I Can't . . . Because . . .
Chapter : 2
.
.
.
By : Malconette Tara
.
.
Genre :
Hurt/Comfort and Romance and Humor
.
.
Pairing :
KyouTen , HakuKyou
.
.
Warn for u :
Gaje , alur berantakan , plagiatan mungkin (kayaknya pernah mendengar cerita ini and I want to share it , ato itu perasaan Malco aja kali ya ? ) , OOC , awkward sekali , weird banget , bego sekali , absurd banget and any nonsense told . YAOI lah
.
.
Kalau sudah membaca warning , dan tak ingin melanjutkannya , silahkan kembali ke halaman sebelumnya , dimana anda menemukan lebih banyak tulisan yang lebih cakep ketimbang Malco
.
.
.
Masih mo ngebaca ? bandel amat
.
.
.
Wah , masih mo ngebaca yah ?
.
.
.
Malco tidak bertanggung jawab kalo ortumu bilang , " Si ' anu ' kok jadi begitu ? guling guling mulu . Kena sakit kuning kali ye ? "
Silakan baca ! ^0^
Tenma melangkah lunglai ke kelasnya , baru saja dari klinik . Rasanya ia ingin pulang saat itu juga . Tidak berani bertemu Tsurugi .
" Hhhhhh . . . Apa yang harus kulakukan ? " gumam Tenma lesu .
Tau tau dia sudah berada di depan pintu kelas . Oke Tenma . Mantapkan Hati kecilmu !
GREEK !
" Shitsureisimasu , sensei . " katanya dengan suara serendah mungkin .
" Suwatte kudasai , Matsukaze . "
Seluruh pandangan tertuju pada pemuda yang sempat menjadi GK itu . Kecuali . . . yah kita semua pasti tau . Si navy blue yang berusaha membuang pandangan .
Tenma duduk di bangkunya dengan pikiran melayang entah kemana .
Bagaimana ini ? Apa yang akan terjadi selanjutnya ? Tidak mungkin begini terus kan ? Haruskah ia meminta maaf pada Tsurugi ? Lalu , Hakuryuu bagaimana ? Kenapa Simsimi diciptakan ? #woi , ga nyambung
Ah , rasanya pengin nyanyi Karakuri Pierro aja , ato Karakuri Ageha
" MATSUKAZE TENMA ! "
GRAAK!
" IYA , SENSEI ! "
" APA YANG SEDANG KAU PIKIRKAN ? KENAPA BENGONG ? " . Tenma terdiam sejenak .
" Saya . . . mengalami kontroversi hati . . . statusiasi saya belum jelas . . . makmurisasi perasaan tak pernah tersampaikan . . . "
Semuanya diem .
" Matsukaze . . . "
" Ya sensei ? "
" Kembali ke klinik sekarang . . . . "
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Skip time again . Morning
In Kontrakan Bu Aki Kino
" Tenma , tidak bawa payung ? kelihatannya sebentar lagi akan hujan . "
" Iie . Kami pulang setengah hari , kok . Hari ini juga tidak ekskul "
Aki menatap Tenma yang sedang memakai sepatu .
" Tenma lagi bertengkar dengan Tsurugi ya ? "
JEBRET ! Pas kena ulu hati Tenma .
" Aaa , tidak kok . " Ngibul ni yee . "Kenapa Aki nee bisa berpikir seperti itu ? "
" Akhir – akhir ini Tsurugi tidak menjemputmu . "
" Oh begitu ya . Ittekimasu ! "
" Itterashai ! "
Hari ini Tenma sudah bertekad untuk minta maaf pada Tsurugi , setelah berkutat dengan Simsimi ( ? ) . Minjem tablet Shindou .
Pertanyaannya : Simsimi merupakan aplikasi " Tanya sendiri , jawab sendiri " . Bagaimana caranya Tenma bisa dapat solusi ?
Setelah diselidiki , yang ngetik " chat balasan " disitu adalah kerjaannya Kirino . Yang Tenma gak tau , ' Simsimi plan ' sudah direncanakan sejak Tenma bertengkar dengan Tsurugi .
Flashback
After School . . .
Shindou ngajak Tenma dan Kirino ke rumahnya .
