Naruto Disclaimer : Masashi Kisimoto
Akame ga Kiru Disclaimer : Takahiro & Tetsuya Teshiro
Summary : Perang Ninja ke 4 sudah usai , Sebagai orang yang pernah merasakan perang , Naruto Namikaze/Uzumaki Diberikan Misi Untuk Mendamaikan dimensi Lain. Naruto memulai petualangan barunya bersama orang yang akan membantu nya Mencapaikan Kedamaian abadi
Pairing : SasuFem!Naru, TatsuFem!Naru, Tatsu X Harem, MinaKushi
Rated : T+
Genre : Romence, Adventure, Suspense, Gore
Warning : Ooc, Semi Canon,Female Naruto, Typo bertebaran
Don't Like , Don't Read
Chapter 2
Other Place
Terlihat lelaki berambut coklat yang sedang duduk dipinggir jalan dengan wajah lesu (Ren : Ckckck kasian)
'Ternyata ibu kota sangat kejam'Batin orang itu
Flashback
Di sebuah hutan, terlihatlah kedua orang pria yang sedang menaiki kereta kuda yang nampak berjalan perlahan
Krak!
Krak!
Krak!
Tiba-tiba muncul retakan di permukaan tanah dan memperlihatkan seekor Naga Tanah yang terlihat sangat ganas
"Wah! I-itu Naga Tanah!" teriak salah satu pria itu
"Grooaar!"
Naga Tanah itu pun mengeram sambil menghunuskan tanganya menyerang kedua pria itu yang nampak berteriak ketakutan.
Wuush!
Tiba-tiba munculah ayunan pedang yang memotong tangan Naga Tanah dengan cepat.
Tep!
Datanglah seorang pemuda berambut coklat mendarat di tanah dengan berlutut sambil memegang sebuah pedangnya
Duuar!
Jatuhlah potongan tangan Naga Tanah di belakang pemuda itu dengan menimbulkan asap
"Binatang buas berbahaya tingkat satu, Naga Tanah..." ucap pemuda berambut coklat itu sambil berdiri dan berbalik menghadap Naga Tanah
"Lawan yang pantas" lanjut pemuda itu sambil menatap Naga Tanah dari bawah
Naga Tanah pun mengamuk sambil mengangkat tubuhnya lebih tinggi. pemuda berambut coklat dan bermata hijau itu hanya tersenyum tipis
"Kau marah, ya?" tanya pemuda itu kepada Naga Tanah itu
Pemuda itu memakai sweater coklat dengan kemeja putih di dalamnya dan celana jeans hitam sambil membawa ransel dan sarung pedang di punggunya
Naga Tanah kembali mengamuk, dengan cepat Naga Tanah itu menghunuskan tanganya kearah pemuda itu
Buum!
Pukulan Naga Tanah itu menghantamkan ke tempat pemuda coklat tadi berdiri, namun tiba-tiba pemuda itu sudah berada di atas Naga Tanah itu sambil mengayunkan pedangnya
"Berakhir sudah" ucap pemuda itu sambil menatap serius Naga Tanah yang ada di bawahnya
Pemuda itu pun berputar di udara dan mengayunkan pedangnya menebas Naga Tanah dengan cepat yang hanya meninggalkan bekas cahaya laju pedangnya.
Sring!
Sring!
Sring!
Pemuda itu pun berdiri di depan Naga Tanah dengan mengacungkan pedangnya ke depan. Tiba-tiba di sekujur tubuh Naga Tanah itu menyemburkan sejumlah darah dan Naga itu jatuh kebelakang dengan luka disekujur tubuhnya yang sudah mati karna tebasan pemuda itu
"Itu sangat luar biasa!" seru salah satu pria yang menaiki kereta kuda sambil berlari menghampiri pemuda berambut coklat tersebut
"Kau mengalahkan binatang paling berbahaya itu dengan tanganmu sendiri!" ucap pria yang satunya yang juga menghampiri pemuda berambut coklat itu yang sedang menyarungkan kembali pedang tersebut di punggungnya
"Hmm… tentu saja. Buatku, dia itu tidak ada apa-apanya" ucap pemuda itu sambil membanggakan dirinya sendiri
"Mengalahkannya mudah sekali bagiku!" lanjut pemuda itu masih membanggakan dirinya, membuat kedua pria yang telah di tolongnya sweatdrop termasuk authornya
"Ngomong-ngomong, namaku tatsumi dan aku ini akan terkenal oleh seluruh Ibu Kota Kerajaan"Ucap pemuda bernama Tatsumi , Tiba-tiba salah satu pria di depan Tatsumi memincingkan matanya menatap Tatsumi..
