Setelah memperkenalkan para peserta dan juri, Yuki dan Neru akhirnya membawa mereka ke acara selanjutnya. Yaitu…
.
.
.
"JENG! JENG! JENG! JENG!~"
"memasak makanan favourite!" teriak mereka (Yuki dan Neru) dengan antusias.
"para peserta diberi tantangan memasak makanan kesukaan mereka oleh para juri" jelas Neru
"dan waktu yang di berikan adalah 60 menit" tambah Yuki
"Oke~…" perkataan Neru menggantung
"dan waktunya akan dimulai dari..." perkataan Yuki juga menggantung
.
.
.
.
"SEKARANG!" Teriak mereka dengan semangat
"wahh… waktunya udah dimulai. Aku mau masak apa ya?" batin Miku
"sebaiknya, aku memasak yang berhubungan dengan daun bawang!" *tangan Miku sambil mengepal
Miku dengan cepat memilih bahan-bahan yang akan dia pakai. Dia memilih daun bawang (dengan porsi yang banyak), bumbu-bumbu (garam, merica, dll), saus, kecap, dll.
Melihat bahan-bahan yang dipilih Miku, Tone Rion semakin penasaran apa yang mau Miku buat dengat semua daun bawang itu "apa dia sudah gila? Atau… kekurangan gizi? Daun bawang sebanyak itu! Untuk apa?" itulah yang melintas di pikiran Tone Rion
"Tako, bantu aku mencari tuna yang 'perfect'!" Ternyata Luka menyuruh Tako (gurita kesayangannya. Atau lebih tepatnya gurita berbentuk kepalanya) untuk mencari tuna yang 'perfect' agar masakannya mendapat nilai yang 'perfect' juga. Sementara Tako sibuk memilih tuna, Luka sibuk memilih bumbu-bumbu untuk masakannya.
"ano…. Aku masak apa ya?" sambil garuk-garuk kepala yang mungkin gak gatel itu. "hmm… gimana kalau aku bikin ice cream? Aku kan suka ice cream. Yosh!" Kaito langsung lari ke bagian ice cream. Terus dia ke bagian bumbu.
Author: lho, kok pake bumbu? Biarin lah…. Namanya juga orang aneh #plak *dilempar langsung pake ice cream sama Kaito
Tanpa basa-basi dia langsung kebagian sayuran ungu berbentuk aneh itu. Yap! Itulah terong. Dan dia memilih bumbu lainnya yang dia butuhkan untuk masak nanti.
"kayaknya aku harus masak pake wortel deh…" Cuma Gumi yang gak 'riweh' kayak yang lain. Gumi hanya memilih wortel, garam, terigu, dan roti. Mungkin kalian tau apa yang akan Gumi masak?
Meiko mengambil banyak sekali sake dari kulkas. Dan bahan-bahan lain.
"eeehh… apa yang akan dia lakukan dengan sake-sake itu?" Tanya SeeU kepada dirinya sendiri
"sepertinya aku membutuhkan jeruk banyak hari ini." Kata Rin. Dari ekspresinya, sepertinya Rin akan berbuat sesuatu lain dari yang lain. Yaitu menyuruh LEN. Ya! Itu sudah pasti.
"Leeeeeeennn…! Ambilkan aku jeruk yang banyak!" Rin seperti bos yang menyuruh anak buahnya untuk membunuh seseorang
"kenapa kau tak ambil sendiri? Punya tangan dan kaki kok. Wlee~" kata Len nyelonoh pergi dari Rin *sambil meledek dengan mengeluarkan lidahnya
"uuh! LLLEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEENNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN!" teriak Rin yang mungkin suaranya bisa membuat kaca pecah. Oh tidak. Bukan mungkin lagi. Kacanya telah pecah lebih dulu. Tapi Len tidak menghiraukannya.
"kenapa dia gak ambil sendiri? Toh, dia masih punya tangan dan kaki" Len kesal. Len segera pergi ketempat 'para pisang' menunggunya.
.
.
.
Setelah memilih bahan yang akan dia pakai, Miku memotong kecil-kecil daun bawang yang TENTU sudah dibersihkan terlebih dahulu. Setelah di potong kecil-kecil, Miku memasukan 'mereka' kedalam 'kolam' bumbu yang sudah Miku racik sendiri. Setelah 'mereka' 'berenang' dengan 'puas', Miku memasukannya kedalam oven.
TING!
"Jadi deh! Tapi, namanya apa ya?" Miku berpikir keras untuk menamai masakannya itu. "dan namanya adalah….. DaBaPaLaKu!" teriak Miku dengan senyum kepuasan.
