We Can't Be One

Summary :
CHAPTER 2 UPDATE! Satu rahasia Hinata terbongkar. Light menyadari perasaannya, tapi dihalangi 2 orang yang menjaga Hinata dengan ketat. Mereka memakai nama palsu dan abadi, sehingga tidak bisa dibunuh. Siapa mereka? Request Onime no Uchiha Hanabi-hime.

Category :
Death Note & Naruto

Disclaimer :
Death Note © Tsugumi Ohba & Takeshi Obata
Naruto © Masashi Kishimoto

Main Character :
Light Y. & Hinata H.

Genre :
Untuk sementara Romance & Drama, bisa berubah-rubah lho. Bisa aja Crime, Tragedy, Angst, dll. Yang penting tetep berbumbu ROMANCE!

A/N :
Yuhuuu! Chapter 2 update! Gomen lama ya. Untuk balesan review, ada di bawah! Dijawab langsung oleh Light dan Hinata! Chapter 1 lupa dibilangin, kalau disini, selain Light belum ketemu Ryuzaki sebagai L, tapi udah bertemu dengan nama Hideki Ryuga, juga tidak ada Misa Amane. Terus, Ryuzaki belum mengakui kalau dia itu L. Chapter 2 : Hinata Hyuuga, Shinigami Sei? Warning : OOC, OC, typo (s), cerita aneeeh, RnR please! Flame? Look at my profile! (copas from Kira Desuke)

Enjoy!

.

.

We Can't Be One

.

.

Mereka terdiam sejenak. Tangan Hinata merasakan ada sesuatu di dalam saku Light. Kertas. Hinata tidak tahu, kalau itu adalah kertas Death Note. Hinata memejamkan matanya sesaat, menyembunyikan kekagetannya.

Ia melihat sosok mengerikan di samping Light. Hinata tahu sosok mengerikan itu apa, shinigami. 'Shinigami? Kenapa mengikuti Yagami-san? Nama shinigami-nya.. Ryuk..'

Chapter 2

Hinata tersenyum tipis. Nampaknya ia sedikit mengerti mengapa ada shinigami yang mengikuti Light. "Yagami-san.. Apa kau pernah melakukan sebuah dosa yang amat berat? Yang tak termaafkan?"

Light menatap Hinata bingung. "Maksudmu?"

"Yaah.. Misalnya seperti merebut masa depan orang lain.."

Sekarang Light sadar apa maksud Hinata. "Ya. Aku pernah. Tapi kau tidak bisa memberi tahumu apa. Memang kenapa?" jawab Light. 'Tentu. Masa kuberitahu kalau aku ini pembunuh masal yang terkenal, KIRA?'

Hinata tertawa kecil. "Pantas saja. Kau sama sepertiku. Mau tahu kenapa?" Hinata melepaskan suatu aura yang sedari tadi ditahannya. Ryuk menyeringai melihat sesuatu di belakang Hinata.

"Yagami-san, aku tahu kau diikuti shinigami. Ya kan, Ryuk-san?"

Light terbelalak. "Ka-kau.. Bisa melihat Ryuk?"

Hinata mengangguk. "Tenang, aku tidak berpikir macam-macam. Sama sepertimu, aku juga diikuti satu shinigami. Dan.. Uhm.. Kemarikan tanganmu kalau kau mau melihatnya, Yagami-san."

Light mengulurkan tangannya. 'Perempuan ini satu-satunya yang tidak takut melihat Ryuk. Bukan, satu-satunya orang yang bisa melihat Ryuk kecuali aku dan Kiichiro Osoreda (volume 1-2 Death Note)! Apa dia menyentuh kertas Death Note? Atau.. Apa dia punya kekuatan gaib? Dan dia diikuti shinigami juga? Apa dia pengguna Death Note?'

Hinata menggenggam pergelangan tangan Light, lalu memejamkan mata dan mengucapkan beberapa segel dan mantra. "Shi." ucap Hinata di paling akhir.