" Kamu mau berbaikan dengan Tsurugi ? " Tanya Shindou
" Mau . "
" Coba ini deh . " . Shindou menyerahkan tablet dengan aplikasi Simsimi yang sudah terbuka . Tenma biyung . Ada anak ayam kuning di sudut layar .
" Buat apa ? " Ga begitu yakin , anak ayam bisa ngasih jalker ( jalan keluar )
" Dengan ini masalahmu bisa terpecahkan ! "
Kirino yang tau betul kalau Tenma gaptek .
" Coba ketik ' menurut Simi , yang salah Tenma atau Tsurugi ? ' " kata Kirino . Tenma nurut
" Kata Simi , ' dua duanya salah ' "
" Ketik ' Siapa yang harus minta maap duluan ' "
" ' Tenma yang harus minta maap duluan . Tenma harus berlapang dada untuk minta maap . Tenma kan anaknya baik , rajin , soleh dan rajin menabung . Kalo dua duanya ga mau minta maap , gimana mau baikan . ' "
" Nah , Tenma sono gih buruan . Minta mangap sama Tsurugi " perintah Shindou .
Semangat Tenma buat minta mangap pun berlipat ganda .
Back to the present
' Yang mulai duluan kan aku . ' Begitulah dia berasumsi .
Dan setelah itu , kami akan berdamai lagi !
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-
In Class 1
" Baiklah , kalian harus mandiri . Jangan ribut dan kerjakan latihan kalian "
" Baaiiikk . . "
Sensei Kazemaru meninggalkan kelas dengan pala cenat cenut .
Detik detik kepergiannya , sangat dihargai oleh anak kelas 1 .
Karena seperti yang kita ketahui , apapun sekolahnya , apapun kelasnya , bagaimana pun muridnya . . . . Jika ditinggalkan oleh guru yang sedang rapat . . . .
MINUMNYA TEH BOTOL SOSRO #script hampir dikoyak
Eh , jangan koyak script sayaaa ! #siapin revolver
Maksud Malco tuh . . . . .
KELAS TETEUB AJA KAYAK KEBUN BINATANG RAGUNAN
Ributnya nauzubillah . Orang lain ga akan bisa membedakan mana Ragunan dengan kelas 1 .
Monyet yang mukul mukul meja kelas . . . - Saru
Kelinci yang online . . . - Fei
Koala tepe . . . - Alpha
Cheetah yang lari muter muter kelas tanpa sebab . . . - Hayato
Kepiting dan kucing yang tengah berkutat dengan es campur ( ? ) yang baru dibeli . . . - Hikaru dan Masaki
Pikachu yang keinjek injek . . . - Shinsuke
Domba yang tengah kalut luar biasa dan menunggu momen tepat untuk minta maap. . .- Tenma
Ular yang mendesis desis ga jelas . . . - Kurama
Kangguru yang ninju ninju tas olaharaga . . . -Tetsukado
Petugas kebun binatang yang curi – curi pandang ke arah Nak Domba . . . - Tsurugi
Ga ada bedanya kan ?
Kelinci mampir ke meja domba .
" Nanti ada rapat di ruang klub . Jangan pulang dulu . "
" Lho , bukannya - ? " Domba protes
" Tauk nih , Endou – kantoku bilangnya begitu , ada yang mau dibicarakan , yasud , nurut aja . #bloon juga mau nurut . Ada latihan juga . "
" Hah ? latihan ? "
" Iyak . Palingan squat jump 100 kali , lompat dada 150 kali , sit up 50 kali , shooting 100 kali . "
" Uh . . . Baiklah . . . "
Bukannya domba ga mau ikut latihan tapi , dengan mood begini , kakinya serasa dikasih jangkar . Beraaaatt .
Penjaga kebun binatang ( PKB ) tidur di atas meja . Eh ? tidur di atas meja ? nope , maksud saya , dia naruh kepalanya di lipatan tangannya . Di atas meja . Bukan tiduran di atas meja .
" Gi ? "
" Kenapa ? " Penjaga kebun binatang tetap dengan posisinya .
" Masih idup , kan ? " kata kucing teal .
