinya.
Sesampainya di depan laboraturium, hanya kekecewaanlah yang di dapat naruto. Pasalnya, laboraturium sedang tutup karena ada mahluk mutant berbahaya yang tiba2 menghilang dari laboraturium. Naruto semakin yakin kalau keanehanya berawal dari kunjunganya ke laboraturium ini. Namun karena banyak penjaga yang tidak memperbolehkanya masuk dengan alasan 'orang mencurigakan tidak boleh masuk ' maka diapun memutuskan kembali ke sekolah.
Sambil berjalan naruto mulai memikirkan untuk apa semua ini terjadi padanya, bagaimana ia bisa memiliki mimpi aneh, dan juga bagaimana tubuhnya yang mengalami anomaly aneh, bagaimanapun semua hal terjadi pasti memiliki tujuan.
"KYAAAAA" naruto mendengar suara teriakan dari gang yang dilewatinya. Dari nada suaranya bisa disimpulkan bahwa orang yang berteriak sedang ketakutan.
Naaruto buru2 masuk gang itu dan melihat seorang wanita yang sepertinya seorang reporter sedang berebut sebuah kamera dengan seorang yang sepertinya mabuk.
"wanita bodoh..hic, berikan atau…hic kunikmati tubuhmu…hic" terdengar suara orang itu sambil cegukan karena efek mabuk
Segera naruto berlari kearah mereka dan langsung mencengkram tangan orang itu.
"lepaskan" naruto berkata sambil menghempaskan tangan orang itu sehingga dia melepaskan kameranya.
"siapa….hic, kau…hic" Tanya orang itu sambil menerjang naruto. Mereka berdua terjatuh dan kameranyapun melayang dan jatuh ke tong sampah yang agak penuh disebelah naruto brdiri.
Dalam posisi naruto yang di bawah, naruto menendang perut orang itu membuatnya terhempas menabrak tembok. Orang itupun tidak terima dan mencoba menerjang naruto lagi. Tapi alangkah terkejutnya ia saat melihat sesuatu seperti tangan berwarna merah keluar dari perut naruto lalu mencengkrram orang itu dan melemparnya ke dinding hingga dindingnya retak sehingga membuat orang itu pingsan.
'apa itu tadi?"piker naruto sambil memegang perutnya. Naruto memegang kepalanya karena terlalu pusing memikirkan hal ini.
"anda tidak apa – apa tuan?" Tanya seorang wanita tadi dengan nada khawatir, pasalnya orang yang menolongnya tampak frustasy dan tubuh yang gemetar.
"…"
"Tuan anda ti-"
"DIAm" bentak naruto kasar. Reporter itupuun terkejut karena di bentak seperti itu
tanpa sadar naruto langsung meloncati tembok setinggi 10 meter disampingnya dengan mudah, dia berhenti sejenak mungkin inilah tujuan keanehan dirinya.
Setelah kekagetanya hilang diapun teringat kameranya dan mulai mengambil kameranya. Alangkah terkejutnya dia melihat kalau dari tadi kameranya dalam mode rekam. Sehingga hamper semua kejadian tadi tersimpan di memori kamera.
"terimakasih tuan rubah" teriak reporter itu,sedangkan naruto yang berdiri di atas tembokpun, menoleh dan menganggukan kepala sebagai pengganti ucapan sama- sama. Dan mulai meloncati gedung – gedung.
'sepertinya inilah takdirku'
Naruto berhenti sejenak lalu melihat segerombol mobil polisi melintas di jalanan tepat di bawahnya.
'dan aku tahu ini adalah awal mula aku menjalaninya, yang pasti mulai sekarang hidupku yang baru telah dimulai'
"MY NEW LIFE BEGIN" gumam naruto sebelum meloncat berniat mengejar penjahat yang dikejar mobil polisi.
TBC(tekanan batin cinta)*dihajar rame2
Maksudnya TO BE CONTINUED
A/N : yes akhirnya selesai juga, sorry juga untuk keterlambatan author update chap 2 nya *membungkuk
Soalnya aku lagi males ngetik (padahal banyak waktu luang) *dihajar
Hah, oke pokoknya read & review
See you next time