Dalam sekejap, Light bisa melihat sosok shinigami di belakang Hinata. "Perkenalkan. Namanya Sei." ujar Hnata sambil menunjuk shinigami di belakangnya. "Dia mengikutiku karena dulu, aku pernah membuat seorang anak kecil tewas. Sei bilang, orang tak berdosa yang tiba-tiba melakukan dosa berat, akan diikuti shinigami."

"Kenapa tadi aku tidak melihatnya?" tanya Ryuk.

"Sasame memiliki kemampuan untuk menyembunyikanku memakai aura. Makanya kau tidak melihatku tadi, sobat lamaku, Ryuk." jawab Sei.

"Kau masih ingat, Seisei?"

"Tentu saja, Ryukai."

"Kalian saling kenal?" tanya Hinata. Ryuk dan Sei mengangguk.

"Tolong rahasiakan ini ya, Yagami-san. Aku memberitahumu karena kau juga diikuti shinigami. Ini rahasia terbesarku. Ah! Ini dia rumahku. Baiklah, karena sudah sampai, aku duluan ya? Arigatou, Yagami-san!"

"Ah, panggil saja Light, Matsuzaya-san."

Tiba-tiba, Hinata menatap Light penuh penyesalan. "Light-kun, gomen, tadi aku berbohong lagi, namaku bukan Sasame Matsuzaya. Aku berjaga-jaga agar jika kau itu KIRA, aku bisa selamat."

Light mengangguk. "Aku belum bisa memberitahumu nama asliku, karena semua orang yang memiliki shinigami bisa membunuh orang lain hanya dengan mengetahui namanya."

"Tidak apa. Boleh kan aku memanggilmu Hyuuga? Sepertinya kau benar-benar seorang Hyuuga."

"Ya. Emm, panggil saja dengan nama Hinata. Memang bukan nama asliku, tapi sepertinya aku lebih nyaman dipanggil begitu. Oh iya, mau mampir dulu?"

"Tidak usah, Hinata. Aku harus cepat pulang."

Hinata mengangguk. "Baiklah. Aku duluan yaa, Light-kun! Sampai jumpa!"

"Sampai jumpa juga, Hinata."

Ya, Hinata berbohong lagi. Dia mengatakan kalau nama aslinya bukan Hinata, padahal memang itu nama asli. "Hinata! Besok jam 7 pagi kujemput ya! Ada yang mau kuperlihatkan!" seru Light.

Hinata yang sudah mau masuk mengangguk sambil tersenyum. "Baiklah, Light-kun! Jaa, Ryuk-kun!"

.

"Hinata, tidak apa-apa kau memberi nama aslimu dan memberitahu tentangku?" tanya Sei.

"Tentu saja, Sei. Aku percaya pada Light-kun dan Ryuk-kun. Light-kun kelihatan baik kok. Ryuk-kun kan juga hanya menuruti apa yang Light-kun katakan. Sama seperti dirimu kan?"

Hinata memeluk Sei. "Meskipun kau itu shinigami, kau juga teman terbaikku, Sei. Sakura sudah mengkhianatiku. Aku tidak mau kehilangan siapapun lagi. Termasuk kau, Ryuk-kun, dan Light-kun. Memang terkesan egois, tapi inilah yang benar-benar kuinginkan."

"Kau kembali, Hinata. Kembali pada sosok gadis kecil yang rapuh."

"Uuh, Sei! Lagi-lagi kau menggodaku! Mentang-mentang kau mengenaliku sejak umurku 8 tahun!" Hinata menggembungkan pipinya kesal.

.

Malamnya..

"Ryuk, sejak kapan kau mengenal Sei, shinigami Hinata?" tanya Light.

"Hm, Sei itu kawan lama. Sudah 9 tahun dia tidak ada lagi di dunia shinigami, ke dunia manusia."

Light yang terbaring di tempat tidur menerawang. "Hideki Ryuga. Siapa dia?" gumam Light mengingat seseorang yang mendapat nilai tertinggi, sama dengannya. Tanpa mengetahui, kalau Ryuga adalah L alias Ryuzaki.

Kemudian, Light berdiri dan menuju komputernya. Tidak lupa membuka laci tempat persembunyian Death Note. "Waktunya menulis nama lagi."

