[ Baekhyun memang sengaja menunggu Sehun di kursi sekitaran koridor gedung Teknik. Gadis yang sangat jago memasak itu membawakan bekal makan siang untuk kekasihnya. Baekhyun memang sosok yang perhatian terlebih kepada orang yang disayanginya. Saat sedang asik menunggu, kemudian matanya menoleh kearah ujung koridor dan sesekali mengangkat lehernya berharap seorang yang ditunggunya menampakkan diri. Dalam hitungan detik saat dia mencari tampak 2 lelaki jangkung sedang berjalan ke arahnya ]
"akhirnya dia da..." ucapannya terhenti dan melihat tak percaya lelaki yang berjalan disebelah kekasihnya itu.
Dia kemudian mengumpat dalam hati "itu Chanyeol ? Kenapa.. Kenapa dia ada disini ? Kenapa dia muncul di hidupku lagi ? "
Tetapi dibalik kekesalannya itu. Sebenarnya masih terbesit rasa yang seolah datang lagi, rasa rindu yang sebenarnya telah lama dia kubur dalam dalam demi mengobati kekecewaan yang dia terima.
"hmmm... Ternyata kini kau baik baik saja Chanyeollie" gumamnya dalam hati.
Jika ada dewa pengabul keinginan, Kini yang diinginkan Baek adalah jangan sampai Chanyeol seolah mengenalinya. Karena dia ingin menjaga perasaan kekasihnya itu. Sehun. Dia adalah lelaki yang sangat baik dan menyayangi Baekhyun dengan sepenuh hati. Sehun jugalah yang mengobati kekecewaannya terhadap Chanyeol. Meski Baekhyun tidak pernah menyebutkan nama mantan kekasihnya itu dihadapan Sehun.
"Sehun-ah... Aku disini..." Baek melambaikan tangannya.
Sehun langsung bergegas menghampirinya disusul Chanyeol kemudian.
"kamu disini.. Ada apa kemari ? Seharusnya menghubungiku dulu, biar aku yang menghampirimu" timpal Sehun
"tidak apa apa kok, aku kemari membawakan kimbab ini untukmu.." Baek menyodorkan bekal yang dibawanya.
Baekhyun sesekali melihat ekpresi Chanyeol yang terdiam melihat adegan pasangan yang saling perhatian itu.
plashback
Baekhyun yang baru saja belajar memasak demi membuatkan sesuatu untuk kekasihnya Chanyeol saat itu.untuk anak SMA sepertinya, bisa membuat kimbab sudah merupakan hal yang luar biasa. Ini terjadi di kala Chanyeol saat itu mulai berubah sikapnya terhadap Baekhyun. Sosok dan dingin dan tertutup. Baek berusaha membuatkan kimbab yang enak agar kekasihnya itu merasa senang.Sebelum berangkat sekolah, Baekhyun sengaja berangkat pagi pagi sekali untuk memberikan kimbab buatannya untuk kekasihnya itu. Dia menunggu Chanyeol di gerbang sekolahnya. Saat Chanyeol datang, diapun memberikan kotak bekal itu. Chanyeol menerimanya dengan ekpresi senang dan Baekhyun sempat berfikir apakah kekasihnya itu sudah kembali sifatnya seperti dulu. "gomawo-yo chagi" kemudian dia sambil mengelus rambut baek dan bergegas masuk ke dalam sekolahnya. Bukan main bahagianya perasaan gadis itu melihat kekasihnya senang menerima bekal buatannya. Baek pun memutuskan untuk kembali kesekolahnya. Begitulah perpisahan singkat mereka di gerbang sekolah Chanyeol.
Setibanya di ruang kelas, tanpa mencoba terlebih dahulu, Chanyeol memberikan kotak bekal berisi kimbab itu kepada teman temannya. Sementara Baek, terus kegirangan memikirkan bahwa kekasihnya itu pasti sangat menyukai kimbab spesial yang dia buat.
Kenyataannya. Chanyeol bahkan tidak menyentuh sedikitpun.
-- end of flashback
Mengingat itu. Kini Chanyeol menyesal pernah melakukannya
"hmmm... Gomawo" Sehun mencubit pipi Baekhyun manja sambil menerima kotak bekal itu.
