Chapter 2
" Ani chagi, disini saja..sekalian"
" Eh chagi?, sekalian apa oppa?"
" Jangan pura – pura tidak tahu, kita akan-
WHEN YOU LOVE ME?
.
.
.
Main Cast : Xi Luhan , Oh Sehun, etc
Pairing : HunHan
Genre : Hurt/Comfort , Angst , Romance
Rate : M
Length : Chapter
Warning : GS, NC, Typo(s), etc
" Jangan pura – pura tidak tahu, kita akan- ani kau maksudku, memijat bahuku. Kau ini bagaimana aku habis perjalanan jauh, tentu saja aku lelah"
" Eh? Oh iya, baiklah oppa. Tapi perjalanan jauh apanya? Rumah oppa saja tidak jauh dari sini -_-"
" Aish sudahlah cepat pijat bahuku!"
" Iya – iya"
Akhirnya malam itu berakhir dengan Luhan yang memijat oppanya itu, yah walaupun sedikit kesal tapi ia tetap memijatnya, tentu saja karena cinta- ups cinta? Yeah Luhan memang mencintai oppanya itu sedari kecil, awalnya hanyalah kekaguman semata karena melihat oppanya begitu baik dan sering menolongnya, namun lama kelamaan kekaguman itu berubah menjadi cinta.
Setelah memijat Sehun, Luhan kembali ke kamarnya yang berada di depan kamar yang dipakai Sehun. Langsung saja Luhan merebahkan tubuhnya di kasur King size miliknya.
" Oppa, Sehun Oppa kapan oppa tahu?" gumam Luhan
~Luhan POV~
Kalian sudah tahukan? Ya, aku mencintainya. Dia sepupuku sendiri, Oh Sehun. Sebenarnya aku merasa sedikit bersalah mencintainya, karna dia sepupuku sendiri. Tapi aku sudah terlanjur mencintainya, aku akan melakukan semuanya yang dia minta. Baiklah karena aku sudah mengantuk aku tidur dulu ya, kita lanjut ceritanya besok.
KEESOKAN HARINYA
" Hoam, oh sudah pagi ternyata. Sebaiknya aku mandi dulu setelah itu baru membantu Mama menyiakan makanan" gumamku
Matahari pagi ini begitu cerah, secerah senyuman ku…hehe tentu saja aku bahagia mengingat oppa ku menginap. Setelah mandi aku memakai seragam sekolahku yang berwarna merah-hitam. Atasan putih dan blezer merah dengan bawahan hitam tentu saja dengan dasi hitam, aku sudah rapi sekarang saatnya turun kebawah.
~Luhan END POV~
" Pagi Mama"
" Pagi sayang. Kemarilah bantu mama menyiapkan sarapan"
" Ne"
Luhan membantu mamanya dengan senyum yang tidak luntur sedari tadi, akhirnya selesailah sarapan yang dibuat.
" Luhan-ah tolong bangunkan oppa mu ne, mama juga akan menyiapkan keperluan baba ke kantor"
" Dengan senang hati mama"
Luhan naik ke lantai dua, dan berjalan ke kamar Sehun. Luhan mengetuk pintu tapi tak kunjung dibuka, akhirnya ia langsung masuk ke kamar oppanya itu. Namun orang yang dicari ternyata tidak ada, Luhan binggung, namun setelah mendengar suara gemericik air dari kamar mandi, Luhan tahu jika sehun sedang mandi. Ia dengan sabar menunggu oppa nya dengan duduk di tepi kasur sehun.
Setelah beberapa menit, keluarlah sehun hanya dengan selembar handuk yang melilit pinggang nya, Luhan yang mendengar suara pintu terbuka langsung mengalihkan pandangan ke kamar mandi.
" KYAAAAAA" teriak Luhan kaget
" heh, heh ada apa kau ini teriak – teriak?"
" Oppa, ke kenapa k kau hhanya pa pa kai handuk?" jawab luhan terbata sambil menutup mata
" Ho ho, oh ini..aku memang selalu memakai baju dikamar. Kau kenapa ada disini? Oh jangan – jangan kau mau lihat yang ada di balik handuk ini ya?"
" A ANI, aku hanya mau membangunkan oppa dan mengajak turun untuk sarapan"
" Sudahlah mengaku saja, aku buka ya"
" TIDAK, aku akan keluar" setelah mengatakan itu luhan langsung keluar dan berlari dari kamar Sehun
" HAHAHAHA" Setelah Luhan keluar terdengarlah suara tawa kencang dari kamar Sehun
TBC
Annyeong
Ketemu lagi sama saya dengan fanfic gaje ini
Maaf ya kalau ceritanya per chapter pendek-pendek
Buat yang udah Review makasih banget….
MY SISTER : Iya, makasih. Ini udah di lanjut
LisnaOhLu120 : Siap, iya ini udah di lanjut..makasih semangatnya, saya jd semangat nulis
REVIEW PLEASE…
