Assalamu'alaikum!
Way! Way! Lho kok? Salah ding!
Hai! Hai! Balik lagi dengan saia!
Saia sangat setuju dengan Reviews kalian sekalian (?)! Dari yang bilang ni cerita acor lebur, sampe ada yang komentar pengen Alphard! Kita bikin klub pencinta Alphard yuk! Hahaha… kacau, kacau! Udah jangan di pikirin soal itu mah! Hahaha…
Aku setuju soal yang namanya Yoichi itu, bisa-bisanya dia ngaku-ngaku orang Indonesia asli… hehehe… dan yang komentar kalo si Kid kok bisa akrab sama Conan and the genk ya? Gini ni kalo gua bikin mereka bertengkar di sini bisa-bisa Indonesia makin hacur lagi, kan tugas mereka di Indonesia sebagai pendamai, lagi pula bagi mereka si Kid itu mirip kamus elektronik, kan si Kid udah aku sulap jadi bisa dan ngerti semua bahasa. Hehehe… (Produser: "Jangan di pikirkan!")
Oke! Dari pada kita curhat dan gila gilaan di awal mending kita lanjutkan!
Ceki Dot!
Maaf kalo hancor…
Gak suka,
Jangan baca.
Disclaimer : Ni komik memang punya Aoyama Gosho, tapi ini fic punya saia bukan punya Aoyama-sensei.
Random : Detektif Cebol (super cebol!) *Plak!* -Conan : 'Sialan, kau! Tak kan ku ampuni!'-
Note : Geje, Gelo, Garing, Gila, OOC, OC, dan saudara-saudaranya (?).
Indonesia Jaya!
Semua turun dari mobil…
Ada yang percaya, ada yang gak bercaya…
Ni anak sugeh* amat! Batin Kogoro kagak bener ngomong apa.
Gak ada yang bisa ngomong, dan akhirnya…
"Oke kalo gitu kita masuk!" kata Conan memecah ke heningan.
"Wait! Cek saha udah boleh masuk?" kata Yoi dengan bahasa yang amburadul.
"Emang kenapa kita belom boleh masuk?" Tanya Ayumi.
"Gara-gara ini…" kata Yoi.
Duak! Yoi menendang pintu yang besar itu.
Buzz… angin yang ada di dalam lang sung keluar seketika…
"Uhuk! Apaan tuh?" Tanya Mitsuhiko.
"Hm… wangi kue bolu…" kata Genta.
"Assalamu'alaikum! Aku pulang!" kata Yoi.
"Permisi!" kata yang lain sambil mengikuti Yoi.
"Non udah pulang?" Tanya seseorang dengan suara yang tidak asing lagi bagi para detektif itu.
"Hua! *kaget* Kak Miwako? Sedang apa di sini?" kata semuanya kaget, gak Cuma Conan and the genk, tapi yang tuan rumah sendiri juga kaget.
Author: "Wait! Kenapa ada Miwako di sini?" Produser: "Aku mengundang dia untuk membantu pekerjaan rumah…" Author: "Aku gak setuju!" Produser: "Aku gak minta persetujuanmu kok!" *membela diri*
Oke, ancor seson 1, selesai!
"Siapa kamu?" Tanya plus teriak Yoi.
"Kenalkan aku adalah calon inspektur Jepang." Kata Miwako, sambil mengulurkan tangannya.
"Terus ngapain kamu di sini?" Tanya Yoi lagi tanpa memperdulikan omongan Miwako.
Anak ini… menyebalkan sekali! Batin Miwako kesel. "Entahlah…" kata Miwako santai.
Tanpa peduli soal Miwako (Malang nasibmu, nak) Yoi langsung menarik tangan Kid.
"Well, karena udah ada penbantu baru di rumah ini, langsung aja, ya…" kata Yoi santai
Siapa yang kau sebut pembantu hah? Batin Miwako gak sabar pengen ngenendang Yoi.
"Jadi gini nih…" kata Yoi
"Hm…" respon semuanya
"Jadi gini, sekarang yang lagi top tu adalah korupsi…" kata Yoi
"Ya?" respon semuanya
"Dan orang yang yang lagi hot hotnya nih adalah Nanung, Nyazarudin, dan Malingdadi… ya ampun… semua orang setres mikirin mereka… memang sih, Malingdadi udah di tengkep tapi…" Yoi memotong perkataannya sendiri
"Tapi kenapa?" Tanya Ayumi semangat
"Oh itu sih ada aja! Makannya sekarang yang lagi di buron adalah Nanung dang Nyazarudin. Sebenernya sih yang lagi di buron tuh banyak banget, sampe aku gak hapal namanya siapa aja…"
"Well, tugas pertama kita adalah?" Tanya Kid yang gak mau pusing-pusing.
"Tukan 'bersih-bersih'" jawab Yoi sambil mengeluarkan aura hitamnya.
"Oke. Itu tugas mudah, tapi nge-'bersihin' apa? Ato… siapa?" Tanya Kid santai.
"Yang pertama adalah…" kata Yoi…
"Nanung!" teriak Kogoro lantang banget sampe seluruh dunia kedengeran. Wow!
Semua langsung melirik ke arah Kogoro.
"Apa?" Tanya Kogoro bingung. Semua masih melihat ke arah Kogoro.
"Aku hanya melihat tv itu…" katanya, sambil menunjuk ke arah tv.
.
Hening
.
"Oke. Tugas pertama kita adalah menangkap… Nanung!" kata Yoi lantang…
Gak tau lanjut, gak tau gak… (mudah-mudahan lanjut!)
Author: "Ye! Ye! Beres! Oke, kita tunggu aja kelanjutannya. Bagai manakah cara mereka menangkap Nanung? Ada yang punya ide? Jika ada tolong kasih tau aku ya… dengan cara tulis di Reviews!"
Para Kru: "Maaf kalo ancur…"
Produser: "Kalian boleh komentar, kritik, saran, dan flame (silakan aja… hiks…). Tapi, Review! Plissssssss!"
Plisssss
Review!
.
.
.
V