"Kau bilang kau ingin menjadi terkenal di Ibu Kota Kerajaan?" tanya pria di depan Tatsumi
"Ya!" seru Tatsumi.
"Eh! tunggu! memangnya kenapa soal itu?" tanya Tatsumi pada kedua pria di depannya.
Kedua pria di depannya saling menatap sejenak
"Ibukota kerajaan bukan tempat harapan dan impian seperti yang kau pikirkan, nak" ucap salah satu pria itu
"Maksudmu?" tanya Tatsumi
"Kotanya memang hidup, tapi di sana ada monster lebih berbahaya dari naga tanah" jawab pria itu sambil menunjukan jempolnya kebelakang
"Apa?" tanya Tatsumi
"Maksudmu, di kota itu ada binatang berbahaya juga?" Lanjut Tatsumi dengan bingung
"Para manusia di sana… mereka manusia tapi hati mereka seperti monster" jawab pria itu
"Ibu kota penuh dengan orang seperti itu" lanjut pria itu
"Hmm… aku menghargai saranmu" ucap Tatsumi
"Tapi sekarang aku tidak bisa kembali" lanjut Tatsumi dengan wajah cerah
"Aku… tidak, kami. Kami akan berhasil di Ibukota kerajaan, dan menyelamatkan desa kami!" seru Tatsumi membuat kedua Pria menatapnya heran
Skip
"Wah! luar biasa! jadi ini Ibukota Kerajaan." teriak girang Tatsumi sambil memandang Ibukota
"Ibukota terlihat damai ya" Gumam Tatsumi
"Jika aku mencari uang disini, aki bisa memberi seluruh desa!" seru Tatsumi sambil memandang kegiatan pasar di sekitarnya
Tatsumi pun berjalan dengan pelan sambil terus menatap kegiatan pasar tersebut menuju tempat pendaftaran tentara kerajaan
Skip
"Oh… kamu seorang pelamar juga, ya?" ucap panitia pendaftaran
"Isi formulir ini dan kembalikan padaku" ucap panitia tersebut
"Ini…" gumam Tatsumi sambil menatap formulir pendaftaran di gengaman tangan mereka
"Saya akan memulainya sebagai seorang prajurit rendahan?" Tanya Tatsumi
"Tentu saja." jawab panitia itu
"Siapa yang sudi menjadi prajurit rendahan?" tanya Tatsumi dengan cukup kencang
"Lihat kemampuanku… jika kamampuanku menjanjikan, jadikan kami sebagai seorang komandan?" tanya Tatsumi sambil mengacungkan pedangnya ke wajah panitia pendaftaran
"KELUAR!" teriak panitia itu sambil menendang Tatsumi ke jalan dan mendarat dengan tidak sempurna dengan wajah menghantam aspal
"Itte"Ringis tatsumi yang wajahnya menghantam aspal dengan sempurna
"Apa-apan kau? kenapa kau tidak menguji kemampuanku? hah!" tanya Tatsumi sambil berdiri dan menatang panitia itu
"Jangan bercanda! karena kemunduran ekonomi, kami di banjiri banyak pelamar! ada batasan berapa prajurit yang kami sewa!" seru panitia itu panjang lebar membuat Tatsumi cengok
"Oh, begitu?" tanya Tatsumi
"Jika kau mengerti, pergilah dari sini, dasar anak nakal!" seru kembali panitia itu dan menutup pintu dengan keras
"Haah~" Tatsumi hanya bisa menghela napas kasar
"Hai!" tiba-tiba datanglah seorang wanita berambut pirang sedikit pucat menghampiri mereka
Tatsumi mendongakkan wajahnya ke atas menatap wanita bermata kuning itu dan berpakaian seksi berdiri di belakangnya
"Sepertinya ada sesuatu yang menggangumu, pemuda-san." ucap wanita itu
