Persona 4: To Hold the Another Truth

Chapter 2: Burning My Soul

Pagi cerah, secerah lautan yang membentang. Burung berkicau membuat melodi yang sangat indah, awan putih yang luas mengingatkan 1 tahun yang lalu. Ketika itu seluruh tim penyelidikan berkumpul di Junes.

Junes, 3 Agustus 2012. Pukul 08.00

"Yo !" Sambut Chie

"Dude, ini sangat aneh. Orang yang ada di midnight channel tidak pernah ku lihat" Yosuke memulai pembicaraan.

"Bear-tul sekali senpai, siapa dia?" Tanya Teddie.

"Kalian ingat saat itu kita melawan seorang gadis di heaven?" Tanya Yu

"Yeah- senpai, Dia sangat hebat." Jawab Kanji

"Jika benar, orang itu hanya ada dalam halusinasi kita. Kemudian dikembangkan oleh diri kita sendiri. Tapi, ini masih perkiraan yang belum bisa di terima" Jelas Naoto

"SENPAI ! apakah kita perlu menolong orang berbaju biru itu ?" Tanya Rise

"Baiklah, akan ku beritahu apa yang terjadi. Sebenarnya, orang berbaju biru itu bernama Margaret. Dia kutemui di velvet room…" Belum selesai Yu menjelaskan

"Velvet room ?" Tanya Yukiko

"ya, dari situlah awalnya aku bisa mengendalikan Persona. Nah, Izanami itu yang memberi kekuatan untuk bertemu mereka" Tambah Yu

"Yu, kita harus menolong Margaret segera !" Yosuke bersemangat

"Satu lagi, Adachi bebas dari penjara !" Yu memberi tahu

Agustus 3, 2012

Rumah Dojima 07.00 pagi

Nanako menonton Tv bersama Dojima, Berkat Yu sekarang mereka layaknya Ayah dan anak biasa, mungkin luar biasa. Yu turun dari kamarnya…

"Big Bro !" Seru Nanako, lalu Yu merangkul Nanako.

"Yu, kau bertambah besar. Lihat matamu, sangat tajam. Hahaha !" Sapa Dojima

"Kau juga paman, Kau sekarang mengerti cara merawat anak" Sindir Yu

"hahahaha" mereka ber 3 tertawa bersama.

Kring… kring …. Every Day you life Junes…

Hand phone Dojima berdering…

"hallo" Dojima memulai

" Halo ! Dojima ! Gawat ! Adachi keluar dari penjara !" Teriak orang dari di Telepon

"Eh! Bagaiman bisa ?" Tanya Dojima

"Ini aneh ! Tidak ada bekas sedikit pun! Hanya ada tulisan, 'Void Quest' !"

"Baik, saya segera datang !"

Dojima pun pergi…

"Big Bro… Apa kau juga ingin pergi?" Tanya Nanako

"Eh…"

"Aku dapat menjaga rumah kak" Lanjut Nanako

"Nanako, aku akan kembali ! Tunggulah Nanako !" Seru Yu

"Janji Big Bro?"

"Tentu !"

Kembali ke Junes,

"Adachi?" Tanya Yukiko

"Ini tidak mungkin !" Seru Chie

"Dude, masalah kita sekarang ada 2" Yosuke pesimis.

"Sekarang kita harus ke dunia game di Tv" Usul Yu

Dunia Tv, 3 Agustus 2012

Rise memakai Kanzeon untuk menyelidiki keberadaan Adachi.

"eh,"

"Ada apa rise-chan?" Teddie bertanya

Kanzeon di non-aktifkan

"Tidak ada tanda-tanda Adachi dan Margaret di sini" Rise menjawab

"Apa !" Kanji kaget

Void Quest, 3 Agustus 2012

Menara Gamenya hancur, Entah kenapa. Pintu void quest terbakar

"Apa yang terjadi di sini?" Rise berbisik

Mereka masuk ke dalam void case, Tiap pintunya hancur semua !

Tiba-tiba, muncul di belakang mereka sebuah shadow.

Bentuknya aneh, Seperti ninja dengan mata tiga. Sepasang Pedang tajam bagai mata angina.

"CHIE AWAS !" Teriak Kanji

Reflek indah, Yosuke langsung berlari dan memeluk Chie sehingga Chie dapat melalu Shadownya…

"Aku akan menganalisis shadownya !" Rise memulai analisis

Yu memakai Yoshitsune

"Yoshitsune!"