"ahh.. Aku sampai lupa memperkenalkan temanku.. Kenalkan dia Chanyeol.."
"Aku Baek.. Byun Baekhyun" dia menjulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Chanyeol
"Ya Aku Chanyeol.." sambil melihat ekspresi Baek yang hanya datar dan seolah tak ingin menampakkan bahwa mereka pernah saling mengenal.
"kau tau Yeol.. Kekasihku ini sangat sering memberikan kejutan kepadaku tanpa memberikanku kabar terlebih dahulu" jelas Sehun kearah Chanyeol
"tentu.. Gadis ini memang memiliki segudang kejutan"
Gumam lekaki bermarga park itu dalam hati
Tiba tiba Baek membuka suara dan menyela gumaman Chanyeol
"tentu.. Yang namanya kejutan mana mungkin diberitahukan terlebih dahulu" jawab Baek kepada Sehun sambil menunjukkan ekspresi manjanya
Chanyeol hanya bisa memandangi Baek yang tengah asyik berdebat manja dengan kekasihnya Sehun.
[ Baek.. Kau masih gadis yang manis.. Aku merindukanmu... Sangat merindukanmu...]
"baiklah.. Bagaimana kalau kita makan bekal ini bersama. Lagipula. Kita baru saja bertemu kan Yeol.. Otte ?" ajak Sehun
Belum sempat Baekhyun ingin membantah tawaran Sehun mengajak Chanyeol , tanpa fikir panjang Chanyeol langsung menyetujuinya
"geure... Kajja! "
Mereka pun kemudian menuju ke tempat teduh. Dibawah sebuah pohon nan rindang. Yaitu lokasi yang sangat disukai anak anak mahasiswa disana. Tempat bersantai dan menghilangkan penat mereka usai belajar.
"Hanya orang bodohlah yang mau menyianyiakan perhatianmu ini Baek. Jujur , aku merasa orang yang sangat beruntung bisa mendapatkan itu darimu" Sehun membuka suara sambil mengunyah kimbabnya.
"ya.. akulah orang bodoh tidak menghargai usahamu waktu itu.. maafkan aku" - Chanyeol
Tak tahan menyembunyikan perasaan sedihnya.
"terimakasih kimbab nya.. Tapi aku harus segera pulang.. Ada yang harus aku kerjakan" Chanyeol bergegas meninggalkan pasangan kekasih itu.
Memang hubungan antara Sehun dan Baek belum cukup lama. Tapi yang jelas, Sehun selalu berusaha membuat Baek Bahagia. Sehunlah pengobat luka hati Baek. Sehunlah yang membuat gadis yang saat mereka pertama kali bertemu sangat pendiam dan seperti kehilangan semangat itu berubah ceria.
Tetapi sejak kehadiran Chanyeol kembali dihidupnya. Seolah rasa itu datang lagi. Rasa sayang sekaligus sesak di dada yang kemudian dia rasakan kembali. "apakah sudah takdirku untuk selalu melihatmu.. Chanyeol"
D-Day acara perayaan HUT Univesitas. Dimana seluruh mahasiswa dari semua jurusan akan berkumpul. Saat siang adalah acara hiburan yang akan dibawakan masing masing jurusan. Inilah acara yang paling dinantikan semua orang, kecuali gadis bermarga Byun itu. Yang lebih memilih untuk menyendiri membaca buku di perpustakaan kampus. Karena dia mahasiswa Hukum yang memang sangat membutuhkan banyak referensi dari membaca banyak buku. Keheningannya membaca di perpustakaan tidak berlangsung lama, hingga seorang gadis berbadan mungil dan berambut sebahu datang tiba tiba menghampirinya
"hey.. Aku tau pasti kamu ada disini.. Ayolah Baek.. Ini hari kita untuk bersenang senang. Seharusnya kita menikmati acara kampus yang hanya ada setahun sekali ini.. Aku bukannya ingin mempengaruhimu untuk tidak membaca.. Tapi ayolah... anggap saja ini penyegaran fikiran.