Light juga menyalakan TV, untuk menonton berita. Tepatnya untuk mengetahui nama-nama penjahat terbaru. "Goku Hyuuga? Rasanya familiar." gumam Light saat melihat nama seorang wakil kepolisian dari Kyoto. (Inget lho, Light dkk tinggal di Kanto)

Saat melihat foto Goku Hyuuga, Light terkejut. "Mirip dengan Hinata! Tunggu.. Hyuuga? Dia punya hubungan darah atau keluarga dengan Hinata?" Light terbelalak tidak percaya.

"Tidak bisa kubiarkan. Dia akan menyelidikiku, menyelidiki KIRA. Kalau dia sampai tahu kalau aku ini KIRA, bisa-bisa dia melarang Hinata bersamaku."

Dengan segera, Light menulis nama Goku Hyuuga dalam Death Note. Goku memiliki rambut coklat panjang dan mata lavender seperti Hinata. Yang tidak Light ketahui, bahwa nama Goku Hyuuga adalah nama palsu.

40 detik berlalu, tentu saja Goku tidak tewas. Kalian pasti tahu nama asli Goku Hyuuga bukan?

'Besok, wakil kepolisian Kyoto, Goku Hyuuga, datang ke Kanto untuk menyelidiki KIRA sekaligus bertemu dengan keluarganya yang memang tinggal di Kanto. Goku Hyuuga memang berasal dan lahir di Kanto. Pihak kepolisian Kanto sudah menerima kedatangan Goku Hyuuga untuk bekerja sama dengan pemimpin penyelidik KIRA, yaitu Soichiro Yagami, yang juga diketuai oleh L. Setelah lima tahun berada di Prancis, Goku kembali ke Kyoto dan mendapat tugas menyelidiki KIRA di Kanto.'

"Dia datang ke Kanto dan bertemu tou-san. Dia juga pasti bertemu dengan L. Haahh! Kenapa jadi begini merepotkan!" gerutu Light. Ehem.. Light mengggerutu? Kemana Light Yagami yang dingin dan santai tapi licik?

Light membanting tubuhnya di kasur, frustasi. "Aku tidak mau berpisah dengan Hinata. Aku tidak tahu kenapa.. Tapi aku benar-benar tidak mau berpisah dengannya. Aku kenapa, Kami-sama?" gumam Light.

Ryuk yang memperhatikan Light sedari tadi mengerutkan keningnya saat mendengar gumaman Light. "Ryuk, coba kau ke rumah Hinata, dan tanyakan pada Sei secara diam-diam tanpa ketahuan Hinata. Tanyakan, apa aura terkuat Hinata Hyuuga, walau bukan nama aslinya? Tidak perlu nama asli Goku Hyuuga. Ia tidak akan menjawab."

"Baiklah."

Walau sedang heran, Ryuk menuruti apa yang dikatakan oleh Light. Sementara Light menuliskan nama seorang penjahat lagi.

Dousu Gokiiu*
Serangan Jantung
12 Desember xxxx
Tewas setelah menuliskan :
nama Gokiiu Oleh Kaa-san dan toU-san diberi pAdaKU,
MENGandung artI agar aku bisa kuat.
tapi 'dia' yaNg tak genCAR pada para penjahat
sudah meMbUatku gila.
selamat tinggaL, KengeriAn dUnia,
Jangan sampai kaU Galau, menyesAl.

Di dinding sel menggunakan darahnya sendiri.
Pukul 15.21

.

.

.

Hinata terlelap dengan tenang di ranjangnya, dijagai oleh Sei. "Hei, Seisei!"

"Hn? Ada apa, Ryukai?"

Ryuk terbang perlahan menuju Sei yang duduk. "Apa aura terkuat dari Hinata? Nama aslinya memang Hinata Hyuuga kan?"

Sei mengangguk. "Ya. Aura terkuat Hinata? Tentu saja aura manis dan lembut yang bisa membuat para lelaki jatuh cinta. Memang kenapa? Jangan bilang kalau Light menyukai Hinata! Aku tahu kalau Light itu KIRA, dan aku tidak mau Hinata terlibat! Cukup L saja!"