" Masih . "
" Mo es campur , gak ? "
" Ogah . Paling udah diludahin sama kalian berdua . "
" Ih , higienis , kok . "
" Gak mao . "
" Walaupun kusuruh Tenma yang menyodorkannya ? "
" . . . "
" Ah , iya . Kalian berantem karena Hakuryuu kan ? "
PKB langsung menegakkan kepalanya .
" Darimana kau tahu ? " Kucing dan kepiting mulai nyanyi .
Tsurai yo , setsunai yo , sabishii yo , kurushii yo , nakitai yo .
Arigatou iu mae ni gomen
O iwazu ni aaa . .
It 's excruciating ,it 's painful , it 's lonely , it 's hurts , I want to cry .
Saying ' sorry ' before ' thank you . I wasn't able to do .
" AAARGGHH! URUSAIII ! "
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-
Class finish ! Ragunan ditutup
Pada akhirnya Tenma masih tak punya keberanian untuk minta maaf . Dia hanya misah misuh sendiri di tempat duduknya , merutuki dirinya , kenapa keberanian yang selama ini dimilikinya pergi gitu aja .
" Gimana ? " kata Shindou yang mampir ke tempat Tenma .
" Be – belum , senpai . . . " . Shindou menarik nafas depresi . " Sampai kapan mau begini terus ? "
" Tidak tahu . " Tenma menghela .
" Simi akan mengutukmu Tenma ! "
" Hah ? ! Beneran ? ! "
" IYAK ! " kata Shindou berapi – api . " kamu akan dikutuk menjadi domba dakocan seumur hidup ! SEUMUR HIDUP ! MAO GAK JADI DOMBA WARNA ITEM ? ? ! "
" IIE ' ! ! "
" Cepetan cari Tsurugi ! ! "
" Dimana ? ! " Tenma panik kuadrat . Siapa juga yang mau jadi domba ? udah jadi domba, warna hitam pula !
" Cari dimana sajalah . Ke dekat gudang sono , deket ruang klub sepbol jaman IE ! Sekalian bawa nih bola ! dari kantoku , tarok di gudang ! "
" Hah ? " Tenma biyung . Kok jadi pesuruh ?
" Hah hoh hah hoh mulu ! Udah , buruan ! nanti gudangnya dikunci ! "
" Hai' ! "
Tenma ngibrit keluar kelas . Shindou ngikik kesetanan .
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-
" Wah , aku harus cepat . Nanti gudangnya di kunci pula . " Tenma menambah kecepatan pada langkahnya.
Saat Tenma sampai disana , untungnya masih ada orang .
" Syukurlah ! "
" Tsurugi itu orangnya dingin sekali ! "
Eh ? Tenma kenal suara itu . Dan dia cepat-cepat bersembunyi di balik balok kayu .
" Padahal , aku bilang akan segera pindah . Tapi , dia tetap cuek padaku ! "
" Hei, Hakuryuu . Sebenarnya kamu tidak pindah , kan ? "
" Memang ! "
Eh ?
" Kau ini . . " kata anak berambut hitam dengan antena layu sambil mengoper bola pada Hakuryuu . " Bagaimana kalau sampai ketahuan ? "
" Bilang saja kepindahanku dibatalkan ! "
" Walau aku mengerti perasaanmu , apakah itu tidak keterlaluan ? " kata Shuu , melemparkan bola terakhir ke keranjang .
" Biar saja ! Dia itu sombong sekali ! populer sedikit saja soknya sudah selangit ! "
DUESH!BAM!
Hakuryuu dan Shuu kaget mendapati sebuah bola yang ditendang , menabrak dinding gudang hingga retak . Saat itu juga Hakuryuu menoleh dengan horor . Tenma telah berubah dari domba putih bersih kini menjadi domba dakocan ( baca : domba hitam ) . Rupanya Simi telah mengutuknya ! #mana ada anak ayam ngutuk orang ( ( A A ) )
" Kau . . . Aku salah menilaimu , Hakuryuu . . . "
" Ka – kau siapa ? "
" Tsurugi bukan cowok berhati dingin , tau! Dia menganggap semuanya serius ! hanya itu saja ! dan kau anggap pernyataan cintamu sebagai ' mainan ' ? ! Kau harus pergi denganku ! Lalu minta maaf pada Tsu – "
PLOK. Sebuah tangan menepuk bahu Tenma pelan .