"Ingin uluran tangan seorang wanita?" tanya wanita pirang itu yang bernama Leone
"Gaak!" tiba-tiba Tatsumi tersentak kaget karena menatap dada Leone itu yang terbilang besar yang dibalut kain hitam yang mengantung di atasnya
"Ja-jadi ini adalah Ibukota Kerajaan" ucap Tatsumi sambil berhayal yang aneh-aneh yanng wajah nya sangat sangat nista (Ren : Dasar mesum loh)
"Ada apa dengamu?" tanya Leone pada Tatsumi
Di kedua pipi Tatsumi merona dengan sedikit keringat disana
Terobsesi oleh mimpi mu untuk berhasil di Ibukota, kamu datang jauh-jauh ke sini dari desamu , ya?" tanya Leone
"Bagaimana kau-"
"Bagaimana kau bisa mengetahuinya?" tanya Tatsumi yang berdiri mencoba menghilangkan fikiran kotornya
"Aku tahu semuanya" jawab Leone kepada tatsumi
"Ehem! ngomong-ngomong… aku tahu cara biar cepat disewa untuk melayani pemerintah" ucap Leone
"Benarkah?" tanya Tatsumi
"Hem! ingin tahu caranya?" tanya Leone pada Tatsumi
"Ya, ya!" seru Tatsumi Antusias
"Kalau begitu, traktir Onee-san makan, ya!" ucap Leone.
Skip
Glek!
Glek!
Glek!
Stemp!
"Heee~ minum di siang hari benar-benar fantastis!" ucap Leone yang di panggil Onee-san setelah meminum segelas besar sake di dalam sebuah bar. Tatsumi yang melihat cara minum wanita pirang itu hanya sweatdrop
"Kamu juga minumlah, kita bersenang-senang!" ucap Leone sambil menyerahkan sebotol sake pada Tatsumi
Tatsumi menghela napas untuk mengeluarkan semua emosinya
Bruk!
"Beritahu aku caranya disewa oleh pemerintah!" ucap Tatsumi sambil mengebrak meja
"Itu sih cukup mudah.. tapi, harus memiliki koneksi dan uang" ucap Leone sambil menatap pemuda di depannya
"U-uang?" tanya heran Tatsumi
"Aku mengenal seorang pria di militer, jika kalian memberinya uang, maka lebih cepat kalian disewa" jawab Leone
"Aku mengerti" ucap Tatsumi sambil meronggok isi ranselnya
"Apa dengan ini cukup?" tanya Tatsumi sambil menaruh sekantung uang di atas meja
"Oh, sangat cukup!" ucap Leone girang
"Dalam perjalanan ku ke sini, aku membunuh beberapa binatang buas untuk mengumpulkan hadiah" ucap Tatsumi sambil melipat tangannya di dada dengan gaya membanggakan diri (Ren : Mulai dah -,-)
"Hmm… kamu cukup kuat, ya" balas Leone
"Kau akan menjadi seorang komandan dalam waktu singkat!" ucap girang Leone
"Oh… itu benar! sisanya ku serahkan padamu!" balas Tatsumi juga girang
Leone pun beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju pintu keluar
"Kupikir pertemuanku denganmu menjadi pelajaran berharga"Ucap Leone sambil berbalik melambaikan tanganya
"Aku pergi dulu untuk menguruanya, jadi tunggu disini, ya!" ucap wanita itu sambil berbalik melangkahkan kakinya keluar bar itu
"Ha'i!" teriak Tatsumi dengan gembira sambil melambaikan tanganya
2 jam kemudian...
"Kenapa lama sekali?" Gumam Tatsumi menanya pada dirinya sendiri
"Mungkin dia sedang mengurusnya saat ini" jawab Tatsumi kepada dirinya sendiri
4 jam kemudian..