Ryuk menyeringai. "Mungkin iya, karena tadi Light mengatakan 'Aku tidak mau berpisah dengan Hinata. Aku tidak tahu kenapa.. Tapi aku benar-benar tidak mau berpisah dengannya.' Bagaimana menurutmu?"

Mendengar itu, Sei menatap Ryuk tajam. "Katakan pada Light Yagami. Kalau dia berani mendekati Hinata, aku sendiri yang akan membunuhnya. Aku ini shinigami, sudah pasti memiliki Death Note."

"Yaah, terserah kau saja, Sei. Aku kembali ke Light. Jaa."

Ryuk pergi, meninggalkan Sei dan Hinata yang tengah terlelap. "Hinata, tenanglah. Aku akan melindungimu dari Light Yagami. Syukurlah tadi kau memakai nama palsu, karena tadi ia hampir saja membunuhmu. Sasame Matsuzaya. Memang pintar. Dari sahabatmu, Sasame Fuuma dan Kin Matsuzaya."

Keesokan paginya..

"Hoahm.."

Hinata terbangun dari tidurnya yang nyenyak itu. "Ohayou, Sei."

"Ohayou mo, Hinata."

Ia berdiri dari ranjangnya dan menuju depan cermin. Hinata merapikan rambutnya yang sedikit berantakan, akibat dari baru bangun tidur. Ia mulai mengingat-ingat apa saja hal yang harus dilakukannya hari ini.

"Tidak ada apapun kecuali janji dengan Light-kun. Masih jam 05.30.. Mandi sajalah. Light-kun datang masih satu setengah jam lagi. Sei, tunggu di sini! Awas kalau kau mengintip!"

"Tidak akan, Hinata. Aku ini shinigami, tidak tertarik dengan manusia."

"Terus kenapa dulu kau pernah seenaknya masuk kamar mandi ketika aku sedang mandi?"

"Itu 'kan karena aku belum tahu, Hinata. Sudahlah, cepat sana. Bukannya hari ini kakakmu datang jam 06.00?"

"Oh iya! Neji-nii 'kan mau datang!"

.

"Tadaima, Hiashi Jii-san, Tou-san."

"Okaeri, Neji. Bagaimana kabarmu selama di Prancis? Kudengar saat kembali ke Kyoto, kau disuruh menyelidiki KIRA di Kanto."

"Baik, Tou-san. Ya, aku akan menyelidiki KIRA di Kanto bersama orang yang disebut-sebut sebagai L dan kepala kepolisian Kanto, Soichiro Yagami-san."

Hiashi Hyuuga, ayah Hinata. Memiliki rambut coklat panjang dan mata bagaikan amethyst seperti Hinata. Raut wajahnya tegas. Hizashi Hyuuga, adik kembar Hiashi. Ciri fisiknya persis Hizashi. Yang membedakan mereka adalah Hizashi selalu memakai perban di dahinya.

Sementara itu, putra Hizashi yang baru tiba adalah Neji Hyuuga. Sangat mirip dengan Hiashi dan Hizashi, dengan rambut coklat panjang dan mata amethyst. Bedanya ia terlihat muda dan raut wajahnya tidak setegas Hiashi dan Hizashi.

Neji bekerja di kepolisian Kyoto, sebagai wakil kepala kepolisian. Seperti anggota kepolisian Kanto, ia juga diberi nama samaran. Goku Hyuuga. Ya, Neji adalah orang yang membuat Light panik sekaligus cemas. Neji dekat dengan Hinata, walau hubungan mereka hanyalah sepupu, tapi mereka sudah seperti kakak-adik kandung.

Oh ya, ibu Neji sudah meninggal. Tapi ibu Hinata belum. Ibu Neji, Yaka Hyuuga, meninggal akibat tumor di bagian otak. Sementara ibu Hinata, Senna Hyuuga, masih segar walau mengidap asma yang kadang kambuhs. Neji sudah menganggap Hinata sebagai adiknya dan Senna sebagai ibunya, begitu pula Hinata yang menganggapnya kakak dan Senna yang menganggapnya putra sendiri.

"Frère!" (1)

BRUKK!

