Hai …

Aku kembali ….

Maaf pada reader yang udah capek ato mungkin udah lupa kali ya sama ff butut ini -_-

Mianhae ne … banyak hal yang terjadi ..dunia nyata itu melelahkan tau gg *curhat

Tapi karena kadang tiap bulan sekali selalu ada aja notice tentang uri reader yang pengen aku lanjut .. jadi ya udah aku lanjut aja lagian gg enak baca sesuatu yang gg bisa ketemu endingnya .. y kan ?/

Untuk Chapter 1 kemaren mungkin y .. ato bahkan banyak kesalahan typo ato bahkan aku salah nyebut penyakit yang diderita si Kai ini .. (Makasih udah kasih saran) aku lupa sepertinya ,…..

*Warning : ini beneran peringatan untuk para reader di bawah umur y jangan sekali ataupun kepikiran buat baca beneran deh aku gg bohong …ini gga mendidik sama sekali –bow-

Aku sengaja koq buat ini jadi genre *YURI yang gag tau apa tu Yuri itu bukan yuri-nya snsd LOHHH - coba browsing ya ketikan genre yuri dalam manga pasti kalian bakalan tau ….

ya mungkin ada yang gg suka silahkan jangan sekalipun baca karena yang namanya jijik itu gg bisa di tolerir ya gag ?

Ok deh kelamaan ini basa basi busuk nya ^_^ silahkan ..

Happy reading …

Berita tentang kedatangan yeoja di kelas Kai segera tersebar di seluruh penjuru Sekolah atau bahkan sampai keluar Sekolah, karena memang sosoknya yang sangat sempurna,

.

.

.

*-Ghost Of Dark-*

.

.

.

"Sehun ?!" ….dengan mengerutkan alisnya yang cantik dan sempurna itu, Seorang Chanyeol yang merupakan gadis paling sempurna di SM SHS atau sekarang mungkin tersaingi dengan keberadaan siswi baru ini sedikit merasa terusik dengan kabar baru ini.

"ya Channie … -Sehun- ….dia, siswi pindahan baru itu, aku heran kenapa ada murid pindahan di pertengahan ajaran baru. Kau tau sesuatu Channie-ya ? Bagaimana kakekmu bisa menerima siswi baru itu ? Apa dia dari keluarga kaya seperti kita ?" Baekhyun sangat penasaran menunggu dengan sabar jawaban yang akan di berikan sahabatnya.

"Sepertinya kita harus menyingkirkan segera gadis ini Chanyeol ! kudengar Dia sangat cantik dan –"

"Untuk apa aku harus menyingkirkannya Lu …?. Itu akan terlihat kentara …dia pasti akan tau siapa aku ! Tao-ya ..bisakah aku minta bantuanmu ?"

Ketiga gadis cantik ini menatap heran dengan rencana baru apa yang ingin Chayeol ciptakan.

"Beritahu aku apa saja yang perlu aku tahu tentang anak baru ini –maksudku- ?!"

"Sehun ?"

"ya benar sehun …aku ingin tahu siapa dia, keluarga atau apapun, okey ?"

"Baiklah" Tao segera menghubungi informan favoritnya untuk melaksanakan keinginan Chanyeol.-

-*Ghost Of Dark*-

Selama pelajaran berlangsung Kai terlihat gelisah dan tidak tenang karena pandangan Sehun yang terasa akan mengulitinya hidup-hidup. Mata itu menatap intens Kai seperti serigala lapar. Kai merasa bahwa Sehun bukan lah gadis biasa.

.

.

.

Sesaat setelah Bel pelajaran terakhir bordering, Kai dengan terburu-buru segera mengemasi barang-barang dan secepat kilat keluar dari sekolah. Kai seolah tergesa-gesa karena merasa terus diawasi oleh Sehun. Sehun hanya menyeringai melihat kepergian Kai yang melewati gerbang sekolah dari lantai 2.

.

.

.

"Kai ?!" Suara bisikan Luhan yang cukup didengar oleh Chanyeol, menghentikannya untuk memoles make up pada wajahnya.

Baekhyun yang kebetulan juga melihat kepergian Kai dari Lantai 2, Kai sepertinya terburu-buru.

"Aku tak tahu kalau Kai masuk hari ini" Tao yang asyik dengan gadget miliknya menginterupsi keheningan yang sejenak menyelimuti keempat gadis ini.

"Mungkin dia takut olehmu Channie-ya" Baekhyun yang sengaja memasang wajah memelas melirik ketiga sahabatnya. "Atau mungkin kita kita berempat ?"

Gelakan tawa segera pecah diantara mereka, tidak menyangka kai si kutu buku itu seperti melarikan diri dari cengkaraman keempat singa bertina ini.