Tatsumi menyanggah kepalanya dengan satu tangan membuatnya tetap terjaga walau rasa ngantuk menyerangnya
6 jam kemudian…
Tatsumi pun tertidur diatas meja
8 jam kemudian…
Tatsumi menatap sambil sweatdrop kursi yang tadi di tempati wanita pirang itu
"Sepertinya aku tertipu"Gumam tatsumi dengan wajah lesu
"Tuan, kami sudah mau tutup" ucap pelayan bar itu
"Oh, kami sedang menunggu seseorang…" ucap Tatsumi menanggapi pelayan tersebut
"Sepertinya kamu sudah tertipu" balas pelayan bar itu
"Apa saya bisa melaporkan ini?" tanya Tatsumi pada pelayan bar itu
"Orang yang ditipulah yang bersalah" jawab pelayan bara itu membuat Tatsumi bertambah lesuh
End of flash back
Sringgg
Terlihat Wanita Berambut Kuning-merah Aka naruto yang ingin jatuh dari langit
'Siapa itu'
Dan lelaki itu pun berlari dan menangkap Tubuh Naruto Ala bridal style, Tatsumi yang melihat wajah terlelap Naruto Agak merona
'Manis'Batin Tatsumi
Tatsumi pun berjalan kepinggir jalan dan mundudukan Naruto didekat tasnya, Tatsumi melihat suluruh tubuh Naruto dari rambut ke wajah, dan melihat oppainya yang agak terlihat karna jaket yang dipakainya sobek sana sini tatsumi saat melihat daerah itu sempat merona, Ia melanjutkan melihat tubuh naruto sampai kaki, Tatsumi mengagumi ciptaan tuhan yang satu ini seperti malaikat yang baru saja jatuh dari langit (Naruto)
"Engggh"Naruto terbangun dari tidur manisnya, Karena ia merasa terganggu tidurnya
"Kau.. Siapa?"Tanya naruto kepada tatsumi
"Perkenalkan namaku Tatsumi, Nona.."
"Naruto, Uzumaki naruto Yorosiku Onegashimasu"Ucap naruto dengan senyumannya, Tatsumi yang melihat wajah naruto hanya memerah
"Kau sakit? Kenapa wajah kamu merah"Tanya Naruto sambil memiringkan wajahnya menambah kesan imut, Tatsumi yang melihat tingkah naruto malah bertambah merah (Ren : Ckckck Dia merona naru, Bukan sakit. Dobe dobe # DirasenganNaru )
"Emm.. Aku tidak sakit, Sebaiknya kau mengganti baju mu, Karna baju mu sudah tidak layak pakai"Ucap tatsumi memalingkan wajahnya, Naruto yang mendengar perkataan tatsumi melihat Bajunya yang sudah sobek sana sini
"Hehehe, Apa boleh kau mengantarkan ku ketoko baju?"Tanya naruto
"Baiklah"
Skip
"Kenapa kita kesini"Tanya tatsumi melihat toko itu
Naruto menggigit ibu jarinya, Dan Ibu jarinya mengeluarkan darah dan dia membuat segel tangan
[Fuin]
Poff!