" Tsurugi ? Kau mendengar kami ? "
" Diam . . . "
Tsurugi mendekati Hakuryuu yang mundur selangkah .
" Ah . . . Eh . . . Ano . ."
" Sebaiknya . . . kau tidak mengulangi dan mengalami hal yang sama , kalau nanti sudah punya seseorang yang benar – benar kau sukai . "
" . . . " .
" Nah , ayo pergi , domba jelek . "
" Uuh ? " Tenma biyung .
" Hei , tunggu dulu ! "
Hakuryuu menarik kerah belakang Tenma dan Tsurugi secara bersamaan dan menarik – lebih tepatnya melempar sih – ke gudang .Lalu menguncinya . Di luar dugaan , Hakuryuu kuat juga .
" Apa yang kau lakukan , Hakuryuu ? ! " kata Shuu histeris . Hakuryuu tak peduli .
" ' Benar – benar ' katamu ? ! Aku memang suka padamu kok ! ! "
Sambil menggenggam kunci gudang dengan penuh amarah , Hakuryuu berkata ,
" JANGAN . . . MEMBODOHI ORANG YA ! KALIAN SUDAH PACARAN KAN ? ! AKU SERING MELIHAT KALIAN BERDUAAN !
SILAHKAN KALIAN BERMESRAAN DI DALAM SANA SEUMUR HIDUP ! "
"Tunggu , Hakuryuu ! ! ! "
Shuu menyusul Hakuryuu yang berlari eh kabur ding .
" Hakuryuu ! "
SIIING . . .
DAK!DAK!DAK!DAK!
" BUKA WOOOOI ! ! " jerit kedua pemain 8/10 tersebut .
" DISINI GELAAAP ! "
" Jendelanya ! "
Tsurugi memanjat tumpukan kardus untuk menggapai jendela . Namun , kakinya terpeleset .
BRUK !
" WAAA , Tsurugi ! kau masih hidup ? ! " kata Tenma panik .
" I . . Iya . . Sepertinya kakiku terkilir . . "
Untuk sejenak ada kesenyapan melanda dua pemuda itu .
" Kata Hakuryuu , dia benar benar menyukaimu . . " Tenma membuka percakapan .
" Aku tahu . "
" Pantas dia semarah itu . . "
" . . . Tenma . . . "
" Hn ? "
" Gomen . . . " Tenma tersenyum kesal . Tsurugi tahu walau dalam gelap .
" Kenapa . . . Kenapa kau duluan yang bilang . "
" ? ? "
" Aku juga . . Terima kasih yang waktu itu . . Lalu . . . maaf , aku terlalu keras kepala . . "
GLUDUK GLUDUK
" Hahaha , kau lapar ya Tenma ? "
" Perutku tidak bunyi tuh "
Sesaat kemudian lampu blitz dari langit menampakkan dirinya dari jendela kecil gudang
" Ja – jangan bilang kalau . . . "
CTAARRR !
GYAAAAAAA !
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-
" Mereka berdua lama sekali . . . " gumam Kirino .
Rapat sudah lama usai , tapi duo KyouTen itu masih belum kembali . Mestinya ada latihan tapi dibatalkan karena hujan .
" Harusnya mereka sudah kembali . . " kata Kariya , mengamati hujan deras dari jendela dalam ruang klub . " Itu kunci gudang kan ? untuk apa Hikaru ? ? "
" Oh ini ? Tadi . . "
Flashback
Hikaru sedang menyimpan buku di loker .
" Anu . . . Kageyama – kun ?"
Hikaru berbalik dan mendapati seorang anak menutupi mukanya dengan buku yang bagian depannya ditulisi kata kata " Untuk melindungi privasi " . Karena tertutup buku , Hikaru hanya melihat kalau anak itu punya rambut berwarna hitam dengan antenna layu yang beraksen merah putih .
" Ada yang bisa kubantu ? " tawar Hikaru .
" Ka – kalau Tsurugi dan Tenma belum kembali , coba periksa tempat ini ! " kata anak itu , menyerahkan sebuah kunci yang bergantungkan tulisan ' Kunci Gudang ' .