"Kenapa aku lupa dengan Kai-ku yang tidak berguna, hanya karena siswi pindahan itu ? Ck .. Sepertinya besok adalah hari dimana aku harus memberikan sapaan pada Kai …yang malang! Benarkan ? …" Chanyeol yang masih asyik dengan make up-nya memberikan ide brilliant.

.

.

.

Kai terlihat kepayahan setelah sebelumnya berlari dari halte setelah turun dari Bus ke kedai Bibinya. Senyuman ramah dari Paman dan Bibi Kim menyambut Kai setelah kai meletakkan semua barang bawaannya.

"Sepertinya kedainya sangat ramai, Bi!"

"ya, kamu benar sayang, bagaimana keadaanmu ? Bibi tak tau kalau kamu ke sekolah hari ini, Seharusnya kamu mampir sebelum berangkat Kai, agar Bibi bisa menyiapkan sarapan untukmu,"

Kai hanya tersenyum dan menggelengkan kepala, cukup sudah kebaikan Bibi terlalu banyak bagi Kai, disambut hangat bagi Kai sudah merasa sangat bersyukur.

Kai sibuk membantu Bibi Kim untuk melayani para pelanggan kedai yang sangat ramai, Kai sekilas memang terlihat tidak menarik karena kulit hitam dan kacamata serta rambut coklat ikalnya yang berantakan, tapi percayalah banyak pelanggan yang sangat menyukai keramahan dan senyuman kai yang jarang diperlihatkannya pada teman-temannya di sekolah.

.

.

.

Mata emerald itu terus mengawasi Kai dari kejahuan seakan bisa menembus dinding dimana kai sedang sibuk melayani pelanggan, seringai tipis terlihat di bibir indahnya. Dia tak menyangka secepat ini menemukan gadis itu. Jantungnya seakan berdetak, cengkaraman tangannya membuat pagar besi yang dipegangnya sekejab meleleh.

.

.

.

Pukul 11 malam tepat Kai tiba di flat sederhana miliknya, segera setelah tiba Kai memberihkan diri setelah aktivitas seharian yang benar-benar melelahkan.

Bayangan hitam itu muncul kembali, berdiam diri di sudut tempat dimana kai tak menyadari keberadaannya, tetesan darah perlahan menetes membasahi ruangan flat milik kai.

Kai keluar kamar mandi dengan handuk kecil di atas kepalanya, dan mendudukan diri di meja kecil serbaguna yang selalu kai gunakan untuk makan belajar dan banyak hal termasuk saat ini, kai menyandarkan kepalanya, pikirannya melayang memikirkan pertemuannya dengan sehun. Kai sangat yakin aura yang dimilki gadis itu adalah aura jahat dan membuat kai meremang setelah memikirkannya. Kai masih dengan menyandarkan kepalanya dan secara tak sadar, tangannya yang lentik menyentuh foto yang tertempel di mejanya.

"Chanyeol" Bisik Kai yang terdengar karena kesunyian malam. Air matanya perlahan menetes, rasa sakit yang menyesakkan tak mampu di jelaskan olehnya.

"Setidaknya kau mau melihatku meskipun saat ini engkau masih membenciku, Chan-ah" Kai sangat sadar bahwa dia hanyalah pengagum rahasia Chanyeol,

Salahkan Chanyeol dengan auranya yang mendominasi itu mampu melindungi Kai dari mahluk tak kasat mata yang berniat mengambil jiwanya, meskipun saat itu Chanyeol secara tak sadar telah menolongnya. Akibat pertemuan itu chanyeol selalu merasa aneh dengan kai, dia melihat kai seperti ketakutan akan sesuatu hal yang bahkan tak terlihat ia pikir Kai adalah gadis gila penderita Skizofernia yang selalu berdelusi akan hal-hal aneh dan menyeramkan. Tapi dia salah …

Kai bukanlah penderita Skizofrenia, bukan gadis gila seperti yang orang lain kira. Kai adalah gadis menarik, menarik bagi makhluk tak kasat mata beraura hitam. Setiap hari dia selalu memasang wajah tenang meskipun benaknya ingin menjerit saat makhluk-mahluk itu menikmati Aura yang dimilkinya.

Kai pun menyadari dengan sesosok bayangan hitam yang entah berada dimana selalu mengawasinya sejak dirinya tinggal di flat ini, tapi Kai akan tetap tenang selama mahluk itu hanya menyentuh sedikit dari tubuhnya di saat dia tertidur. Meskipun bukan mahluk itu yang selalu memberikan mimpi-mimpi mengerikan setiap malam.