Author: DaBaPaLaKu? Nama apa itu? Nama yag aneh untuk sebuah masakan. Itu lebih cocok untuk nama serangga. -_-
"uuu….. sepertinya Miku nee-chan udah selesai masaknya?" Tanya Yuki yang di ikuti oleh cameraman dibelakangnya. Yap! Karena COOCINGLOID adalah acara TV.
"iya. Hehehe….." Jawab Miku yang sepertinya kelelahan.
Author: apanya yang kelelahan? Cuma gitu doang masaknya juga! Potong, cemplung, masuk, jadi!
"sepertinya masih banyak waktu tersisa. Hmm…. Aku akan memasang alarm di HPku. Aku akan memanfaatkan waktu ini untuk TIDUR! Ya!" batin Miku sambil senyum-senyum sendiri. Miku tidur dibawah meja masak yang telah disiapkan COOCIKNGLOID sebelumnya. Dia pun sudah memasuki alam mimpinya dalam sekejap
Author: aneh
"Yes! Kamu mendapatkan yang paling bagus. Dengan ini aku bisa memenangkan pertarungan ini. Hehehe…." Kata Luka. Dia 'mencongkel' mata ikan tuna itu. Dan yang paling parah, dia mengambil 10 ikat tuna itu hanya untuk 'MENCONGKEL MATANYA SAJA'! dan mungkin, ada beberapa bagian yang dia ambil juga. Pertama, dia 'mencongkel' mata ikan tuna itu. Kedua, dia memasukan mata-mata itu kedalam air terigu. Ketiga, dia memasukan 'mereka' kedalam minyak panas. Setelah kelihatannya cukup garing, Luka menata mereka di piring yang sebelumnya telah diberi alas daging tuna yang di iris tipis. Setelah itu, dia 'mencabut' salah satu sirip ikan tuna dan menjadikannya sendok. "hmm… apa ya namanya?" setelah berpikir lama, Luka akhirnya menemukan suatu nama yang menurut dia bagus "bola mata sendok sirip!" kata Luka dengan 'bangga'.
"sepertinya Luka nee-chan sudah selesai." Komentar Neru yang juga di ikuti oleh cameraman.
"yap! Namanya bola mata sendok sirip!" kata Luka dengan semangat mempromosikan jerih payahnya itu.
"sepertnya ada yang tidak beres" kata Neru dalam hati melihat masakan Luka yang begitu…. Ngng… Aneh?
"hehehe…. Aku akan melelehkan ice cream ini dan menambahnya bubuk cabe!" Kaito bersemangat. Sejak kapan ice cream memakai bubuk cabe? Ya, sejak Kaito melakukannya beberapa menit yang lalu. Setelah di lelehkan, Kaito memasukan 'ice cream' kedalam freezer dan menata nya menjadi sebuah menara yang tingginya kira-kira… setengah meter? "aku akan menamainya….. Menara pedas dingin tingkat 7! Hahaha….." kata Kaito yang di ikuti suara tertawa khas bajak laut. Tapi, setelah melihat Miku dan Luka, Yuki dan Neru tidak berminat lagi 'meliput' para peserta yang lain.
Author: habis ini Gakupo. Hahaha….. akan ku buat kau menderita. Hahaha…
"waktunya memotong terong. Ya!" Gakupo mengeluarkan katananya. Untuk apa katana itu? Ya, yang jelas untuk memotong terong-terong itu.
WUSH!~ WUSH!~ *Kibasan katana milik Gakupo
"eeh.. ano, itu kenapa meja kamu? Kok udah hancur?" Tanya Luka yang ternyata berada di sebelah Gakupo
"Hah?! Hancur?!" karena saking semangatnya, Gakupo sampai memotong mejanya menjadi berkeping-keping.
"ohh…. Aku tahu! Semenjak kamu dipanggil nee-chan kamu jadi gak waras ya? Masa` meja mau di masak? Benar benar benar benar ANEH!" Kata Luka yang mungkin, MUNGKIN salah paham
"masa` aku mau masak meja? Masa` aku tega ngasih meja ke juri?" bela Gakupo
"sepertinya yang dikatakan Luka benar. Dia kan gak punya hati" Miku membela Luka
"sial…. Kenapa kau datang padaku hari ini? Kenapa tidah nanti saat aku mati? Hiks…. Hiks….." *Gakupo nangis sambil meluk-meluk terong. Eh, tapi ada yang aneh. Kalau di perhatikan, terongnya tidak terpotong SAMA SEKALI!