Hinata langsung memeluk Neji begitu sampai di ruang keluarga. Tentu saja Neji kaget, tapi ia juga balas memeluk Hinata. "Woa! Hinata! Kamu sudah besar ya? Rambutmu juga sudah panjang! Terakhir kali kita bertemu, masih sedikit di bawah telinga kan?"

"Hehehe.."

Dengan senyuman khasnya, Neji mengacak rambut Hinata lembut. "Je savoir tu encore mignon, Hinata. Parce que tu encore comme pluriel." (2)

"Frère encore souvent dire je nous pluriel!" (3)

Seperti dulu, mereka masih sering menggunakan bahasa Prancis untuk berbicara. Hinata yang menyebut Neji sebagai frère tidak berubah. Neji tertawa mendengar protes adik sepupunya. "Hinata, Neji, sudah dulu. Sekarang kita sarapan dulu. Belum makan kan, Neji?" tanya Senna yang baru tiba.

"Iya, Ba-san. Aku belum sarapan kok. Ayo, sceur!" (4)

"Oui, frère!" (5)

.

"Hinata, apa yang kamu perbuat selama frère pergi?"

"Maksud frère?"

"Kamu tahu kan Byakugan khas keluarga Hyuuga? Yang hanya dimiliki beberapa Hyuuga terpilih?"

"Oui!"

"Frère memilikinya, Hinata. Kamu juga memilikinya, tapi belum aktif. Yang frère maksud, apa yang kamu perbuat sampai kamu diikuti shinigami?"

"NANI? Frère tahu?"

Neji menatap Sei tajam. "Tentu saja tahu, Hinata. Hn, shinigami Sei?"

"Tapi.. Bagaimana bisa?"

"Tentu saja dengan Byakugan! Sudahlah, frère tidak akan mempermasalahkannya. Dosa apapun yang kau perbuat, itu sudah lewat. Jadi? Bagaimana hubunganmu dengan Uchiha itu?"

Hinata menunduk mendengar perkataan Neji. Uchiha ya.. Pastinya Sasuke Uchiha. Karena Hinata diam, Sei menjawab pertanyaan Neji. "Uchiha selingkuh dengan Haruno sejak dulu, dan hanya berpura-pura menyayangi Hinata. Akhirnya mereka putus."

"Sou ka? Benar-benar keterlaluan. Tidak bisa dimaafkan!"

"Sudahlah, frère. Aku bertemu seseorang yang sangat baik, dia menghiburku kala aku benar-benar kecewa dengan Sasuke-kun. Kurasa, dia orang yang istimewa."

Seorang pelayan mendatangi mereka. "Hinata-sama, ada pemuda yang mencari Hinata-sama. Dia menunggu di ruang tamu."

Hinata mengangguk. "Baiklah. Itu pasti Light-kun. Frère, ayo temani aku ke depan. Dia orang yang kuceritakan. Namanya Light Yagami, putra kepala kepolisian Soichiro Yagami-san."

.

"Light-kun!"

Hinata menghampiri Light. Hinata memang sudah mengenakan pakaian untuk bepergian. Kaus putih bercorak bunga violet, celana jeans biru panjang, dan juga hoodie lavender. Neji menatap tajam ke arah Light. Ia sedikit mengernyit saat melihat sesuatu di belakang Light.

Light sendiri terkejut melihat Neji. Ia mengenalinya, sebagai Goku Hyuuga. "Hinata, sudah siap? Dan ini.. Bukankah dia wakil kepolisian Kyoto, Goku Hyuuga?"

"Ya, dia itu kakakku. Goku-nii, ini Light Yagami. Seperti yang tadi kukatakan, dia putra Soichiro Yagami-san." Hinata tahu kalau dia harus memanggil Neji dengan nama palsunya, untuk mencegah kemungkinan terburuk.

"Goku Hyuuga. Sepertinya kau sama dengan Hinata, hn? Kau juga diikuti shinigami. Ryuk-san?"

Light kembali terkejut. Setelah Hinata, kini Neji bisa melihat Ryuk. "Kau.. Bagaimana.."

