Destiny

.

Pairing :: YeWook, Slight :: KyuMin (Gender Switch)

Genre :: Romance Gaje

Rated :: ?

Warning :: Banyaknya salah kata dan penulisan dikarenakan authornya yg babbo tingkat akut… Mohon jangan dikutuk #Plakk*abaikan#

Disclaimer :: Semua member SUJU itu milik Pak Soo Man,, kecuali Ryeowook dan Yesung yang merupakan kekasih author. Kekekekekk.. #digampar Ryeosomnia n Cloud.. :D (No copy paste.. ;p)

.

Story Start!

.

Wookie pov

"Chagi….. Ayo bangun ! Nanti kamu telat. Kyuhyun sudah datang"

Terdengar teriakkan umma dari lantai bawah.. Ngg.. Aku merenggangkan badan sebelum membuka mata. 'Jam berapa sih sekarang ? Kenapa umma sudah teriak-teriak di bawah', Tanya ku dalam hati. Ku buka mataku dengan malas. Kulirik weker christoperku yang berdiri manis di atas meja belajar. Jarum telah menunjukkan angka tujuh dan tiga.

"OMMO ! Jam 7.15". Kupandangi sekali lagi weker itu dalam-dalam. Ternyata aku tak salah lihat. Lalu tanpa menunggu lagi aku langsung beranjak dari tempat tidur.

"Umma.. ! kenapa umma tidak membangunkanku lebih awal sih…" gerutuku kesal sambil berjalan ke arah kamar mandi. Aku tak mau telat hari ini, soalnya hari ini kan pelajaran songsaengnim yg galak. ANDWE. Pokoknya aku tidak mau mendapat hukuman darinya.

"Umma sudah membangunkanmu berkali-kali, tapi sepertinya kamu masih nyaman di dunia mimpi", jawab umma yang kuyakini pasti sambil tersenyum manis.

"Sepertinya sibuk sekali ya ahjuma", sapa Kyu pada umma.

"Ani… Hanya menyiapkan bekal untuk Wookie. Hmm… Kamu sudah sarapan Kyu ?", Tanya umma pada Kyu dengan lembut.

"Sudah ahjuma. Tapi kalau melihat buatan ahjuma aku jadi lapar lagi. Hehehehe..", jawab Kyu dengan evil smile yang tidak pernah hilang. #ditabok SparKyu

"Kalau kau mau, kau bisa mengambilnya Kyu"

"Jeongmal ? Wahh,, aku ambil ya ahjuma". Tanpa malu-malu lagi Kyu pun mengambil beberapa kroket yang tersaji di piring.

"YAK CHO KYUHYUN ! JANGAN HABISKAN SARAPANKU !". Aku begitu kalap melihat kroket yang tersisa hanya tinggal 2 buah. #ck..ck..ck.. oppa malu2in ihh *abaikan#

"Hehehehe… Mianne,, habis buatan ahjuma selalu enak sih". Umma yang melihat pertengkaran kami hanya tersenyum saja. Ummaku memang angel without wings, karena dalam kondisi apapun senyuman manisnya tak pernah luput menghiasi wajahnya yang cantik.

"Umma… Kenapa umma ga menghentikan Kyu. Sarapanku bagaimana umma…. Umma", rengekku pada umma.

"Sudah.. sudah.. Nanti umma buatkan lagi. Tapi apa tidak apa-apa kalau tidak buru-buru ?"

"Ya ampun… Umma aku berangkat ya". Aku pun langsung mencium pipi umma yang halus.

"Aishh… Dasar kau evil magnae", gerutu ku yang hanya dibalas dengan cengirannya.

SKIP TIME

Normal pov

Drrtt… Drrttt.. Drrrttt

Seorang yeoja tersadar dari kantuknya di tengah pelajaran. Dirogohnya kantong roknya dan diambilnya benda kotak berwarna biru muda. Diam-diam dia melihat hpnya sambil melihat sekeliling. Diliriknya songsaengnim yang tengah sibuk menulis rumus aljabar yang begitu memusingkan hingga membuat kepela meledak. #lebay dikit.

'Dari si evil Kyu rupanya', ia berbicara sendiri di dalam hati. Ditekan tombol open untuk membaca pesan dari sahabatnya itu.

'Istirahat siang nanti bawakan kamus inggris ke kelasku'.

Dipandangi layar ponselnya itu sambil menggerutu. 'Aisshhh…. Si evil itu. Tidak tahu caranya minta tolong apa. Dasar. Padahal sudah SMA, tp evilnya tak pernah sembuh.. Ck..'. Diketuk-ketuknya meja tak berdosa dengan pelan, tanda dia sedang menahan kesal dengan sahabatnya. 'Awas kau Kyu. Nanti akan kuminta bayaran lebih', batin sang yeoja yang dijuluki eternal magnae oleh teman-temannya.