Jika tidak mau, ya anggap saja aku memintamu untuk menemanimu. Ya ya ya ???" pinta Xiumin sahabat Baek.
Baekhyun tidak akan bisa menolak bila sahabatnya itu sudah memohon bahkan memperlihatkan wajah cemberutnya seperti anak anak yang meminta dibelikan es krim pada ibunya.
"baiklah... Aku tak tahan melihat wajahmu seperti itu"
Setibanya di auditorium tempat acara itu berlangsung . Baek dan Xiu menemukan bangku kosong di barisan tak jauh dari belakang. Benar, inilah alasan Baek tidak menyukai pentas seni nya karena sebagian musik yang disajikan bergenre band rock yang baginya sangat berisik. Tepat setelah band rock yang beranggotakan mahasiswa itu selesai tampil. Baek memutuskan untuk meninggalkan tempat itu. "aku pergi saja. Acaranya tidak menarik buatku" Baek berbisik pada Xiumin
"tapi... Masih ada yang akan tampil. Ku dengar yang ini akan seru..." belum selesai menjelaskan , Baek sudah berjalan meninggalkan tempat itu.
Saat akan melangkah keluar pintu, langkahnya tiba tiba terhenti. Kemudian terdiam oleh suara nyanyian yang di dengarnya. Suara yang tidak asing baginya. Suara seorang lelaki yang memberikan kata pembukaan karena akan mempersembahkan sebuah lagu sambil memainkan piano.
"halo... Aku Park Chanyeol. Akan mempersembahkan sebuah lagu untuk semua yang ada disini. Terkhusus untuk seorang gadis yang aku rindukan"
"itu seperti suara Chanyeol..."
Kemudian Baek berbalik badan dan hanya berdiri kaku menatap lekaki yang sedang bernyayi dan memainkan piano itu.
- Chanyeol
Memori
Meski waktu telah berlalu
aku masih mengingatnya
Memoriku
Meski air mata seperti hendak mengalir
aku terus menahannya
Dalam ingatan yang tersebar
kau tertinggal seorang
Cinta dalam ingatanku
Seperti bintang
Bahkan jika kau tak bisa meraih hatiku
Wajahmu memang sudah berada dalam mimpiku
Cinta dalam ingatanku
Layaknya salju
kau tertumpuk dalam hatiku
setiap hari aku mencintaimu, mengingatmu
Hanya kau yang ada dalam ingatanku
Memori
Aku tersesat mencarimu
dalam kepingan-kepingan kenangan
Tiba-tiba
Mungkin kau tiba-tiba datang padaku
aku bersiap-siap
Dengan harapan kecil
bisa melihatmu suatu hari
Aku menunggu
Cinta dalam ingatanku
Seperti bintang
Bahkan jika kau tak bisa meraih hatiku
Wajahmu memang sudah berada dalam mimpiku
Cinta dalam ingatanku
Layaknya salju
kau tertumpuk dalam hatiku
setiap hari aku mencintaimu, mengingatmu
Hanya kau
Jika kau mendengar suaraku
datanglah perlahan padaku
Cinta dalam ingatanku
seperti bintang, kau menumpuk dihatiku
Aku mencintaimu, mengingatmu
Hanya kau yang ada dalam ingatanku
Sesak di dada dan airmata berjatuhan tanpa disadarinya. Baekhyun. Kemudian terlintas kembali memory kebersamaannya dengan lelaki itu. Park Chanyeol.
To be continued...
[ Ceritanya langsung ku tuangkan saat ngetik jadi berapa chapter itu tdk terencenakan...Mudah mudahan 1 chap lagi deh. Soalnya aku udah dapat gambaran untuk buat judul baru
Makasih yang udah baca, like dan review sebelumnya.. Kalian yang buat aku semangat lanjutin.
Sorry typo bertebaran ...
Kalo kalian jadi Baekhyun gimana ? :)
Ps: itu lirik lagu memory - Ben . Aku ambil translate an b.indo nya. Cr to pemilik liriknya ya. Aku lupa. Hihi
Yang tau lagunya sambil dengerin itu aja bacanya
Ngena deh. Fav bgt.
Yg belum tau coba download aja ]