"Klan Hyuuga memiliki kemampuan bernama Byakugan yang bisa melihat makhluk gaib. Aku tidak akan melarangmu bersama Hinata walau dosamu terbilang berat, Yagami-san. Sudahlah, bersenang-senanglah, sceur!"

Hinata tersenyum pada Neji, lalu mengajak Light. "Oui, frère. Merci. Je volonté actif, familiar à plus!" (6)

"Familiar à plus aussi." (7)

TBC

Hyaaa, akhirnya chapter 2 selesai! Gomen atas ketelatan yang super ini! Seperti yang pernah Kazu katakan si PLJFY, karena Ayane (nama lappy lama Kazu) rusak, akhirnya banyak fic yang hilang datanya. Termasuk fic ini. Hanya ada beberapa yang disave di flashdisc. Sekarang ada Namiko (nama lappy baru Kazu), jadi harus ngetik ulang!

Tadinya, Kazu berencana Hinata ga punya shinigami. Tapi ide yang ada cuma itu, jadi yah terpaksa. Hehehe.. Soal kenapa bisa, jangan dipercaya! Hanya khayalan Kazu! Terus, ini arti-arti dari bahasa Prancis yang ada,

(1) Frère : Brother

(2) Je savoir tu encore mignon, Hinata. Parce que ju encore comme pluriel. : I know you still cute, Hinata. Because you still like a children.

(3) Frère encore souvent dire tu nous pluriel! : Brother still like saying that I am a children!

(4) Sceur : Sister

(5) Oui, frère! : Yes, brother!

(6) Oui, frère. Merci. Je volonté actif, familiar à plus! : Yes, brother. Thanks. I'll go, see you!

(7) Familiar à plus aussi. : See you too.

Kalau ada kesalahan dalam bahasa Prancis-nya, gomen ya. Soalnya itu pakai translate seadanya dari fasilitas Microsoft Office Word 2007. Hehehe.. Nah, ini balasan review-nya ya! Light, Hinata, bales!

Light : Seenaknya aja. Newbie di Death Note langsung seenaknya nyuruh-nyuruh!

Hinata : Tu savoir cette elle mauvais, Light-kun. (you know that she is bad)

Kazu : #cemberut Udah bagus-bagus dibikinin scene romantis NaruHina di FHLF chapter 10. Malah ngeledek. Pokoknya, CEPETAN BALEEEEEEESS! #duakh

Light : Iya deh. Untuk yuuaja dan lavender hime, arigatou. Emang pair yang crack, itu karena si author ga punya ide mau masangin aku yang keren ini dengan siapa. #narsis

Hinata : Narsis.. Ta-tadinya, author mau ma-masangin Light-kun sa-sama Sa-Sakura-san. Ta-tapi ga jadi.. Selanjutnya.. Jay-ryomaki. Hi-hime itu aku?

Light : Udah pasti! Terus, jidat itu Sakura-san ya? Jangan ngomong gitu, nanti digeplak Uchiha-san lho. #dordordor

Hinata : Se-sebenarnya.. A-author udah nentuin a-akhir cerita ini.. Ya-yah, se-semoga saja Light-kun te-terbaik untuk ku..

Light : Lanjut! ichsana-hyuuga! Emm.. Belum tentu juga sih. Bisa aja nanti malah disakiti, tapi secara tidak sengaja. Hinata memang cantik, manis, dan imut!

Hinata : #blush A-arigatou.. Fav? Bo-boleh.. Go-gomen atas keterlambatan u-update.

Light : Onime no Uchiha Hanabi-hime. Aku kurang cocok sama Hinata ya? #cemberut

Kazu : Hehe.. Arigatou, Onime-san. Gimana, udah pas belum sama request-nya?

Hinata : ulva dan Ai HinataLawliet, arigatou! Lhina? A-aku sama Ryuzaki-san gitu?

Light : Nope. You're mine! Lanjut.. AyameHyuga, Aiwha Katsushika, dan unta arab. Arigatou, gomen lama update!

Hinata : Te-terakhir, anak baru. Udah tahu kan kayak mana kalau aku jadi pasangannya? Gomen lama update!

Nah, udah selesai deh balesan review. Review lagi ya, janji deh ga update lama-lama!