Capter 2
Wonkyu, Cangkyu, Yunjae, eunhae
.
.
.
Kau sudah mengerjakan tugas pak park, kyuhyunie ?" Kyuhyun menoleh, matanya membulat lucu, dia mulai panik, semalam dia asik bermain game sampai larut.
"Owh .. Aku lupa! Bagaimana ini" paniknya
"Sudah ku duga"
"Siwoniee... " panggilndandengan suara seimut mungkin
"Hmm... Tak ada contek mencontek hari ini, kurasa kau bisa mengerjakannya dengan waktu yg singkat"
"Ukh menyebalkan" dia mengerucutkan bibirnya, melipat kedua tangannya didadanya dan membuat ku tak tahan untuk tidak tersenyum memandangnya dari kaca mobil.
ku lihat dia mengeluarkan buku didari dalam tasnya dan setelah itu dia mulai mengerjakan tugasnya, otaknya kyuhyun sangat pintar jadi aku yakin tak butuh waktu lama untuk mengerjakan tugas kami hari ini, jika aku membutuhkan waktu berjam jam untuk mengerjakan tugas, berbeda dengan makhluk indah yg duduk dibelakang mobil dia hanya butuh waktu sebentar untuk mengerjakan tugas sulit ini, perjalanan kami kekampus hanya membutuhkan waktu 40 menit dari rumah kyuhyun, jadi aku yakin sebelum sampai dikampus tugas itu sudah selesai dikerjakan.
Setelah itu tak ada pembicaraan diantara kami, dia yg sibuk dengan tugasnya dan aku sedang konsentrasi dalam mengemudi, meski sesekali ku melirik wajah indahnya dari kaca mobil.
Hingga mobil yg kulaju sampai didepan kampus kuliahat dia menarik nafas lega, dan ketika itu aku yakin dia sudah selesai dengan tugas tugasnya.
"Sudah selesai?" tanyaku padanya
"Mengapa kau baru bilang sekarang jika ada tugas yg dikumpulkan hari ini?" Dia memberikan tatapan mematikan kepadaku
"Bukannya semalam sudah ku ingatkan kepada mu jika hari ini ada tugas?, salahmu yg selalu lupa segalanya jika sudah bermain game"
Dia menggeram" setidaknya tadi pagi kau mengingatkan ku kembali, bukannya malah mengajak ku berolah raga"
"Hmm..sudahlah setidaknya kamu sudah selesai mengerjakannya"
Aku membuka pintu mobil setelah selesai ku parkir, setelah itu ku buka pintu belakang untuk wanita yg masih setia dengan wajah cemberut(?)nya, ahh meski begitu dia masih terliatan cantik, di mengambil tasnya setelah memasukan buku kedalam tasnya dan keluar menyambut tanganku yg ku ulurkan utuknya, meski kadang dia marah terhadapku dia akan tetap menyambut uluran tanganku, itulah yg membuatku selalu bahagia.
"Ohh.. Siwonie mana kadonya?" tanyanya setelah meliahat aku tak membawa kado yg tadi ku ambil dari kamarnya
"Ah sebentar" aku membuka pintu depan disamping bangku pengemudi dan setelah itu aku mengambil kado yg cukup besar yg sudah ku tau isinya.
Setelah aku mengambil kado, kukunci kembali kemobil dan kunci mobil ku masukan kedalam tas yg ku bawa kemudian aku menghampiri kyuhyun yg menunggu ku didepan mobil
"Sudah, sekarang kita masuk" dia tersenyum dan menggenggam tangan ku yg bebas.
"Apa jae akan menerima kado ini kyunie?"
Tanya ku sambil berjalan memasuki gedung kampus
"Tentu saja dia akan menerimanya, dia tak akan pernah menolak pemberian dari kakak ku, meski itu barang yg sangat norak sekalipun" jawab kyu dengan senyum indah berkembang diwajahnya sambil ku liahat dia seperti mengingat ngingat sesuatu, akh mungkin itu adalah momen dimana kakak kyuhyun cho yunho memberikan cincin dengan batu yg sangat besar, akh aku jadi ingat waktu itu jae agak terlihat shok setelah membuka kado pemberian dari tuan yunho, tapi dia tetap menutupi shoknya dengan senyum seolah olah dia menyukai kado tersebut.