" Sudahlah , Shuu ! Biarkan saja mereka di dalam sana ! Itu hukuman dari surga buat mereka ! " kata anak yang satu lagi menarik temannya . Berambut putih .
" Jangan main - main ! kalau mereka mati gimana ? ? "
Back to story
" Begitulah . . . "
…
…
...
…
…
…
Ketiga anak itu memandang Hikaru , takjub #loh ?
" KENAPA BARU BILANG SEKARANG ? ! "
" Eh ? "
" Ayo cari mereka ! "
" Wuah , hujannya deras sekali ! sepertinya ada badai . "
Oke , pertanyaanya : kenapa mereka berempat begitu panik ?
Kota Inazuma sangat rawan akan petir . Makanya , nama kota itu Inazuma ( petir ) . Dan di dekat gudang itulah tempat dimana petir sering nangkring . Sudah banyak korban berjatuhan . Contohnya seekor kucing yang tak bersalah , yang mulanya menjadi idol di sekolah kini seperti spidol . Hitam karena disambar petir . Untung masih hidup . Kalo tuh kucing ditarok di kumpulan arang , kita bakalan susah ngebedainnya . Lalu gudangnya sendiri sempat disamber .
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-
" Ka – kamu takut ya , Tsurugi ? tanganmu gemetaran terus nih . "
" Ha . . . ha . . . ha . . . bicara apa kamu ? karena kamu gemetaran , aku jadi ikutan gemetaran kan ? "
Tsurugi & Tenma terus menguatkan genggaman tangan mereka . Oh My Goat , gimana kalau gudang ini kena petir ? Tsurugi yang ' dingin ' saja tak bisa menyembunyikan ketakutannya .
BLAARRR!
" UWAAAAA ! ! " Tanpa sadar Tenma memeluk tubuh Tsurugi .
" Te – Tenma ? "
" Uuuhh . . . " Tenma memejamkan matanya erat erat .
" Tenanglah . . . " kata Tsurugi , mengelus kepala Tenma yang menguarkan aroma vanilla . Mencoba untuk menenangkan Tenma , padahal mental dirinya masih belum stabil .
" Syu – syukurlah kau ada disini , Tsurugi . A – Aku memang takut sekali sama petir . . . "
" . . . "
" Tapi kalau ada Tsurugi . . . rasanya , keberanianku jadi berlipat ganda . . . "
" Huh , bisa saja kau ngomong begitu , padahal kamu masih gemetaran kan ? "
" Hehehe , iya juga ya ."
Tangan kanan Tsurugi mengangkat dagu Tenma , sedangakan yang kiri memeluk tubuhnya .
" Tenma , buka matamu . . . " Tenma menurutinya . Iris sapphire itu kini beradu pandang dengan mata senja milik Tsurugi . Dan tanpa sadar , mereka berdua blushing sendiri . Karena tak sanggup saling memandang satu sama lain , Tsurugi ' membenamkan kepalanya di leher Tenma .
Membisikkan satu kalimat yang mampu meluruhkan semua otot uke .
" Aishiteru yo , Tenma . "
Tenma tertegun . Jadi , selama ini Tsurugi juga menyukai dirinya . Karena itu Tsurugi tidak mau menerima Hakuryuu .
" Aishiteru mo , Tsurugi . "
Tenma tersenyum dalam gelap dan Tsurugi senang dengan pernyataannya .
" Tenma . . . "
" Tsu - . . . Nnnnhh . . . "
Tsurugi mencium leher Tenma . Membuat kisssmark di jenjang lehernya . Tidak ingin melewati satu sentimeter pun terabaikan dari lidahnya . Manis , gumamnya .Tenma bahkan tidak melakukan perlawanan . Dia terlalu sibuk untuk mencengkram jersey yang dipakai Tsurugi .
Tsurugi beralih ke atas . Dan menemukan bibir ranum Tenma yang siap dilumat olehnya .
" Ini kisu no hajime mu kan ? Aku yang akan merebutnya . "
Kedua bibr itu pun saling menyatu . Tsurugi terus menekan bibir lembut Tenma . Perlahan , menjilati bibir atas dan bawah . Tak lupa dengan sudut dan perbatasannya .