"aku akan memasak 'FRIED CARROT!'" kata Gumi dengan semangat. Dia mulai 'memandikan' wortelnya, tapi ternyata, 'memandikan' itu bukan membersihkannya, melainkan memandikannya dengan sabun mandi!
"hmm….. sepertinya dia siap menjadi ibu" komentar Hiyama yang melihat Gumi bersemangat memandikan 'anak-anaknya'.
"kalau begitu, kenapa kau tidak menemaninya menjadi ayah? Hahaha….." ledek Tone Rion
"hmm… benar juga! Mungkin aku akan menanyainya nanti" tekad Hiyama
"etto…."
*BUGH! *Tone Rion pingsan
"aku akan membuat sake ini menjadi sake shock!" kata Meiko. Dia menambahkan perisa dan bubuk soda yang sangat banyak. "jadi!" kata Meiko dengan simplenya.
"apakah kau mau meminum itu?" Tanya SeeU yang melihat kelakuan Meiko yang agak 'miring'
"sepertinya aku akan mencicipinya sedikit" jawab Tone Rion yang menyadari bahwa Meiko memasukan soda yang banyak kepada sakenya.
"hehehe….. aku akan membuat istana jeruk!" kata Rin yang mengangkat buah kesukaannya itu. Dia menata buah-buah itu dan terlihat ada sedikit percikan api. Hah?! Percikan api? Yap! Rin sedang menge-las besi yang dia tidak akan memberitahu kepada siapapun untuk apa besi itu.
Author: membalas dendam kepada Len? Bisa jadi…..
"ada apa dengan nee-chan ku ini? Haahhh….." Len pasrah melihat Rin bertingkah seperti itu. "kalau mau nge-las, di bengkel, jangan disini!" batin Len
"sepertinya Len berbicara mengenai ku" Rin bisa tahu dari ekspresinya Len "mungkin aku akan membuat 2 besi. Yang satu untuk memasak, dan yang satu untuk Len. Hahaha…" Rin senyum-senyum sendiri.
WAKE UP! WAKE UP! WAKE UP!~ *HP Miku berbunyi
DUGG! *kepala Miku terbentur meja
"aduh…. Sakit… padahal, bentar lagi aku bisa terbang" kata Miku *ngusap-ngusap kepalanya "eeeeee….. 5 menit lagi! Aku harus menghangatkan DaBaPaLaKu!" Miku buru-buru mengambil DaBaPaLaKu dari atas meja, lalu menghangatkannya selama 3 menit. "hmm….. untung masih keburu. Kalau makanannya dingin, lalu aku kasihin ke juri, berarti aku gak punya hati namanya. Nanti aku jadi sama kayak Gakupo" Miku tersenyum sinis
"sabar Gakupo, sabar…" Gakupo menarik nafas dalam-dalam.
.
.
.
Setelah selesai memasak, para peserta di persilahkan untuk menyerahkan masakan mereka kepada para juri untuk di cicipi. The first, is Miku
"ini masakan ku. Namanya DaBaPaLaKu!" Kata Miku sambil menyerahkan masakannya itu
"hah?! Apa namanya tadi? Ada bapak Miku?" Tanya Tone Rion
"Bapak aku ada di rumah. Tuh, lagi nonton" kata Miku sambil manyun-manyun GaJe.
"ooh…. Emang artinya apa?" Tanya SeeU
"DAun BAwang PAnggang aLA miKU!" kata Miku semangat 45
"ohh….." kata Tone Rion, SeeU, dan Hiyama bersamaan
Mereka pun mencicipi nya
"dari bentuknya saja aku sudah ragu" Kata Hiyama dalam hati
Bentuknya itu seperti tabung kecil-kecil berwarna coklat
"kamu boleh kembali ketempat" kata SeeU
"arigatou" kata Miku *menunduk memberi hormat
The second, Luka
"saya persembahkan, makanan paling enak yang pernah saya buat. Dan pertama kalinya juga saya memasak dengan Tako. Bla bla bla~….." kata Luka menjelaskan yang mungkin tidak akan beres.
Author: woyy….. durasi woyy….
"cukup! Terima kasih penjelasannya. Jadi, apa nama masakan ini?" Tanya Hiyama yang mulai stress gara-gara Luka menjelaskan definisi-definisi masakannya itu.
"bola mata sendok sirip!" kata Luka
"iew….. bola mata ya?" SeeU terlihat jijik
"iya. Bola mata ikan tuna" jelas Luka yang membuat SeeU terlihat jijik
Mereka bertiga pun (Tone Rion, SeeU, dan Hiyama) akhirnya mencobanya
"tidak buruk" Tone Rion terlihat tersenyum
The Thirt, Kaito
"ini dia! Menara pedas dingin tingkat 7!" kata Kaito sambil menunjukan seberapa tingginya ice cream buatannya itu.