Jaejong adalah teman sekelas kami sejak kami masuk kuliah empat tahun yg lalu, ini adalah tahun terakhir kami kuliah, jaejong mengenal kakak kyuhyun waktu dia mengerjakan tugas dirumah kyuhyun dan waktu itu bisa dibilang mereka saling terpesona satu sama lain, jaejong adalah wanita yg cantik dan seksi dengan rambut lurus hitam sebahu dan kulit putih bersih tanpa noda sedikitpun, bisa diumpamakan dia adalah boneka barby yg berjalan dan jaejong juga adalah salah satu anak salah satu mentri ternama dikorea, sedangkan cho yunho kakak kyuhyun dia adalah pria yg sangat tampan meski aku akui aku juga tak kalah tampan dari nya, dia memeliki tubuh yg indah sama sepertiku karna kami sering berolah raga bersama sehingga kami berlomba untuk memiliki tubuh sebagus mungkin dan kulit kami yg yg putih kami jadikan berwarna tan dengan sering berjemur diatas rumah nya, umur kyuhyun dan kakanya berbeda 4 tahun dan sekarang tuan yunho sedang disibukan dengan pekerjaannya yg mengharuskan dia sering keluar kota hingga jadilah kami yg diperintahkan untuk memberikan kado ulangtahun untuk jaejong, padahal ulang tahunnya sudah lewat dua hari yg lalu. Aku tak tau apa reaksi dari jaejong setelah menerima kado yg telat datang, salahkan pak pos yg telat mengirimkan kadonya. Stidaknya itulah yg tuan yunho jelaskan kepada jaejong kemarin setelah aku, kyuhyun dan teman teman yg lainnya mereyakan ulang tahun jae yg ke 23thn.
...
"Kyuhyuuuuuuunnn ... " teriak seorang dari belakang dan langsung membuat genggaman tangan kami terlepas karna dia sudah berada ditengah tengah kami sambil merangkul tangan kami
"Ukh .. Jae unni kau mengagetkan ku"kata kyuhyun dengan wajah sebalnya
Aku hanya tersenyum melihat mereka berdua
"Hehee.. Maaf" kata jae dengan senyumannya yg membuat dia terlihat cantik.
"Ah .. Siwon apa itu kado ku?" tanya jaejong
"Iya "jawabku dan kemudian ku berikan kado tersebut kepadanya dan dia dengan senang hati menerimanya.
"Trimakasih.. Besar sekali kado ini, Aku tak sabar untuk membukanya" jawab jae dengan ceria sambil memegang kado yg menutupi bagian perut hingga dagunya.
"Tunggu sampai kau tau isinya" kata kyuhyun menghentikan langkah jae dan berbalik menghadap kyuhyun
"Apa ini barang aneh lagi?" tanya jae
"Cobalah buka, ku rasa kakaku masih mengira kau ini anak kecil" kata kyuhyun dengan senyuman misteriusnya hingga kulihat jae menatap horor kado tersebut.
"Tidak jae itu bukan barang aneh"kata ku menenangkan jae
"Hanya barang yg terlihat menggemaskan" dan dilanjutkan oleh kyuhyun dengan senyum manisnya dan membuat jae jadi tenang kembali
Dan meski kami masih berada dikoridor kampus kulihat jae tetap membuka kado tersebut karna dia terlalu penasaran dengan barang yg berada didalam kado tersebut. Dan setelah dibuka kulihat wajahnya bersinar dan menampilkan senyum yg sangat indah.
"Wahhh ini boneka Gajaaahhh .. Kyaaa... "Kata jae kegirangan(?) "yunho oppa memang selalu mengerti diriku "lanjut nya membuat ku dan kyuhyun memutar mata malas
...
Jam kulaih kami selesai aku dan kyuhyun memasuki mobil, kali ini kyuhyun duduk disampingku disamping banguku kemudi dan memang seperti itu setiap harinya, hanya tadi pagi saja yg mengharuskan kyuhyun yg cantik dan manis duduk dibelakang karna bangku disampingku ini diisi oleh kado jae atas perintah dari pemberi kado tersebut.
"Siwonie, kamu tau jika aku ada janjin dengan cangmin oppa hari ini" kata kyuhyun setelah aku mulai menyalakan mobil.
"Dan kau tak boleh pulang sampai aku selesai dengan janji ini oke"
"Hmm.." jawab ku singkat
Dan kulihat kyuhyun mulai sibuk dengan handponenya mengetik sesuatu mungkin pesan untuk cangmin kekasih kyuhyun yg akan menjadi tuangan kyuhyun setelah kuliah kami selesai.
Dan membuat ku selalu cemburu ketika kyuhyun berbicara tentangnya.
Kyuhyun punya kekasih bernama cangmin mereka menjadi kekasih sudah 2 thn yg lalu dihadapanku, dan tahun itu adalah tahun terberat dalam hidup ku ketika mengetahui jika kyuhyun menerima pernyataan cinta seorang cangmin pria tampan yg sangat tinggi dan seorang pewaris dari salah satu perusahaan terbesar dikorea.
Dan yg membuat ku selalu kesal dan menutupi rasa cemburuku dengan wajah senyum ku adalah karna kyuhyun selalu membawaku ketika mereka berkencan, sehingga aku selalu melihat kemesraan mereka. Aku selalu mengikuti mereka dari belakang dan selalu mendengarkan semua canda tawa mereka yg selalu membuat hati ku sakit. Ketika itu terjadi aku ingin sekali menulikan telinga ku.
Ketika berjalan kyuhyun selalu memegang lengan cangmin dan itu membuat hati ku selalu hancur meski yg kulihat cangmin tak pernah menggenggam tangan kyuhyun karna kyuhyun selalu menolaknya, dan itu terkadang membuat cangmin kesal sehingga kyuhyun selalu menenangkan cangmin dengan cara merangkul lengan camin dan sesekali mengelusnya.