" Tenma . . . "
" Nnh ? "
" Mulai sekarang jangan panggil Tsurugi lagi . Panggil Kyousuke . "
" Kyousuke ? "
" Ya . "
" Baiklah , Kyou – "
Kyousuke langsung melesakkan lidahnya ke dalam mulut Tenma . Menjelajahi langit langitnya . Meneliti serentetan giginya .
Tenma tentu saja terkejut , karena lidah Tsurugi yang masuk begitu saja ke dalam mulutnya . Tenma mendorong lidah Kyousuke . Namun , Kyousuke tak menyerah begitu saja . Dia memanfaatkan dorongan lidah Tenma sebagai tautan .
" Mmmhh . . . . Nnnhh . . . "
Bagus , Tenma . Perdengarkan lagi desahan yang tertahan itu , hanya untukku .
Lama kelamaan , Tenma kekurangan pasokan oksigen untuk memenuhi paru – parunya dan mulai memukul - mukul dada Kyousuke , namun sang seme tak menggubrisnya . Terlalu sibuk dengan french kiss nya .
Ketika pukulan Tenma tidak terasa lagi , Tsurugi melepaskan ciumannya . Benang saliva yang terurai diantara sudut bibir Tenma , dengan senang hati dijilatnya
Saat itu juga , Kyousuke sadar .
Tenma pingsan karena dia tak membiarkan oksigen mengalir dalam tubuh Tenma .
Kyousuke tidak berusaha untuk menyadarkan Tenma dari ' tidurnya ' . Kyousuke tahu , kini udara sudah memenuhi paru – paru Tenma . Tidak ada yang perlu dikhawatirkan . Kyousuke masih ingin mengagumi paras kekasih barunya , Matsukaze Tenma , yang sedang tertidur , di berkas cahaya yang telah menggantikan kilatan petir .
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-
CKREK !
" Kalian berdua masih hidup ? ! "
" Kalian tidak apa – apa kan ? ! "
Ketika pintu gudang terbuka , yang terlihat adalah bocah domba tertidur di pangkuan navy blue yang juga tidur dengan posisi duduk .
" Hoo, sudah berbaikan rupanya . "
" Iya , ya . "
" Kalau mereka berantem lagi , Kita geret saja ke gudang . "
" Benar . "
Tanpa belas kasihan sama sekali , Shindou dan Kariya menendang nendang kedua pemuda itu .
" Hei ! Bangun ! "
" Kami menjemput kalian ! "
" Nyaem , Eh ? hujannya sudah berhenti ? petirnya sudah tak ada lagi ? " kata Tsurugi & Tenma berbarengan .
Mereka langsung melompat keluar dan berteriak ,
" HOREEE ! ! KITA MASIH HIDUP ! ! "
Setelah koprol satu sama lain , mereka nyadar kalo hari sudah sore .
" Balik , yok " kata Kariya pada Hikaru . Dia meregangkan tubuhnya yang sudah kelelahan . Hikaru blushing .
" Ng ? Ada apa , Hikaru ? Biasanya kita pulang bersama kan ? Kenapa setiap hari , ketika diajak pulang , kau blushing ? "
" Ah . . . Anone . . . tidak apa – apa ! jangan dipikirkan ! "
" Ya sudah . . " Kariya menggandeng tangan Hikaru .
Kenapa katamu ? ! jerit Hikaru dalam hati . Kau selalu menciumku saat kita berpisah ! Dan kau lakukan itu di depan Hiroto – sama ! !
" Nah , Nona Jeanne . . " kata Shindou . " Ayo , pulang . "
" Nona katamu ? ! "
" Ya . "
" Gaya rambut mixi max mu itu seperti para pesumo ! "
" Apa katamu ? ! "
Fight ke – 4565 antara Kirino dan Shindou berlangsung seru . Yah , sebentar lagi bakal baikan , kok . Kalau tidak , kita masukkan saja mereka ke gudang . Dengan gudang , semua beres ! #dicolok
Kedua pasangan itu berjalanrevisiberantem , menjauhi KyouTen
" Tenma , ayo pulang . " Tsurugi meringis sedikit ketika ia berjalan .