Wookie pov

KRIINGGGGGGG

Setelah bel istirahat bordering segera kubereskan buku-buku yang berserakan di atas meja. Dengan segera aku keluar kelas. Aku tak mau sampai Kyu ngomel gara-gara aku terlambat memberikan pesannya.

Hmm.. Sepertinya aku belum berkenal dengan kalian #yaelah.. telat bgt oppa… bhuuu#. Namaku Kim Ryeowook, tapi kalian cukup panggil Wookie aja. Aku sekolah di SMA SM High School. Di sini terdapat dua jurusan, yaitu jurusan musik dan pendidikan. Gedung di SMA SM High School berbentuk huruf U simetris, di mana gedung untuk jurusan musik dan pendidikan di pisahkan oleh kantin dan berbagai lab dari kedua jurusan. Kedua jurusan ini tak pernah akur dari tahun ke tahun. Aku juga tak tahu apa penyebabnya. Seragam kedua jurusan juga berbeda. Jurusan musik mengenakan seragam sailor biru yang telah dimodifikasi dan untuk cowoknya mengenakan kemeja putih dan blzer hitam. Sedangkan untuk jurusan pendidikan, cewek dan cowoknya menggunakan kemeja dan blazer putih. Aku sendiri dari jurusan musik dan sahabatku Cho Kyuhyun, dari jurusan pendidikan. Agak repot memang kalau mau ke jurusan pendidikan, secara aku dari jurusan musik. Pasti nanti akan banyak tatapan menyakitkan dari siswa jurusan pendidikan. Tapi apa boleh buat dari pada aku harus mendengar gerutu Kyu selama seminggu.

"Wookie… !", panggil seseorang dari dalam kelas.

"Yak Lee Hyukjae ! Tak bisakah kau tidak teriak seperti itu. Kau kira aku tuli apa."

"Hehehehe…. Mian. Aku kira kamu tidak bakal mendengar". Digaruknya kepala pirangnya yang tidak gatal sambil cengar-cengir gaje. "Umm.. Kau mau ke mana Wookie? Kalau ke kantin aku nitip roti melon dong. Hehehehhe..", pintanya tanpa melihat kondisi yang ada.

"Aku mau ke tempat Kyu. Dia minta dibawakan kamus Inggris".

"MWO.. ? Kamu mau ke jurusan pendidikan ? Aisshh… Kau benar-benar tak sayang nyawa".

PLETAKKK

Kupukul kepala si monyet pirang hiperaktif itu. Sang empunya hanya meringis menahan sakit. "Yak Eunhyuk ! Kau kira di sana kandang setan apa. Mereka juga sama-sama manusia".

"Hehehehe… Kamu galak sekali sih Wookie hari ini. Aku kan cuma bercanda", katanya sambil membentuk tanda v di jarinya.

"Dasar kau ini. Aku pergi dulu ya. Hmm.. Kamu ga ke tempat Donghae Nyuk?"

"Ahh… Aku lupa ! Bye.. Bye Wookie… See you". Sambil berkata seperti itu enhyuk berlari meninggalkan Wookie. Dasar si Eunhyuk itu, setiap hari kenapa begitu LINCAH. Apa tidak ada habisnya energinya itu ya.

Aku pun berjalan meninggalkan kelas dan terus menyusuri lorong-lorong kelas yang panjang sambil bersenandung kecil. Begitu sampai di lab IPA bagian pendidikan, aku mendengar suara aneh. Karena penasaran maka aku putuskan untuk mengintipnya.

'Umm… Suara apa ya', batinku dalam hati

SREKKK..

Ku buka pintu pintu lab dengan sangat pelan. Dari dalam terlihat pemandangan yang ganjil. Terlihat seorang namja tengah berbicara dan tertawa dengan seekor kura-kura. Catat ! KURA-KURA.. !

'Ommo… Apa dia gila ya', teriakku dalam hati.

Normal pov

Dan tanpa disadari oleh yeoja tersebut, sang namja sekarang tengah berbalik menatapnya. Sang yeoja tersentak dan tanpa aba-aba yeoja tersebut tersenyum manis kepada sang namja. Sang namja yang memiliki kepala besar #plakk# juga tersenyum.

"Annyeong", sapa sang namja tanpa memudarkan senyumnya.

.

.

.

TBC

Gyaaa… Gyaaa… #bag.. bug… pranggg… krakkk *hajar author

Akhirna sampe chapter 1 juga.. *padahal udh disiapin dr awal…

Semoga reader suka ya… hehehehehe.. ^^