Yoshitsune mengeluarkan Listrik yang langsung di arahkan ke Shadow…

Tapi, shadow menghisap Tenaga listrik itu.

"susano-o !" Yosuke mengaktifkan Susano-o

"Sakuna Hikona" Naoto mengaktifkan personanya

Sakuna terbang cepat ke arah shadow itu, seperti ingin menusuknya.

Shadow itu menghindar ke kanan,

"Susano-O Sekarang waktunya ! Phanta Rei !" Teriak Yosuke

Angin kencang seperti tornado mengarah langsung ke ninja itu,

"Apakah ini selesai?" Yukiko

Shadow itu melempar shuriken kearah Sakuna, Sakuna terkena tepat mengenai jantungnya.

"Eh, Sakit sekali!" Naoto merintih sambil memegang jantungnya…

" Naoto? Chie lindungi ku ! Take-Mikazuchi!" Kanji Burning Up.

"Baik ! Tomoe !" Chie burning up

Tomoe menusuk shadow itu, Krang ! Serangan Tomoe di tangkis.

Tomoe menuju ke belakang shadow itu,

"Tomoe, Bufudyne !"

Tomoe mengeLuarkan es tajam ke arah shadow itu,

Shadow itu menyerap energi dari serangan tomoe.

"Ini tidak mungkin. Hei ! Shadow itu menyerap seluruh serangan kita !" Rise beri tahu

"Yukiko ! Naoto !" Ajak Yu

"Baik ! Ameterasu !" Yukiko burning up

" Change Persona ! Alice!" Yu burning up

Teddie menembakan Nuklirnya ke arah shadownya, Bombs

Tidak terjadi apa-apa

"Yukiko bakar gedung ini !" Perinta Yosuke

"Baik!"

Ninja itu memfokuskan diri

"Guys! Hati-hati ! aku menditeksi ia akan mengeluarkan skill yang luar biasa !" Rise berseru

Ninja itu mengangkaT tangannya, terlihat cahaya putih besar. Ini seperti yang dilakukan izanami.

"Megidolaon.."Yu bergumam

"Take-mikazuchi !"

Take mikazuchi melempar petirnya kea rah ninja itu,

Tapi, petirnya hancur oleh cahaya besar itu.

"SENPAI, kau punya 10 detik untuk menghentikan serangan itu !" Teriak Rise

"Eh, NAOTO !" Yu memanggil naoto

Naoto masih memegangi tubuhnya yang kesakitan karena shuriken tadi

"Naoto ? Ameterasu ! SALVATION !" Yukiko is burning her soul !

"Thanks Yukiko, tapi ini tidak bekerja sama sekali"

"Na-o-to ! PERSONA ! Take-mikazuchi!" Kanji is burning his soul!

"Naoto? Bear-sona !" Teddie is burning his soul !

"SUSANO-O" Yosuke is burning his soul !

" Naoto? Aku harus melindungimu juga !" Chie is burning up !

"Yu Senpai kau hanya punya waktu 3 detik !" Teriak Rise

Susono-o, Take mikazuchi, Persona teddie, Tomoe, Ameterasu Mengisi tenaganya dan membuang semua kekuatannya ke shadow itu

Shadow itu terlempar ke angkasa.

"Sekarang Yu !" suruh Yosuke

"PER-SO-NA ! Alice !"

Shadow itu jatuh ke tanah

Dumbs !

"DIE-FOR-MIE !"

Tiba-tiba terbentuk lingkaran yang besar dengan tengah di ninja itu, tulisan-tulisan di sekitarnya kemudian bermunculan, cahaya ungu terang kemudian menyinari seiisi void quest…

"Yu, Cepat kita harus ke end chapter !" Naoto memberi tahu Yu

"Rise apakah sudah berakhir ?" Tanya Chie

"Ia sepertinya…" Jawab rise

Mereka berjalan menuju end chapter, naoto di Bantu oleh Rise untuk berjalan…

"Senpai, sebenarnya skill apa yang kamu pakai?" Tanya Kanji

"Hmm… Alice adalah sebuah lagenda yang hebat. Sebuah cerita yang mengerikan, aku tidak dapat memberitahumu. Skill 'Die for Me' adalah…" Yu menjawab tapi terpotong.

"skill yang sangat luar biasa, segala sesuatunya bisa mati langsung hanya memakai skill itu, karena tulisan di sekitar korban mengandung banyak arti. Itu adalah pemujaan-pemujaan" Potong naoto

"he ?"

End Chapter

Kreek…

" Margaret !"

To be continued