Hola hima disini!
buat yang kemarin maaf ya? Hima gak tahu kalo harus kaya gitu, ini emang salah hima yang bener-bener baka dan gak tahu harus nyantumin Disclemairnya, hima udah minta maaf ke kak Sun-T dan hima gak bakal buat kesalahan kaya gitu lagi, makasih buat teguranya kakak kakak sekalian hima bener-bener ngucapin makasih dan maaf!

fic ini terinspirasi dari fic kak Sun-T yang berjudul "Soulmates" dan semua chara dalam fic ini tentunya milik JK Rowling kecuali chara bernama Darrel, itu punya kak Sun-T, sedangkan Slyth, Bell, dan beberapa yang lain adalah milikku ^^.
family adalah fic DraRry, fic ini Slash kalo gak suka jangan dibaca ya?nanti hima di marahin lagi hehe
WARNING!cowok hamil (apa sih namanya), Typo, aneh, abal, dan jelek!

Chap 2 (Mantan Kekasih)

Harry dan Draco kaget melihat Astoria ada di rumah Ron dan Hermione, bahkan Harry akan jatuh jika pundaknya tidak ditahan oleh Draco, sedangkan Draco walaupun sempat merasa kaget namun ia langsung memasang 'topeng es'-nya lagi.

"Ada urusan apa kau ke sini Grenggrass?," Drao menatap Astoria dengan tajam, ia sangat benci jika harus bertemu lagi dengan perempuan licik ini.
"Astaga Draco! Apakah itu adalah sapaanmu pada mantan kekasihmu?" Astoria tampak bersandiwara dengan muka dibuat sedih dan kecewa.
" che!, bahkan aku sama sekali tidak pernah menganggapmu kekasih! Mana sudi aku menyebut perempuan picik yang hamper membunuh orang yang kucintai sebagai 'Mantan kekasihku' " ucap Draco dengan nada yang dingin dan menusuk,Astoria hanya tersenyum menakutkan –menurut Harry -..
"Apa yang dilakukan perempuan ini di sini Ron?" Draco mengalihkan pandangan pada Ron yang berdiri mematung di dekat Hermione.
"Astoria katanya hanya mau mengunjungi Rosellin, tapi entahlah maksud sebenarnya," Ron tampak sedikit takut ketika melihat sorot mata dingin Draco, ia sangat hapal bagaimana jika satu ini marah.
"Dia berniat jahat Dad " suara yang berasala dari mulut mungil Scorpie membuat semua orang menoleh pada dirinya.
"ya wanita ini ingin membuat hubunganmu dan mum berantakan." Kali ini Slyth yang berbicara.
"Ia ingin melihat mum shock dan membuat mum cemburu padanya" suara lain yang berasal dari anak kedua Harry dan kalian bertanya-tanya kenapa semua anak Harry mengatakan hal yang memang ada di pikiran Astoria, mereka –anak Harry dan Draco- punya kemampuan yang sanagt saja Slyther Andy Malfoy, anak pertama DraRry ini bisa membaca pikiran, ia juga bias memindahkan benda tanpa menyentuhnya atau yang sering disebut telenetik.
Bell Laluna Malfoy, Bell bias bertelepati dengan semua anggota keluarganya,kecuali dengan Slyth.
Sikembar Scorpius John dan Darrell Malfoy mereka berdua bisa parsel tongue dan juga Pschometry (merasakan perasaan seseorang hanya dengan menyetuh benda yang pernah disentuh orang tersebut)
Kemampua yang sanagt menakjubkan bukan?.akh ya mari kita kembali kecerita.

Astoria yang belum tahu dengan kemampuan khusus anak-anak DraRry hanay mengerutkan kening karena heran mereka bias tahu apa yang dipikirkan dan direncanaknay."Apa maksud kalian dengan berkata seperti itu nak? Mana mungkin Aunty akan melakukan hal itu,"Astoria berkata dengan senyum palsu yang dibuatnya.
"che jangan berbohong seperti itu, aku yakin yang dikatakan anak-anakku adalah benar."Draco berkata dengan dingin tanganya terkepal,ia menahan amarah dalam dirinya dengan sekuat tenaga.
"Apa yang kau inginkan Astoria? Apa tidak cukup bagimu membuatku hampir terbunuh?" Harry tiba-tiba berteriak dan melepaskan tanagn Draco dari tubuhnya.

BERSAMBUNG!

Huwe maaf2 jelek ya?thx buat saran2nya dan buat pertanyaan kak donatnaughty (benerkan cara nulisnya?) aku bener2 berusia 11 tahun ^^ demi permen jeruk yang aku suka aku berusia 11 tahun hehe