Daily Life Namikaze Naruto
By Taka.48
Naruto owner is Masashi Kishimoto
Genre : Friendship, Romance, Maybe Comedy
Main Cast : NaruHina, SasuSaku, Akatsuki, and Other
Rated : T
Warning : Typo, EYD, Gaje, Dll
Enjoy it !
oOo
Chaper 3 : The Idiot..
Saat itu jam istirahat di Konoha Gakuen.. Terlihat segerombolan makhluk (?) tengah berjalan menuju kantin.. Yang berjalan paling depan adalah seorang remaja berambut oranye dengan banyak tindik diwajahnya dan mata ungunya yang menatap tajam kedepan lalu diikuti seorang wanita berambut biru dengan hiasan bunga kertas di rambutnya, seorang remaja berwajah tua dan bercadar, seorang remaja pendek berambut merah, seseorang berambut pirang dan bertampang seperti perempuan, seorang remaja berambut putih dengan tampang (sok) cool, seorang remaja berkeriput, sesosok makhluk seperti hiu, sesosok makhluk abal yang berkulit belang hitam putih, dan seseorang yang memakai topeng oranye dengan satu lubang di mata kanan.. Mereka lah yang sering disebut-sebut sebagai Akatsuki.. Sebuah genk yang dipenuhi oleh orang-orang abnormal dan tidak mau belajar.. Terutama pemimpin mereka yang terkenal sangat mesum seantero Konoha..
'NARASIMU SANGAT TIDAK BERBOBOT AUTHOR KAMPREEETT !' batin remaja berambut oranye dan bertindik.. Pein.. 'Dan apa-apaan itu.. Aku tidak mesum..tapi..' Pein menahan nafasnya biar tegang gitu 'Super mesum.. Huehehe' lanjutnya penuh penghayatan..
BUAAKH!
"ADAWW !"
Dan Pein pun terkena pukulan 'penuh cinta' dari Konan.. Terlihat tangan kanan Konan yang mengepal dengan asap yang masih mengepul..
"Kau minta dihajar Pein.." kata Konan datar sambil membunyikan buku jarinya..
"E-Ehh.. M-matte.. Aku salah apa Konan-chan ?" kata Pein dengan wajah ketakutan..
"Dari wajahmu yang tersenyum mesum.. Aku menyimpulkan kau sedang membatin tentang hal mesum iya kan ?" kata Konan dengan aura gelap dibelakangnya
"Eehh... Kok kau tau ?" kata Pein dengan tampang (sok) polos..
KREETEK! KRETEEK!
"Pein... MATI KAU MESUUMM!" Konan pun menghajar Pein dengan bringas bagaikan preman pasar yang gak dapat jatah premannya..
"KYAAAAA! TOLONG AKUU!"
Sedangkan yang lainnya hanya melihat adegan pembantaian tersebut dengan wajah datar..
"Aku takut un.." gumam Deidara sambil berlindung dibalik punggung si cebol Sasori..
'Gue gak cebol..' batin Sasori galau
"AYO HAJAR PEIN-SENPAI KONAN-SENPAI !" teriakTobi sambil menari ballet di dekat Sasori dan Deidara..
"Kalau mau selamat.. Berdoalah kepada Jashin.." kata Hidan sambil pegang tasbih..
"Keriputku nambah deh.." gumam Itachi gak nyambung..
'Kampret..masa' kagak ada yang mau nolongin gue..' batin Pein sweatdrop lalu dia menatap Kakuzu dengan tatapan memelas..
"Kaku-" . "Bayar 20 Yen baru aku mau membantumu.." kata Kakuzu dengan cadarnya yang berkibar kibar..
Tik.. Tik.. Tik..
"DASAR KAU CADAR SIALAAANN!" Pein berteriak marah.. Saat itu dia melihat Konan sedang memegang pentungan pak satpam dan memandangnya dengan tatapan psikopat yang haus darah.. Konan pun menghajar Pein dengan ganas..
"KYAAAAHH"
Skip time...
"Cih.. Punya anak buah kampret semua.." saat itu terlihat para anggota Akatsuki tengah duduk di sebuah meja besar yang ada dikantin.. Pein yang sekujur tubuhnya penuh dengan perban akibat 'pembantaian' tadi tengah menggumam sendiri..
"HMBH.. Gomen Pein.. Kami masih sayang nyawa.." kata Zetsu sambil menahan tawanya..
"Lagipula kau sepertinya menikmati 'pukulan cinta' dari Konan Pein.." kata Itach dengan wajah datar khas Uchiha..
"Ck.. Bilang saja kalau-" . "GYAAA! ADA ZOMBIEE!" teriak Tobi sambil memegang rambutnya
DUAAKH! TING!
"MATI SAJA KAU BOCAH AUTIIISS !" teriak Pein murka setelah menendang Tobi ke langit hingga menjadi bintang..
"Sudahlah Leader.. Sekarang kita makan dulu.. Gue laper neh.." kata Kisame dengan wajah madesu..
"Kisame.. Pernahkah kau berpikir untuk operasi wajah ?" kata Itachi mengejek wajah Kisame..
"Kau mau bilang kalau wajahku itu jelek keriput ?!" kata Kisame balas meledek Itachi.. "Dasar kau pria tua ?"
"WOY ! NGAPAIN BILANG TUA TUA ! GUE TERSINGGUN TAU !" teriak Kakuzu marah dengan cadarnya yang berkibar-kibar..