Muncul Kotak berwarna perunggu yang ada ditangan kanan Naruto
"Sudah, Ikut aku"Ucap naruto tak sadar kalau ia mengenggam tangan tatsumi. Tatsumi yang merasakaan tangannya digenggam oleh Naruto hanya merona dan dia melupakan yang dilakukan naruto tadi
Klingg
"Selamat datang"Ucap penjaga toko emas itu
"Emm.. Aku ingin menjual ini"Ucap naruto menaruh kotak itu dimeja dan menggigit jarinya, ibu jari naruto mengeluarkan darah dan menempelkan darah itu dikertas fuin itu
Cklek
Dan terlihat koin emas yang sangat banyak
"B-banyak sekali"Ucap penjaga itu
"D-dapat dari m-mana harta itu naru"Tanya tatsumi dan dibalas cengiran kuda Naruto
"Hehehe, Kalau satu keping emas ini dijual berapa harganya"Tanya Naruto kepenjaga toko itu
"Hmm.. Ini satu juta ryo"Ucap penjaga itu (Ren : Untuk sementara diAGK make Ryo dulu, Soalnya saya lupa mata uang di AGK -,- , Kalo ada yang tau tolong kasih tau Ren yah)
"Huum.. Ini"Ucap naruto dan mengasih 4 keping emas itu kepenjaga toko emas itu dan diterima oleh penjaga itu
"Ini nak"Ucap penjaga toko itu mengasih uang kenaruto 4 Juta ryo
"Arigato gozaimasu"Ucap naruto dengan senyuman lima jarinya, Naruto pun berjalan keluar sambil menggandeng tangan tatsumi keluar toko itu
Skip
Ditoko Baju Wanita
"N-naru apa aku harus masuk juga"Tanya tatsumi
"Tentu, Karna aku minta pendapat mu nanti"Ucap naruto sambil menarik (Baca : Menyeret) tangan tatsumi masuk ke Toko baju wanita itu
Klingg
"Selamat datang"Ucap wanita penjaga toko baju itu
Naruto berjalan jalan untuk mencari baju yang cocok untuknya (Ren : iyalah buat kamu,Masa buat tatsumi # DiSerangAmaTatsumi ) sedangkan tatsumi sedang duduk dibangku yang kosong untuk menunggu naruto memilih bajunya
"Tatsumi kau tunggu disini yah aku ingin menyoba baju ini dulu"Ucap naruto dibalas anggukan tatsumi
Naruto masuk keruang ganti untuk mencoba baju pilihannya, Tatsumi duduk dibangku yang ada didepan ruang ganti itu
Srekk
Tirai itu terbuka menampilkan Naruto yang menggunakan Baju Berwarna putih dengan motif bunga sakura dengan celana Pendek diatas lutut berwarna Hitam dengan High hils (Ren : Bener gak?) berwarna Hitam
"Bagaimana"Tanya naruto dibalas anggukan Tatsumi, Naruto tersenyum atas jawaban tatsumi dan ia masuk mencoba baju yang lain
Srekk!
Tirai itu terbuka dan terlihat naruto memakai baju U Neck dengan Warna Kuning bergaris garis putih senada dengan warna rambutnya dan memakai jaket berwarna hitam yang hanya sepinggang dan dibiarkan terbuka dan memakai Rok pendek diatas lutut dengan sepatu berwarna Hitam dengan stocking sampai paha
"Cantik"Gumam tatsumi
"Bagaimana"Tanya naruto memerah karna agak risih karna memakai rok
"Sangat cocok"
"Baiklah aku akan mengambil yang ini, kau tunggu diluar saja"Ucap Naruto
Tatsumi pun berjalan keluar toko baju wanita itu dan mununggu naruto diluar toko
Dan naruto keluar toko memakai baju yang dibilang tatsumi sangat cocok tadi
"Sudah selesai"Tanya tatsumi
"Sudah"Jawab naruto Sumringah
"Aku ada pertanyaan"
"Pertanyaan apa"Tanya naruto
"Naruto kenapa kau tadi jatuh dari langit?Apa kau bidadari yang ingin menolongku? Terus kenapa kau bisa mengeluarkan benda dengan darah dan mengucapkan saja? Dan dari mana Emas sebanyak itu? Kenap.. Emmhh"Ucapan tatsumi terhenti karna naruto membungkam mulut tatsumi dengan tangannya
"Apa kau bisa menjaga informasi ini baik baik?"Tanya naruto dijawab anggukan tatsumi
"Huum.. Memangnya aku jatuh dari langit?"Tanya naruto dibalas anggukan tatsumi
"Aku jatuh dari langit karna ulah seseorang. Aku bukan bidadari. Sebenarnya aku ini berasal dari dimensi lain..""APA kau dari dimensi lain!"
"Jangan potong perkataan orang!"
"Baik"Ucap tatsumi
"Aku ini ninja dan..""Apa kau nin.."