" Sekarang giliranku ! "
" Ken – WAAA ! Apa yang kau lakukan ? ! " . Tenma mengangkat Tsurugi dengan bridal style . Tapi , tak bertahan lama . Akhirnya ,mereka berdua jatuh bersama – sama .
" Beraat . Saat menggendongku , kau mudah sekali mengangkatku . Ukuran telapak tanganmu juga lebih besar dariku ! Lihat ! " Tenma mencocokkan ukuran tangannya denan Tsurugi . " Kenapa ? ! "
" Hm , kenapa ya ? " kata Tsurugi . Dia berdiri dan membersihkan jerseynya dari debu yang menempel . Lalu , mengulurkan tangannya untuk membantu Tenma berdiri .
" Menurutku , . . . " lanjutnya sembari tersenyum , " Tangan dan tubuh ini ditakdirkan untuk melindungimu . Boku ga kimi o mamoru kara . " Muka Tenma langsung memerah .
" Fufufu , aku bisa melihat warna kepiting rebus di wajahmu , tuh . "
" Huh , urusai ! "
Tenma menerima uluran tangan Tsurugi .
Memang hai ini sudah berakhir dengan senja kekuningan yang membungkus sang langit . Tapi , hari – hari Tenma bersama Kyousuke . . .
Baru saja dimulai saat itu . . .
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
SIDE STORY
" Shuu . . . "
" Nani ? "
" Menurutmu , aku salah ya ? "
" Salah ? "
" Salah kalau aku menyukai Tsurugi . "
" . . . entahlah . Lakukan saja apa yang menurtmu benar ."
" Tapi , saat aku melempar kedua orang itu , kau histeris sekali , kan ? "
" I – Iya . " Teringat insiden lempar – melempar .
" Berarti yang kuperbuat itu salah , kan ? "
" Duh , Hakuryuu ! kau ini seperti anak kecil saja ! "
Hakuryuu memandang langit .
" Hhh , Tsurugi memang tidak suka padaku , ya . "
" Mau bagaimana lagi , kan ? " kata Shuu lalu menyemangati Hakuryuu . " Masih banyak lagi selain Tsurugi ,Yuu . Masa ' kau langsung terpuruk seperti ini ? Seperti bukan dirimu saja ! "
" Masih banyak ? " Hakuryuu menoleh ke arah Shuu .
" Iya ! "
" Dan aku boleh memilihnya , kan ? "
" Tentu saja ! "
" Yang kupilih hanya satu , kok . " Hakuryuu memejamkan matanya . " Boleh kan , kalau orangnya adalah partnerku , berantena layu aksen merah putih , yang tak bosan mendengarkan ocehanku sedari tadi ? "
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-
OMASHII , MINNA ^^
Aaaa , owarinasai .
Malco ga nyangka , Malco bisa bikin fic romance berbumbu humor . Hhh , padahal newbie , tapi udah berani bikin yang beginian . Mana romance hancur pula . Gomennn ( -3- )
Hakuryuu sama Shindou terlalu OOC . Ga pa pa kan ? terkait dengan ' unleash your imagination ' yang artinya ' fic gw , semau gw ' #digeplak #klo semaunya bikin web sendiri gih . Dari semua chara , Hakuryuu lah yang paling gaje . Betul , gak ?
Saya juga menyelipkan uta di sini . Apakah itu ? Hatsune Miku ft Kasane Teto version – VOiCE
Fic ini dibuat sambil berpundung pundungan .
Bentar lagi ulangan .
Okelah kalau ulangannya serba bahasa , Bahasa Indo , Inggris , Jepang . .
Tapi , yang namanya bahasa Fisika itu tak akan pernah ada . .
Hhh , jadi lemes kubik .
Loh , jadi curhat . Ga pa pa kan ? kertas buku diary udah habis #kismin amat , laptop bisa dibeli , buku diary kok susah .
Review , please !
Terima flame , kritik , saran dan kesan ! Apalagi Mercedes Benz ! #dilindes
Yang penting bisa buat mengoreksi diri sendiri ! jangan dipendam di hati !
Malconette Tara
The Lethal Revolver