Ini adalah hal yg sangat ku benci ketika cangmin menyentuh wajah kyuhyun ketika kami makan, mengingat kyuhyun yg suka sekali menyisahkan makanan diwajahnya, yah .. Meski sentuhan itu terhalang oleh tisu tapi tetap saja saat itu terjadi ingin sekali aku memukul cangmin dan ingin rasanya aku menarik kyuhyun dan mengatakan jika aku mencintai kyuhyun.
Tapi sekali lagi aku diingatkan oleh takdir jika aku hanya sahabat sekaligus menjabat sebagai supir kyuhyun, sehingga aku hanya bisa menahan dengan kepedihan ku.
Seperti saat ini saat diamana aku mendengar kyuhyun berbicara dengan cangmin sambil tertawa entahlah apa yg mereka bicarakan karna aku selalu membenci mendengar mereka berbicara sehingga aku terpaksa memasang earphone ditelinga ku. Aku duduk membelakangi mereka tepatnya duduk dibelakang kyuhyun, dan sesekali kyuhyun menggenggam tanganku yg sengaja aku ulurkan kebawah karna inilah kebiasaan kyuhyun ketika duduk bersama orang lain selain keluarganya. Dia selalu menggenggam tanganku.
Kyuhyun tak menyukai orang lain menyentuh dirinya, meski itu cangmin sekalipun, aku tau karna selama mereka berkencan aku selalu mengikuti mereka jadi selama mereka menjalin kasih hanya ada kyuhyun yg merangkul lengan cangmin, tak lebih. dan aku tak pernah bertanya soal itu, padahal ketika tertidur, kyuhyun selalu ingin aku membelai kepalanya dan jika aku tak melakukannya bisa dijamin dia tak akan tidur semalaman. Dan itu yg membuatku tetap bertahan dengan kesakitan ini.
Seperti saat ini Aku tersenyum ketika dia meremas tanganku, ingin sekali aku menariknya dan membuatnya duduk kepangkuanku dan melumat bibirnya yg hanya bisa aku hayalkan selama ini. Kyuhyun memang tak pernah jauh dariku sejak kami kecil karna aku selalu berada disampingnya, bahkan waktu sekolah kami berbeda kelas dia berusaha menyamai kelas ku agar kami satu kelas, padahal pada saat itu dia bisa meloncat kelas lagi mengingat otaknya sangatlah pintar. Tapi dia memilih bersama ku dan selalu disampingku sehingga seluruh sekolah mengira jika aku dan kyuhyun adalah sepasang kekasih. Mengingat dimana ada kyuhyun disitu pasti ada aku dan sebaliknya.
Seperti sekarang meski kyuhyun bersama kekasihnya kyuhyun selalu membutuhkan ku untuk ada disampingnya, bahkan mereka pernah berdebat masalah ini cangminpun pernah memintaku untuk menjaga jarak dengan kyuhyun, dan saat itu dengan berat hati aku menerima hingga suatu hari aku menggunakan satu alasan dengan bilang jika aku sedang tidak enak badan ketika kyuhyun bilang dia akan berkencan dengan cangmin. Tapi yg terjadi adalah kyuhyun malah membatalkan kencannya dan memilih merawatku dirumah padahal waktu itu aku hanya pura pura. Dan banyak alasan lain lagi agar aku tak mengikuti kencan mereka dan yg terjadi adalah kyuhyun selalu membatalkan kencannya, kyuhyun pernah bilang akan putus dengan cangmin jika cangmin memaksa untuk tidak membawaku ketika mereka berkencan.
Apakah cangmin membenci ku?, jawabannya iya. Ohh.. Ayolah siapa yg suka jika kekasih mu lebih dekat dan bergantung kepada orang lain. Bagaimana cangmin bisa bertahan dengan kyuhyun yg selalu bergantung kepada supirnya. Itu semua karna cangmin sangat mencintai kyuhyun. Bahkan dia harus menahan kekesalannya ketika kyuhyun lebih memilih bersamaku daripada dengannya. Hingga dia putuskan untuk segera menikahi kyuhyun ketika kyuhyun selesai kuliah, tapi kyuhun menolak dengan alasan dia belum siap untuk menikah dan akhirnya kedua keluarga sepakat untuk mengadakan pertunangan saja agar cangmin lebih tenang dan itu diterima oleh kyuhyun.
Apakah kyuhyun mencintai cangmin, tentu saja dia mencintai cangmin, meski aku tak pernah bertanya soal itu. Tapi dari perhatian yg ditunjukan oleh kyuhyun kepada cangmin itu menunjukkan jika kyuhyun juga mencintai cangmin.
.
.
.
.
Meski terkadang aku merasa kyuhyun lebih mencintainku darpada kekasihnya.
Bolehkah aku berharap seperti itu ?
Tbc .
Ff ini sudah saya update sampe capter 9 di aff
Selamat membaca ^^