Tik..
Tik..
Tik..
'Lo emang tua Zu..' batin semua anggota Akatsuki sambil sweatdrop
"YOSH ! RAMEENN AKU DATANG DATTEBAYOU !" teriak Naruto yang baru masuk ke kantin..
Semua anggota Akatsuki pun melihat kearah Naruto sambil menyeringai kejam..
"Hehe... Dapat mangsa.."
oOo
Disuatu tempat yang biasa digunakan oleh para siswa-siswi untuk mengisi perut mereka atau hanya sekedar mengobrol yang bernama Kantin terlihat seorang berambut pirang tengah dikelilingi oleh makhluk-makhluk abnormal (kecuali Konan) yang menatapnya dengan tatapan sangar..
"Err.. Ada apa ya ?" kata Naruto kebingungan..
"Hehehe.." Kakuzu terkekeh pelan dibalik cadarnya.. "Naruto.. Aku ingin mengatakan sesuatu padamu.." kata Kakuzu sambil tersenyum jahat.. Naruto pun menelan ludahnya..
'Apa.. Apa yang ingin dia katakan ? Apa dia ingin mengatakan kalau aku ganteng ?' batin Naruto narsis..
BRAAKH!
Kakuzu menggebrak meja kantin dengan keras.. Semua orang yang ada di kantin pun menoleh kearah Kakuzu cs..
BUAAKH!
Pein menendang Kakuzu sampai menancap di dinding dan pingsan.. "Kelamaan lo.." Pein pun menatap Naruto dengan tajam.. "Aku langsung to the point saja Naruto.. Aku ingin kau.." Naruto menunggu lanjutan perkataan Pein dengan gelisah.. "Mentraktir kami.." lanjut Pein dengan tatapan memelas..
.
.
.
.
.
.
.
.
'Ternyata cuma itu.. Dan.. Dan apa-apaan tatapannya itu.. Membuatku mau muntah..' batin Naruto sweatdrop plus ilfiel melihat wajah Pein..
'Kau membuatku malu Pein..' batin Konan dengan wajah memerah menahan marah plus malu..
'Baka pierching..' batin semua anggota Akatsuki (kecuali Kakuzu yang pingsan)..
'Apa aku keren ?' batin Pein gaje..
"Emm... B-baiklah.. Karena ini hari pertama kurasa ga apa apa.." kata Naruto sambil menyengir lebar.. Sungguh baik kau Naruto..
"YEEAAYY! MAKAN GRATIIISS!" teriak teriak semua anggota Akatsuki termasuk Tobi yang sudah kembali dan Kakuzu yang sudah sadar dari pingsannya (kecuali Konan)..
Naruto pun menghela nafasnya dan mentraktir para Akatsuki..
oOo
"Haaahh..."
Saat itu Naruto terlihat sedang duduk di bangkunya di kelas dengan wajah lesu.. 'Hiks.. Hiks.. Uang jajanku..' batin Naruto galau karena uang jajannya habis buat nraktir Pein cs..
"Emm... N..Naruto-kun kenapa ?" Hinata yang duduk disebelah Naruto kebingungan melihat wajah suram Naruto..
"Tidak apa-apa kok Hinata-chan.." Naruto tersenyum kearah Hinata.. Wajah Hinata langsung memerah malu dan menunduk melihat senyum naruto..
"Ehem... Apa kabar semua.." kata seorang guru bermasker yang masuk kedalam kelas Naruto sambil membaca sebuah buku bersampul oranye berjudul 'Icha Icha Paradise'..
'Siapa dia ?' batin para siswa-siswi dengan tatapan bertanya kepada guru tersebut..
Guru tersebut pun menatap semua murid kelas 1-F yang akan dia didik..
"Perkenalkan.. Namaku Hatake Kakashi.. Dan aku yang akan menjadi wali kelas kalian.." kata Kakashi memperkenalkan dirinya..
Semua murid kelas 1-F memandang guru bermasker tersebut dengan datar..
BRAAKKH!
Terdengar suara pintu yang di dobrak secara kasar dan tidak berprike-pintu-an oleh seorang remaja bertindik dan berwajah mesum..
"Kau siapa ?" kata Pein dengan kurang ajar menunjuk wajah Kakashi..
"Sebelum itu.. Kalian siapa ?" kata Kakashi dengan nada malas..
"Heh.. Kami ? Kau tidak tau ?" tanya Pein cengo
"Aku tau.. Tapi aku ingin kalian memperkenalkan diri padaku.." kata Kakashi masih dengan nada malasnya..
"Baiklah.." Pein menatap wajah teman-temannya satu per satu lalu mengangguk."Perkenalkan.. Nama kami adalah.." Pein memberi jeda pada perkataannya..
.
.
.
.
.
.
"Akatsuki.."
TBC
Uhm… Berjumpa lagi dengan saya.. Author gaje yang bikin fic ini ^^.. Udah lama gak ketemu semoga para Readers sekalian sehat-sehat… Hehe.. Gomen jika fic kali ini agak lebih pendek dari sebelumnya dan banyak typonya.. Saya harap Readers sekalian dapat memakluminya.. Hehe.. Yup... Arigatou yang telah me review dan mem fav fic gaje ini... Oleh karena itu saya akan terus berusaha dan semangat untuk melanjutkan fic ini.. Hum.. Baiklah sampai disini dulu.. Sampai jumpa di chapter berikutnya semuanya ! ^^
Taka.48 Out