"wow" hanya kata itu yang ada di benak Hiyama
"perasaan kamu gak suka pedas?" Tanya Tone Rion menyelidiki
"terinspirasi oleh Akaito" kata Kaito dengan kalemnya
Mereka pun mencicipinya. Setelah beberapa menit mereka berkomentar. Lalu, SeeU memutuskan untuk member komentar pertama
"aku ke toilet dulu ya" kata SeeU sambil lari kayak habis lihat setan. Tidak ada komentar lain selain itu.
The Fourth, Gakupo
Author: penasaran apa yang akan ku perbuat dengan Gakupo? Hahaha… lihat saja nanti
"Sup terong kawin dengan roti kering!" kata Gakupo dengan semangat
"kawin? Bagaimana bisa?" Tanya Hiyama. SeeU ternyata belum eluar juga dari toilet.
"itu sup kental terong yang rasanya manis dan enak jika di barengi sama roti kering" jelas Gakupo dengan senyum kebanggaannya
Yang menonton hanya ber-oh-ria
Mereka pun mencobanya. "hmm….. enak!" batin SeeU yang ternyata telah kembali dari toilet
The fifth, Gumi
"gomen. Aku hanya bisa memasak ini. Fried carrot" kata Gumi
"iya gak papa. Aku memakluminya" kata Hiyama tanpa rasa bersalah
Author: kejam sekali kau Hiyama!
Mereka pun mencicipi fried carrot itu.
"mm….. rasanya hambar! Tidak ada sama sekali rasa di dalamnya" pikir Tone Rion
"ohh….. habis ini Meiko cewek penggila sake itu" Batin Hiyama sambil tersenyum sinis
"ini dia! Sake shock!" kata Meiko sambil menyerahkan botol-botol sakenya kepada juri.
.
.
.
"mweh…. Mweh… rasamweh nya enak. Mweh….. hehehe….." Kata SeeU yang badannya seperti mengejang itu
"ya. Tidak buruk" tambah Hiyama
"…." Tone Rion tidak berkomentar apa-apa
"lihat!" Rin membawa makanannya yang kelihatan sangat bagus itu. Istana Jeruk! Istana yang terbuat dari fondasi besi yang tadi ia buat. Dan yang spesialnya itu, ada air mancurnya!
"wahh….. bagus sekali…!" Puji SeeU yang kelihatannya tidak sabar mencicipinya. Setelah dicicipi SeeU berkata dalam hatinya "rasanya sama saja seperti jeruk biasa. Tidak ada yang special."
"aku membuat….. KERIPIK PISANG ALA INDONESIA!" kata Len dengan bangga
Author: hiks…. Hiks…. Arigatou, Len-san.. :') udah bawa nama Indonesia
"uuhh… sepertinya enak" kata Tone Rion
Mereka pun mencobanya. Dan benar! Rasanya benar-benar enak
"serasa aku berada di INDONESIA!" batin Hiyama
Dan sekarang waktunya berunding untuk menentukan siapa pemenangnya.
"Dan pemenangnya adalah…." Kata Neru dan Yuki
JENG! JENG! JENG! JENG!~
.
.
.
.
"Kamui Gakupo!" kata Neru dan Yuki bersamaan. "eh sebentar, ada kesalahan teknis" sambung Neru.
"apa?!" batin Gakupo yang mengharap bahwa dia adalah pemenangnya
"dan pemenangnya adalah….."
JENG! JENG! JENG! JENG!~
"Len Kagamine!" kata Neru dan Yuki
"Len, adikku sayang. Mau kan kamu berbagi hadiahnya denganku?" kata Rin dengan memasang mukanya se kawaii mungkin
"tidak! Aku tidak akan membagimu!" kata Len
"APA?!" Rin sudah siap dengan besi yang sudah ia buat tadi
"tapi, aku akan membaginya kesemuanya" kata Len so` bijak
"yee!" kata Miku, Luka, Kaito, Gakupo, Gumi, Rin bersamaan. Merekapun pergi ke mall terdekat untuk belanja bersama-sama
~The End~
Haahh….. akhirnya selesai juga :3 gomen kalau nunggu lama. Gomen juga sekali lagi kalau ada, oh, bukan ada, tapi banyak virus typo dimana-mana. Gomen juga kalau ceritanya terlalu panjang/pendek. Gomen lagi kalau misal ceritanya tidak lucu/membosankan. Soalnya aku lagi bantuin adik aku yang lagi di MOS. Gomen ya sekali lagi.