Jduak
"Ittai"Ringis Tatsumi
"Jangan potong perkataan orang BAKAA!"ucap Naruto sambil mengacungkan Tinjunya dengan rambut yang sudah berdiri dengan cabang Sembilan (Ren : Ckckck Habanero kedua. Buak buak duak jduak bug Blarr # DiBogemNaru Kushi)
"Sekali lagi kau memotong ucapan ku. Aku bersumpah kau tidak akan melihat hari esok TAT-SU-MI-KUN"Ucap naruto sambil tersenyum sangat manis,Tapi lain hal yang dirasakan tatsumi
"H-hai"Ucap Tatsumi terbata, Karena merasakan aura gelap yang menguar ditubuh Naruto
'Aku tidak boleh buat nya marah lagi'Batin Tatsumi
"Aku kesini diberi misi oleh seseorang untuk mendamaikan dunia ini, Aku mempunyai emas banyak karena orang yang memberikan misi ini yang memberikan emas ini"Ucap Naruto , tatsumi hanya ber'Oh'ria
"Emm.. Apa kau percaya dengan monster"Tanya Naruto
"Iya, Memangnya kenapa"
"Didimensi ku ada yang namanya biju, Biju itu monster Berekor, Setiap biju memiliki ekor berbeda beda misalnya ekor satu sampai ekor sembilan itu adalah biju. Dan Jinchuriki adalah wadah biju itu, Dan Aku adalah Jinchuriki dan Aku mempunyai kesembilan biju itu. Apa setelah kau mendengar cerita ku ini akan menganggap ku Monster"Ucap naruto yang matanya sendu. Tatsumi pun menggenggam kedua tangan naruto
"Memangnya ada Monster dengan wajah cantik dan manis? Dan kau bukan monster, Kau hanya wadah monster itu .Aku tak menganggap mu monster naru"Ucap Tatsumi, Naruto yang mendengar perkataan Tatsumi langsung menangis
'DIA BERKATA JUJUR GAKI'Ucap Kurama
'B-benarkah'Tanya naruto Dijawab anggukan Kesembilan biju itu
Grepp
"Ehh"Tatsumi kaget karena dipeluk oleh naruto dan dia merona merasakan ada benda kenyal yang menubruk didaerah perutnya
"N-naru"."Hiks.. Untuk kali ini saja Hiks.."Potong naruto, Tatsumi mengelus pucuk kepala naruto. Tak lama naruto tertidur dipelukannya
Konoha side
At Hokage room
Terlihat Rokie 9 ditambah Sai dan para tetua konoha
"Karena aku ingin pensiun, Aku ingin mengundurkan diri dari jabatan hokage dan Yang akan menggantikan jabatan ku adalah Sasuke"Ucap Wanita berambut pirang pucat Aka Tsunade
'Sasuke'Panggil seseorang dari dalam dirinya
Minsdscipe ON
"Ini... Kau"Ucap sasuke saat melihat orang yang didepannya
"Yahh.. Bagaimana kabar mu"Tanya orang misterius itu
"Seperti yang anda lihat ***** . Ada apa ***** memanggil ku"Tanya sasuke to the point
"Aku ada..."
Mindscipe Off
"...Ke"
"...suke"
"SASUKE"Gertak tsunade
"Aku menolak"Jawab singkat dari sasuke (Ren : Kriteria Uchiha ckckck # DiKugutsuchiSasuke )
"Kenapa"Tanya Tsunade
"Aku kesini hanya karena si dobe, Karena dobe tidak ada aku akan keluar desa ini. Jika aku disini, Aku hanya akan teringat masa lalu ku dikonoha"Ucap sasuke dingin Sambil Mengeluarkan EMSnya
[Shunshin]
Bzzzt!
Sasuke menghilang dari ruangan hokage dengan Shunshin Raitonnya
MinaKushi side
Disuatu tempat
"Hai"Ucap MinaKushi barengan
"Baiklah 10 menit lagi aku..."
To be continued
Akhirnya selesai juga Chapter2, Apa ini udah panjang word nya?
Yosh Reviewsnya minna-san