-*Ghost Of Dark*-

"kau cantik ...Aku ingin terus bersamamu menikmatimu ... setiap malam Kai"

Kai seketika terbangun dengan wajah lelah saat berulang kali mimpi itu datang kembali seakan tak pernah lelah.

.

.

.

Kai telah menaiki anak tangga menuju lantai 2 dimana kelasnya berada, langkahnya terhenti saat dia mendengar teriakan dari para siswi dan siswa yang yang tak henti-hentinya berdecak kagum dengan keempat gadis paling popular di SM SHS telah berdiri tepat di depan kelas Kai. Kai dengan gugup berjalan perlahan ke kelasnya, tangannya memegang erat tas selempangan yang warnanya kusam dan kumal itu. Kai hampir bernafas lega saat keempat gadis itu tak menyadari keberadaanya tapi sepertinya harapannya sia-sia saat tangannya tiba-tiba ditarik paksa oleh seseorang, "Chan..Chan Nnnyeol-ssi" suara Kai yang terbata semakin membuat Chanyeol besar kepala karena berhasil menakuti siswi malang di hadapannya ini.

"Aku tak tau kalo kau … masuk 2 hari ini, hem. Kupikir seharusnya Kau menemuiku kemaren?" Suara Chanyeol yang memang merdu itu membuat Kai terpaku wajahnya memerah yang terlihat samar karena kulit-Tan-nya Jika seandainya posisi kai bukan lah seorang yang ter-bully mungkin Kai akan menjadi gadis paling beruntung. Tapi saying nasibnya tak sebaik itu.

"Kuharap kau masih ingat dengan perjanjian kita, Kai. Kuharap kau tidak menghabiskan kesabaranku atau –" tanpa seorang pun menyadari tangan Chanyeol yang bebas telah berada di di balik tas selempang itu meremas butt kai.

"Maafkan aku Canyeol-ssi" ..Kai menggigit bibir bawahnya karena remasan tangan Chanyeol sangat kuat karena kukunya yang panjang terasa menembus kulitnya.

"Bagus …, temui aku sepulang sekolah. Kim … Jong ..in!" Kai segera tersentak bukan karena nafas Chanyeol yang berbisik seduktif ditelinganya saat membisikkan kata-kata itu. Tapi bagaimana bisa Chanyeol tahu tentang nama aslinya

.

.

.

Chanyeol dan ketiga sahabatnya segera pergi meninggalkan kai menuju ke kelasnya, Kai yang masih shock tampak tak menyadari bahwa seseorang telah melihat detail kejadian yang di alami kai termasuk pelecehan yang kai terima dari Chanyeol diantara kerumunan siswa siswi.

.

.

.

"Hai …" Kai terkejut saat ini karena ia pikir hanya dirinya yang berada di westafel toilet putri, sebelum tiba-tiba sehun datang mengejutkannya.

"Sehunn-ssi?"

"tak perlu terkejut Kim jong in –"

"Siapa kau ? bagaimana kau tau nama ku?" Kai segera menyela saat tahu kalau Sehun tahu nama aslinya.

"Hahaha, eHm bagaimana aku tak tahu nama mu jika mereka selalu mengrubunimu seperti lalat dan menyebut nama aslimu."

"mereka ?"

"Awalnya aku sangat kecewa dengan orangtuaku saat aku harus dikirm ke sekolah ini, tapi well aku tak menyangka ada hal yang sangat menarik disini" , dengan perasaan yang tidak nyaman Kai mencoba bersabar untuk menunggu Sehun selesai berbicara meskipun ada ribuan pertanyaan di kepalanya.

"Kai .. atau Kim jong in adalah seorang santapan mahluk halus, ya kan ?"

"a .. a .. apa mau mu" kai tak mampu menyembunyikan ketakutannya saat gadis di depannya ini tahu siapa dirinya.

"tenang kai … aku hanya sedikit tertarik padamu" , kai terus mengawasi gerakan sehun yang perlahan berjalan mengelilinginya memperhatikan penuh minat setiap detail tubuh kai.

"aku pikir manusia sepertimu sangat langka, tapi aku tak menyangka bertemu dengan salah satunya" kekehan ringan dari sehun membuat kai semakin penasaran dengan maksud di balik pernyataan sehun.

"aku bukan lah santapan mereka jika kau ingin aku menjelaskan siapa aku, Sehun" Kai akhirnya berhasil mengeluarkan suara setelah banyak hal berkecamuk dalam kepalanya.

Sehun menatap tertarik pada kai menunggu gadis itu menjelaskan.

Tbc …

Udah segitu dlu ya mohon kritik dan saran yang membangun ..

See u next Chap …

Happy Ramadhan ..